Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
boneka


__ADS_3

”Gue enggak apa-apa. Jangan panik gitu, loe jelek kalo panik..” Ucap Key terkekeh melihat Andes yang memangku kepalanya dengan raut yang sulit diartikan.


“Diem aja de Key, jangan buat gue tambah marah sama loe..” Ucap Andes yang mengelus kepala Key sayang. Ia tak mau Key seperti ini, ia tak suka, ia menyukai Key yang marah dan juga Key yang resek.


Key menghela nafas ia memilih memejamkan mata supaya ia bisa istirahat. Saat diperjalanan ada Mike yang menelpon Andes membuat sang empu mengatakn jika mereka pulang kemension. Key? Ia tertidur pulas karena kelelahan, ia memang butuh istirahat dan butuh tidur membuat Andes bersyukur melihat Key terlelep dengan damai seperti ini.


“Cepet sembu yaa Queen... “ Gumam Andes mengelus pipi Keyla yang dingin untuk emnyalitkan brasa hangat.


Tak memakan waktu lama mobil itu memasuki perkarangan mesion, mesion itu dijaga oleh dua scurity, ada 5maid juga yang menjaga kebersihan disana, masalah gaji? Biasanya merka bagi tugas, jika bulan ini Mike, maka bulan depan Andes, jika sudah Andes maka berganti Alex atau Boy begitu seterusnya. Jika anggota biasa lainnya hanya juga membayar membuat manison ini memang terawat da terjamin masa kebersihannya.


Karena Andes tak tega pada Key yang tertidur, ia memilih mengendong Key memasuki rumah. “Boy.. tolong bukain pintu dong..” Ucapnya pada Boy yang baru saja turun dari mobil.


“Silakan Queennn..” Ucap Boy lebay.”Ehhh Queen boboks..” Ucap Boy lagi meihat wajah damai Key.


“Diem akhh. Gue boboks ini juga mulut lo..” Ucap Al mendesi melhat Boy yang masih cengir-engir.


Andes mendesi tanpa mau menjawab. Ia menggendong Key memasuki mansion meningalkan Boy dan Alex.


“Sebenernya gue tu iri banget sama Mike dan Carles tadi tau engak? Gue tu juga mau jadi tukang pukul kayak tadi. Mumpung geratiskan..” Ucap Boy kepada Alex. Mereka berjalan santai tak seperti Andes yang sedikit cepat.


Alex mengangguk membenarkan.” Bener tu. Enak banget ya Mike dikasih jatah buat balas dendam buat Key..”


Boy mengerucutkan bibirnya imut.” Besok kayaknya gue harus cari dukun sakti mandra guna de..” Gumamnya yakin sembari mengangguk-ngangguk.


“Lah buat apa? Mau beranak loe?” Tanya Alex heran.” Atau mau nyembah setan? Sirik woy...!” Ia menjitak kepala Boy keras.

__ADS_1


Boy menggusuk kepalanya.” Sakit Bege..” dengerin dulu gue ngomong napa.” Ia menjitak Alex untuk membalas.


“Bua apa emang?” Tanya Alex mencebik.


“Buat belajar nyantet gue, supaya bisa nyanter keluarga Hnlandi kapanpun dan dimanapun, jadi engak perlu dukun kalo gue bisa nyantet sendiri” Ia mengangguk yakin membuat Alex mengangguk.


“Kalo gitu gua ikut belajar. Nanti kabarin ya... Biar bisa membunuh tanpa menyentu eahhhh..” Alex dan Boy terkekeh lalu melanjutkan langkahnya yang sudah tertinggal jauh daro Andes.


...


Saat Andes memasuki mansion disana ada Johar dan juga yang lainnya yang sedang menunggu didepan ruang tamu, mereka menunggu kedatangan Key dan lainnya untuk mengucapkan terimakasih, apa lagi sekarang bunda Farah sedang istirahat membuat mereka bisa istirahat,


“Ada apa dengan Key?” Tanya Reval saat melihat Ansdes membopong tubuh Key. Merea reflek berdiri saat mereka memasuki mansion itu.


Andes mengelus kepala Key sayang lalu mengecup kepalanya sayang dan dalam.” Semoga nanti kau bisa bahagia yaa Key... Gue sayang banget sama loe.” Ia mengelus sekali lagi lalu pergi menutup pintu Key. Ia berhenti didepan pintu terlebih dulu untuk menatap wajah Key yang damai lalu menutupnya secara berlahan, saa ia membalikan tubuhnya disana ada Reval, Danil dan juga Johar, ternyata merka mengikutinya tadi.


“Ada apa kalian kesini?” Tanya Andes heran.


Mereka mengalihkan tatapannya pada Alex dan Boy yang sedang menaiki tangga sembari meminum minuman kaleng yang sudah ia ambil dari kulkas. “Kata mereka Key tadi kecelakaan dan masuk jurang, jadi kami mau ngeliat Key.” Jawab Reval khawatir.


“Key enggak apa-apa, Cuma butuh istirahat. Jika kalian mau bertemu denganya besok saja ya...” Jawab Andes memberi pengertian.


Tak mereka sedari jika Key didadalam sana mendengar ucapan Andes pada keluarga Natan itu. Key membuka matanya secara berlahan karena memang ia sudah bangun sedari Anes mengendongnya tadi. Key itu mudah bangun ketika disentu, ia mau memberontak tapi ada yang harus ia selesaikan.


Saat ia menegakkan pungungnya dikepala ranjang, disana ia mendapatan Keyla sedang menatapnya tajam. Keyna mendengus tak suka, ia tak takut sama seali, tapi ia benci, benci ketika ia dikendalikan oleh Keyla ini.

__ADS_1


“Ngapain loe pelototin gue? mau mati lagi?” Tanyanya sinis. Ia lelah, ia letih. Ia tak mau hidup seperti ini. “Donorkan ginjalku pada papi..” Jawab Keyla dibibir pucatnya itu. Matanya kosong menatap Keyna.


Kena yang mendengarkan hal itu tak bisa tak kaget. Ia menaikan satu alisnya.” Kalo gue nolak juga enggak bakal bisa kan?” Tanyanya,


Hahaha. Tawa Keyla mengema. Ia mendekat lalu mengalungkan tangannya dileher Keyna, membuat Keyna sedikit ngeri tapi ia masih diam merasakan jika lehernya dicekik oleh Keyla, ia merasakan sesak didadanya *** tetap diam dan bertahan, semakin lama semakin kencan mrmbuat ia memejamkan matanya dengan senyum sinis.


“sepertinya matimu tak ada gunanya..” Ucap Keyla menjauhkan tangannya dari Keyna dengan senyum manis.


“Tapi kayaknya adik laki-laki kamu kalo mati ditabrak mobil terus tubuhnya hancur enak yaa ngeliatnya..” Ia bertepuk tangan dengan senang bagaikan anak kecil yang mendapatkan mainan yang sangat ia sukai.


Rahang Keyna mengeras. Ia tak suka adiknya dimasukkan kedaalm masalah, jika mau cari masalh jangan menyangkut pautkan adiknya. Ia tetap diam tapi setelahnya ia melihat jika didepannya Keyla memberi cerminan jika sang Adik Reyano sedang berbalapan liar. Matanya membelalak melihat jika itu adiknya. “Apa-apaan sii Keyla.... anjing.” Teriaknya marah.


Keyla tertawa dengan sadisnya.,” Kalo Reyano aku jatuhin didepan mata kamu pasti seruuu.” Ia mengangguk polos.


“Jangan sentu adikku bangsattt..” Teriak Keyna keras.


Dengaan langkah lebar ia memopmpat lalu memukul bayangan Ketla, ia memukul secara membabi buta tanpa ia sadari jika yang ia pukul adalah tembok kamarnya sendiri, Keyna memburuh Nafasnya lagi dan lagi memukul dinding menyebabkan tangnya berdarah dan terluka.” Setan..!”


Hahaha.. tawa Keyla memecahkan keheningan malam. ia menatap Keyna iba.” Aku enggak akan sakitin Reyano tapi dengan syarat kamu harus cari donor darah papiku. Gimana?”


“Gue bukan budak lo anjing..!!!” Teriak Keyna.


Keyla menggerakjan jari telunjuknya kekanan dan kekiri dengan seirama dengan kepalanya.” Nono. Kamu hidup Cuma bonekaku. Kalo kamu enggak mau, maka adikmu bakal mati detik ini juga...!”


“Bangsattt.....!” Teriak Key marah

__ADS_1


__ADS_2