Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Vc 2


__ADS_3

Keyna menatap tangan yang dicium Alka tadi dengan tatapan mengerjab. Ia tak tau harus berekspresi seperti apa, sebab Alka sangat manis saat ini. tak ia sadari jika sudut bibirnya terangkat sempurna keatas. Untunglah Alka sudah berada dikursi kebesarannya dan kembali Metting kantornya.


Keyna mulai mengetik nomor adiknya. Ada yang bertanya kenapa Kryna belum meghubungi anak galaksi? Maka jawabanya Alka sudah megancam, jika Keyna berani macam macam maka adik dan ayahnya yang akan menanggung akibatnya. Lagipula Keyna juga harus sembh dulu baru akan kembali kehabitatnya. Ibaratnya itu Keyna harus sembuh total baru ketika ia lari maka ia bisa kuat dan tak akan tertangkap lagi bukan?


Tapi jika boleh jujur nii ya. Keyna nyaman dengan Alka. Alka baik, perhatian dan lembut. apapun yang ia mau pasti diberi membuat ia bagaikan bak putri raja. Siapapun akan menangis mendengarnya bukan? Hahaha... biarkan saja. Biar yang iri tambah iri yang suka tambah suka oke..


Dilain tempat Reyano sedang didalam kelas. karena memang sekarang jam istirahat. Taulah ya anak sekolah bastcampnya dimana yang paling terbaik dan paling The best? Ya kantin lah.. tapi beda dengan anak kutu buku, pastinya perpustakaan, tapi untuk anak nakal, pastinya dua tempat. Satu drafof/atap sekolah, atau dibelakang sekolah tempat sepi. Ya.. begitulah..


“Udah dong Rey... kita makan dulu nanti deh keperpusnya.. Jangan maksain diri supaya juara dong.” Ujar dari Haikal sii badboy disana. Ia lelah melihat Reyano yang sudah beberapa minggu ini sangat fokus akan buku, ia ingin mendapatkan juara beneran karena janjinya kepada Keyna.


“gue enggak laper Kal..” Ujar Reyano masih fokus dengan bukunya, sama sekali tak melirik ataupun tertarik akan apa yang Haikal katakan.


Disana ada Rafka dan juga Egi. Mereka saling lirik satu sama lain lalu menghenduskan nafas karena kesal.” Nanti kakak loe marah kalo nggk makan loe... nnti loe sakit gimana? Kan kita yang repot..” Ujarnya Egi perhatian pada temanya. Meskipun Reyano sangat dingin tapi mereka menyayang Reyano kog...


Reyano mendengus. Namun hapenya bergetar membat ia mengalihkan tatapanya pada hapenya. Dan itu membuat tiga temannya itu mendekat lalu melihat layar hpnya Reyano.” Siapa sii? Tuben ada yang teleon..” Godanya sii Rafka pada Reyano yang membuka hapenya. Karena memang Reyano sangat cuek dengan hape dan jarang sekali ada yang menelpon. Karena memang nomor WA ataupun Hp Reyano itu hanya dimiliki oleh orang orang terdekatnya saja, tak ada yang diberi akses karena Reyano orang yang tertutup sekali kepada orang lain.


Senyum Reyano yang tak pernah muncul sekarang mengembang hanya karena satu nama yaitu Nana Sang kakaknya... Tanpa mendengar dan menyahuti kata-kata temanya Reyano mengangkat telepon itu cepat. Dan ternyata itu adalah Vc “ Halooo kak Nana...” Ujarnya senang. dan itu membuat tiga temannya melongo karena tak percaya.


Bagaimana bisa gunung es bicara bagaikan anak kecil seperti ini. seperti diimut imutkan membuat mereka menggeleng tak percaya dan ingin rasanya menenggelamkan Reyano kerawa-rawa antartika.


Disana ada wajah Keyna yang bersender menatap Reyano dengan senyumnya.” Hallo Boy. Gimana kabarnya ha? Kok makin lama makin buriq ya... haha..” Ia tergelak bahagia dikalah melihat wajah adiknya yang tadi tersenyum cerah sekarang mengerucutkan bibirnya.


Reyano memajuhkan bibirnya karena tak suka dikatakan Buriq. Ia mendengus sebal karenanya.” Ih Nana mah. Jahat...” Ujarnya tapi ketika melihat senyum kakaknya yang bahagia ia menjadi tersneyum manis, ia suka melihat kakaknya yang tertawa bahagia. ia meneliti wajah kakaknya yang sangat mirip dengan wajah kakaknya yang dulu. “ Kak wajah kakak..cantik. ” ujarnya degan pelan. Ia takut kakaknya salah mengartikanya. Nanti kakaknya pikir dia bercanda atau menghina wajahnya yang sebelumnya lagi " Nano suka.. " Lanjutnya lagi.


Keyna mengangguk.” Mirip kan?” Tanya Keyna membuat Reyano mengangguk cepat. “ kamu baik-baik aja kan disana? Kamu enggak nakal dan nggak buat ulahkan?” Tanya Keyna dengan lembut kepada adiknya itu. Lalu membenarkan duduknya karena terasa nyeri dipinggangnya.


Reyano megangguk.” Ya... Nano suka..” Cicit Reyano bagai anak kecil saja membuat tiga temannya merasa jika Reyano sang kutup es itu ingin meningal seketika. “ Enggak kog. Reyano enggak nakal. Reyano baik-baik aja..” Ujar Reyano lagi.


“Bohong kak.. Reyano belum makan.. dia dari tadi baca buku terus. Dari kemarin dia nggak mau makan..!” Hasut dari Egi yang belum melihat wajah Keyna keras. Ia mencebik dan menjulurkan lidahnya pada Reyano yang meototinya. ia puas karena sudah mengaduh pada Keyna.


“Bener tu kak bener.!” Teriak Haikal lagi heboh mendukung haustannta Egi pada Keyna memuat orang keras menatap mereka, disana ada beberapa orang yang duduk, lebih tepatnya yang membawa bekal dari rumah.” Reyano memang nggak suka makan kak. Suka telat makan, bahkan kini kita aja makan dia nggak mau.. kayak kenyang aja makan buku tu..!” Ketusnya Keras kepada Keyna.


Keyna menatap adiknya tajam. ” Beneran Rey?” Tanya Keyna menyelidiki kepada sang adik.

__ADS_1


Adiknya hanya menunduk dan mengeleng.” Nano egak laper kak. Mangkanya belum mau makan.” Ujarnya takut. Karena kakaknya yang sudah memaggil namanya dnegan ‘Rey’ itu tandanya kakaknya sedang marah. Ia memasang wajah seimut mungkin padahal hatinya sedang menggerutu tak jelas karena amarahnya pada teman-temannya. ' Liat aja nanti apa yang bakal gue lakuian sama kalian..! ' Batinnya mulai bicara saat ini.


“Yaudah sekarang makan... kakak engak mau kamu sakit..” Ujar Keyna meghela nafas menatap adiknya ini. adiknya itu laki-laki hanya saja sangat manja padanya. Mau diingatilah, mau disuru dululah. Jika sudah mau sesuatu tak bisa ditahan. Apakah ada yang mempunyai adek seperti ini juga?


“ Iya... “Ujar Reyano menatap kakaknya.” Tapi kakak temenin yaa.. jangan matiin VC Nya. Soalnya Nano kangen sama kakak.” Ujarnya manja dan sendu. Ia sudah lama tak komunikasi pada kakaknya. Apalagi sekarang wajah kakaknya sudah berubah. Ada banyak pertanyaannya tapi nanti saja ia tanyakan, karena sekarang ia ingin melepas rindu terlebih dahulu.


Keyna mengangguk saja membuat Reyano melompat riang. Temannya menatap Reyano dengan memicing “Ini bukan Reyano kita guys.. ini pasti arwa yang lewat nii.. pasti.. yakin gue..!” Cicitnya Egi pada kedua temanya itu karena heran pada sikap dan tingkahnya Reynano. Mereka tak tau saja bagaimana tingkah Reyano jika sudah berada disamping Keyna? Reyano pasti akan menempel diketiaknya Keyna dan mengumpet disana. Katanya tempat ternyaman dan terindah.


“Kenalin kita sama kakak loe dong... masa kita enggak dikasih lihat sii.” Rafka si pria lucu dan juga gemoy sekarang angkat bicara sembari menjilati lolipopnya itu. Ini buka loplipop warna warni ya tapi ini lolipop gojek yang berwarna merah itu lohh. Ia memang suka permen, mulai dari permen karet sampai permen nanonanonogar.


“Nanti kalian naksir kakak gue lagi..!” Dengusnya Reyano.” Bentar ya kak. Reyano beresin buku dulu..” Ujarnya Reyano pada kakaknya memasuki alat tulis dan beberapa buku diatas mejanya.


Tapi hapenya direbut oleh Haikal membuat Reyano melotot.” enggak boleh pelit sama kita.. enggak boleh jahat. Kita Cuma mau kenalan kok.” Ujarnya lagi dengan mencebikkan bibirnya meatap Reyano..


Reyano mendengus lalu memberesi bukunya. Ia angkit dan berjalan mendekati temanya.” Ehmm.. halo kak Nana..!” Ujar Haikal merapikan rambutnya. Belum melihat Keyna.


Ketna terkekeh melihatnya. Ternyata adiknya punya teman sok tampan ya.. “ Keyna aja.. jangan Nana. Nggak pantes,” sahut Reyano keras membuat Keyna tambah tertawa sedangkan Haikal menatap mereka tajam. lalu menatap Keyna dilayar hp. Matanya membuat dong.


“Halooo. Temennya Reyano ya?” Tanya Keyna pada Haikal santay.” Hm....” Gumamnya Keyna menatapnya.


Haikal mengeleng keras.” Jantung gue jedak jeduk.. gara-gara kakaknya Reyano cantik banget buat jantung gue nggak nahan ditempatnya..” Ujarnya dramatis sembari terekeh geli melihat temannya karena bisa mengerjai temannya. Tapi sejujurnya Keyna memang cantik kog.


Tak.. Egi menjitak kepala Haikal keras.” Mau gue gepengin loe. Sialan. Gue kira loe mau mati beneran tau nggak..!! padahal udah ngerencanain buat makan geratis tadi..!” Ketusnya membuat Keyna yang masih melihat pertengkaran kecil itu terkekeh. ia bersyukur adiknya punya teman yang baik-baik dan kocak.


“Sakit begoo...” Ujar Haikal mengelus kepalanya.” Lagian memang kak Keyna cantik banget. Kalo enggak percaya liat aja sendiri.” Ujarnya megarahkan layar hp itu kedua pria yang tak lain sahabatnya Reyano. Reyano mendengus sebal. Acara rindu-rinduan dan kangen kangenannya gagal dan hilang karena teman-temannya yang nggak ada akhlak ini. tapi ia tak apa, selagi bisa melihat kakaknya bahagia cukup kog.


Egi dan Rafka merebut hapenya Reyano dari tangan Haikal cepat.” Haoo kak... kakak Keyna ya. Uh cantik banget... kenalin aku Egi..!” Ujar Egi dengan memainkan kera bajunya sok kecakepan dan soo coolnya.


“Jangan mau kak. Egi itu orangnya Fakeboy.. mending kenalan sama Rafka aja.. Udah cute imut lagi.. kakak enggak bakal neyesel kog..!” Ujar Rafka keras membuat Keyna main terkekeh melihat tingkah mereka.


"Jangan mau kak.. Dia masih bocil... Masih mau minyak telon... " Hasutnya Haikal menyahut..


"Yey itu tandanya Rafka wangi Bege... Nggak kayak kamu bauh minyak duyung buat kurban... " Ujar Rafka tak mau kalah.

__ADS_1


"Pokonya kakak jangan mau sama mereka, Haikal iyu nkal, Rafka bocil naah sama Egi ajam. Egi paling waras loh dibanding semuanya. Tampan lagi." Egi meminkan satu andalannya. Yaitu mata genit dan itu. membuat Keyna terkekeh dan tergelak kencang.


Alka yang sedang Mettingpun sedikit terganggu dan malu, hanya saja ia tak keberatan. Bahkan ia senang Keyna sudah bisa tertawa bahagia dan sesenang itu. Namun saat matanya bertemu dengan mata Keyna ia menjadi datar dan menatapnya tajam.


Keyna yang sadar akan kelakuannya sekaranf memamerkan gigi putihnya itu kepada Alka dan tersenyum manis. 'Maaf.. ' Gumamnya tak jelas.


Alka hanya mendengus lalu kembali bekerja mengabaikab Keyna yang menghebusoan nafas lega. Tanpa Keyna tau jika Alka tersenyum tipis saat Keyna menatapnya sendu tadi.


Tak peduli Alka, Keyna kembali. melanjutkan aktifitas VCnya lagi dan tertawa ngakak lagi diibaratkan Alka hanya angin lalu saja.


Sampai mereka memasuki kantin saja mereka masih ribut membuat yang lain bingung. apa kabar dengan Most wantet diseolah mereka? Kenapa bisa sekarang tertawa seperti itu? Apalagi Reyano bisa memberikan ekspersi yang berbeda-beda. bisanya Reyano hanya diam dan melirik saja. Tapi ini? apa ini yang dinamakan dunia sedang tidak baik-baik saja?


“Udah Kak. Gue mau ngomong sama Nana nya gue..!” Reyano merebut hapenya dari mereka yang masih berebutan hapenya dia. Dia tak suka dan mendengus sebal akibarnya.” Kak jangan mau sama mereka. Mereka itu fake semua. Jangan mau.. Tapi mereka sahabat Nano disini..” Ujarnya tersenyum pada kakaknya. Bahkan ia menaikkan kameranya keatas membuat mereka melongo. Reyano tambah tampan dikalah tersenyum, dan beberapa dari orang disana mengakuhi jika mereka baru kali ini melihat Reyano tersenyum secera itu.


“Yey.. lu mah..!” Haikal memukul kepalanya Reyano keras disana. Mereka sudah memasuki kantin saat ini.” Mau pesen apa? Biar gue ambilin.. tapi nanti minta nomornya kakak loe ya.” Ia mengedipkan sebelah matanya dengan genit menatap Reyano.


“najiss...!!” Ujar ketiganya membuat Haikal terkekeh melihatnya.


Mereka menatap Reyano yang tersenyum melihat kakaknya.” Gue suka liat loe senyum terus bro...” Gumamnya Egi kepada sahabatnya itu. Ia baru melihat sosok Reyano asli. Ia baru tau jika senarnya dinginnya Reyano selama ini ntuk menutupi rasa kesepian dan rasa sesaknya sendiri.ya sudahlah ya.. nggk usah diingetin.


Reyano mengagguk " Gue. mau pesan bakso sama Teh rasa apel ya... Kek biasa... " Ujarnya pada Haikal sembari membenarkan letak Hpnya supaya bisa melihat wajah kakaknya jelas "Loe mau minta nomor kakak gue? Yakin loe? mau gue kisah tau nggak kakak gue tu siapa sebenarnya? Tanyanya pada Haikal berbisik membuat Egi dan Rafka mendekat. sudah kodrat teman jika saling kepo masalah satu sama lain.


Haikal.. menaikan satu alisnya menatap Reyano krena bingung "Memang nya kakak. los siapa yang harua gue takukin? Pecykopat? " tanyanya" Cantik gutu kek baerbie..." Jujurnya.


reyano terkekeh. "Sini gue kasih tau, " Membuat temannya mendekat " Kakak gue lebij dari pecykopat, dia Queen anak galaksi, anggota mafia sedari umur 13tahun dan udah bunuh banyak orang. Dan yang rerakhir kakak gue itu kalo dia nggak suka, maka enggak segan buat musnahin orang itu. Jago bela diri dan gunain senjata tajam... Kalian masih mau?" Tanyanya dengan alis terangkat.


Haikal terkekeh " Loe bisa bercanda juga ya Rey... " Ia. menepul bahu Reyano dengan cengengesan.


Reyano menaikan satu alisnya " Gue serius. Kalo nggak percaya tanya aja sama kak Nana.. Yakan kak? " Tanyanya pada kakaknya yang mendengarkan itu semua.


Keyna mengangguk membuat tiga pria itu meneguk saliva kering, ternyata wajah cantik Keyna menyimpan banyak rahasia " Tapi tenang aja kog. Kaliankan temannya Reyano jadi kalian adalah adik kakak juga. Kakak bakal jagain kalian sebagaimana kakak jagain Reyano. Kakak udah anggep kalian daek adek kakak. kalian tenang aja oke... " Ia mengedipkan sebelah matanya.


"Ahhg cocewete... " Gumam Rafka terhura dan yang lainpun mengangguk terhura juga...

__ADS_1


mereka baru tau. kenapa Reyano bisa sesayang ini pada kakaknya. mereka yabg baru kenal satu jam saja sudah sebahagia daj sesayang ini pada Keyna...


__ADS_2