Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Pilihan Dara


__ADS_3

“Tapi gimana sama biaya nya kak?” Tanya Dara mendongak menampakkan matanya yang sudah menyipit akibat menangis terlalu lama itu. Mata merah dan hidung yang merah. Belum lagi pipinya dan keringat membanjiri sekitar wajahnya. “Kita bahkan nggak makan beberapa hari ini. rumah kita gelap karena nggak punya listrik. Bahkan kita sampek numpang mandi dirumah mbak Saci.. sekarang dimana kita harus cari biayanya? Dimana kak?” Tanyanya dengan histeris karena buntu. Ia buntu karena keluarganya yang sangat kacau tapi sekarang malah ditambah masalah.


Fiko dan Daren saling tatap. Ucapan dari Dara benar adanya. tadi saja mereka hanya ada uang tujuh ribuh rupia dan itu sudah dibayar untuk bayar angkot tadi. apakah yang harus mereka lakukan? Rumah tak punya, makanpun saja mereka sulit.” nanti kita pikirkan. Kamu makan dulu ayok.. ini.. maaf ya. Lauknya seadanya.” Ujar dari Fiko memberikan nasi yang mereka beli tadi sore.


Dara yang memang belum malam dari pagi tak bisa munafik. Tak bis amengatakan jika dirinya tak baik-baik saja. Sbeab ia merasakan lapar yang tak bisa diucapkan lagi. Ia menerima bungkusan itu “ Makasih ya kak.” Ujarnya dengan sesegukan.


“Kakak beliin minum buat kamu dulu ya..” Ujar Daren yang memegang uang sebesar Lima ribu receh itu membuat Dara mengangguk dan duduk lagi. Fiko diam menatap kedepan. pikiranya melayang menatap kedepan.


Ia lelah saat ni, ia ingin mati saja ktika melihat keluarganya menderita saat ini. tanganya yang dulu lembut sekarang kasar bahkan kakinya kutuan akibat mereka mandi dikalii. Padahal kali itu cukup kotor. Tapi bagaimana lagi? Mereka tak punya apa-apa untuk membeli air dan sebagainya.” Makan yang banyak yah..” Gumam Fiko menatap Dara yang mulai memakan makannya dengan lahap.


Dara mengangguk dan tersenyum menatap kakaknya yang mengusap jejak air mata dipipinya. Sebenarnya bolehkah dia jujur? nasu ini sudah berbauh, mungin ini sudah basi, atau mungkin sebentar lagi akan basi. Tapi tak apa, dia tak mau kakaknya itu sakit hati, lagipula ia sekarang memang sangat lapar. Jadi dia akan makan apapun itu termasuk makan nasi ini. nasi basi sekalipun.


Malam ini mereka bertiga menginap disini. Tapi tadi Dara sempat pulang kerumah untuk menitipkan ibunya pada tetangga yang tak lain adalah janda disamping rumahnya. Ia tak bisa membawa ibunya keisini dong. Meksipun saat ini ibunya sedang sakit dan juga butuh obat. Tapi harus bagaimana lagi? Begitu juga dengan tiga saudaranya itu. Mereka tak pulang meskipun lelah, ralat dua ya satunya sakit hehe..


Tapi malam ini Dara menatap kejauhan dan diam sesaat. Karena memang dia tak bisa berkata apa-apa lagi. Ditambah ia tadi mengobrol dengan orang samping rumahnya itu. Janda itu yang menawarkan suatu hal yang menggiurkan. Iya.. angat menggiurkan bahkan, “Apa gue terima aja ya buat mami sama kak Riko? Seenggaknya nanti hidup kita nggak lagi bakal sengsara kayak gini?” Gumamnya dengan sedih.


“Tapi inikan harga diri gue.. hais.. Yatuhan..” Ia mengusap kepalanya dengan kasar karena rekaman percakapan itu berputar-putar dan sangat menggiurkan.” Lagipulakan gue sudah hancur. Sampek matipun nggak bakal ada pria yang mau nerima gue apa adanya. guekan mandul, jadi kalo gue jual diri sekalipun ngak bakal ngaruhkan?” gumamnya meyakinkan dirinya sendiri lalu mengusap pipinya.


Ia menutup kepalanya dengan tasnya karena lelah. “Yatuhan.. kenapa hidup kita jadi hancur kek ginii. Gue lelah banget nahan laper, lelah banget nggak pakek sincare dan sebagainya.. gue mau mati aja rasanya.. tapi kalo gue mati kasihan sama keluarga gue.” Gumamnya dengan sedih lagi. Dan itu cukup membuat ia meringis dan menangis


Inilah hobby Dara ekarang, yaitu menangis meratapi hidupnya saat ini. meratapi kehidupanya sat ini, ia lelah dan ia mau hidupnya kebali normal. Tidak seperti dulu ga tidak apa-apa. Tapi yang penting hidupnya tak semelarat ini aja sudah cukup. Punya kerja dan juga yang lainya sudah cukup kok. Tidak lebih.


....


Pagi ini Keyna bangun dengan bahagia. Ia bahagia karena akan ketemu dengan adiknya. Dan satu hal lagi, ia sudah menyiapkan cara untuk mengenalkan Alka dengan geng galaksi. Ia akan membawa Alka kedunia gelap supaya dia tak kesepian lagi. Ya.. tidak buruk bukan apa yang ia rencanakan? Tentu aja tidak batinnya. Lagipula ia yakin nanti ia bisa membawa Alka kekehidupan lebih baik lagi. Dan ia akan bebas kembali.


“Ku lihat kamu sedari bangun senyum terus. Ada apa hmm?” Tanya Alka menyuil hidungnya Keyna yang sedang ia pakaikan sepatu nya.. sekarang mereka akan pergi sebagaimana yang Alka katakan kemarin. Dan alka menggenakan Keyna bau dan peralatan lainya. Kecuali CD Dan pakaian dalam lainya. Alka memang sangat menjaga batasan dirinya jika berhubungan dengan keintiman, sebab baginya. Hanya laki-laki ******** yang menyentu mahkota seorang perempuan sebelum diperizinkan dan diperbolehkan. Sebab ia sadar, ia hanya tamu dan Keyna adalah tuan rumah. masa iya. Ia dengan kurang ajarnya mencuri hak orang rumah? meskipun ia sekarang pemilik tubuh Keyna.

__ADS_1


Keyna menganguk yakin dengan sneyumnya. “ Iya dong.... jadwalnyaan kita akan pegi jalan-jalan, terus bertemu dengan adikku. Kau harus bertemu denganya dan berkenalan denganya, aku yakin kalian nanti akan saling bermusuhan..” Ujar Keyna terkekeh.


Alka yang mendengar itu menaikkan stau alisnya.” Kebapa kua bisa berfikir semacam itu?” Ranyanya sembari menarik tangan Keyna supaya ia bisa memakaikan Hoodie Putih yang ia sukai itu. Ya.. lalu pokus dengan pekerjaannya.


Keyna mendesis.” Dia itu posesif sekali.. dan dia itu orangnya sangat manja..” Ujar Keyna dengan menajam layaknya anak kecil yang sedang menakuti lawannya. Haha.. Keyna seteahnya terkekeh karena menatap wajah Alka yang masam.


Alka menepuk tanganya lalu menatap Keyna. Sepatuh Putih dan Hodie putih, celana yang sebatas betisnya yang longgar menampilkan kaki jenjangnya Keyna. Wajah yang tak dimake up tapi sudah diberi sedikit liptin rambut yang sudah diikat dan juga sedikit bedak bayi. Iya.. Alka memperlakukan Keyna layaknya bayi besar. Tpi bodohnya Keyna suka itu. Ia bagaikan putri yang diberi apapun dan disediakan apapun.


Dan Keyna sampai berfikir. Apakah ini yang namanya kebahagiaan yang datang ketika badai menempu dan menerpa kita? ya.. dia yakin, meskipun Alka datang secara tidak baik tapi steidaknya kedatanganya membawakan angin sejuk dan angin penghantar tidur nyenyak. setidaknya ia tak disiksa dan diperlakukan layakya sampah. Dia seorang putri raja.. ya..


.


“Tunggu sebntar. Aku akan memakai baju dulu..” Ujar Alka dengan tulus lalu bergegas kekamar mandi. Dia memang suka seperti ini, sudah menjadi kebiasaan, karena mengutamakan Keyna dari pada dirinya. Memakai Keyna baju dulu, mengucir rambutnya dan sebagainya. Memperlakukan Keyna layaknya gadisnya yang ia cinta. Tugas Keyna hanya menurut saja maka dia akan memberikan semuanya pada Keyna sepenuh hati. ada sii yang Keyna tak sukai. Seperti nonton Film romantis bersama Keyna tertidur nyenyak membuat Alka marah. Keyna harus suka dengan Film romantis ala korea kesukaanya membuat Keyna harus membuka mata tapi ujung-ujungnya Keyna tertidur, sebaga hukumannya Keyna tak akan dapat obat membuat ia akan sakit.


Kadang Aka bisa jadi sosok yang sangat menakutkan dan juga iblis. Tapi kadang dia bisa menjadi pelayan sejatih membuat Keyna harus sabar dan terima dengan nasibnya, nasibnya tergantung dengan Alka. Dan juga sikapnya kepada Alka. Mau jadi rayu maka menurut, mau jadi upik abu atau tahanan yaa jadi pemberontak.


“Ayoo.. kita sarapan dulu.” Ujar Alka membuat Keyna tertegun dengan pemikranya ternyata disampingnya Alka sudah siap. Dengan hodie putih, celana sobek-sobek berwarna hitam sangat mitrip dengan stylenya. Bahkan sepatunya sangat mirip dengan Keyna membuat Keyn tertegun.


“Kita kok kek anak kembar ini astaga? Kek angsa berjalan saja hahaha.” Keyna tergelak kencang karenanya. Ia tak taham akan al ini meksipun ini bukan pertama kalinya mereka cuple. Alka memang aneh. Dingin tapi sok romantis. Mungkin jika dihitung baju cuplenya mungkin sudah lebih dari selusin tapi baru kali ini mereka sangat mirip. Hanya beda muka saja.


“memangnya kenapa? Kau tidak suka hm?” Tanyanya membuat Keyna menghentikan tawanya dan diam.” Asal kau tau.. ini style gadis yang aku cintai. Jadi jangan salah. Warna hitam dan putih adalah warna yang sangat ia sukai. Aku pernah mendengar jika dia mengatakan jika kenapa dia suka warna hitam karena hidupnya sangat gelap. Segelap warna hitam..” Ujar Alka berbisik ditelinganya Keyna.


“Dan kenapa dia juga suka warna putih. Karena dia pernah becita-cita jadi malaikat. Tapi dia malah menjadi iblis. Karenanya dia suka memakai baju warna putih. karena setidaknya paju putuh menunjukan jika tidak selamanya yang berdosan nampak buruk didunia. Cintohnya saja baju. Tak ada baju yang kotor hanya karena pemakainya adalah pendosa. Jadi jangan sekali-kali kau menghina warna ini paham?!!!” Ujarnya berdesis.


Keyna meneguk saliva kering karenanya. Alka menakutkan sekali jika menyangkut gadisnya tu. Tapi bukan itu yang membuat ia tertegun. *** moto itu miliknya, itu adalah dirinya. Namun bagaimana Alka mengenalinya?


Sampai detik ini ia sangat yakin jika sebenarnya yang dikatakan Alka itu adalah dirinya. Tak ada orang yang sama dimuka bumi ini jika sudah seakut ini... tidak.. tapi ia harus apa selain diam dan ikut jalur mainya Alka?

__ADS_1


Alka diam dengan tatapan datarnya lalu menuju ruang depan. Ia membuka kunci kamarnya itu lalu saat ia membuka pintu didepan ada pembantu yang gelagapan membuat ia menatapnya tambah tajam.” An anu Tuan, yang lain sudah menunggu tuan untuk sarapan..” Ujarnya menatap Keyna yang diam saja diata kursi roda tu.


Alka tak peduli ia diam dan berjalan meninggalkan kamar yang sudah terkunci lalu tak menghirauan pembantu disana. Pembantu tu menunduk takut, sebab baru malam tadi ia mendapatkan hukuman gara-gara menguping pembicaranya dengan Keyna.


Kalian tau penyiksaan apa yang ia dapatkan? Dia ditugaskan memandikan peiharannya dibawah tanah. Yang tak lain adalah serigala putihnya Alka. Ia harus berhati –hati dan juga merasakan dunianya akan runtuh.


Sampai-sampai tanganya luka semua gara-gara dicakar oleh serigala itu. Belum lagi tangan bi Hayati juga digigit memuat sehari ini ia tak bisa bekerja karena sakit. Tuan mereka itu memang gila.. untunglah tuannya malam tadi menghentikan hukuannya. Entah karena apa, tapi mereka sangat bersyukur saat itu.


Tapi ngomong-ngomong, ia kagum dengan kecantikan Keyna yang wow... menurutnya sangat cantik, bakan artis K-pop yang ia sukai saja kalah cantik. Hanya saja ia kasihan melihat Keyna dikursi roda-. Cantik-cantik kok lumpuh gumamnya. Mendingan dia. Meski tak cantik setidaknya tidak lumpuh dan menyusahkan orang lain. memang ya. Iri mengubah segaanya. Dan sikap manusia yang selalu menilai manusia lain renda hanya karena kekurangan fisik. Siapa yang mau dilahirkan tak sempurna dimuka bumi ini ha? Siapa? Tidak ada jadi ayolah.. mana sikap kemanusiaan kita.


Saat Alka mau melewati meja makan dia diam saja tanpa bicara sepata katapun. Meningakan keluarganya yang menunggunya dan juga sedang sarapan itu. Ia masih mendorong kursi rodanya Keyna. sedangkan adiknya Ezi menunduk takut dengan disuapi oleh ibunya karena memang tangannya terluka akibat malam tadi. tangannya dijahit dua jahit dalam dan dua jahit luar. Cukup parah sii tapi Alka tak peudli.


“Alka..ayah mau bicara sama kamu..!!” Ucapan dari ayah Alka mengema namun masih tak dihiraukan oleh Alka. Membuat ia membanting pisau ditanganya.” Alka.. kamu dengar tidak..!! saya ini masih ayah kamu..!!” Bentaknya dengan bangkit.


Namun sayangnya Alka masih tak bergeming lataknya ayahnya bukanlah manusia yang bisa bicara. mungkin ia anggap semut yang terjepit saja mebuat ayahnya menahan emosi tingkat tinggi lalu mengejar anak kurang ajarnya itu. Lalu ia menarik jaket Alka.. Bugh..


Keyna yang sedari tadi bingung dan juga diam saja sekarang membulatkan mata dikalah Alka terjatuh dilantai dengan pipi yang berdarah akibat dipukul oleh ayahnya sendiri. sebenarnya tadi ia sudah mengatakann ada Alka jika ayahnya memanggil tapi Alka benar-benar menulihkan telinganya maupun hatinya. semuanya sudah tuli membuat Keyna diam saja.


Bugh.. Bugh.. “Kurang ajar kamu..!! sudah tidak mau menganggap saya lagi ha?!! Dari kemarin saya tahan untuk tidak memukul kamu itu.. tapi hari ini saya tidak bisa menahanya lagi Bugh..” Satu lagi pukulan mengenai dirahangnya Alka membuat Alka terbanting. Untung Alka tak berdarah darah. Hanya disudut hidungnya saja. Hodienya jadi kotor deh batinnya Keyna mengerutu. Sebab hodie itu berwarna putih. Ia khawatir dengan keadaan Alka? Jangan harap.


Alka terkekeh menatap ayahnya. “Anda siapa?" Ia menyekah darah disudut bibirnya yang jatuh jangan sampai terkena hodienya itu...


.


.


.

__ADS_1


Hallo guys jnagan lupa like komen and vote ya....


__ADS_2