
Tidak hanya sebatas itu, tidak semudah itu geng galaksi memberi kan pelajaran keluarga ini dong. Andes dan Michel masih duduk dengan tenang, menampilkan wajah tak berdosa sama sekali, bahkan intelgen atau fisikologi tak akan mampu membaca pikirannya, bakhkan gerak tubuhnya saja nampak biasa saja, tak ada gerak menucrigakan, tak ada senyuman dan tak ada kemarahan, ia masih datar sebagaimana orang mengenal mereka.
“Jadi aku tidak bisa punya anak pa ma? Rahim aku diangkat waktu kejadian rumah kita diserang? Aku ngak bisa hamil dan nggak bisa mengendong bayi aku sendiri?” Tanya Dara sedih, bibirnya bergetar karena tak kuasa menahannya? Perempuan mana yang tak sakit dikalah mendengar jika dia tak mampu mengandung,
Siapa yang mau menerimanya? Gadis yang tak bisa memiliki keturunan dan juga cacat. Handi pias menatap anaknya, tangannya gemetar karena takut. “ Nakk.. maafkan papi nak, maafkan kami, kami melakukan itu demi kebaikanmu nak, demi Tuhan papi melakukan yang terbaik untukmu..” Ujar Handi dengan tulus, ia tak bisa membayangkan bagaimana rasa sakit anaknya, sungguh ia ayah yang baik hanya saja menjadi kejam dengan Keyla. Dia terlalu temakan omongan Andi.
“Tapi kenapa papi nggak bilang pi, papi enggak bilang sama aku?” Tanyanya berteriak kencang. Ia menjatuhkan air matanya, meraung karena sakit dan juga kalut.
“Kalian bohongi keluarga kami? kalian jangan pura pura tidak tau, kenapa kalian tidak memberi tahu kami akan hal ini?!!!” Itu suara dari ayah mertuanya Dara . matanya memerah karena amarah, ia bisa memaafkan akan hal mereka memanfaatkan harta, tapi jika masalah keturunan? Mereka tak bisa mentoler lagi, karena keturunan adalah tujuan dari menikah bukan?.
Dara mengeleng.” Tidak ayah, aku tidak membohongi kalian, sungguh kau tidak tau ayah, Ayah jangan pisahkan aku dengan Aldo, aku dan Aldo saling mencintai, demi Tuhan aku sangat mencintai Aldo ayah.. hiks hiks.. “ gumam Dara piluh, ia memang sangat menyayangi Aldo, mereka sudah saing menyuka sejak kecil membuat rasa itu sangat dalam.
“DASAR PENIPU, KELUARGA PENIPU KALIAN..!!!” Bentak dari nyonya Herdian, ibunya Aldo keras. Ia mendengus menatap keluarga Handi.
Handi merasakan dunianya hancur ia menatap sang anak yang sedang mengapai kakinya Aldo untuk meminta pengampunan dan juga kesepatan namun disana nampak Aldo diam dengan mata yang mengerjab. “ Aku tak masalah kamu mandul, sebab aku bisa menyewa rahim orang lain, menikah lagi untuk mendapatkan anak, atau kita bisa mengangkat anak..” Ujar Aldo, ia menatap lurus kedepan tanpa melihat kakinya yang dipeluk oleh Dara, tak pula mengangkat tubuh Dara supaya berdiri. Rasa menegangkan keluarga Dara menatap Aldo penuh binar Dita yang sederi tadi menangis sekarang menatapnya. saat ini mereka membumbung tinggi.
Sedangkan Handi menatap Aldo penuh harap, ia berharap Aldo memberikan kesempatan bagi mereka, sunggu mereka sangat berharap akan kemurahan hati keluarga Herdian itu. Sedangkan Dita menatap anak nya sedih, apakah ini karma? Pembalasan oleh Tuhan untuk mereka karena mereka keterlaluan?
Dara mendongak menatap sang calon suami, make upnya sedikit luntur karena menangis, untung Eiliner yang ia gunakan anti bada dan anti ****** beliung, karenanya tak membuat hitam, bedaknya? Untung bedaknya anti air dan anti keringat, jadinyalah masih utuh, hanya saja kacau karena muka Dara yang bengkak dan juga mata yang memerah, hidungnya sudah tak lagi ada bedak karena ingus.
Aldo menjauhkan kakinya membuat Dara jatuh.” Tapi dengan apa yang kamu buat terhadap adikmu, itu berarti kamu kejam Dara, Aku tidak mau menikah denganmj apalahi kamu perempuan yang kejam, dengan adikmu saja kamu seperti itu, lantas bagaimana kamu memperlakukan ibuku, ayahku dan juga adikku? Apakah kau juga akan melakukan kejahatan seperti itu? Apa lagi kau menikahiku karena harta, aku yakin suatu sata nanti kau akan tega membunuh kelargaku untuk harta. Aku tak mau mengambil resiko itu Dar aku memang mencintaimu, tapi aku lebih mencntai keluargaku dari pada kamu..” Ujarnya Aldo membuat Dara jatuh.
“Aldo.. aku tidak seperti itu, sungguh aku bersumpah tak akan pernah jahat pada kelargamu, aku tak pernah ada niatan membunuh siapapn, Keyla pantas mendapatkan semua itu, dia pantas Aldo, bahkan ia harus mendapatan hal yang lebih buruk dari pada tu..!!!”
“ Terbuat dari apa hatimu Dara? Dia adikmu...!! Dia memiliki darah yang sama denganmu, bagaimana bisa kau begitu kejam pada adikmu..” Bentak Aldo tak habis fikir, ia menatap Dara dengan mata yang memerah, ia mencintai Dara, sungguh..!!
Dara terawa sinis, ia bagaikan orang gila saat ini, memang gila karena gagal nikah, sedangkan Handi diam tak berkutik, Daren dan Riko? Mereka sudah pergi entah kemana untuk mencari siapa biang keladi dari semua ini, mereka akan membawa dan membunuh mereka, Dita? Ia bahkan lebh meraung dari Dara.
“Dia pantas mendaatkan itu... dia hanya anak haram, anak haram..!!!” Teriaknya Dara didepan Aldo, semua orang diam menatap drama tu, drama yang jauh lebih seru ketimbang drama perselingkuhan atau pelakor. “ Karena dia kami sejak kecil tak memiliki ayah, ayah kami pergi karena ibu mengandung anak sialan itu, saat dia lahir nenek lebih menyayanginya, bahkan setengah harta jatuh ketanganya, tapi nyatanya dia pembunuh nenek kami, dia membunuh.. dia pembunuh..!!!” Teriaknya mengungkapkan semua kebenaran yang ia ketahui.
Seua orang diam menatap Handi dan Dita meminta penjelasan, karena keluarga ini adalah Keluarga yang terkenal dengan keharmonisan mereka, kehangatan dan keuwuuwuan mereka, istilahnya romantis. Tap bagaimana bisa mereka memiliki anak haram?
Taukan uwuueuan?
“ Kalian terlalu kejam jika karena dia anak haram. kenapa kalian tidak taruh dipanti asuhan saja?” Tanya yang lain membuat mereka diam. semua kamera menatap mereka, meminta penjelasan bagaikan orang yang baru tetangkap mencuri ayam.
“Dia memang anak haram, dia bukan anak kami, dia hanya anak angkat..” Ujar Dara keras karena tak tau harus bilang apa. Bisa bisa hancur wajahnya jika ia ketahuan selingkuh semuanya memang biaang keladnya itu Dita, andai saja dulu Dita tak serakah bukan?
Namun mereka kembali menatap kedepan saat ada suara yang membuat mereka terkejut dan juga kembali mendnegarnya. Itu saranya percakapannya Keyla da Andi..
"Pertunjukan berikutnya...!..
__ADS_1
(” Ka kamu ayahku kan? Ayah tolong aku, aku suka disiksa oleh Handi. Hua.. ayah.. bawah aku pergi..”
Itu... Itu.. Itu suaranya Keyla... Hadi dan kekuraganya menegang saat ini, menyimak apa yang dikatakan okeh Keyla dan menanti kelanjutannya.
“Hahaha..” Andi tertawa keras disana.. “ Handi terlalu bodoh tak bisa mengenali anaknya.” Ia terbahhak lagi dan lagi. Cih..
Handi membelalak dikalah suara yang sangat ia kenali itu, itu suara kembaannya, suara Handi..! sungguh ia kenal suara itu, apalagi suara gelak tawanya.
“Saya tak sudi menanam bibit saya dirahim penghianat seperti ibumu itu, iblis sialan...!”
Kembali menegang Handi mendengarnya. Ia mengorek kupingnya supaya menghilangkan sesuatu. Mungkin kupingnya terlalu kotor dan tak sempat ia bersihkan karena kemarin ia yerlalu sibuk memikirkan perusahaan.
“Te terus kenapa aku dibilang anak haram?” Suara Keyla.
“Senang sekai rasanya Handi menganiaya anaknya sendiri.. hihi... “ ia terkekeh geli.
“Kamu mau bilang sama Handi kalo kamu anak dia?” Tanya Andi dengan wajah sedihnya.” Tapi sayangnya dia enggak bakal percaya haha...” Tawanya kembali pecah dengan gaya tak elitnya.
Kaki Handi lemas mendengar akan hal itu, ia terjatuh dilantai dengan mata yang kosong, ia merasa nyawanya tercabik cabik. Keyla anaknya? Putri kandungnya dan semua itu hanya jebakan dari Andi? Ia mengigit bibir bawahnya tak tau harus bilang apa.
Betapa bodohnya dia karena terperangkap perangkap busuknya Handi. Saat Fiko mengatakan sejujurnya tapi ia tak percaya..
Mendadak hatinya sakit. untungnya dia tak memiliki rowayat sakit jantung saat ini.
“Kalian memang orang tua yang kejam aku meghentikan pernikahan ini, dan aku menghentikan kerjasama kita sekarang juga..!!” Ujar Aldo kecewa berat. Ia menjauh dari altar membiarkan keluarga itu hancur dengan tontonan sejuta umat. Karena salah satu kamera itu ada yang tersiar langsung keseluruh indonesia. Siapapun bisa melihatnya.
Handi tak peduli akan harta dan tahtanya, sudah dikatakan jika sebenarnya dia adaah ayah yang baik, dan ayah yang bertanggung jawab, hanya kepada Keyla saja ia menjadi binatang buas dan tak sadar diri. Ia terlalu membenci Andi melebihi darah nya sendiri, sampai ia buta jika selama ini ia menghukum putrinya sendiri, ia menggigit kukunya gugup, otaknya seakan berputar mengngat semua yang ia lakukan kepada Keyla sedari kecil.
Dimana Keyla yang tak pernah ia gendiong keyla yang berumur 2tahun ia tendang karena mendekatinya. Ia menangis histeris bagaikan orang gila, sedangkan penonton sekarag bubar entah kemana, ada beberapa juga yang masih memandang kehancuran itu.” Keyla... key..!” Gumam Handi serak.. ia mendadak lupa cara untuk berdiri tegak. Ia lupa cara akan hidup yang benar.
Sedangkan Dita? Ia merasaakan sesak didadanya, ia memegang dadanya karen aia mempunyai rwayat jantung, ia menahan gejolak yang ada didadanya. “Mami.. papi, kalian enggak apa apa?”Tanya Dara melihat kedua orang tuanya.
“PERTUNJUKAN KETIGA..!!!” Suara itu kembali terdengar membuat Handi dan Dita menatap lagi asal layar proyektor.
Disana ada Keyla yang menyelamatkna Dita, ia menyelamatkan Dara dengan geng galaksi yang memang diambil oleh salah satu anak galaksi, disana mereka melihat Keyla yang memimpin pasukan mereka. Keyla yang mengmendapatkan dua peluru membuat Handi kembali lunglai merasakan dunia yang ia pijaki menjadi goya dunianya runtuh seakan dunia sangat sangat membencinya.
Ia melihat bagaimana Keyla masuk rumah sakit karena menyelamatkannya, ia melihat itu, saat ia dan Fiko diperjalanan itu. Dari mana geng galakis mendapatkannya? Karena dimobil keyla ada cctv, disana dapat melihat wajah Keyla sangat panik membuat keluarganya mengutuk diri masing maisng. Air mata darah pun jika bisa dikeluarkan akan mereka keluarkan saat ini.
Dan yang terakhir dikalah Keyla membawa Lili untuk mendonorkan ginjalnya. Keyla meghabiskan Gocek sebesar 5M. Kenapa bisa semahal itu? Ginjal harganya 2M, Jika tak percaya cek di Google, sedangkan Keyla membeli seluruh tubuh Lili, alias Lisa. Itu bakan harga termurah yang diambil oleh pasar gelap. Jadi hidup itu mahal ya guys.. jadi hargai itu..
“Keyla.. kamu disini nak..!! Keyla.. kamu disni? Kamu dengar papi?!!” Teriak Handi disana dengan nada gemetarnya tak tahu malu rasanya jika ia ingin minta maaf sedangkan selama ini ia selalu menyiksa Keyla bagaikan binatang. Matanya nanar menatap sekitar. Ternyata para penonton yang tadi pergi sekarang menatap Keyla dengan tangisan terseduh seduh. Keyla yang malang.
__ADS_1
“Pasti disini ada keyla kan? Sayang ayo keluar.. papi mau minta maaf.. papi hiks hiks..!!” Ia menangis meraung raung. Tak ada lagi yang ada difikiranya selain ingin meminta maaf, ia rasa otaknya mati rasa. Ia ingin gila saha. Sungguh.
Sedangkan Dita? Dia sudah merasakan jantungnya semakin sempit membuat ia jatuh dengan dada yang sesak.” Mami..!! mami.. mami kenapa? Tolong?!!!” Teriak Dara keras menatap ibunya yang terkapar dengan ekspresi mayat hidup. sungguh mengerikan.
"Tolong.. Tolong... tolong mami..” Teriak Dara keras.” Papi bantuin mami, mami jatuh sakit pi..!!” Teriak Dara keras namun takdidengar oleh Handi. Ia sibuk dnegan kenangannya yang kejam.
“Biarkan saja dia mati. dia pantas mendapatkannya...” Ujar sinis dari mereka membuat Andes dan Michel tersenyum sinis, pembalasan satu baru mulai namun sudah sekacau ini, bagaimana yang berikutnya ya? Jadi tak sabar menunggu pembalasan berikutnya.
“Keyla.. keluar loe.. loe ada disinikan?” Teriak Riko keras menyelusuri ruang dibelakang layar itu. Namun disana kosong, hanya ada beberapa kursi dan juga meja. Tak ada kehidupan disana.
“Keyla.. jangan begini... key.. key loe benci sama kita tapi jangan hancurin keluarga kita..!! Key loe jahat tau nggak. Papi bangkrut sedangkan loe tertawa. Loe nggak pantes jadi adek kita..!!!” Teriaknya Riko membuat yang lain diam menata kedepan. Anak galaksi ya... yang menatap mereka.
“Nggak ada orang disini kak. Kita cari tempat lain aja ya..!!” Ujar Darej menatap kakaknya itu Mereka sudah lama mencari namun tak menemukan apapun.
Dilain sisi mereka tak menyadari suatu hal. Disana mereka sudah merencanakan hal ini, mereka sudah bisa membaca akan hal ini akan terjadi. “Kita pulang aja kak. Atau cari ketempat lain..!!!” Ujar Daren pada kakaknya membuat Riko menganguk patuh.
Saat mereka berbalik mereka dikejutkan dengan pisau yang meluncur kewajah mereka. Riko yang tak siappun menjadi terkejut membuat ia membolakan matanya, dan.
Cap.. arghhh.. Satu matanya tertancap pisau. Tepatnya pisau itu menancap keras.
Sedangkan Daren yang mengelakpun hanya mendapatkan serangan mengenai lehernya dan juga telinganya, namun tetap saja mereka kena.
“Arg. Mataku.. mataku sakit.. Daren tolong arthh tolong..!!” Teriak Riko dengan mengusap matanya yang sakit. Ia terduduk karena sait. Darah sudah mengalir diselah sela tanganya membuat kondisisnya sangat menyeramkan. Belum lagi wajahnya yang penuh darah "Arghhh... Kaka kau tak apa apa.? Kak rhggg... ” Erangnya Daren menahan sakit ditubuhnya sedangkan ia sangat khawatir melihat kakanya.
“Daren mataku.. arghh...Tolong..!!!” Teriak Rio keras.
“Astaga... kalian tidak apa-apa? Kalian kenapa?” Teriak dua orang dari ara seberang membuat Daren melihat nya dengan mata yang memohon.
“Bantu kami.. kami arthhh..” Ia tak tahan mengatakanya membuat yang lain tampak panik. Sedangkan Riko sudah tak sadarkan diri.
Disana mereka mengunakan baju cleaning service. Jangan tanya apakah mereka cleaning service atau bukan? Mereka salah anak galaksi yang memang dibuat sedemikian rupa supaya Riko dan Daren tak mati, sesuai janji mereka pada Keyna. Jika mereka tak akan membunh keluarga itu bukan? Dulu Keyna mengatakan jika tak boleh menyentu keluarganya barang seujung kukunya. Dan mereka menepatinya bukan? Mereka tak menyentu barang seujung kuku namun memngungkapkan kebenaran, dan tak menyentu Riko dan Daren karena memang yang memberi jebakan itu adalah mafia kelas kakap yang dibawa oleh Andes, yang lemparanya tak akan meleset. Dia adalah Bela... tapi kalian ingatkan?
Terjadilah acara mengangkat tubuh mereka berdua yang terkapar menujuh rumah sakit, dokternya? Sudah disiapkan oleh Michel dan juga Andes, tenang saja. Mereka sebenarnya tak ada niat untuk merusak matanya Riko si. Tapi mungkin Tuhan member jalannya sendiri untuk mereka berdua. Bisa dipastikan jika Riko akan buta satu matanya.
Sedangkan ditepat Handi dan Dita. Dita dibawa kerumah sakit karena serangan jantung, sedangkan suara serinai polisi menggema membuat mereka terkejut. Tentunya sudah disiapkan oleh Michel dan Andes, mereka akan menjebloskan keluarganya Keyla tepatnya ayahnya kedalam penjara. Hanya untuk beberap tahun saja, seprtinya lebih baik bukan.
.
.
.
__ADS_1
.
.