
“Saya mau sekali membunuhmu Key..!! tapi saya sudah berjanji tak akan membunuh darah dagingku sendiri. Jadi kamu saya tetap hukum didalam gudang ini.!!!" Lalu ia pergi meninggalkan Keyna seorang diri.
Keyna terkekeh sedih dikalah ruangan itu sudah menggelap. Sedanglan pipinya mengalirkan darah. Ia ditinggalkan oleh ayahnya. Dan ia sangat merasaan sakit detik itu juga...
menengelamkan rasa takut didadanya akan perlakukan sang ayah. Ia sudah biasa seperti ini. Lagipla lukanya aan menghilang kok setelah esok hari akan berlalu...
Setelah itu besok Keyna pergi lagi dan membawa piala itu. Tapi nyatanya Jaya tak peduli, ia selalu menganggap apa yang Keyna miliki itu adalah pembuat malu dan juga pembuat onar. Menurut Jaya. Mana ada seorang perempuan yang hidup dijalanan? Hidup diclub dan sebagainya? Mana ada? Gadis baik-baik itu cukup dirumah saja. Maim hp, rebahan dan tak kenal laki-laki.
Sedangkan Keyna? Semenjak SMA, Dia selalu main dengan pria. Yang tak lain adalah anak Galaksi sendiri, setiap malam akan berbeda pria dan itu dilaporkan oleh ibu tirinya dulu. Itu cukup membuat Jaya semakin membenci Keyna. Benci karena ia malu memiliki anak yang liar.
Keyna mau punya teman perempuan, tp para perempuan saja yang tak mau main dengan nya.
Suara isak tangis Jaya semakin menjadi dikalah ia ngat itu. Ia tak tau jika keyna kerja diclub menjadi pembersih toilet. Tepat dikalah Keyna keluar dari club mafia. Ia tak tau Keyna balapan itu untuk adikya. Sumpah demi Tuhan Jaya bisa jamin, jika ia selalu memberi nafka pada anak-anaknya meskipun Keyna pembuat onar sekalipun.
Ia selalu menanyakan kabar Keyna ada istrinya berharap Keyna berubah, namun nyatanya istrinya itu ular, selalu memberi laporan palsu, dan uang yang ia beri untuk Keyna dan Reyano tak pernah sampai ketangan sang empuh. Namun lagi lagi.. penyesalan selalu datang diakhir cerita.. saat ini Jaya hanya bisa menangis dan meratapinya.
Jika dihitung dengan jari. Maka Keyna menderita saat usia memasuki lima tahun, dan sekarang umurnya memasuki umur delapan belas tahun yang artinya ia menderita selama tiga belas tahun. Jaya kembali menangis disana..
Mata Jaya menemukan pisau dikamar Keyna, pisau yang sekalu Keyna bawa untuk cadangan, Keyna selalu membawa senjata kemanapun ia pergi menjadi anggota mafia dan Queen dari geng galaksi membuat ia banyak musuh, jadinyalah dia punya banyak sekali benda tajam.
Jaya tak kuat lagi, ia mengambil piasu itu..” Key.. papa mau ngerasain sakitnya jadi kamu.. boleh ya..” Ujarnya dingin lalu mengiris tanganya, aliran darah menggendang disana lalu ia megoyak luka itu dengan kuku nya sendiri.
“Argh..” Erangnya menjatuhkan pisau itu. Ia tersenyum menatap foto Keyna.” Enggak sampek putus kok nadinya. Tenang aja.. papa Cuma mau rasain sakitya jadi kamu.. dikit aja.. boleh ya..!” Gumam Handi mengusap lukanya sendiri mebuat kulit putih itu trecipa lalu tercecer akan darah.
Bisa dipastikan rasanya bukan lagi sakit. Tapi pedih. Sangat pedih.. tapi ia terkekeh pedih.” papa bahkan udah nggak sanggup ngerasain sakitnya Key.. lalu gimana selama ini kmau rasain? Enggak pernah teriak dikalah papa sakit kaki atau tangan kamu hiks hiks..” Erangnya tak kuat tangannya gemetar serentak dengan darah yang mengalir. Ia susah tak kuat padahal hanya luka kecil saja.
Darah yang sudah membasahi karpet berbulu dikamar Keyna itu sudah membuta warna lain disana, tapi Jaya tak peduli.” Keyna..!! Kembali nak.. kembali lah nak!!! papa rindu..!! papa rindu.. maafkan papa nak.. maafkan papa..!! hiks hiks..!”! Teriak Jaya dnegan guncangan didadaya., rasa sesak yang selalu membuat dadanya sesak.. ia tak kutat menanggung semuanya. sungguh..
Ia mengusap kepalanya kasar.. ia memukul dirinya sendiri mmebuat baju mocanya dibaluri darah, bahkan wajahnya terkena darahnya sendiri. Lalu ia tertawa, menangis sendirian.. ia tak kuat menahan rasa sesak da rasa bersalah..
Namun disana Ada Reyano yang baru saja memasuki kamar kakaknya. Ia tak dapat melihat ayahnya yang terluka, karena memang Jaya suka menangis dan melukai dirinya sendiri, tak sampai memnghabisi nyawanya sendiri. Ia menyender dipintu karena memang ia membenci sosok ayahnya sedari kecil. Ia benci. Sangat benci.. “ Papa lupa kalo kak Nana udah pesen sama papa. Jangan menyesal akan perbuatan papa.. dan dia sayang papa.. papa enggak inget dia bahkan nulis diantai dengan darahnya loh..” Cetusnya Reyano kesal.
__ADS_1
Flasbackk Bab 1
Kaki ayahku kembali berjalan setelah mendengarkan ucapanku, tapi aku kembali berucap. “Ingat ya pa, jangan nangisin penyesalan dikemudian hari. Keyna sayang banget sama papa.” Ucap Keyna getir. Ia memegang kepalanya sakit. Ia sudah tak mampu lagi untuk duduk bersimpu, berbaripun ia tak mampu karena sakit dipunggungnya. Ia hanya meletakkan kepalanya dilantai merasakan sakit dipunggung dan dikepalanya.
“Jangan ada yang bantu dia. Ini hukan buat dia, jika ada yang buat dia keluar dari sini, saya akan hyukum kalian lebih dari yang dia rasakan..!” Bentak papaku diluar ruangan.
Tapi masih bisa ku dengar dengan telingahku.
Aku menangis sesegukan sambil menepuk-nepuk dadaku. Kesadaranku sudah sedikit hilang, tak menghabiskan waktu aku mengoleskan dara dihidungku, lalu ku ukir dilantai dengan tangan yang bergetar. ‘AKU SAYANG PAPA. ‘ Saat selesai, kegelapan menyapaku, membawaku kealam kelam yang aku kira akan membawaku kesyurga bersama bunda.
...
Jaya tak mengggubrisnya. Ia mengingat hal itu. Disana Keyna masih sempat menuliskan kata sang dan mengatakan jangan meneysal, tapii bagaimana lagi kodratnya manusia memang menyesal diakhir waktu.. tak ada manusia yang tak menyesal dikalah sudah melakukan kesalahan bukan? Bahkan orang gila sekalipun karena penyesalan..
Reyano mendektaoi papapnya llau mengambl koyatk P3K Disana. Disana miliki papanya yag untuk membersihkan lupa papanya snediri. Air matanya tak tertahan namun ia tahan, memasang wajah datar seakan tak terjadi apa-apa llau mendekati ayaynya. “ Lihat tangan papa..” Ujar Reyano memegang tangan ayahnya.
Jaya menaan tanganya. “Papa tau kamu benci papa..” Jaya menangis dalam isakan kecilnya.” Papa memang pantes kog dapet ini jadi jangan diobatin.. biarin papa rasain sakitnya jadi Keyna..” Sesak Jaya saat ini. ia menghapus air matanya.dengan tangannya yang berdarah. Padahal tanganya sudah gemetaran saat ini karena darah semakin lama semain banyak keluar.
Reyano menahan tangan ayahnya. Ia mengambil alkohol lal menyiram tangan ayahnya. “Papa Rindu kakak kamu Rey.. papa Rindu dia hiks hiks.. papa ma susuk dia tapi kalo papa pergi dan tiada Rey sama siapa? hIks hiks..” Jaya mulai mericau tak jelas ia menutupi matanya dengan kelopak matanya.
Reyano masih diam, ta bergeming sedikitpun. Ia megobati luka ayahnya dnegan telaten, emsipun ada rasa tak rela didadanya. Tapi ia ingat kakaknya berpesan untuk mengantikannya dulu.. mengantikan posisinya untuk menjaga ayahnya. Itu membuat Reyano menahan sesaknya.. sesak sekali rasanya ketika sau orang yang membuat kita bertahan tapi satu orang itu suda tiada bagai kaki yang kehilangan pijakan. Mati rasa.
Reyano memberikan obat merah lalu membalutkan perban ditangan Jaya... “Dulu kakak pernah hampir papa bunuh karena nenek lampir itu mau racun papa. Tapi papa malah nyalahin kak Keyna nggak sopan papa inget ngak?” Tanya Reyano kepada ayahnya ia memilih mengambil foto Keyna yang sudah diantai sana.
Jaya menggeleng. Ia tak ingat.” Dulu saat papa mau makan terus kakak sengol makananya? Nag disitu sebenarnya nenek sihir mau kasih sianida tapi papa malah bilang kakak nggak sopan, terus papa nggak kasih kakak makan deh seharian hehe..” Reyano terkekeh diakhir kata. Kekehan pilu megingat itu.
Nenek lampir itu adalah julukan dari Reynao dan Keyna untuk mama tiri mereka. Memang mirip dengan nenek lampir hanya saja nenek lampir lebih tua wkwk.. dan mama tiri mereka selalu saja mencari garagara.
Papanya Reyano mengingat kejadian itu.. dimana Keyna menyengolnya beberapa kali sedari kecil dikalah ia makan, di minum sampai dimana ia hampir kecelakaan dulu. Dia dulu sempat hampir kecelakaan karena memang awalnya Keyna sudah bilang jangan bawa mobil itu tapi ia tetap kekeh. Sampai pada Keyna yang masuk kejok belakang mengikutinya yang ingin keluar kota.
Benar ternyata.. mobil itu remnya blong.. untung Keyna bisa mengatasi mobil itu.. mobil itu berhenti sendiri dilalah jalanan sudah menanjak.. dan tak terjadi kecelakaan.. dan disana Jaya menyalahkan Keyna, karena Jaya yakin itu ulahnya Keyna membuat ia mencambuk keyna. Ia sangat ingat itu..
__ADS_1
Air mata Jaya luluh lagi mengingat itu.. ia tak kuat sungguh.. “Berarti kecelakaan itu juga Key nyelamatkan papa karena dia tau ular itu membuat mobil papa rusak? Kopi tumpah? Makanan yang disenggol sampai kepada direstoran Keyna menyenggol makanan papa?” Tanyanya dengan serak.
Reyano mengangk.” Kakak dulu suka nyebarin cctv dirumah ini bahkan disetiap sudut. Apa lagi dikamar papa sama ular itu.. kakak selalu ngawasin papa dan ular.. sampai dia beri ada cipt ditulang belakangnya ular itu supaya kakak bisa tau rencanya dan usahanya mau membunuh papila dan Reyano.. karena itu kakak nyuru Reyano sekolah dilondon asal papa tau..” jarya lagi.
Ya. Keyna memberikan satu Cift yang berubah memori dibelakang tengkuknya mama tirinya, itu ketika mama tirinya tak sadarkan diri, dan ayahnya sedang keluar kota. Hanya sedikit kog, dan itu sangat mudah. Hanya memberikan minuman bubuk yang berupa sistem lalu nanti akan masuk kedalam tubuhnya mama tirinya dan bersarang dicengkknya. Jadilah ketika mama tirinya bicara maka Keyna akan mendengar dan ketika mama tirinya menjalankan satu misi maka ia tau. Hanya saja ketika ia ingin memberi tahu itu pada ayahnya maka ayahnya tak percaya dan tak akan peraya.
Jadilah ia melindungi ayahnya sedari luar saja.
Jaya semakin menekan dadanya karena sesak menjadi jadi. “ Disini Reyano enggak aman, karena dulu cift yang ditarok sama kakak Key ketubuh nenek sihir sudah habis waktu. karena dulu hanya memakai waktu tiga tahun, saat kakak mau masangnya lagi dia sudah tak punya cipt, dia sudah keluar dari kelompok mafianya.. jadinya dia arus bagi waktu buat jaga papi dan berjuang buat Nano..”
Sudah dijelaskan bukan? Keyna keluar dari mafia saat ia memasuki kelas tiga smp? “SAMPE Reyano nggak tau kalo perginya Nano malah buat petaka buruk buat kakak. Dia meninggal ditangan papa sendiri..” Ia mengangkat bahu acuh.
Jaya menta Reyano piluh. Ia dulu ingat Kryna selalu brsikap daging seakan tak terjadi apa-apa setelah Reyano pergi. Bahkan ia selalu beruat onar. Jika tak balapan, maka selalu menumpahkan kopinya makanannya atau pun sebagainya.. Keyna suka mencuri makanan yang diberi istrinya dan Jaya baru tau. Jika Keyna menjaganya.
Reyano menatap papanya. “Tapi kakak nggak mau papa kayak gini. Dia sayang sama papa, jadi papa mau perjangan kakak yang mempertahankan papa sia-sia aja selama ini a? Papa mau ngecewaiin kakak?” Tanya Reyano sinis. Dia rasa sesak didadanya hanya saja jika ingat kakaknya sudah baik-baik saja ia menjadi tak terlalu tega pada ayahnya.
Reyano memegang pundak ayahnya dengan wajah datar. “Reyano bahkan disuruh gantiin posisi dia untuk papa. Kakak sangang banget sama papa. Dulu Reyano suka banget ngajakin kakak pindah dan kabur dari rumah ini.. kakak udah kerja dan Rey yakin dia mau buat beli rumah. Bahkan kami bisa tinggal dimansionnya anak galaksi.. tapi papa tau kakak bilang apa?” Tanyanya menatap manik mata papanya.
Jaya menyiratkan tanda ketidak tahuan namun bisa menembak membuat Reyano menarik sudut bibirnya.” KAKAK BILANG KALO KITA PERGI SIAPA YANG JAGA Papa? terus kakak nanya Kalo ayah mati memangnya Reyano mau? dan Rey jawab ‘Mau papa tau nggak kakak jawab apa?” Tanya Reyno lagi.
Reyano tertawa hambar saat ini. “Rey enggak peduli. Mau papa mati juga sama aja kan? Tapi kakak sayang banget sama papa. Dia rela disiksa supaya papa tetap hidup dan bahagia. dia tetep semangat dan ngerasa dunia kan punya dia, tapi punya papa dan juga Reyano.. kakak Key perjuangin dan ninggalin hidupnya untuk kita pa. Buat kita.. dan papa malah nyakitin diri papa sendiri?” Tanya Reyano sakit.
Jaya yang mendengar itupun meangis. Ia memeluk Reyano sayang. “maafkan papa..maaf papa nggak bisa jadi papa yang terbaik buat kalian..” Ujarnya penuh rasa sakit... ia memeluk Reyano sayang.” Papa bakal hidp demi kakakmu.. papa janji.. hiks hiks..” Gumamnya tak jelas,,,
Ada yang tau asa dimana rasa sesak sangat sesak? sakit melebihi rasa tangis, bisa kita hanya memukul dada kita suaya sesak itu hilang? Memukul tubuh kita supaya sakit disendiri hati kita hilang? begitulah Jaya sekarang.. hanya memukul dirinya sendiri baru ia bisa menghilangkan sesak dan sakit ditubuhnya.. sangat sakit...
Reyan membala pelukan papanya. “Papa janji ya.. karena Reyano bakal buat papa bahagia.. sama kayak kakak. Kita harus bahagia..” Ujarnya pelan. Ia tak memberi tahu tentang Keyna masih hidup karena ia belum diberi izin oleh kakaknya. Ia takut nanti kakaknya marah. Ia takut nanti kakaknya tak akan kembali lagi...
Setelahnya ada suara telepon yang berbunyi disaku celananya membuat Reyano mengangkat telepon itu.. senyumnya mengembang dikalah itu.. ia melepaskan pelukan papanya.” Bentar ya pa. Ada telepon..” Ujarya meminta izin.
Jaya melhat anaknya yang sangat semangat itu menghapuskan sisa air matanya.” Cie.. siapa, pacar kamu ya? sini kenalin sama papa..” Ujarnya dengan suara yang putus-putus. Melihat ekspreis yang berlebihannya Reyano membuat ia yakin jika yang menelpon Reyano sangat special, sebab Reyano orang yang dingin.
__ADS_1
Reyano menganggk.” Lebih special bahkan..!! “ Ia pergi meninggalkan ayahnya untuk mengankat telepon yang tak lain dari kakaknya itu...
Sedangkan Jaya hanya terkekeh melihat anaknya. Ia kembali menatap anaknya Keyna didalam foto.” Lihatlah Key..” Air mata kembali jatuh.” Adik kamu sudah besar... dia sudah punya pacar hik siks..” Ia memukul dadanya sesak.. ia tak kuat sangat sangat sempit dadanya. “ Terimakasih ya nak. karena kau bisa mengajarkan adikmu banyak hal. Terimakasih..” Ujarnya sesak... ia kagum akan Keyna yang mampu mengajarkan banyak hal pada Reyano.. sosok Keyna yang masih kecil bisa mengajar adiknya...