Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Pembuat masalah


__ADS_3

Seteah acara makan makan Keyna tadi sekarang mereka kembali menunggu makanan yang akan datang karena nereka sudah memesannya lewat Draver tadi.. ya Keyna si biasa saja karena memang ia tak mau terlalu merepotkan bib Yanti. Mau menyuruh Dara yang masak akan menambah masalah saja membuat kepalanya tambah pusing dan nambah sakit saja. Lebih baik ia beli saja kan.? dari pada menambah beban pikiran saja..


“Permisi…”Itu suaranya yang tak lain adalah Dara dari luar membuat Keyna dan lainnya disana menatap asal suara dengan tatapan tajam mereka. Ternyata Dara membawa makanan pesanan mereka membuat Andes menatap Dara dengan tatapan ingin membunuh.. bisa bisanya ia berani masuk kesarang serigala lapar hee.


"Ngapain kasino ha?! "Yang Andes setengah membentak kepada Dara yang datang itu dengan tatapan sangat tajam bagaikan ingin mengikuti Dara saja membuat Dara meneguk saliva keringnya.


Dara menatap Andes dengan gugupnya dan menjawab " Mau mau nganterin makanan yang kalian pesan... tadi bik Yanti nyuruh kita karena dia harus beli bahan makanan disalam kulkas.... "Jawabnya dengan tertata cara sembari menunduk karena takut akan ttaoanbya Andes dan juga Natan kepadanya itu...


“Hemm letakkan saja disana… “Ujarnya Keyna dingin lalu menatap kedepan dimana ada Keyna Andes dan Natan yang menatap Dara dengan tatapan memangsanya. “Jangan sampai bikin kesalahan lagi.. capek saya kalo mau mikirin masalah kalian terus dirumah ini tau nggak?!!”Tanya Keyna sinis kepadanya itu. "Bisa bisanya cuma tambahan beban saya aja tau nggak... Udah dibanting juga...!!! "Sinisnya dengan dengusan.


“Ba baik Key….!!”Ujarnya gugup lalu masuk dibelakangnya diikuti oleh Daren dan juga Riko.. mereka membawa banyak makanan jadi wajar saja jika mereka membawanya dengan banyak supaya cepat juga.. lagipula Daren dan Riko tak percaya jika Dara harus menghantarkan makanan ini sendirian kesana nanti. Takutnya nanti Dara diapa apakan lagi sama Andes san kawannya. Kan mereka sangat tau jika Andes adalah orang yang garus merkea hindari jika ingin hidup tenang.. mereka tidak tau dan tidak kenal dengan Keyna saja hah.. Padahal Keyna lah orang yang membuat mereka semenderita ini....


"Ba baik... Maafkan kami.. "Dara dengan hati hatinya masuk dan meletakkan makananya didepannya natan dan dengan sengajanya Andes memainkan kakinya membuat Dara jatuh dan menghancurkan banyak makanan yang ia bawah.


Plarrr…


Semuanya habis jatuh kelantai dengan ragam warna membuat Keyna menghembuskan nafas terkejutnya sekaligus kesannya kepada Dara." Woy anjeeengg..!! apa-apaan loe?!!” Teriak Natan ketika bajunya basah karena makanan yang dibawa Dara yang menimpah dirinya itu. Mana berbahan dasar saus lagi..


Dara dan lainnya menaatapnya terkejut.. Dara bahkan menutupi mulutnya tak percaya.kenapa bisa begini? Tadi ia tak sengaja jatuh.. ia bahkan tak sadar jikaa lututnya berdarah.."|Maaf.. tad tadii..kaki saya..”Ia menatap Andes yang menatapnya datar dan tanpa ekspresi.. ia sadar jika tadi kakinya diganjal oleh seseorang, hanya saja ia takut Andes mengamuk dan membuat masalah lagi membuat ia menatap Keyna dengan tatapan takut dan nanarnya..


“Tadi apa si? Bugh…!!” Natan melempar Dara dengan bantalnya membuat Dara terkejut..


“Loe liat nggak baju gue kayak gini..! loe kira loe mampu buat beli dang anti ruginya nanti ha?” Teriaknya didepannya Dara bagaikan sedang menumpahkan rasa kekesalanya kepada keluarga ini tadi. Rasa laparnya sudah diubah dalam mode marah membuat ia Nampak sangat seram sekarang..


Keyna memijit pelipisnya yang terasa berat itu lalu menatap semuanya..”Kamu engak apa-apa Dar?” Tanya Daren mendekati Dara lalu meletakkan minuman itu diatas lantai. Ia menatap semua orang dengan tatapan sendu dan juga rasa bersalahnya.


Riko disana menatap Andes dengan tatapan tajamnya. Sebab tadi ia memang sempat melihat kaki Andes yang menganjal jalan adiknya itu..Loe mau nyari gara gara lagi sama gue ha?!!!” Ia menarik bajunya Andes membuat Andes menatapnya tajam..

__ADS_1


Daren dan Dara menatap Riko dengan tatapan tak percayanya…”Bisa stop enggak si kalian cari rebut ha?!!!” Bentak Keyna kepada Dara dan Riko disana membuat semua orang menatap kearahnya dengan tatapan terkejutnya. “Stop cari rebut dan stop cari perkara...!!”Teriaknya kuat.


Riko melepaskan tanganya dari baju Andes dan menatap Keyna dengan tatapan nanarnya. Ia sadar ia salah tapikan Andes salah juga.” Tapi dia yang salah duluan key.. dia duluan yang buat gue marah dan buat keributan.. gue liat kaki dia ganjelin kakinya Dara sampek sampek sampek makakan kalian jatuh semua…!”Ujarnya menjelaskan dengan nanar.


Keyna mendengus dibuatnya."Loe punya bukti? Fitnah lebih kejam dari pada pembunuhan.. dan asal loe tau dari tadi gue diem disitu kan?” Tapi kaki gue yang enggak diem’ Batinya Andes dikalah itu dengan sinisnya menatap Riko.


Riko mendengarnyapun menatap Andes bermusuhan..”Gue emang enggak punya bukyti tapi gue tau loe yang salah dan loe yang selalu cari gara-gara… dasar iblis laknat loe ya..!!”Teriaknya Riko dan menatap Andes tajam.. urat lehernya bahkan sekarang sudah menonjol karena tak terima menatap Andes. Ingin sekali memukulnya namun ia takut nanti akan merugikan dirinya dan keluarga lagi.


Keyna mendengus dibuatnya.. Natan sudah pergi dari sana menuju kamar mandi… “Jilat tu makanan…!!”Ujarnya Andes kepada mereka membuat semuanya menatap Andes nanar..”Jilat…!! bersihin semuanya sama lidah busuk kalian cepet..!!”Ujarnya lagi dengan teriakan keras membuat semuanya menatap Andes dengan tatapan tak terima. Bagaimana bias ia disuruh menjilati makanan itu..


Keyna mendengarnyapun menghela nafas."|Sudah stop kepala gue sakit..”Ujarnya membuat semuanya menatap Keyna lagi.” Riko Daren bersihins semua makananya sekarang..!!!” Ujarnya membentak.”Dan Loe Dara..!!”Ujarnya menatap Dara..”Mulai besok loe enggak usah sentu apapun lagi dirumah ini. Gue udha jijik dan udah males liat muyka loe… gue udah muak tau ngak liat loe yang selalu bikin keributan..!!” Ujarnya sinis.


Dara menatap Keyna nanar..” tapi ini bukan salah gue Key.. ini salahnyua mereka.. mereka yang selalu bikin gue bermasalah..!!”Ujarnya Dara membela diri namun semuanya disana menatap Dara dengan diam.


“Berani bantah loe??| "Ujarnya dengan sinis nya membuat Dara diam menatap Keyna dengan rasa takutnya..” Oke fiks bener katanya Andes kalo sebenarnya lidah loe terlalu kotor dan mulut loe terlalu gedeh.. jadi bersiin semua yang ada disana sama lidah loe cepet..,.!!” Ujarnya kepada Dara membentak.


Keyna menatap Dara dengan tatapan kekehannya dan mengejek.” Lah pasti lah gue dukung temen gue.. “Ujarnya membuyatDara tertegun.."Emangnya loe saiapa ha? Seberharga itukah loe sampek gue dukung loe? Inget loe Cuma babu dirumah gue..!”Sinisnya..


Oke.. dara lupa dan Dara baru ingat jika ia hanya babu disini.. dan bukan siapa-siapa.lantas kenapa bias ia berharap yang lebih kepada Keyna? Bisa bisanya ia seperti itu bukan dan itu membuat ia menatap Keyna nanar… “Cepet bersihin kalian tuli atau mau gue paksa?!!” Teriak Keyna cepat kepada mereka.


Dengan cepat pula Dara membungkuk dan menatap nanar makanan itu.. Keyna merasaklan hatinya sakit mnelihat mereka. Inilah yang ia benci dengan hatinya, hatinya terlalu mudah untuk disakiti.. bagaimana bisa ia tak sanggup melihat keluarga Handi disiksa olehnya..


“Dar…”UjarDaren menahan Dara namun Dara diam dengan menatap nanar makanan yang ingin ia jilati itu.. daren dan Riko menatap Andes dengan tatapan tajamnya.semua ini adallah gara garanya Andes sedangkan Andes mati matian untuk tidak memukul keluarga yang ada didepan matanya ini, bagaimana tidak,keluarga yang membuatnya mati matian menahan jiwa pesokopatnya adalah alasan kenapa Keyna sempat mau mati dahulu..


“CEPETAN ..!! ambillin lap dan sebagainya.. dan pesen lagi makanan yang sama .. pakek uang kalian.. karena kan kalian yang numpahin makanan kita..!” Ujarnya Keyna membuat semuanya menggeleng mereka tak punya uang."Oh iya gue lupa kalian enggak punya uang ya heheh.. ya udah kalo gitu kalian aja yang masak sana.. tapi yang enak..”Ujarnya Keyna mengejek.”Jangan hancur lagi..”FDengusnya


Dara dan lainya menganguk mendengar Keyna yanbg menatap mereka dengan tatapan tajam itu.”Yaudah sana.. Riko Daren saja yang masak.. jangan Dara.. bisa bisa hancur lagi ini rumah..!!”Ujarnya kepada mereka.

__ADS_1


“Tapi Dara? Kami bantu Dara duluan ya supaya kami akan masak nanti.. kasihan dia kalo harus membersihkan semuanya..”Ujarnya Daren mengajukan kepada Keyna supaya bisa membantu kembarannya itu.


Keyna mendengarnya menatapnya nanar. Kenapa Daren dan lainnya dulu tidak bisa mencintainya sebagaimana ia mencintai kembaranya. Padahalkan dulu ia juga adiknya. kenapa Keyla dulu selalu ditindas oleh kakak beradik ini, jika difikir-fikir mereka tiidak lah jahat orangnya.. hanya saja mereka jahat hanya pada Keyla.. tidak dengan orang lain membuat Keyna tak bias berkata-kata lagi.


Sebenarnya Keyna juga kasihan melihat Riko yang sebelah matanya sudah buta.. ia sudah tau jika matanya Riko itu buta karena ulahnya anak galaksi yang artinya Riko sudah mendapatkan balasanya bukan? Dan ia juga sudah tau jika Dara menjadi mandul karena rahimnya diangkat ketika ia kecelakaan dikalah itu.. ia tau dan itus emua membuat ia merasa cukup akan pembalasan yang mereka dapat. Sebab yang dilakukan oleh geng galaksi itu bukan hanya berpengaru satu atau dua bulan saja. Tapi seumur hidup.. dan jikapun Keyna tambah.. rasanya Keyna menjadi manusiaterkejam sedunia.. tapi lagi nih ya.. setiap melihat keluarga ini bawaanya ia mau marah saja.. mungkin faktor hatinya yang dikalah dulu sering disakiti dan dimaki oleh mereka semua..


Keyna menghela nafas mendengarnya..”Dara itu sudah besar.. umurnya saja sudah 26tahun.. masa membersihkan semua ini saja tidak bisa sendiri.. kamu kira Dara bayi yang harus dibantu dan dirawat hja? Jika begini kerja kalian pantas saja kalian tidak mendapatkan kerja diluar sana.. masa kerja harus bareng bareng..”Ujae Keyna sinis kepada mereka.


Darend an Rikobmenatap Keyna dengan tatapan menghela nafas.. benar adanya yang dikatakan oleh Keyna.. tapi ia juga tak bias meninggalkan Dara disinis ebab ada Andes dan Natan disini.. dan Keyna sadar akan pikiran mereka membuat Keyna meringis dalam hati.. “Kalian takut Dara kami bunuh disini?” Tanyanya Keyna.


Daren dan Riko tertegun menatap Keyna membuat Keyna memutar bola mata malas dan mendengus..”Ngapain kita bunuh Dara? Mending sekarang aja kan bunuhnya didepan kalian.. kalian fikir kita takut dan kita engak bias bunuh kalian secara bersamaan?” enggak meski nungguin kalian buat pergi dulu supaya bisa bunuh Dara.. “Ujarnya Keyna.


Andes bahkan tersenyum dibuatnya mendengar ucapan Keyna itu. Ia menatap Riko dan Daren.”Bunuh kaliahn bertiga secara bersamaan aja sekarang gue bisa.. kalian poikir gue pecundang yang bisanya ain belakang kayak kalian ngebunuh adiik kalian sendiri didepan mata secara diam diam?” Tanyanya Andes membuat mereka tertegun.


“Eng enggak apa apa Dar.. kak Rik.. Dara sendirian disini efsihinya enggak apa-apa kok.. beneran.. kalian masak aja ya.. jangan bikin masalah lagi,,, nanti kalo kita bikin masalah lagi gimana kita ganti ruginya… kitakan enggak punya uang.. “Ujar Dara menyela kaka kakanya itu.. lalu matanya menatap


Daren dan Riko saling tatap dibuatnya dan menatap Dara dengan tatapan takut, lalu matanya tak pernah bisa berbohong karena mereka takut akan Andes mnembuat mereka menatap Andes dengan tatapan tajam. Andes menaikkan satu alisnya dibuanynya.


Keyna menghela nafas melihat tingkah mereka seperti anak kecil ini.” Pliss deh ya enggak usah kayak anak kecil yang mau ditinggalin oleh emak emaknya./. hadehh.. kek mau ninggalin Dara dirumah hantu aja.. ini kalian masih satu atap aja bedanya Cuma beda tanah yang kalian tapak..”Ujarnya menghendus.|"Pengen gue geplak kepala ni orang atasaga…!!” Dengusnya lalu memutar bola mata malas melihat tingkat mereka ini.


Daren dan Rikopun menghela nafas menatap Dara.” Kamu kalo ada apa-apa bilang sama kita ya.. jangan ragu dan teriak aja sekenceng kencengnya.. nanti kita bias nyusul kamu kesini secepatnya..!!” UjarDaren kepadaDara..


Dara mengangguk dan menatap kakaknya.” Iya kakk.. udah gih cepetan kalian pergi.. nanti kena marah sama Keyna lagi..” Ujarnya kepada saudara saudara nya itu dengan sendunya,.. ia mengintip menatap Keyna dari ekor matanya


Keyna memutar bola mata malas.”Lebay.. kek mau ditingal jauh aja… kek ditinggal keluar negeri ya gini.. drama..!”Gumamnya.padahal ia ini dengan Dara.. kenapa Dara begitu disayangi oleh saudara saudaranya itu. Apakah ini perasaan Keyla? Sepertinya iya…. Sebab ini memang dirinya namun hati dan perasaan tetapmilik Keyla bukan.


Daren mendengarnyapun menatap Keyna dengan tatapan datar/..”Kami kebelakang untuk menyiapkan semuanya.. kami permisi..” Ujarnya Riko menarik tangan Daren cepat karena tak mau ada masalah lakuinya lagi nanti.

__ADS_1


Keyna menatap Dara datar dikalah melihat kakaknya yang mencium kepalanya dengan sayang lalu mengusap kepalanya.. bolehkah Keyna cemburu? Jelas boleh kan? Namun Dara tak menyadarinya begitupun dengan yang lainnya karena memang wajahnya Keyna tak bisa ditebak sama sekali.. keyna memutar mata dikalah Riko dan Draen menatapnya.”Cepetan..!! drama kalian basi tau nggak ih.. eneg gue ngeliatnya…!!!|Ujarnya Andes.|"Gue perkosa juga nih cewek ih,..!!” Ujarnya bergumam.” Atau gue bunuh sekalian .. gatel banget nih tangan rasanya..”lanjutnya membuat semua orang menatapnya datar termasuk Dara…


__ADS_2