Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Perjuangan keyna dan Keyla


__ADS_3

Key mengendarai mobilnya dengan kecepatan tak terkendali. Ia bahkan hampir menabrak pagar rumahnya sendiri membuat satpan konjang kanjing dan terkejut.


“Key... Hati-Hatii...! Gue belum mau mati...!” Bentak Andes saat melihat Key bagaikan orang kesurupan.


Sebanarnya memang seperti ini jika menyangkut menumpang dan mengemudi, jika kita hanya duduk diam dan menumpang saja pasti akan terasa ngeri-ngeri sedap, apa lagi ditikungan membuat kita harus menahan jeritan kencang.


Coba saja kita jadi pengemudi, tidak mungkin kita menjerit tak terkendali. Kita tak sadar jika dengan kita mengemudi seperti itu membuat orang disekitar menjadi jantungan.


Key menginjak pedam gas dengan nafas yang memburu. “Telpon Jecson.. Hadang jalan depan...! Mereka ngarah ketebing deket tugu Manula... Disana mereka ngak bakal bisa ngendali mobil lagi.. Disana tikungan tajem...!” Ucap Key berteriak.


Andes menganguk. Ia bahkan tak bisa konsen menelpon Jecson. “Haloo. Jec. Loe dimana?” Tanyanya saat sambungan telepon itu terdengar.


“Gue sama Bastian lagi ngejar mobil Handi, kita bisa lihat mobil kalian dari sini. Coba liat mobil didepan...”


Andes mencari dimana tempat Jecson ucapkan. Disana ada mobil silver yang dibelakang mobil Handi dan Fiko. Jecson melambaikan tangan dari balik kaca..


“Oke-oke....Loe minggir biar gue tembak mobilnya mereka...” Ucap Andes lalu menutup teleponnya.


Sudah setengah jam mereka mengejar mobil Handi dan Fiko. Ia memang mencari keadaan sepi untuk menembaknya. Tidakmungkinkah dia nempak dijalan perkotaan yang ramai?


Key tak tau harus berbuat apa. Sedangkan didepan sana ada turunan, jika Handi dan Fiko tak bisa mengendalikan mobil akan membuat mereka menabrak tuguh atau lebih parahnya akan masuk kedalam jurang. “Gimana Des?” Tany Key buntuh.


Andes mengeluarkan pistol kecil dijaketnya. "Loe pegang tangan gue. biar gue tembak ban mobil Fiko, soalnya Fiko ada dibelakang...” Ucap Anddes,


“Gue nyetir.. Gimana dong...” Jelas Key panik.


“Gue percaya sama loe. Sebenarnya bisa aja gue nggak dipegang ama loe. Tapi loe ngebut banget. “ Andes mulai membuka kaca mobil diisebalanya membuat angin menerobos masuk membuat Andes sedikit mengernyit. Karena angin itu sangat kencang.


Sebenarnya ada alasan buat Key membantu Handi dan keluarganya. Tapi memang ini moto hidupnya, menepati janji dan juga melindungi orang sekitarnya. Dan alasan sebenarnya mengapa ia membantu mereka itu Karena setiap malam dia dihantui oleh Keyla asli.


Yaa. Keyla asli selalu mendatangi Keyna setiap malam membuat Keyna tak bisa tidur. hidup Keyna itu bagaikan ditetor.. Tak bisa bergerak bebas. Jika Key memukul kakaknya, maka Keyla akan datang dan menangis. Jika Key acuh maka Keyla akan marah. Hidup Keyna akan tenang jika Keyna sudah melindungi keluarganya. Entahlah, Keyna juga tak mengerti hidupnya saat ini. menjadi bayang-banyangan orang yang meningal. Jika seperti ini, Key lebih baik mati saja. Hidup segan mati tak mau..


“Key pegang Baju gue aja... grakk grak...” Andes mulai menarik pistolnya lalu mengeluarkan setengah tubuhnya keluar.


Sedangkan Key menarik baju Andes dengan erat tapi matanya masih pokus dengan jalan. “Hati hati Des...” Ucap Key keras.


Andes mulai mengarahkan pelatuknya diban mobil Fiko dengan satu tarik..


Dok....


Srikkk...

__ADS_1


Fiko membelalak saat merasakan moobilnya tak terkendali. Ia menarik stirnya dan.. ia kaget mendengar tembakan yang begitu keras dari belakangnya, ia terlalu fokus untuk mengemudi dsedari tadi. “Anjing.. “Geramnya.


Dan..


Gar...


Ia menabrak pembatas jalan dan membuatnya tak sadarkan diri karena kepalanya terkantuk stir mobilnya sendiri..


Handi yang mendengar suara ledakan itu menjadi terkejut. Ia mengalihkan pandangannya kebelakang. Betapa terkejutnya dia melihat Fiko menabrak pembatas jalan..” Fiko...!” Teriak Handi parau.. ia menginjak remnya kasar, tapi tak ada fungsingnya.


Ia kembali menginjak berkali-kali. Ia bahkan menginjaknya secara paksa tapi tak menghasilkan apapun.” Apa-apaan ini..! Siapa yang menyabotase mobilku..!” Geramnya tertahan.


Matanya membelaka saat merasakan jika ia melewai tikungan turunan. Nafasnya memburuh karena takut. Ia takut akan keadaan Fiko dan sekarang ia takit mati..


“Kenapa loe belom tembak ban mobil Handi?” Tanya Key saat melihat Andes masuk kedalam mobil kembali..


“Peluru abis dan gue ngak bawa Key. Gue lupa..” Andes menepuk-nepuk pistolnya menunggu mukzizat. Siapa tau pistol itu bisa menelurkan peluruh.


Key mendadak gelisa. Nayangan Keyla ada didepannya menangis dan memarahinya. “Loe diam beg* . jangan nayalahin gue...” Key membanting stirnya karena stres. Bayangan Keyla mengahantuinya bagaikan mimpi buruk yang tak bisa ia hindari.


“Loe kenapa Key?” Tanya Andes saat melihat Key marah sendiri..


Key menghentikan mobilnya. ia membuka mobilnya tampa berucap apapun membuat Andes terkejut... “Loe mau kemana Key? Loe kenapa?” Tanyanya berteriak..


Key berlari kencang menaiki tebing didepannya. Matanya kosong, tubuhnya sudah diambil alih oleh Keyla. Ini pertama kalinya terjadi ditubuh Keyla, yaaa... tubuhnya dikendalikan oleh sang pemilik asli.


Keyla dan Keyna yang menggunakan satu tubuh. Keyla melangkah tanpa berfikir. Ia bahkan tak sadar jika perbuatanya saat ini membahayakannya sendiri dan membuat tubuhnya penuh goresan akibat rumput liar.....


Keyla melewati semak-semak lalu kembali merosot untuk turun cepat kebawah. Tanah kuning itu menyatu dengan traning hitam Keyla, bahkan ceana itu berwarna coklat saat ini..


“Keyla... Loe mau mati?!!!” Terika Andes saat melihat Key merosot dari atas tebih sampai kebawah.itu bukan lagi tebing, tapi memasuki curang. Yaaa, Key kehilangan akal sehat.


Nafas Keyla memburuh. Disana ia melihat mobil Bus yang terparkir dengan ban mobil yang pecah. Ada supir yang sedang menelpon seseorang membuat Key menatap jalan diarah berlawanan. Disana ada mobil Hnandi trun tak terkendali..” Awas.....” Teriak Handi berkali-kali.


Mengapa Keyla bisa memotong mobil Handi itu karena jalan yang Handi lewati itu bagaikan huruf U. Jadi Key bisa memotong dengan tebing dan lurus membuat ia bisa menembus lebih cepat. Hanya saja Key menghabiskan tenaga terlalu banyak.


Tak pikir panjang. Key menaiki mobil Bus yang mengalami pecah ban. Disana ada kunci mobil yang belum dicabut. Ia kembali menatap mobil Handi yang semakin dekat.


Key mengklik kuncinya lalu menstarter bis membuay sang Supir yang menelpon seseorang gelabakan..


“Maling...! Bus gue woyyy...!” Teriaknya.

__ADS_1


Key tak mengambil Waktu. Ia membanting stir lalu saat mobil Handi didekatnya. Ia


Mengambil acang-acang sedari tadi dan mibil Handi ia pepet dan membuat mobil Handi terjepit dipohon besar.


Tapi sayangnyya Bis yang Key bawah itu sedikit tak seimbang.


Karena mobil yang pecah ban dan juga curam yang tajam.


Dan..


Bugh..


Bus itu jatuh kejurang membuat Andes terkejut.


“Nana...!” Teriak Andes yang masih diatas tebing. Tanpa pikir panjang lagi, Andes menyerosot bagaikan orang gila. Ya,, tempat dimana Key merosot tadi. Ia bahkan lebih gila dari Keyna.


“Nana...!” Teriak Andes tapi sayangnya mobil itu sudah menghantam beberapa pohon lalu jatuh kebawah membuat Andes merasakan jantungnya jatuh ditempat itu.


Sedangkan Handi? Ia masih sangat sadar, tapi bagian tubuh kirinya terasa remuk akibat dempetan mobil itu. Kakinya terjepit dan juga pingangnya terbentur keras oleh penjagal mobil. Ia mengaduh kesakitan


merasakanke sakitan itu. “Nana...” Gumamnya mendengar nama Keyla dipangil oleh Andes lalun ia tak sadarikan diri. Ia selamat.


“Keyna...!” Teriak Andes frustasi.... ia terjatuh dari tepat ia berdiri. Matanya nanar saat melihat ujung jurang itu, bus itu masih terlihat sedikit, dan itu sangat parah kerusakannya. Ia mau melompat tapi ditahan oleh sang supir Bus.


“Mas Sabar mas... Astaga.. Ngucap mas...” Ia menahan tubuh Andes erat.


Andes memberontak membuat perutnya terbuka-buka semakin memberintaknya..” Key dibawah sana..!Loe gila nahan gue. lepasin gue...!” Bentaknya frustas.


“Dengan mas turun kesana belum tentu temen mas selamat. Jadi jangan nyusahin orang lagi de mas. Mending kita tunggu mobil polisi..”


“Anjing...” Teriak Amdes frustasi. Ia memukul tanah dibawah kakinya berkali kali..” Loe baru kembali dan loe mati lagi? Loe gila Key.. to*ol. Loe mau ningalin kita...” Teriak Andes keras membuat suaranya terputus putus.


Rasa sayangnya pada Key tak bisa dijabarkan. Saat mendengar Key mati membuat hatinya melebur, dan ia dikejutkan kebangkitan Key. Tapi sekarang? Key bahkan mati didepan matanya.


“Duke,,,” Ucap Jakson menatap Andes yang meraung.


“Key mati Jaksonnn.... Dia jatuh.,,, Dia...” Andes menutup wajahnya frustasi. Sangat menyakitkkan saat melihat temannya mati didepan matanya. Bastian menatap kebawah nanar. Ia mengambil Handphonenya lalu menghubungi Mike dan lainya untuk memberi tau info tentang Key saat ini. tentu saja hal itu membuat gempar anak Galaksi.


.


.

__ADS_1


.


.Like komen and Vote ya...


__ADS_2