
Hari sudah semakin malam, sedangkan Reyano masih main game disampingnya. Keyna menghela nafas karena bingung, ia mau cepat cepat keluar untuk tanding malam ini, belum lagi kasus Andes membuat ia bingung. Sedangkan Alka sekarang sedang nonton TV bersama ayahnya, mereka memang suka sekali nonton sepak bola.
Keyna bingung, apa yang disukai sepak bola? Keyna lebih menyukai volly ball ketimbang sepak bola ataupun futsal.. karena kalo Volly cukup berdiri saja dan tepis bola jika futsal harus berebutan bola dan juga berlarian. Untik apa mengejar bola?
Setelahnya ia melihat ada Dara yang menaruh minuman dan makanan didepannya.”Ini nona.. den...makanan dan minumannya.”Ujarnya. padahal Keyna dan lainya tidak meminta tadi.. Itu membuat mata Keyna menajam dan menatap Dara dengan tatapan datarnya.
Bukan, bukan.. Keyna bukannya apa, tapi ia bingung melihat Dara yang mengenakan baju sexy sekali itu. Bukankah sudah diingatkan oleh Haikal jika dirumah ini dilarang mengenakan baju kurang bahan? Karena dirumah ini semuanya laki-laki. Keyna tidak menyukai salah satu kerabatnya menyukai atau melirik Dara. Secuilpun.
Tak hanya Keyna, tapi juga ada Reyano dan Haikal menatap tajam Dara yang disana. Itu membuat Dara yang menaruh makanan dan juga minuman disana tertegun.”Ini kopi yang aku pelajari dari internet tadi gimana cara bikinnya. Karena pak Alka sudah membelikan mesin kopi untuk dirinya dan keluarga jika sedang nonton bersama dna kumpul bersama seperti ini.”Ujar Dara. Namun hal itu tak mendapatkan sahutan dari Keyna yang dsamping Reyano dan Haikal yang tertidur disamping Keyna itu.
Dara gugup pun membungkuk membuat dua buah dadanya iu terhimpit dan yah kalian taulah ya gimana bentuknya jika ia menunduk., bahkan hanya put*ngnya saja yang tidak terlihat. Itu membuat Haikal berpaling melihatnya, sedangkan Reyano malah menatapnya semakin tajam, bukan nafsu melainkan jijik.
Dara mendekati Alka dan Jaya membuat Keyna menatapnya datar. Dara disana tersenyum manis dan membungkukkan tubuhnya didepan Alka.
”Hm.. ini minum nya tuan.. dan kue buatan saya barusan...”Ujarnya lalu membungkuk. Pantatnya ia mainkan dan ditunggingkan membuat Keyna mau muntah. Sedangkan Rafka yang masih polos tidak tau menau apa yang Dara lakukan.
Alka disana tak juga peduli, namun ia memberi jalan untuk Dara menaruh minuman dan makanannya. Lalu menatap Keyna dan tersneyum. ”Terbaik deh sayang . muackkk.”Ujarnya lebay membuat Reyano dan Haikal makin ingin muntah. Keyna hanya tersenyum dan terkekeh. Bukan karena ucapan Alka, tapi usaha Dara yang berujung dengan dirinya yang dipuji,.
Dara disana menggeleng dan mengerjab.:” bu bukan, ini aku sendiri yang masak, karena tadi aku melihat masakan disalah satu cenel aplikasi. Katanya mudah dan juga murah. Jadi karena ada bahan yanga ku bikin deh tadi. Pasti enak..” Kalian tau suara yang dibuat-buat? Yang pastinya kalian paling bisalah ya nmenghujat wanita yang merubah suara dan penampilanya yang menjadi seperti anak kecil dan genit.,
Jaya disana menatap Dara dan mengerjab. waw? Itu bahkan sangat besar membuatnya memalingkan wajahnya kearah TV. Alka tak menatapnya hanya mengangguk.” Emangnya kenapa jika kamu yang bikin? Inikan memang tugas kamu untuk memberikan pelayanan terbaik untuk kami. ?” Tanya alka disana tanpa melirik sekalipun, ia tak suka dengan wanita yang bicara alay seperti itu. Baginya itu lebih menjijikan dibandingkan ulat bulu.
Dara disana gugup dibuatnya. Ia menunduk dan mengangguk.”Yasudah. dinikmati ya tuan. Saya permisi.”Ujarnya lalu bangkit membuat celana dalamnya itu sedikit terpampang dan itu membuat Keyna semakin geram, bahkan ia dengan sengaja menghimpit payudayanya didepan Alka membuat siapapun itu jika Dara ingin menggoda orang-orang sekitar.
“Dara sini..!”Ujar Keyna membuat Dara menunduk dan mendekati Keyna dengan tatapan iri, dengki, dendam dan sebagainya. Entah ia membenci Keyna yang hidupnya beruntung dan dirinya yang dicintai. Ia mau menjadi Keyna, disayangi dan penuh dengan harta.
“Hmm. Iya ada apa ya Nona?” Tanyanya disana bagaikan pembantu paling sopan sedunia, meski begitu tidak ada yang mengelak jika mata yang digunakan oleh Dara adalah mata palsu(Ibaratnya itu hanyalah salam palsu karena mata anjing, mata menipu mata haram)
Greh.. eghh..
” Apa-apaan si kamu..!”Teriak Dara dikalah dadanya diremas oleh Keyna dan menjatuhkan buntalan seperti daging membuat wajah Dara memerah disana menatap Keyna yang begitu kasar. Hal itu membuat Reyano dan lainya menatap mereka dengan tatapan terkejut dan juga tatapan tananya. Dan tertawa ketika meihat hal yang jatuh itu. Apa itu namanya? Entahlah.
Keyna disana menatap Dara datar.”Kamu tau? Dirumah ini ada banyak laki-laki. Dan semuanya tidak memiliki pasangan kecuali saya dan Alka.” Ujarnya membuat Dara menartap Keyna dnegan tatapan permusuhanya. Tangan satunya memegang satu dadanya yang diramas tadi.
__ADS_1
Keyna bangkit dan menatap Dara tajam.”Untung jika saya yang melecehkan kamu., bagaimana jika lelaki lain? Kamu mau begitu?” Tanyanya.
Lalu ia mengambil barang yang seperti kulit namun jika disentuh seperti jelly itu dan menunjukanya kewajahnya Dara, hal itu membuat wajah Alka disana memerah, bahkan bukan Alka tapi semua. Mereka disana menahan tawa dibuatnya.” Ini ngapain kamu pakek benda kayak gini? Kamu pikir kamu cantik dengan payudaya yang besar? Kamu mau menggoda siapa dirumah ini ha?!!” bentak Keyna disana kuat membuat mereka terkejut. Mode marah Keyna aktif.
Dara disana merebutnya dan menatap Keyna tajam.”Ini memang punyaku, aku suka mengenakanya, bukan untuk mengoda orang lain. Kau saja yang iri.”Jawabnya melupakan posisinya. Karena amarahnya yang memang suka menguasai orang orang marah.
Keyna disana menatap Dara tajam.” Ya kalo enggak mau godain orang-orang ngapain pakek gesek gesekin pahanya kekaki aku segala? Kan sudah dibilangin, jangan pakek baju kurang bahan dirumah ini. |” Itu ucapan dari Haikal yang ada disamping Keyna tadi, ia menatap Dara datarnya.
“Ka kapan? “Tanya Dara gugup. Sekarang ia bagaikan maling saja, mana malu, mana dituduh dan sekarang ia disidangi. Memang si tujuanya itu supaya untuk semua orang tertarik dengannya dan ia bisa mengubah hidupnya yang melang ini kembali menjadi lebih baik.” Saya suka mengenakan baju begini.”
"Suka? " Lelehan sinis Keyna dan Keyna disana mendengus dibuatnya lalu menarik baju Dara dan
Brett,,
Baju itu sobek menampakkan dua buah dadanya, itu semakin membuat semua orang kaget dan memalingkan wajahnya.
” Kyakk.. apa yang kau lakukan..!”Teriak Dara dan menutupi tubuhnya dengan ekdua tanganya. Matanya memerah menatap Keyna yang membuat dirinya begini. Apakah Keyna tidka punya hati sampai memperlakukan dirinya begini?
“Fine..!”Ujar Keyna disana mengangkat kedua tanganya dan berbisik.”Jika kamu masih mau berbusana seperti itu. Lebih baik kau tidak usah mengenakan baju sekalipun, Tidak usah., karena mau kau mengenakan baju sekalipun itu tidak ada gunanya.. dan jika kau dilecehkan oleh orang lain maka tidak ada penanggung jawaban dirumah ini. Karena tidak akan ada asap jika tidak ada api..!”Ujar Keyna.
“Keyna..!!”Peringat ayahnya Keyna lalu mendekati anaknya.” Biarkan saja dia mau mengenakan baju apapun, itu juga tidak merusak siapapun..”Ujarnya disana karena kasihan melihat Dara yang sudah terduduk. Disana ada Riko dan Daren yang mendekat, tak berani berkata karena mereka sudah melihat dari awal.
Keyna menatap ayahnya dnegan satu alisnya dan berkata.” Ya.. itu kesukaan papa kan? Mau menikah lagi dengan j4allang ini?!” Tanyanya disana tajam kepada ayahnya.” Silahkan, aku tidak peduli.. yang aku pedulikan itu adalah adik-adikku. Mereka lelaki normal yang melihat hal begini pasti ada rasa sensai tersendiri ditubuh mereka. aku tidak mau mereka melakukan hal yang tidka seharusnya mereka laukan..!”Ujar Keyna disna membantah.
Jaya disana mengerutkan keningnya menatap Keyna dnegan tatapan tak percaya.” Bagaimana bisa kau mengatakan hal itu kepada papa? Apakah sopan santunmu sudah hilang?” Tanyanya disana dengan bingung dan juga marah.
“Ya sopan santunku sudah hilang..!”Ujar Keyna disana menatap ayahnya tajam.”Karena kau tidak mengajariku sopan santun. Lagipula memang begitu kan? Kau memang begitu? Bahkan aku melihat kau melihat dadanya tadi dikalah ia memberikan mu minum. Aku tau itu ..! jangan berani macam macam dengan ku..!”Teriak Keyna disana membangkang membuat Jaya bingkam. Apakah anaknya benar benar melihat semuanya tadi.
Jaya disana memeluk Keyna dan menariknya.”Surrtttt..”Ia mengusap kepalanya membuat amarah Keyna sedikit tersurutkan lalu Alka menatap Dara disana yang menangis itu tajam.
”Besok jika kau berani mengenakan pakaian begini lagi akan ku bakar semua bajumu supaya kau tak perlu mengenakan baju lagi.. “ujarnya Alka tajam.
Lalu menatap Jaya dnegan nanar.” Alka tidak tau siapa yang benar., tapi Alka minta dengan papa. Tolong jangan kecewakan kesempatan dari Keyna, karena nanti papa bakal menyesal.”Ujarnya lalu menarik Keyna untuk pergi dari sana. Rafka mengerjab saja. Reyano disana juga diam. Hanya Haikal yang maish tetap memainkan gamenya dan tidak peduli yang disekitar, padahal hatinya bersorak riang dikalah Keyna memikirkan adik adiknya. Sesoswit itu Keyna pada adik adiknya kan?
__ADS_1
“Aku peringatkan sekali lagi.. berani kau mengoda keluargaku, maka akan ku habisi seluru keluargamu. Bahkan akan ku bunuh Fiko disana supaya kau tau bagaimana berurusan denganku..!”Teriak Keyna diselah diajak kekamarnya oleh Alka, sedangkan Alka disana mengusap kepakanya dan punggungnya menenangkan Keyna. Keyna disana diam dibawa pergi. Karena ia tau jika ia maish disana, maka ia akan menghabisi Dara. Ia cemburu karena ia tau Dara menyukai Alka, ia tak mau Alka meliriknya. Dan lagi Keyna tidak mau wanita ular itu bisa mendapatkan salah satu orang orang tersayangnya. Jika itu terjadi mungkin Dara hanya memamfaatkanya.
Disana Jaya menghela nafas menatap semua orang. Ia sama sekali tak tertarik pada Dara, hanya saja itu tadi refleknya seorang lelaki membuat ia mengusap kepalanya.
” Reyano kecewa sama papa..!”Ujar Reyano menata Jaya. Hal itu membuat Jaya menatap anaknya nanar.
Sedangkan Haikal disana menatap Dara dan bergumam.”Sekali kali jangan cari masalah kenapa? Padahal kak Keyna udah sebaik itu nampung dan buat keluarga kalian enggak sengsara lagi. Enggak inget kalian kalo bukan Keyna yang kasih makan kalian enggak bakal makan? Dan enggak inget kalo bukan Keyna yang bantuin mungkin sekarang kalian sudah jadi gelandangan..”Ujarnya tajam.”Sadar diri.”Ujarnya.
Itu membuat Dara semakin menunduk malu dengan tangisanya. Jaya dan Reyano pergi meninggalkan Haikal dan Rafka yang menatap satu sama lain. Mereka memiih pergi kekamar mereka.
” Inget ya.. jangan macem macem. Kak Keyna itu kalo marah enggak ada obatnya. Nanti kalian mau makan apa? Kalian masih ingetkan kalo kak Andes tu gimana?”tanya Rafka disana dan.” Kalo bukan kak Andes yang buat kalian sengsara maka gue yang akan ngelakuin hal itu..!”Ujarnya tajam lalu pergi meningalkan Dara.
Dara mengepalkan tanganya dan menatap nanar kesembarngan arah.”:Sial sial sial.. arghh..”Teriaknya llau mengusap kepalanya.
Nafansya naik turun dan bergumam.”Kenapa dia lebih beruntung dari gue? kenapa? Gue mau kaya lagi.. Gue mau hidup gue kayak dulu lagi arghhh..!”Teriaknya disana mengusap wajahnya kasar bukan malu tepatnya, ia tidak malu sama sekali ketika tubuhnya dipertonton, ia malah kesal karena gagal mendapatlkan dan menggoda salah satu lelaki dirumah ini.
Dan plak..
Satu tamparan talak dipipinya dan
Plak.. Satu tamparan lagi dipipi sebelahnya membuat ia tertegun, disana ada Riko dan Daren menatap Dara tajam dan juga bengisnya. Mata mereka memerah dan wajah yang menggelap.
Dara gugup disana menatap suadara suadaranya itu. Kenapa saudara suadaranya ada disini? Bukanya saudara saudaranya tadi sudah tidur? Daren mengepalkan tangannya dan menarik Dara pergi dari sana dan diikuti oleh Riko. Mereka pergi kedapur dan...
Brak.. ia membanting Dara sampai tersungkur dilantai. Hal itu membuat Dara meringis.” Kamu apa-apaan Dara..! kamu mau jual diri kamu ha?!!” Teriak kembarannya Daren.
Rikopun disana mengepalkan tangannya, ingin sekali ia membunuh Dara saat ini, bagaimana bisa ada wanita yang seperti ini? “Kamu kenapa? Kamu bukan Dara yang kami kenal, kamu gila?!”Teriaknya disana kuat membuat Dara memeramkan matanya dan merimngis.
Riko disana mengerang dan arghh... bugh.. ia menendang dinding dibuatnya. Emosinya meledak.
Dara disana gugup mengangkat kepalanya.”Dara Cuma capek kayak gini kak. Dara enggak mau susah, Dara mau jadi orang kaya lagi, dara suka dengan Alka. Dara Cuma mau bantu supaya keluarga kita keluar dari zona perbudakan lagi hiks hiks. Dara capek..!!Ujarnya disana berteriak membuat siapapun menatapnya menjadi jijik.
“Tapi kamu lupa Dara kalo kamu itu melakukan hal kepada orang yang menolong kita, nyelamatin kita. Kalo bukan karena Keyna kita udah jadi pengemis dijalanan..! Bahkan sekarang mungkin gue udah mati..!”Teriak Riko kuat diwajahnya Dara,” Lagian kita sekarang udah enak. Daren udah kulia dan terjamin kerjaanya dan gue bakal diangkat kadi kepala pelayan dan tangan kanan Jaya. Loe mau apa lagi haaa? Mau dunia ini? Mau jadi penguasa bumi ini. Jadi orang kangan T0lol.. loe tau enggak apa yang loe lakuin ini bisa memperkeru hidup kita..! plak..”Satu kali geplakan dikepalanya biar sadar.
__ADS_1