Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Kejutan 2


__ADS_3

Kadang manusia lain sering kali mengatakan orang lain jahat tanpa tahu posisi seseorang tersebut.


Dita memang merasakan aura mematikan dari tubuh Keyna. Kelicikan dan juga kebencian mendalam membuat ia tak mau tinggal disini, tapi bagaimana cara ia menjelaskan kepada anak-anaknya itu.. anak-anaknya sibuk memakan cip cake drai Keyna yang hanya sisa itu sedikit malu-malu.


Sesekali Fiko menyuapinya juga membuat ia makan saja dengan rasa jijiknya. Lalu matanya bersitatap dengan mata Keyna membuat ia menatap tangan Keyna. Tangan yang mengarahkan kekematian membuat ia mengeleng tak kuasa. Ia tak tau harus apa sekarang selain hanya menjadi penonton saja.


Setelah acara mereka makan dan minum untuk mengisih perit yang sedari kemarin kosong itu Fiko angkat bicara kepada Keyna.”Be gi ni Keyna.. ak aku mau ngasih tau kamu tentang tawaran kamu kemarin sama aku. Kata kamu masih berlaku kan kemarin.”Tanyanya membuat Keyna mengangguk dengan Coollnya.


Fiko memperbaiki duduknya yang tak nyaman itu lau mendekati Keyna lagi.”Begini.. aku mau ngasih tau kalo saya dan keluarga saya menerima tawaran kamu kemarin Key. Apakah masih boleh?” Tanyanya dengan gugup.


Keyna tersenyum sinis dalam hatinya dunia sedang dibalik membuat ia sendiri bingung. bagaimana ia bisa memainkan dunia saat ini. iya. Sekarang ia rajanya dan ia juga yang membawanya kedalam karyanya yang tak akan terlupakan nanti. “Iya... tapi dengan syarat yang seprti saya katakan kemarin, bagaimana?” Tanyanya dengan kedipan mata polos.


Fiko menganguk.”Tidak masalah. Asal saya bisa kerja, dan keluarga saya ada tempat bertedu dan tempat istirahat saya tidak masalah. Lagipula saya tidak mau keluarga saya kelaparan dan kepanasan diluar sana. Jadi saya memohon untuk menenerima kami.”Ujarnya dengan yakin dan juga kekehnya.


Keyna tersneyum mendengarnya. Mangsa masuk dalam kandang... iyakan? Uhuy..!! ia tersenyum bahagia dikalah mendengarnya.”Yasudah.Kamu akan bekerja dicafe milik saya, dan adik-adik kamu akan kerja dirumah saya untuk menjadi pembantu saya. Tak masalah, sebab saya bisa ngaji kalian sesuai gaji pembantu diluar sana kok.”Ujarnya dengan anggukan membuat Daren daj lainnya tersenyum haru.


“Tapi..”Ia memberikan kata itu membuat senyum yang tadinya terpajang sekarang tiba-tba lenyap sekejab mata. Keyna tersenyum dengan misterinya.” Tapi jika kalian membuat masalah dirumah ini saya tidak tanggung jawab ya. Soalnya papa saya yang akan mengatasi kalian, atau nanti Reyano dan Alka, ada Angga juga yang menghukum kalian. atau jika kalian memecahkan pernak pernik dirumah atau didapur maka kalian harus ganti sesuai harga dari benda tersebut.”ujarnya.


Itu membuat mereka tertegun dan juga saling tatap. “Dan saya tidak masalah jika Dita tinggal disini dengan keadannya lumpuh. Riko juga. Karena saya masih memiliki hati kok. Cuma ya itu, dirumah ini memiliki banyak aturan. Nanti saya akan beri aturannya sama kalian.”lanjutnya dengan misterius.


“Bagaimana? Mau atau tidak hmm?” Tanya Jaya dengan dingin.” Jika kalian tidak mau si tidak masalah. Sebab saya bisa cari pembantu yang bahkan lebih propesional dari kalian. saya hanya membantu dan juga memberikan peluang kepada anak saya karena ia kasihan dengan kalian.”Ujarnya sinis.

__ADS_1


Fiko dan lainya saling tatap. Dara menggeleng karena ia tak mau disini ia takut karena ia tak bisa mencuci piring secara benar atau memasak. Menyapu saja ia tak bersih membuat ia harus berfikir dua kali. Tapi jika ia menolaknya maka ia juga harus berfikir ribuan kali. Sebab disini bukan hanya mempertaruhkan nyawanya. Tapi juga keluargaya yang ada disini.


Fiko mengela nafas.”Iya.. baiklah.. tidak masalah Key.”Itu membuat Riko dan lainnya menatap kakaknya tajam.” Asalkan kita mendapatkan rumah dan bisa berteduh.. bisa beristirahat. Bisa makan sudah cukup. Sebab gaji bukan masalah hal yang besar. “Ujarnya.


“Sebab adik saya semuanya ini tak ada yang pandai dalam urusan mengurus atau memasak dirumah. mereka terlatih menjadi orang yang manja. Jadi kita mereka melakukan sesuatu yang cukup membuat kamu rugi saya tidak masalah untuk menukar hal tersebut dengan gaji kami.”Ujarnya dengan sendu lagi.


“Hmm.. oke.”Ujar Keyna dengan anggukan pasti. Ada lagi juga dimana Dara dan lainnya menatap Fiko tajam. Bagaimana bisa bekerja tapi tidak dibayar. Bicara ngaur macam apa itu? Kayak orang kaya. Mereka itu miskn. Jadi harusnya mereka harus berfikir matang tauk.


Keyn kembali memanggil bik Ynati untuk mengahntarkan mereka kekamar mereka yang sudha disiapkan membuat bik Yanti mengangguk dna menghantarkan keluara mantan nyonya mereka tu kekamar pembantu.


Namun itu cukup membuat mereka tertegun. Faktanya kamar Dara dan Dita itu diberi disatu kamar, dan kamarnya itu hanya ada dua tempat tidur tipis yang diletakkan diantai dan dialasi dengan tikar sebagaimana kamar para pembantu biasa. Disana juga ada lemari dan sebagainya. Ada kipas angin juga. Namun ada hal lain yang membuat mereka mengannjal. Ini cukup bagus di kamarnya. Namun ada hal lain lagi membuat mereka tak terima.


“Ehem.. Bik Yan.”Dara mengusap kuduknya yang terasa merinding itu menatap bik Yanti dengan bingung dan takutnya.”Bik bisa tukar kamar aja nggak bik minta sama Keyna nya? Jangan disini. Kamar yang lrbih kecil saja enggak apa-apa kok.”Ujarnya dengan gugup.


Ia memang melihat wajah antusiasnya Keyna dikalah memilih ruangan ini untuk keluarga Handi ini. ruangan yang luas dan juga ruangan yang bisa ditempati empat orang bahkan. Tapi karena Keyna baik, ia bagi dua saja tempatnya.


Dara menghela nafas.”Bukan gitu bik. Tapi.. tapi bibik taukan kalo ini tempatnya Keyla mati itu. Keyna disiksa sama papa. Nanti ika Keyna ngehantuin kita gimana? Aku takut Bik.”Ujarnya ujur kepada Bik Yanti lagi.


Ya... ini ruangan dimana Keyna disiksa habis-habisan oleh ayahnya. Disinilah ruangan itu, tempat cucuran darah yang banjir mengenani darah Keyna. Disiram dengan air panas dibagian wajahnya membuat wajah Keyna rusak parah... Ginjal yang dipukul secara tak manusiawi membuat Keyna tak bisa lagi berdiri sampai detik ini. kalian ingat enggak si? Jika kalian ingat mungkin kalian tak akan semudah itu mengatakan Keyna jahat. Tapi karena memang rasa sakit dari batin maupun Fisik dari mereka untuk Keyna tak dapat ditoter lagi barang secuilpun. Sugguh sakitnya melebihi sakit apapun dikalah itu.


“Tap tapi bik. Ini kok peralatannya didalam milik Keyla semua bik? Gan-gan –ganti sama yang lain aja bik, say saya enggak mau. say saya takut bik..”Ujar Dara dengan merinding dan mengusap lehernya yang terasa dingin.

__ADS_1


Iya... benar.. itu kasur milik Keyna dulu... seprai milik Keyla, lemari milik Keyla, kipas milik Keyla dan lebih parahnya lagi disana banyak sekali barang-barang milik Keyla membuat hidup mereka terasa tak aman saja. Terasa melihat bayang-bayangnya Keyla. Itu membuat mereka merinding dibuatnya. Sungguh Keyna sangat kejam dimata mereka.


“Tap tapi itu masih bagus kok mbak.”Ujar bik Yantid dengan gugup.”Udah ya jangan banyak protes. Sebab disini tu udah ditata sama non Keyna. Katanya non Keyna itu kejam banget jadi saya tidak berani membanta ataupun meminta hal yang lebih non. Den. Jadi nikmatin aja ya bay..!!”ujarnya bibik itu meninggalkan keluarga itu yang sedang saling tatap karena tak paham itu.


Fiko menatap pintu didepanya itu.. disana Dara yang menatapnya itu mengambil kunci ditangan kakaknya itu.”Kakak saja dikamar sini. Kamu dikamar kalian soalnya Dara takut..”Civit Dara dengan gaya anak kecil yang manjanya.


Fiko dan lainnya saling tatap. Fiko yang kasihan itupun mengangguk membuat Dara tersenyum kepada kakaknya.”Makasih kak. Kalian baik banget si..”jarnya memeluk Fiko membuat Fiko membalas pelukan dari daiknya itu.


“Kalo gitu Dara masuk dulu ya sama mami. Kamu mau istirahat.. soalnya kita bakal mulai kerja nanti sore... bay..”Pamitnya Dar disana lalu memasuki kamar milik mereka dan meninggalkan kamar ia snediri dan ibunya. Ia mendorog kursi ibunya dengan bahagia tanpa tau apa yang akan teradi didepanya nanti.


Fiko Daren dan Riko saling tatap menatap kamar itu. Kok bisa? Apa semua ini hanya kebetulan atau bagaimana ini? mulai dari awal mereka memasuki rumah mereka dikejutkan dengan rumah ini milik mereka dulu, ketika mau makan mereka dikasihi sisa, dan juga menyinggungkan tentang orang yag jahat membuat mereka tertampar dan juga sadar. dan searang mereka dikejutkan dengan kamar. Apakah ini jga hanya kebetulan. Kamar milik Keyla yang sangat dibenci oleh mereka, dengan nuansa pink biru.. ada baju dan seprai milik Keyla. Ada juga lemari miik Keyla membuat mereka tertegun.


Semuanya nampak sangat rapi tanpa ada cela sedikitpun. Itu cukup membuat mereka tak pahan. apakah Ini setingan dari Keyla atau hanya kebetulan saja? Tapi rasanya sangat tidak mungkin bukan? Siapa Keyna sampai membuat mereka tak bisa menebaknya.


Kyak...


Mereka membelalak dikalah mendengar suata teriaan milik Dara. “Ada apa tu?” Tanya Daren lalu tanpa memilikir apapun lagi langsung berlari menuju kamar milik Dara dan Dita. Diikuti oleh Fiko. Riko yang ditinggal pun terpaksa memutar kursi roda sediri menuju adik dan ibunya itu. Teriakan apa itu dan kenapa?


“Dara kamu tidak apa-apa? Kenapa?” tanya Daren yang baru sampai lalu langsung mendekati adikknya itu. Dara yang melihat kembarannya itu langsung saja berhamburan memeluk sang kakak dengan tatapan sedihnya itu. Tak menyangkah akan apa yang ia lihat dan juga apa yang ia rasakan disini.


Fiko dan lainnya menatap Dara dengan bingung. namun mereka lebih tertegun dikalah melihat interior kamar ini sungguh membuat mereka lagi-lagi terkaku dibuatnya.

__ADS_1


Kamar yang dihiasi dengan miniatur pisau yang dimasukkan ke dalam kotak. Ada juga cambuk dan juga ada pasti. Ada sarung tangan tangan dan sebagainya. Nuansa laki-laki semua. Namun ada satu yang membuat mereka sangat tertegun. Yaitu kawat yag ujungnya bewarna hitam. Ia diletakkan disudut kamar dan dibuat sangat menarik. Tapi mereka yakin jika itu sebenarnya kawat digunakan untuk mengikat Keyla. Ada lagi pisau. pisau itu adalah pisau dimana Dita melemparkanya dipahanya Keyla. Lalu ada sabuk yang dibgunakan Fiko dan Riko untuk menghukum keyla... semua bahan yang disana mengingatkan jika mereka pernah melakukan kejahatan yang sangat kejam kepada sosok Keyna. Paham kan?


Ada yang tajam dri pada lidah. Yaitu ingatan...


__ADS_2