
Saat Keyna sudah ketahuan dengan seseorang dirumah sakit itu. Keyna memutuskan kulia dihari ini. ia diantar oleh mie dan Andes, karena kemarin penerbangan dan pengiriman paket mereka sedikit terkena kendala. Karena jaringannya hampir tercium posisi. jadinya mereka akan terbang sekarang dan mengantarkan Keyna kulia.
“Key.. kita pergi ya.. loe jaga diri baik-baik..” Ujar Mike saat didepan kampus. Ia mengusap kepala Keyna lembut membuat siapapun menjerit histeris. Banyak pasang mata yang melihat Keyna dengan tatapan dengki. Maklum ya jomblo, yang baca aja sekarang bayangin.. haha ngehalu...
Keyna mengangguk.” Jangan lama-lama, entar gue kangen gimana?” Tanya Keyna pada mereka.
Mereka terkekeh.” Tinggal telepone susah amat, jangan kayak hidup dizaman purba Na.. “ Ujar Amdes pada Keyna tertawa ahhkk, Keyna terkekeh pelan.
“Yaudah. Kita duluan ya. Dahh.” Ujar Mike dan membuat mereka saling melambai tangan. Andes? Ia mengikuti dari belakang, sejujurnya ada rasa tak ikhlas dihati mereka saat meninggalkan Keyna tapi mau bagaimana lagi? Ini tugas mereka bagaimana?
“Ehem..” Saat mereka sudah pergi ada suara deheman dari belakang membuat Keyna menoleh.
Keyna tersenyum manis.” Eh ada pacar. Ngapain Car?” Tanyanya terekeh pelan. Kenapa Keyna hari ini sangat kelihatan bahagia? sebenarnya ini sifat Keyna, akan ceria bila dekat orang yang ia kenali.
Anvaro mengangkat satu alisnya menatap Keyna. “ Car?” Ia kita cacar? Atau apa?
Keyna mengangguk.” Pacar jadi gue singkatin jadi Car. Atau gue mau pangil Bimbim aja supaya beda namanya dengan yang lain? gue sii maunya ada panggilan beda sama loe.” Ia menaik turunan alisnya.
Dengan sekuat tenaga Alvari menyembunyikan tawanya. “Ehmm.” Ia berdehem sejenak lalu memasukkan tanganya kekantong. Lalu teringat sesuatu membuat ia menarik tangan Keyna. “Panggil Bim-Bim aja. Jangan Car, gue ngerasa jadi kayak Virus cacar.” Ujarnya.
Keyna menatap Alvaro sii es batu geli.” Cie alay.. Cie alay hahah. Mau loe dipaggil kaya gitu?” Ia tak menolak Alvari menariknya sebab ia masuk setengah jam lagi. Menggoda Alvaro lebih menarik dari pada belajar.
Alvaro mendengus. Tadi ia dibawah membawah kelangit ketujuh dan dihempas keneraka jahannan kan
Jahara ya? Pacar biadap ya gini... sakit jh33rr4..
Alvari membula pintu mobilnya lalu mengeluarkan satu bungkus roti berselai coklat.” Sarapan.” Ujarnya singkat.
Keyna menatap roti itu berkedip membuat ia sangat imut dan menggemaskan, padahal ia iblis kecil, kenapa ia bisa diberi ketubuh ini coba? “Buat gue?” Alvaro mengangguk membuat Keyna menerimanya, “ Sebenarnya gue udah sarapan, tapi kata perut rezeki nggak boleh ditolak ya ngak? Jadi kepaksa gue nerimanya.” Ia membuka roti itu lalu memakannya didepan Alvaro ringan.
Alvari melihat itu terkekeh dalam hati. lalu dengan niat jail ia menggigit Roti didepan mulut Keyna membuat Keyna melarikan rotinya supaya Alvaro tak memakannya. Namun apa daya..
akibat pelit tadi...
__ADS_1
Cupp..
Bibir Alvari menyatu dibibir Keyna dengan giginya menggit bibir bawah Keyna bagaikan memakan roti. Mereka saling tatap dengan nafas saling menerpa wajah mereka. Tak ada yang menjauh dan sadar hingga suara memuat mereka harus saling melepaskan.
“Alvaro...!..” Ujar sang suara membuat Keyna gelagapan lalu menatap asal suara. “ Urusan loe sama gue belum selesai..!” Desis Keyna marah. Ciumn pertama hilang gara gara perut..!
dasar Keyna somplak,..
Pelit membawa petaka!
Plak... satu tamparan dari tangan perepuan itu. Keyna memainkan lidahnya lalu menonjolkannya keatas didalam mulutnya, lalu memainkan bibirnya saat lidahnya berdesis. Ia menunduk dengan rasa panas dan marah membumbung tinggi.
Plak..
Tamparan itu terdengar dua kali lipat lebih besar dari pada yang Keyna dapatkan.
Tamparan itu bukan dari Keyna tapi dari Alvaro. Alvaro menatap perempuan itu tajam lalu menyembunyikan tubuh Keyna dibalik punggungnya. Gadis itu menutup pipinya yang panas. Bahkan wajahnya tertutup oleh rambutnya yang berurai.
Mata gadis itu menatap Alvaro dengan tatapan tak percaya, darah mengalir dipipinya. Namun
Plak...
“Jangan pernah sakitin pacar gue...!” Ujar Alvaro sadis. “ Gue engak pernah jadi bajjingan ataupun Bastart yang mukul cewe, tapi gue bahkan bisa jadi sii raja bastart dan sii raja bajjingan buat mukul loe. Bahkan ngelenyapin loe dimuka bumi ini..!” Lanjutnya tajam.
Fiks...
ini pertama kalinya untuk Alvaro berkata panjang dan lebar. Bagaimana bisa? Dan isinya sangat menyeramkan membuat siapapun bergidik ngeri, apakah ia Alvaro si manusia dingin? Kenapa ia menjadi manusia terkejam saat ini.
“Dia cium kamu Al...! Dia itu jalanggg... Gimana bisa dia nyosor kamu.”! Teriak gadis itu lemah. Ia menangis sedih dan malu karena menjadi tontonan.
Keyna masih diam dan menatap kedepan. Pipinya membiru membuat ia mendesis. “Diam..! Loe yang Bicht,.. Loe yang pelacurrr... “ Teriak Alvaro tegas membuat gadis itu bergetar.
Keyna maju dengan tatapan tajam. “Loe bilang gue Jalangg? Emang loe masih perawan ha?” Tanyanya tajam. Ia mengangkat satu alisnya dengan wajah soknya.
__ADS_1
Gadis itu gugup, ia menggeleng dengan tegasnya karena tak tau menjawab apa. “ Ma ma masih.” Gumamnya ragu.
Alvaro menarik tangan Keyna untuk pergi, namun masih sempatnya Keyna memakan sisa roti yang digengamanya membuat pipinya menyembul. Gemas jika orang melihatnya.
“Al.. Kamu jahat Alll....!” Teriak gadis itu. Gadis berbaju Sexy. Uhh,, ia menggunakan baju atau bungkus tubuh? Semuanya tercetak jelas membuat ia seperti tak memakai baju, hanya seperti dibungkus saja. Ditambah baju berwarna merah merona itu, bibirnya? Jangan tanya. Meskipun begitu Keyna bisa melihat bjia ia sangat cantik dan modis.
Saat didepan perempuan itu Keyna berhenti membuat Alvaro berhenti juga. Ia mendekat dengan perempuan itu lalu menarik rambutnya kasar, dengan sekali hentakan kepala itu mendongak.
” Arghh..” Teriaknya frustasi.
“Lepasin...!” Teriak teman-temannya. Namun tak berani bergerak karena tatapan Keyna sangat dingin.
Keyna menaikkan satu alisnya merasakan sedikit demi sedikit rambut cantik itu gugur membuat ia menyeringai, urat dikening gadis itu bahkan keluar dan wajahnya memerah.
Plak..
dari tamparan yang luar bisa kerasnya. Bahkan lebih keras dari Alvaro tadi membuat sang gadis pingsan ditempat.
Plak...
ia melemparkan kepala itu membuat tubuh pingsan gadis itu terhuyung dan mengenai lantai. Keyna menatap tajam orang disekitar yang menatapnya dengan tatapan ngeri. “ Gue bisa lebih kejam dari ini. jadi jangan usik hidup gue..!” Dia berucap dengan tenang namun ketenangan itulah membuat semua orang meneguk saliva kering. Keyna sangat menakutkan melebihi Konjuring.
Namun setelahnya ada yang berlari menerobos paksa banyak orang. Ia tadi baru sampai dikampus, namun melihat kerumunan diparkiran membuat ia kepo, ditambah seseorang yang disebut sebut itu adalah seseorang yang ia sayang. “Keyla...!” Teriaknya khawatir, ia langsung menghampiri Keyna.
Dengan tangan yang langsung melentang untuk memeluk namun langsung terhempas saat Keyna secara kejamnya melayangkan terjangan. Ia terpental kelantai dengan hidung yang berdarah. Keyna masih dengan tatapan dinginnya. Seseorang itu menghapus hidungnya bisa dipastikan jika hidungnya patah saat ini, ia menatap Keyna dengan tatapan tak percaya.
Ia bisa merasakan tubuhnya remuk saat ini.
.
.
Gue up lgi kok bentar lagi.. Jangan lupa komrn
__ADS_1
Like and vote ya...!