
“Arghh.. ringis Dara ketika tubuhnya digerakkan, sangat sakit apalagi dibagian dadanya. Ia menekan erat dadanya yang sakit lalu turun dari kasurnya.
Tadi pagi tiba-tiba Andes membuka ikatan rantai pada tubuhnya membuat ia segera harus kabur. Sudah hampir seminggu disini dan ia tak bisa bicara. Entah apa yang Keyna beri ia tak tau tapi suaranya hilang membuat ia bisu.
Kakinya berjalan dengan hati-hati disekitar, dan nyatanya rumah itu sudah sepi dan tidak ada penjaganya dengan telatih ia secpatnya keluar. Di luar sudah tidak ada siapa-siapa. Ia bingung kenapa tak ada penjaga? Tapi apakah itu adalah suatu hal yang baik? dewi fortuna sedang berpihak padanya?
Dengan cepat ia kabur dan keluar dengan kaki yang tanpa alas ditengah malam itu.
“Akhh..” Ia menarik nafas dalam karena berhasil keluar dari rumah besar itu denganbberjalan mundur diluar melihat sekeliling..
Tin.. Tin... Ia mendadak terduduk memegang kepalanya karena kaget Dimana sikapnya lampu mobil ikut menampakkan dirinya yang gemetar .. l
Sang pengendara didalam mobil keluar dengan tersenyum tipis dibalut dengan wajah cemas dan khawatir .”Nona tidak apa-apa? Sini saya bantu. Maaf saya tidak melihat nona.”Ujarnya disana dengan raut rasa bersalahnya.
Dara disana dengan gugup menggusap dadanya yang sakit lalu menggeleng kaku ditengah tubuh yang sudah mengenakan baju nampak biasa.
Tapi...
Baju yang memang digunakan dengan harga puluhan juta dipakaikan oleh Keyna tanpa Dara sadari.. ia memegang tangan lelaki itu dan bergumam.”Ong.. Ong...”Suaranya bagaikan anjing kecil yang tak mampu berbicara manusia.
Sosok laki laki itu menatapnya bingung. Ketika paham ia pun memberikan kertas dan spidol. Dengan cepat Dara mengambilnya dan mulai menulis, dengan jari yang sudah terpotong namun ia tetap berusaha.. namun tulisan itu cukup lama ia tulis hingga tulisan itu ia beri dengan tulisan.”Tolong antarkan aku dialamat xxx” dan lelaki itu menganguk dengan tersenyum.
“Baiklah. Aku akan mengantarkanmu untuk atas permintaan maaf kepada nona.”Ujarnya disana. Dara disana mengangguk kaku dengan cepat lelaki itu membuka pintu dan Dara masuk dengan kaki yang sudah mengelupas dan banyak darah..
Laki-laki itu tersenyum tipis lalu menjalankan mobilnya kerumah Keyna.. yah rumah milik Keyna dan para kakaknya. Diperjalanan hanya sunyi yang ada, sebab Dara yang tak bisa menulis dengan baik dan bicara membuat tak bisa berbuat banyak. Sedangkan laki-laki itu focus pada perjalanan.
Ditempat lain Fiko dan lainnya sudah selesai akan permasalahan, semuanya sudah sibuk dan malam ini semuanya lengkap dirumah karena Libur .. apalagi dimalam minggu. Mereka ingin makan-makan satu keluarga besar termasuk Johar dan Farah. Yah.. dan Keyna ikut saja karena lelah dan malas.
“Aduh Keyna kamu kok pakek baju gini si..”Dengusnya Merry ibu tirinya melihat keyna dengan bahu jatuh karena malas mengenakan baju purih selengan dan celana yang hanya sampai paha itu. Rambut ia biarkan saja. Keyna menarik satu alisnya membuat Merry pusing kepala.”Ganti pakek dres. Kita mau makan malam bareng loh masa anak gadis gini si, makanya aja cantik kasa anaknya kayak gembel. ”Gumamnya disana mendorong Keyna kekamar lagi.
Keyna disana mengerutkan keningnya.”Aduh Keyna memang udah gini jadi mau diapain lagi?”Tanyanya.
Dengan sigap Merry menyumpal mulut Keyna dengan kue diatas meja Keyna.”Diem.. anak gadis harus cantik untuk malam ini. Buat Alka lengket sama kamu dan kagum sama kamu jangan biarkan dia berpaling, ingat sekarang penggoda paking depan.. mama udah jadi korban Soalnya . “Ujarnya lalu berlari cepat mengambil sssatu diluar dan kembali lagi dengan satu dres.
” Ini mama rancang dua minggu yang lalu setelah papamu bilang ia punya anak gadis. Cocok buat kamu.. ayo pakai.”ujarnya.
Keyna mendorongnya.”Enggak ahkk. Keyna enak mau.”Ujarnya menolak.
__ADS_1
“Cepet pakek.. atau mama marah nih..”Ujarnya dengan mata melotot sangat polos dihadapan Keyna.
Keyna mengeleng.”Aku udah gini dari dulu.. jadi enggak bisa”Gumam Keyna menolak.
“Kamu belum coba Keyna. Kali ini aja.”Ujarnya lalu menepuk dadanya sendiri.”Biar mama yang dandanin.. mama ni desainer hebat dan juga make over handal... Memangnya kamu enggak mau Alka terpesona sama kamu?”Lalu mendekati wajahnya ditelinga Keyna dna berbisik.”Pasti dia enak bakal berpaling liat kamu nanti.. “Ujarnya.
“Enggak mau. Kalo Alka suka yah harus terima apa adanya dong...”Tolak Keyna kerus.
Merry menatap Keyna dengan mata nanarnya lalu mengelus peritnya yang masih rata.”Sebenarnya mama ngidam adik kamu.. mama ngidam mau dandanin kamu.. nanti kalo adik kamu ileran dan engak cantik atau ganteng kayak kalian gimana? Masa dia dibilang anak pungut. Kamu tega memang?”Tanyanya hamper menangis.
"Enggak ada hubungannya... "Jawab Keyna.
"Ada Keyna.. kalo nanti dia ileran tau jelek mama bakal sakarin kamu TiTik.... "Teriak mama tirinya nanar dan mau menangis. Keyna memijit Pelipis dibuatnya.
Keyna disana mendesis menghela nafas lalu mengangguk,.”Iya in.. yaudah sini.”Ujarnya mengalah mengambil bajunya. Dengan tepukan tangan pelan Merry Disana tersenyum melihatnya lalu terkekeh pelan. Keyna memang baik.
Dres marun yang tak mencolok namun sangat cocok dengan kulit putih Keyna, fres yang sampai setengah paha menampilkan kulit kaki jenjangnya lalu dengan segra Merry mendandaninya. sebenarnya Keyna risih dimake up dan malu. Bukan karena dia mau jadi pria. Tapi karena memang tidak terbiasa.. Dan masih tabu baginya, tapi ia biarkan sajalah sesekali juga kan?
“Duh ini mama kamu sama kakak kamu dimanasi Rey..!” Ujar Johar disana dengan gerahnya, sudah setengah jam menunggu tapi belum selesai.
“Yah mana aku tau Dad.. akukan disini sama kalian.”Ujar Reyano disana juga lalu menatap ketangga. Lalu matanya membulat.”Atau jangan-jangan kak Keyna diracunin lalu harta warisan kakak diam-"
Sedangkan Keyna menguap. Dengan cepat Merry menutupnya.”Jangan begitu. Nanti dempulnya Retak.”Ujarnya polos.
Keyna disana memerah malu dibuatnya karena semua orang tergelak. Padahal dia tak mengenakan dempul setebal itu. “Yakali. Kirain dempul lima secenti.”Gumamnya disana dan berjalan dengan sepatu but hitam tinggi hingga hampir selutut yang banyak tali cantik zikzak. Ia tak bisa mengenakan Hils ataupun hag perempuan dan sejenis sepatu tinggi lainnya.
Semua orang lalu meliat Keyna. Dengan dres merah marun, Rambut yang berwarna hitam berwarna warni yang di ikal Curly . sisi kanan dan kiri diambil sedikit dan diikatkan kebelakang.. Membiarkan yang lain tergerai dan dijepit dengan jepit berbentuk bunga.
Lalu make up tipis dan bibir diberi lipstick warna pink narural membuat keyna memainkan bibirnya kedepan manja mundurkannya .. Apalagi kaki jenjangnya yang terlihat disana. meski mengenakan kasus kaki tinggi dan jarring hitamnya, ditambah But hitam yang tinggi.. ia Nampak sangat cantik. sebenarnya merry tidak mau memberikan kaus kaki atau but. Lebih suka sapanses saja. Tapi melihat kaki Keyna ada baret membuat ia menutupinya saja membuat Keyna sangat cantik dengan style drakcute..
Alka bahkan Disana tak sadar dengan mulut yang terbuka saking terpesona nya. Keyna sangat cantik malam ini... sungguh.
Alka mendekati Keyna dan “Ehmm.. aku rasa mata kalian mau jatuh.”Ujarnya membuat semua yang menahan nafas itu mengalihkan pandanganya. Tidak dengan Haikal dan Reyano yang mendekat dan memutar tubuh keyna , Keyna diam dengan mata mengerjabnya dan risih.
“Wah kak cantik banget..”Ujar Reyano kagum diangguki Haikal.
“Pengen pacarin deh jadinya.”Gumam Haikal mengerjap.
__ADS_1
Plak.. “He.. kakak kamu itu..”Gumam Jaya mendengarnya membuat haikal meringis..
Pltak.. “He. Pitak-pitak sembarangan .. anak kamu juga itu..!” Ujar Merry menjitak kepala Jaya membuat gelak tawa menggema disana. Termasuk Keyna.
“Udah udah. Nana tau Nana cantik.. lebih baik kita pergi sekarang.. kasihan yang lagi hamil muda nanti masuk angin..” Ujarnya Natan disana. Disana ada Daniel dan juga Reval yang tetap diam menatap Kryna kagum.
“Woy jangan liatin. Mau dibunuh Alka?!!” Kejutnya Natan.
Dengan malas mereka bangkit.”Sebelum jalur kuning belum melengkung itu tandanya Keyna milik bersama..”Ujarnya Danil malas.
Keynapun disana terkekeh. Sedangkan Alka langsung mengambil sepatunya dan Plak..”Ngomong apa barusan?”Tanyanya dengan dingin setelah sepatu itu mengenai kepala Daniel disana membuat Daniel disana meringis memegang kepalanya.
”Bercanda kali.. kalopun gue suka Keyna kan Keynanya suka loe..!” Ujarnya cemberut.
“Sadar?”Tanya Alka datar.
” Iya lah... Gue sadar diri.. gue engak pantas buat Keyna karena Gue Buriq. Puas loe..!” Tanyanya disana membuat gelak kembali terdengar.
“Udah akhh ribut terus. Kapan jalannya ini. Udah habis makan malamnya.. yok.”Ujar Riko yang aedari tadi diam. Sebab dia sbenarnya juga kagum akan keyna, tapi dia diam saja. Fiko mendekati Keyna dan menyenggol Alka membuat Alka tertegun DNA tergeser.
“Belum nikahkan? Jadi dilarang pegang adik gue sebelum halal.. Haram.”Ujarnya disana membuat Alka cengoh.”Gue kakaknya dia. meski beda orang tapi darah dan tubuh yang sama. Jadi gue tetep kakak kandung.. no protes protes..,”Ujarnya dengan mencebik.
“Pasukan Daren Riko dan Fiko maju.. lindungi adik kita.. JALAN..”Ujarnya lalu dengan sigap Daren disisi kanan Fiko disisi Kiri dan Riko diibelakangnya membuat Keyna disana terkekeh dibuatnya.
“Enggak bisa gitu dong. Kan gue pacarnya dia..”Ujar Alka disana nanar.
“Memang udah ditembak dek?”Tanya Fiko.
Keyna mengeleng.”Enggak si...”Ujarnya membuat semua orang tergelak..
“M4mpus.. sombong lagi loe.. rasain tu.. gandeng angin..” Hina Daniel, Alka disana menatapnya tajam dan mendengus.. sedangkan Reyano dan lainya ikut ketawa.
“udahlah. mending kamu gendong Keyna kecil saja. Itung-itung belajar jadi ayah anak-anak kalian nanti. Nih Keyna nangis dari tadi liat kamu. Dia mau digendong kamu.”Ujar Farah memberi anaknya. Alka menatapnya nanar sembari menyambutnya. Dan benar saja Keyna langsung tertawa dan diam memeluknya erat.
“Udah lah. Engak dapet Keyna asli. Keyna kecilpun jadi.. dari pada gandeng angina kayak loe jomblo.. Hu.”Ujar Alka mengejek Daniel.
Daniel yang diejek mengangah dibuatnya.”Anak kecil aja enggak mau sama loe apalagi cewek lain.”Ujarnya lagi.
__ADS_1
“ Memang yah.. Gud luking selalu dibela...” Ujarya Daniel lalu menghempaskan kepalanya dan rambut kekiri lalu berjalan bagaikan orang ngambek.. semua orang menggeleng dibuatnya..
berjalan dengan bahagia Keyna dikawal tiga kakaknya dan Alka disisi lain dengan Keyna kecil.. Mereka Nampak keluarga besar yang sangat akur dan bahagia.. Keyna tak pernah membayangkan jika hidupnya sependapat dan sebahagia ini..