
Boleh menyerah dan lelah. tapi jangan sampai balik arah.. Apa lagi menghancurkan semua yang ada... Keyna...
Keyna dan Alka didalam mobil itu diam saja. Karena Keyna cangung. Bukan cangung si. Lebih tepatnya menggerutu dnegan sikapnya mengoda Alka tadi. ia takutnya Alka kegeeran membuat ia malu dan juga tak enak. Namun dengan santaynya ia menutupi semuanya dengan muka biasanya itu. “Kita mau kemana? Kamu enggak kerja?” Tanya Keyna menghilangkan rasa cangung diantara mereka itu. Tangannya memainkan ujung rambutnya yang panjang itu seakan akan. memeroksa warna rambutnya yabg padahal hanya untuk menghilangkan rasa gugupnya saja saat itu. supaya tidak ketahuan saja hha..
Alka yang sedari tadi senyum senyum tak jelas itu mendatarnya wajahnya lalu membalas tatapan Keyna. Namun Keyna lebih dulu memergoki dia tersenyum tak jelas membuat Keyna berulah.”Cie cie... senyum senyum sendiri. Masih salting ya...!! Cie cie...!”Ujar Keyna menggoda dengan memainkan telunjuknya didepan Alka. Bibirnya tersenyum lebar dengan menggoda Alka.
Alka gelagapan dan juga salting parah membuat ia mendatarkan mukanya dengan semaksimal mungkin.”Enggak. siapa bilang aku senyum. Kamu rabun kali.. ihh rabun..!!”Jawabnya dengan gugup dan juga salting..
Namn dimata Keyna semakin Alka menutupinya semakin nampak pula ia berbohong dan juga salting membuat ia semakin gencar menggoda Alka.” Katanya engak salting.. tapi pipinya aja merah kek jambu cie cie.. bilang aja salting.. malu kan iyakan...!!” Goda Keyna menaik turunkan alisnya menatap Alka.
Muka Alka semakin merah sebari menahan senyumnya ia menepuk pipinya pelan.”Ini.. merah karena panas. Ya. Panas.. kamu jangan sotoy deh. Ngapain aku salting Cuma gara gara kamu nyium aku? Ihh kamu jangan keGRan deh..”Ujar Alka ngelak dengan memalingkan mukanya dna tersenyum mengingat hal tadi.
“Loh. Memangnya sipaa yang bilang kamu salting gara gara aku cium.. enggak ada tu... “Keyna menaik turunkan alisnya lalu menyoel perut Alka membuat Alka menghindar.” Eh ,, ngaku kan. Kamu. Kamu salting haha.. lagipula mana ada panas.. yang ada disini tu dingin Alka.. tadi kamu ngidupin Acnya...”Lanjutnya lagi.
Alka menghindari tangan jahilnya Keyna lalu menepisnya lembut.”Ih enggak.. apaan sii Keyna.. sejak kapan kamu jail kayak gini? Mana ada aku salting.. aku kapanasan.. kamu aja yang kedinginan kan aku pakek jas.. jadi wajar lah..”Jawabnya masih tak mau mengalah akan ucapan Keyna.
“Oh enggak salting gitu..!!”Ujar Keyna lalu menggelitik petrut Alka membuat Keyna menghindra.”Egnggak apa-apa deh kalo gitu.. besok besok aku cium aja terus..lagi pula kan kamu bisa aja kalo aku cium gitu..!! kalo enggak aku cium Haikal aja lah. Yaa... lagipula Haikal kan nginep dirumah selama dua bulan. Lumayan lah ya brondong hahaha..”Lanjut Keyna tergelak dengan ucapaya sendiri.
“Enggak..!!” Alka menghentikan mobilnya membuat Keyna tersenyum dalam hatinya.”mana boleh gitu. Kamu udah dewasa masa mau sama anak SMA? Mana kalah jauh lagi sama aku. Cari tu yang lebih dari aku biar enggak malu mamerinya sama pembaca...!”Ujarnya dengan sinis kepada Keyna. Mereka sudah dipinggir jalan.
Keyna mengangkat bahu acuhnya lalu menatap kedepan.’'Gampang cari yang lebih kayak kamu. Kan bisanya aku dapet yang selalu lebih dari kamu hehe.. tapi takutnya nanti kamu bilang’' Keyna angan tinggain aku. Kalo kamu tingalin aku, aku akan hilang’”Ujar Keyna memainkan bibirnya bagaikan mengejek Alka.
Alka yang dimainkan itupun menggigit bibir bawahnya gemes.”Berani ya ngejek aku.. yaa.. gitu siapa yang ngajarin ha.. siapa?!!” Ujar Alka mengelitik perutnya Keyna.. ia mengelitiknya namun menjaga tubuhnya juga supaya kaki Keyna tak terhenyak.
Keyna yang mengejekpun terbahak melihat wajah Alka tambah merah. Sekarang mengoda Alka akan menjadi salah stau hobbynya ya fiks.. ingatkan Keyna ya... “Jangan gelitik hahaha.. ampun.. ya.. aku ngak akan ninggalin kamu supaya kamu enggak hilang hahaha..!!”Masih gencar menggoda Alka meski digitik.
Alka yang masih digoda pun semakin menggelitik Keyna karena geram sekaligus tak terima.”masih berani ya.. gini hmmm.. awas kamu nggak aku lepasin..!!”Ujarnya semakin megelitik Keyna dnegan membatasi diri.
Keyna tergelak kencang sembari mengeliat.”Iya ampun.. engak.. iya enggak lagi godain kamu... tapi tolong lepasin aku.. plis... aku mau pipis ini astaga...!!”Ujar Keyna tak tahan lagi akan kelakuan Alka yang mengelitiknya layaknya seorang ayah dengan anaknya.
Alka yang mendengar hal itupun melepaskan Keyna lalu tersneyum sinis.”Udah aku lepasin.. mangkanya kamu jangan jail.. itu balasannya oke...!”Ujarnya merapikan rambut Keyna yang kusut gara gara kerjaannya itu.
__ADS_1
Keyna mengambil nafas dalam karena sedari tadi tak bisa bernafas legah itu."Iya enggak akan godain kamu lagi.. karena nanti kamu akan hilang hahaha..!!”Masih gencar mengoda Alka belum ada kapoknya membuat ia semakin gencar menggoda dan menggoda.
Alka yang mendengarnya pun geram dan malu.”Keyna.... ih..”Ujarnya lalu menrik Keyna lagi lalu mengelitiknya membuat Keyna semakin gencar menggodanya. Tak masalah digelitik. Bahkan Keyna hampir pipis jika Alka tak juga menghentikan aksi gelitiknya itu. Alka dan Keyna akhirnya tergelak kencang karena Keyna yang sekarang sudah tak kaku lagi. Ia jahil dan banyak bicara.. ia juga banyak mengatakan si hatinya.. itu cukup membuat Alka bahagia..
Setelahnyahanya ada deru mesin menuju suatu tempat dimana Alka mengajak Keyna membuat Keyna ikut saja.. alka ternyata membawa Keyna kerumah sakit. katanya ia akan membantu dan mengawasi Keyna sendiri saat terapi dan juga belajar nanti. Ia mau melihat sebatas mana perkembangan Keyna dan itu membuat Keyna cukup bahagia dan tersanjung.. ahhkk. Alka memang laki-laki idaman ya...
Ketika sampai dirumah sakit Alka membuka pintu Keyna lalu menggendong Keyna menuju kursi roda miliknya yang sudah ia siapkan sedari Keyna belum turun. "Makasih.... "Ujar Keyna mengalungkan tangannya supaya tak jatuh...
Alka hanya mencium pipi Keyna beberapa kali aja..
“Ihh.. liat tu.. cowoknya ganteng banget.. tapi sayangnya cewenya lumph hihi.nkasihan banget ya cowoknya.. mending sama gue aja gitu. Udah cantik sempurna lagi nggak kayak ceweknya..”Ujarnya sii mbak yang lewat didepanya Keyna sombongnya.
Sosok lainpun menyahuti.”Mungkin itu adeknya kali.. itu kakaknya yang cowok.. masa si itu pacarnya. Nggak mungkinlah. Ngapain sama yang lumpuh. Cantik sii. Tapi ya ngak ada gunanya kalo gitukan. Malu-maluin tau nggak..!!” Saahutan temannya.
Benar kata orang.. Kalo. sampah ya temanannya ya sama sampah..
“Iya.. mungkin itu adeknya deh.. lagipula gue kek kenal gitu sama cowonya.. dia tu kayak Alka bukan si? Si pria kaya itu.. yang suka masuk majala cogan.. “Ujar yang lainya menyimak dan juga memberi ilussinya.
Mereka tertegun dibuatnya.. mereka tak menyangkah Keyna mendengar obrolan mereka. Keyna yang masih belum terima masih bicara.” Dan lagi gue emang cantik.. jadi wajar dong dia mau sama gue.. meskipun gue lumpuh seenggaknya gue masih punya hati yang utuh.. enggak kayak kalian. udah jelek.. hatinya batu pulak. Ehhh bukan batu dehh. Tapi kurapan haha suka gatal kalo liat orang senang dan bahagia..!!” Sinisnya savages.. Ia tertawa mengejek dengan menutup mulutnya malu malu padahal sedang malu makin orang lain.
Mereka mengnga dibuatnya lalu saling tatap.”Loe bilang siapa ha? Loe berani sama kita? loe enggak tau siapa kita ha?!!” Tanya mereka dengan tak percaya kepada Keyna yang berani menjawab itu.
Alka bingung jika sudah ditengah tengah para wanita yang ribut membuat ia diam saja melihat dan mengawasi... Keynapun beda lagi.. “Ngapain takut sama kalian.. Btwnya ni ya..kalian siapa gue enggak peduli.. tapi yang pasti gue yakin kalo kalian beban keluarga. Ya beban keluarga lah bedak kalian aja berat dan tebel apalagi gaya kalian. yang gue yakin masih minta sama orang tua haha..!!” Ujar Keyna pedas.. yakali Keyna dilawan cuy..
Mereka semakin menganga dibuatnya membuat mereka geram.”He kambing...!! loe enggak sadar diri banget ya. Udah lumpuh songong lagi.. ngaca tau nggak...!! “Ujar dari temannyamereka lagi dan yang lain menganguk.
“Ya gue sii udah terlalu suka ngaca mangkanya gue sadar kalo gue lumpuh. Nah kalian.. bilangi gue lumpuh ehhhh enggak taunya kalian lebih miris dari pada gue. Ya mirislah karena yang lumpuh itu bukan kaki kalian. tapi akhlak kalian haha. kasihan gue lihat orang tua kalian yang ge yakinin ngajarin kalian tentang etitut tapi nggak dituntut sama kalian. eh malah kalian ketututin aja haha..!”Ujar Keyna teryawa sinis lagi. Alka. menahan tawanya karena ucapan Keyna yang bisa membuat orang bungkam dan bisu. Keyna memang benar benar ya..
“Apa loh bilang,,!” Salah stau dari mereka yang paling cantik dan sekxy itupun mendekati Keyna namun Alka dengan datar dan tajamnya melihat gadis itu.” Berani banget loe cari masalah sama kita ya. Loh belum tau aja kita siapa ya...!!” Ujar darinya dengan sengaknya itu.
"Ya tau gue.... Kalian yang suka dijajanin sama om om kan.. Iya enggak usah diomongin gue udah tau... Dengan liat kalian disini gue yakin kalo salah ayu dari kalian hamidun duluan karena om om atau cowok lain kan.. udah ngga usah dijelasin lagi oke... "Ujar Keyna membuat mereka tertegun karena ucapan Keyna memang benar.
__ADS_1
Keyna yang dibuat seperti itu mengangguk.”Udah Al. Kita pergi ajalah. Ngomong sama mansia setengah jadi ya gini... bisanya liat kejelekan orang lain. ehh lipstiknya digigi aja enggak tau dia.. keliatan banget kan kalo enggak pernah ngaca... “Ujar Keyna membuat Alka tersenyum dan menahan tawanya karena yang Keyna bilang benar adanya..
Sosok yang tadipun menatap Keyna tak percaya,, lalu mengeluarkan kaca kecil aari tasnya itu.”OH MAY GOOOD... Sindy..Tasya.. kalian kenapa enggak bilang gigi gue ada lipstiknya....!”Ujarnya beteriak kepada temannya yang tadi itu.
Kedua orang yang bernama Sindy dan Tasya pun hanya mengganga tak tau "Iya kita nggak tau Gel... Sorry.. "Jawab mereka jujur. “Yakali kita iat gigi loe terus Gel. Ngapain?” Tanya Tasya tak terima kepada Anggel dan juga mendengus. Angel memang suka ngadi-ngadi.
“Eh loe mua kemana lumpuh?!!” Teriak Sindy dengan Keyna yang mau dibawa Alka pergi itu. Ia menaha kursi roda miiknya Keyna.”Kita belum selesai bicara.. ya.. kita belum bales yang loe lakun kekita.. dan loe..!!”Ia menunuk Alka dengan gemetarnya karena mata Alka sangat tajam.” Ja ja ja-ja ja-jangan ikut cam pur.. u rusan ki kita.. ong ong onghey,,,!”Ujarnya dengan terbata bata pada Alka yang tampan nan dingin itu.
Keyna mendengus dibuatnya.”Berani anda cari gara gara sama kekasih saya?” Tanya Alka dengan dinginnya membuat Sindy itu menatap Alka gugup.”Maka saya yang akan menghabisi kamu. Paham hmm??!!” Tanya Alka berbisik namun sangat menyeramkan itu.
Setelahnya tanpa kata lagi Alka membawa Keyna menjauhi orang orang seprti itu membuat Sindi disana yang hanya bergumam.”Hmm. hongey,,,!!”Ujarnya mengerjab takut karena Alka namak sangat menyeramkan dikalah itu. Sungguh nyalinya menciut jika sudah berhadapan dengan pria tampan. Sungguh.
“Siapa si tu cewek. Bisa bisanya dia gitu...!!”Gumam Angel kepada Keyna yang dibawah pergi Alka. Namun setelahnya Keyna berbalik kepalanya lalu menatap mereka dnegan cibiran. Ia menjulurkan lidanya lalu memainkanya mengejek membuat mereka geram.”Awas loe ya..!!”Teraik mereka.
‘Wuuueueuellele. Gue tunggu pembalasannya ya...!!”Teriak Keyna juga disana kepada mereka membuat mereka mengepalkan tangan tak terima beda dengan Keyna yang tergelak lepas. Ia tak suka dihina dan direndahkan. Alka yang melihat Keyna begitu hanya tersenyum mengeleng saja. Sebab Keyna memang benar-benar ya jika sudah tak suka. Pasti langsung saja savages tanpa memikirkan lagi perasaan orang lain. yakan.
Keyna dan Alka amsuk kerumah sakit itu dengan tenangnya. Keyna hanya memainkan bibirnya karena tak tau harus apa membuat Alka menutup bibirnya.”Jangan kek gitu.. “Ujarnya berbisik karena tak suka Keyna imut. Ia tak suka Keyna menjadi tatapan para pria hidung belang dn hidung pelangi disana. Ia tak suka dan tak akan rela untuk berbagi ya guys... Lebih tepatnya ia laki laki.. dan ia tau apa yang dipikirkan pria lain jika melihat hal. demikian.
Keyna mendengus saja. Ia diam sembari menatap sekeliling karena memang ia bahagia kali ini. bahagia karena ia akan bisa berjalan lagi bentar lagi. Ia bahagia akan hal itu. Bukanya berlebihan. Hanya saja karena ia sangat berharap bisa berjalan dan menemui anak galaksi. Akh iya.. ia harus menghubungi anak galaksi. Tapi apakah mereka menerima Keyna yang lumpuh ya? Keyna merasa minder jadinya.
Setelahnya Alka dan Keyna disuruh mengantri lotre disana membuat Keyna dan Alka mengangguk.” Kamu tunggu disini sebentar ya biar aku hubungi dokternya supaya enggak ngantri. Kalo ngantri lama.”Kata Alka jujur. sebab taulah ya rumah sakit umum bagaimana jika mengantri. Bisa bisa mereka selesainya besok pagi.
Keyna mendengarnyapun menganguk.”Kamu tidak apa-apakan aku tinggain sendiri?” Tanyanya kepada Keyna takut,”Eggak akan ribut atau bikin ulah lagikan?”Tanyanya lagi.”Atau aku harus cari penjaga lain dulu supaya kamu aman?” Tanyanya dengan khawatir,
Keyna memutar bola mata malas.”Aku tu bukan bayi Alka yang bakal nangis kalo diapa apain orang. Kan disini rame ya jadi aku tinggal teriak gitu ihh.. kalo mau pergi ya pergi aja. Tapi jangan lama-lama...!”Usir Keyna sinis. Bagaimana bisa Alka meremehkan dirinya disana membuat ia memutar bola mata malas.
Alka menghela nafas dibuatnya.”Yasudah lalo gitu. Sebentar aja kok nggak lama.. aku tinggal bentar ya..”Ujarnya lalu mencium kening Keyna dan mengusap kepala Keyna membuat Keyna memainkan mata malasnya.
Alka hanya terkekeh melihat Keyna yang sudah kebiasan dengan apa yang sudah ia lakukan. Alka pergi meninggalkan Keyna sendiri ditempat tunggu pasien disana.. keyna menatap sekeliling sembari memutar kursi rodanya melihat sekitar. Namun..
dugh.. ia menyenggol barang seseorang membuat seseorang itu menjatuhkan barangnya..”Ehh maaf..”
__ADS_1