Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Sadar


__ADS_3

Setelahnya terjadilah tragedi saling peluk membuat disudut sana mengusap pipi sok sedihnya. " Menyedihkan... " Ujarnya dengan sinisnya...


Yaa.... Dia melihat semuanya sedari awal membuat ia terkekeh sinis menatap keluarga itu. Keluarga Handi.


Kelian bisa tebak bukan siapa Orang-orangnya? Just righ nggak mungkin orang lain selain Alex dan juga Boy yang saat itu juga sedang berada diclub yang sama.


....


........


Reyano kali ini datang kerumah sakit tidak sendirian sebagaimana biasanya, ia datang dengan Haikal. Kemana temanya yang lain? maka jawabannya mereka sedang latihan Basket dn Rafka latihan drama. Mereka memang sibuk dengan teather, beda dengan dua manusia ini. mereka sebenarnya juga harus, tapi Memang Reyanonya pemalas dan Haikal yang sedang mau bolos. Jadilah mereka sekarang disini, dirumah sakit dimana Keyna dirawat.


Haikal membawa sekuntum bunga mawar Hitam sebagamana kesukaannya Keyna. Ia tersenyum kepada Keyna yang tertidur diatas brangkar. “Halo kak Keyna. Apa kabar?” tanyanya dengan sendu.


Ia mebatap Keyna sebal. " Kakak kok hobby banget sih bobok? katanya mau jagain gue kak.. aakh kakak nggaka asik... " Ujarnya dengan sebal.


Tak...


Auuuu...


"******...!" gumaan Reyano meantap sahabatnya yang karena jitak oleh orang dibelakangnya yang tak lain adalah Alka.


" Kepala gue kenapa digetok si astoge noge.." Ujarnya dengan jablainya.


Alka menatap Haikal dengan tatapan mautnya. " Bahasa mana itu? Saya tidak paham. " Ujarnya dengan bingung.


" Ini ni.. Udah tua kudet pula astoge nice bener. Udah akhhh.. Gue mau nyamperin kak Keyna dulu. Bay... " I menjauh dari Alka lalu duduk diskusinya Keyna santay...


Alka menghela nafas menatapnya. Haikal memberikan bunga itu diselipannya tangan Keyna lembut. " kata Teh kakak suka bunga. Yaudah aku beli, tadi tapi aku mau beli bunga Kiki putih, Tapi kata Rey lagi kalo kakak turun suka nya mawar hitam. Serem banget si kak. Tapi karena kakak cantik jadi aku belum deh Ini... " Ujarnya dengan lembut lalu mengelus tangan Keyna.


" Pegang aja... nggak usah dielus-elus juga. Emang kamu kira dia kucing? " Ketus Alka dinas tangan Haikal ditebus kasar olehnya.


Haikal. menatap Alka dengan tatapan tak terimanya" Wah wah... Aku kan cuma. pegang Kak. Kok situ sensi, situ siapanya memang?" tanyanya Dengan sinisnya.


"Gue calonnya Keyna mau apa loe emang ha? " Tanya Alka dengan tatapan soknya.


Haikal. Mengembang kan hidungnya " Ganteng loe? " Tanyanya lalu terkekeh " Menangis kak Keyna liatin loe. kasihan tau nggak, loe mah pantesnya jadi tukang kebon rumah gue. " Ujarnya sinis.


Alka menatap mereka tajam. " Doketawain sama sepatunya Alka baru tau rasa..! " Itu bukan Alka yang menjawab tapi angga. Dia baru datang membawakan buah buahan untuk Alka. Alka butuh stamina untuk menjaga Keyna bukan?


" Widoh keren... Sepatu nya bisa ketawa?... Emang semahal apa suu? " Ledeknya Haikal.


" Loe mau denger? Nanti nyesel loh... " Ujarnya Angga membuat Alka diam saja menatap mereka.


Dengan sombong nya ia mneepuks sepatu nya yang harganya 5jeti berwarna hijau itu. " Lima jeti sepatu gw yang ini... Biasa anak holang kaya... " Ujarnya sombong.


Alka. Memutar bola mata Malas menatap Haikal, sedangkan Angga dan Reyano tergelak kencaang dibuatnya.


" Ngapain ketawa. Gue nggak ngelawak anjim... " Haikal. Mengerutu melihat kelakuan temannya ini.


" Lima jeti? Haha.. " Angga tergelak kencang lagi membuat Haikal menatapnya dengan tatapan datarnya. " Talinya aja nggak dapet... Haha, jangankan talinya. Kotaknya aja nggak dapat." Ujarnya dengan remehannya.


Haikal. Menatap sepatu nya Alka. " Itu sualow harganya paling lima belas rebu... Gimana bisa harganya segitu? " Tanyanya songong.


Angga diam Menatap sepatunya Alka " Itu namanya sandal.. " Ujarnya Mengangguk. " Itu sepatunya Alka yang bener.. " Ujarnya. Menunjuk kan dirak sepatu. sepatu yang brrwarna hitam mengkilat itu.


Haikal tersenyum kecut. Dari sini saja kelihatan jika sepatunya harha milyaran rupia " Gue si udah tebak.. Cuma mau cairin suasana aja.. " Akunya. Memang benar ia tau kok, hanya saja tak ingin garing pafahal. Emang garing membuat ia menghela nafas.


" Saya tau. Senyum kamu menutupi rasa sedih kamu. Jangan terlalu sering. Soalnya nanyi kamu lupa dengan jati diri kamu jadinya. "Ujarnya Alka tersenyum kecut. Ia tau jika Haikal sosok sama sepertinya.


Haikal tertegun dengan ucapan Alka. Bagaikan terknea sekali didalam jantungnya. " Hahaha siapa bilang gue kek gitu? Sotoy loe bang. Gue mah bahagia orangnya. " Ujarnya dengan sinisnya


Alka mengangkat bahu acuh dengan Haikal yang menurutnya tak mau mendengarkan pendapat orang lain, mereka sama sama menyedihkan.


" Alka sotoy dan Ni anak sok gaya... Jangan disatuin haha bisa hancur dunia.. " Gumanya Angga dengan menghela nafas menatap dua orang ini.

__ADS_1


"Berisik..! " Ujar dari orang yang terbaring disana membuat orang orang disana tertegun, Angga bahkan menghentikan tawanya saat ini.


"Kakak..! Kakak sadar..., " Reyano mendadak heboh dan mendekati Keyna dengan tatapan gembiranya.


Keyna yang baru saja bangun itu.menghela nafas. Oa baru bangun taoi disambut dengan kegaduhan membuat kepalanya tambah sakit.


" Kak.. kakak ada yang sakit? Yang mana bilang sama Nano.. Kak.. Alhamdulillah kak kakak sadar Nano seneng banget.. " Ujar Reyano semangat kepda kakak nya yang baru sadar itu.


Alka tak kalah angusias, Ia bahkan mendorong Haikal membuat sang empu terjatuh. bruk.. arghh.."Haikal. Mengerang karena kesakitan.


"Kamu tidak apa-apa? Kamu butuh sesuatu? Katakan pada saya, supaya saya siapkan. Mau minum atau apa ha? "Ujarnya ditampung kanan Keyna. Tepatnya durian Reyano.


" Woyy main sromot aja Loe yey. Gua duluan ini tadi akh ..." Haikal. Menggerutu sembari bangkit dan mengusap tangannya sakit " Kak Liat Kak. Pria tua ini. Menyakiti adik angkat Tampan mu.."Ujarnya. Manja dan menggeser Alka, namun sayangnya Alka tak bergeser barang secuilpin membuat ia kembali berusaha namun hasilnya tetap nihil.


Angga mendekat juga menatap Keyna yang sekarang menutup matanya dengan tangannya. " Kalian berisik tau nggak. Keyna baru sadar kalian bikin dia sakit tau nggak. " Ujarnya menengahi mereka dan menepis Haikal san juga Alka yang sama sama keras.


Alka menaikkan satu alisnya menatap Angga seakan mengatakan jika ia tak melakukan apa-apa.


"Key loe mau minum? Atau ada yang sakit? Gue panggil dokter dulu ya.. " Sepertinya hanya dirinya yang waras saat ini. Membuat yang lain diam Menatap Keyna.


Angga keluar dari sana mencari dokter membuat Reyano mengambil air. " Ayo Kak Nabi bangun minum. " Katanya. Membantu Keyna membuka matanya yang tertutup lengan.


Keyna merasakan sakit dikepalanya teramat sangat kuat biasa membuat ia diam sebentar. " Kak halo.. kakak enggak apa apa kan Kak? Bilang sama Nano kalo ada yang sakit Biar Nanti bantu. Jangan bikin Nano sedih dan panik Kak. "Ujar Nano dengan khawatir nya karena Keyna tak mereapon.


" Hey... Kamu nggak apa apakah? Bilang sama kita kamu baik baik aja.. Halo.. " Alka menepuk pipi Keyna lembut karena Keyna tak juga mereapon.


"Kak... Jangan bikin kita panik.. " Haikal yang disebelahnya lama tak bisa membendung rasa paniknya dan juga bingungnya saat ini.


Nafas Keyna terdekat karena sakit nya tak bisa diucapkan dengan kata kata. Ia menghela nafas beberapa kali, serasa seluruh tubuhnya panas dan juga retak. " Kak... Angga Disana sih akh...! " Reyano panik setengah mati.


Brak ... Clang ... Ia. Membanting gelas yang berisi air putih untuk Keyna tadi karena amarah dan panik menjadi satu. " Kak bilang sama Nano kalo kakak baik baik aja Kak.. Ayoo..!" teriaknya dengan penuh frustrasi nya.


"Rey sabar..! Kakak Loe baik baik aja gue yakin itu..! Loe se dirikan bilang kalo kakak Loe manusia terkuat sedunia ini..." Bilang Haikal. Memeluk Reyano.


Alka? Ia sibuk menguap pipi Keyna. Karena ia tak tau harus apa. Suara jantung Keyna menipis membuat yang lain tambah panik dibuatnya.


" Ada apa ini? " Tanya dari dokter yang baru saja masuk.


" Anda dari mana saja ha?!!!!! "Alka berteriak kerasnya kepada dokter yang baru saja masuk itu. Matanya memerah nyalang karena amarah. Membuat dokter itu tertegun.


" Al.. Tenang,biar mereka. Liat dulu Key nya ya... "Ujar angga menenangkan sahabatnya itu.


"Cepetan ..! " Teriak Haikal dan Reyano serentak membuat dokter itu tertegun lagi.


" Gue bilang ceper ban9saat." Ujarnya Reyano berteriak lagi.


" Silakan keluar dulu tuan. Biar saya periksa.." sukar dokter itu gugup. Ia bahkan merasakan jantungnya berdetak hebat saat ini.


" Gue bilang sekarang..! Ngapain nyiru gue pergi ha? Ceper periksa kakak gue.! " Reyano. Menarik baju Dokter itu dan ditahan oleh Haikal.


"Sabar... Baik saya periksa, lepas dulu tapi. " ujarnya menahan tangan Reyano membuat Reyano melepasnya kasar.


Dari pada kena amuk. Masa Ia langsung mendekati Keyna yang terbujur kaku Disana dengan tangan menutupi wajahnya.


Jantungnya berhenti membuat dokter itu langsung membuat antisipasi... Alat alat mulai ia lihat dan semunya.


Semua orang Disana panik, bahkan Reyano menangis dan ditenangi oleh Haikal.


" Kak ingat la. Kalo masih ada Nano kak..! Tolong jangan ginggalin Nano.! " Katanya berteriak.


"Diam! ini juga salah kalian, gunanya bisa kalian ribut didepannya Keyna yang sedang sakit.


Dokter sibuk dengan memeriksa Keyna membuat mereka diam dengan maarah masing.


Butuh waktu dua puluh menit untuk mereka diam dan saling lirik.. Menyalahkan diri siti, kenapa. Mereka tidak bisa menahan diri untuk diam sii.

__ADS_1


Dokter menghela nafas dikalah selesai memeriksa Keyna. Saat ia menjauh sedikit saja Alka dan Reyano mendekati nya membuat ia risih dan juga "Gimana dok keadaan kakak saya? " Tanya Reyano cepat. Berbarengan bersama dengan Alka. Angga dan juga Haikal.


Dokter itu menatap Mereka dengan tatpan bingung " Nona Nana tidak apa-apa, hanya efek baru sadar aaja. Dan masalah jantung. Itu seeprtinya memang saudari nana nya cukup rentan ya.. Jadi jantungnya mudah sekali melemah..." Ujarnya dengan serius.


Angga dan Alka saling tatap. Memang benar, jantung Keyna memang rentan dan juga sangat mudah sakit. " Sekarang gimana dok keadaannya? "Tanya Angga dan Alka berbarengan .


"Airrrr... "


"Nana..


kakak...


Keyna..! "


Semua berseru dikalah Keyna menyebutkan kata air itu membuat mereka meninggalkan dokter dan mendekati Keyna yang sadar.


" Aku ambil dulu ya... " Alka. Mulai Membuka mineral miliknya sebab tadi airnya dibuang oleh Reyano membuat ia mendengus.


Reyano Mendekati kakaknya lalu mengusap kepala kakaknya sayang. " Ini minum.. " Alka membantu Keyna minum dengan cepat dan juga lembut. ia bahkan sangat berhati hati takut Keyna kenapa napa.


Keyna menghela nafaa dikalah sslesai minum, lalu "Uekkk... " Ia memuntahkan darah yang begitu banyak Membuat Reyano dan lainnya gemetar.


"Nana..! "


"Dokter..! "


Untung dokternya belum pergi. membuat ia segera membantu Keyna. Reyano tanpa jijik nya. Membantu mengusapkan pelu kakaknya dan juga bibir kakaknya yang penuh dengan darah itu.


Haikal siam disamping Angga yang tak berkutik. Alka mengusap lengan Keyna sekarang bergeser untuk memberi ruang dokter.


"Ini wajar kok. Soalnya ini darah yang memang darah yang bagian organ dalam yang rusak itu.. Jadi jangan khawatir... Ini tidak terlalu bermasalah. Bahkan ini sangat baik untuk perkembangan mbak Nana.. " ujarnya kepada Alka.


Beberapa kali Keyna muntah dara. Membuat Reyano dan Alka hampir bunuh orang. Kebencian nereka ketika Keyna merasakan sakit itu menggerogoti hati mereka. Keyna nampak sangat pucat saat ini..nafasnya bahkan seperti kucing saja yang benge'an.


"Kak... kakak nggak apa-apa? jangan bikin aku takut... " Ujar Reyano mengusap peluh kakanya dengan bajunya,sebab diaana audah dipenuhi dengan darah yang menghitam.


darah yang sudah menghitam dan juga beku itu membuat suaranya akan jijik. Tapi tidak bagi mereka bertempat.


Keyna yang masih setengah sadar itu menghela nafas yang sesak, matanya berair karena lelah, ia mengusap kepala adiknya sayang dengan lemah membuat air mata Reyano luluh juga kan. Keyna bahkan belum. bisa bicara saking sakitnya perut nya itu.


" Kak... " Reyano mengusap air matanya yang jatuh itu dengan nanar.. menatap kakaknya seperti ini sama saja menyuruhnya bunuh diri, bahkan mungkin ini lebih menyakitkan.


"Kakak capek. Kakak bobok bentar ya.. "Usir Keyna dengan lemahnya.


Reyano san Alka menggeleng serentak kepada Keyna. " Enggak boleh..! " Bentak mereka membuat dokter menatap. mereka heran.


" Biarin kakaknya tidur sebentar ya.. soalnya dia masih lelah sma butuh istirahat yang lebih... " Buruknya pada Reyano.


" Nanti Nama nggak bangun kayak kemarin lagi gimana hiks hiks.. Nano nggak mau Mana bobok lagi kayak. kemarin Kak. Enggak mau.. " Ujarnya Reyano menggeleng, ia trauma.


Alka pun menahan Keyna yang lemah" Tapi kakak cuma tidur sebentar aja... "Ujar Keyna lemah. Bukan bicara tapi lebih tepatnya gunakan, ia hanya setengah sadar dan setengah tidak.


"Kakak. jangan tidur Kak. kakak..! bangun... " Teriak Reyano dikalah kesadaran Keyna hilang dibedah angin.


"Jangan digoyang gitu kakaknya, dia butuh istirahat... Dia baru saja mengalami muntah membuat ia butuh istirahat. tenang ya dek, supaya dia lebih cepat sentuhnya. " Ujarnya kepada Reyano.


" Tapi bener kan dok jika kakak saya akan sadar sebentar lagi? saya tidak mau dia kenapa nama dan tidur lagi..."


" Dia akan bangun lagi kan dok? " Tanya Alka dengan tatapan namanya kepada Dokter.


"Pasti.. kemungkinan malam ini ia akan sadar kok... " Ujarnya membuat Alka dan Reyano menghela nafas lega dan menatap Keyna nama nampak sekali wajahnya sedang lelah saat ini.


....


-- orang-orang yang sering menebarkan senyum dan tertawa lepas dengan orang lain adalah orang yang paling banyak menanggung beban... --NVS.

__ADS_1


kalo typo maaf ya soalnya ini ngetiknya lewat HP.


.


__ADS_2