Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Nano


__ADS_3

Kalo Typo maaf kyun..


.


.


.


.


.


Langkah kaki sosok gadis mungil itu mengema dilorong SMA International itu. Nafasnya memburu saat ini, dengan nafas yang tersengal-senggal ia melangkah pasti...


“Kalo jalan jangan ngobrol ditengah jalan setan...!!” Teriaknya dikalah ada rombongan beberap gadis SMA yang tertawa tertiwi ditengah jalan dan membuat jalan itu tertutup. Tanpa perasaan ia mendorong salah satunya membuat ia bisa lewat. Ia tak peduli jika ia menyakiti orang tersebut.


“Woy anzing...!!” Teriak orang yang didorong olehnya.. ia memegang kepalanya yang terkantuk tiang dan kakinya yang hampir masuk slokan. Tapi orang yang ia teriaki tak peduli membuat ia meradang.


Brak....


Ia membuka pintu yang tertulis tulisan BK. Disana, nafas yang masih putus-putus ia menahan nafasnya. Wajahnya memerah saat ini. “Dimana Reyano??” Tanyanya langsung. Tanpa salam dan sopan santun.


Orang yang didalam pastilah membelalak tak mengerti. Megelus dada masing masing adalah jalan terbaik untuk menenangkan diri. “Kamu siapa?” Bukannya menjawab tapi ia balik bertanya saat ini membuat gadis didepanya ini meradang.


Keyna.. dialah yang sedari tadi berlari. Ia mendekati mereka dan menatap seluruh penjuru ruangan dan matanya berhenti disatu titik, yaitu Reyano Putra... Gigi putihnya nampak lebar, matanya bahkan menyipit saat ini karena tersenyum lebar. Tanganya saling terpaut pertanda bahwa ia melakukan kesalahan. Langkah lebarnya mendekati sosok yang membuatnya panik bukan kepalangan itu. “Kamu bohongin Nana ya?” Tanyanya memburuh.

__ADS_1


Keyna tak menjawab pertanyaan dari guru BK Itu. Ia bahka menarik bahu adiknya supaya berdiri. Ia mengeser kursinya lalu membola balik tubuh adiknya seperti komedi putar. “ Katanya kamu sakit? Kamu berantem.. mana yang sakit? Kamu bohongin Nana?” Tanyanya lembut.


Tadi ia mendapat kabar bahwa Nano memasuki BK, Karena berkelahi. Keadaannya memprihatinkan, muka babak belur dan sebagainya membuat Keyna panik bukan kepalangan. Padahal ia berniat santay hari ini. karena ia memang tak memiliki jandwal dipaginya, ia masuk kulia nanti jam 1siang dan itu culup membuat ia istiharat.


Reyano tersenyum bahagia. dan itu mampu membuat para guru disana tercengang, sebab Reyano tak pernah tersenyum dan tertawa setelah memasuki SMA ini. “Nano nggak papa Na... “ Ujarnya pelan. Ia tau jika kakaknya ini snagat khawatir. “Nano Cuma kangen aja sama Nana. Nano Cuma mau Nana perhatiin Nano..” Ujatnya lagi sedih.


Keyna menghela nafas... Ia memandangi wajah Reyano yang tak ada lecetnya, hanya ada segores dipipinnya dan lehernya membuat ia menghela nafas lagi. Ia tak bisa marah dengan Reyano ini. adinya nyang sudah menjadi anaknya.. ia ta bisa. Ditambah sudah dua hari ini memang ia ta bertemu dengan Reyano. Ia memeluk Reyano lembut. “Jangan ulangi lagi ya No... Nana khawatir banget sama Nano... Kakak engga tau harus apa kalo Nano kenapa-napa." Ujarnya menenggelamkan wajahnya didada bidang adiknya.


Reyano kembali tersenyum bahagia. sumber kebahagiaannya yaitu kakaknya. Ia juga memeluk kakaknya sayang. “Maafin Nano ya Na. Soalnya kalo engak kayak gini Nana enggak mau main lagi sama Nano..” Ujarnya sedih.


Main?


Keyna mengangguk. Lalu ia melepaskan pelukannya. Ia menatap adiknya dalam. Tanpa tunda lagi ia menjewer adiknya itu. “Kalo kakak mati dijalan tadi gimana? Kalo mau main tinggal telepon. Kamu mau bikin kakak mati muda ha?” Teriaknya... jewerannya tak terlalu kencang namun cukup sakit.


Reyano mengerang dengan kepala kekiri seirama dengan jeweran itu. Matanya memicing, bibir yang juga miring. “Ayyy kak. Ampun, iyaa janji nggak gini lagi..” Ujarnya lembut membuat Keyna mengendus. Ia sudah menghabiskan kecepatan motornya kesini hanya untuk Reyano yang mau main-main? Sumpah serapa yang Keyna katakan. Hidupnya tak semudah itu.


Reyano melirik dikanannya dan disana terdapat satu cewek tomboy. Keyna bahkan tak melihatnya. Keyna menepuk dahinya saat ini. Kenapa bisa adiknya berkelahi dengan perempuan? Mata Keyna menatap guru disana yang masih menjatuhkan rahang. Bibir yang terbuka dan tampang bohohnya.. Keyna mengeleng. “ Jadi gimana buk adik saya? Kena skor? Atau dihukum saja?” Tanya Keyna lagi. Tak masalah baginya jika skors, dikeluarkan. Toh ia dulu juga suka berbuat ulah.


Guru disana sama-sama megeleng. “Mereka cukup dihukum saja. “ Ujar salah satu dari mereka.


Keyna tanpa disuruh duduk tapi ia duduk. Bahkan ia duduk tanpa permisi. Kakinya sakit jika harus meihat kebengongan mereka. Kenapa seperti itu? Bahkan Keyna pernah berkelahi dengan kepala sekolah. Bayangkan saja itu...! apa lagi ini adalah sekolahnya dlu, jadi ia sangat tau kepala sekolahnya ini.


Dulu saat SMA, ia pernah dituduh mencuri uang anak kelasnya hanya karena dihari itu dia yang piket. tapi Keyna tak mencuri membuat ia mengelak. Dia dipaksa buat mengakuhi yang bukan ia lakukan. Dia disidang sampai seharian tanpa makan, diancam supaya nanti dihipnotis, tapi Keyna tak gentar. Ia akui jika ia suka mencuri buku dikantor. Kenapa? Karena ia tak mampu beli buku, tapi setelah semester habis ia selalu mengembalikan buku itu. Tapi jika uang ia tak pernah mencuri. Ia selau main aman. Jika ia mau uang ia tak mencuri, tapi malakin teman. Keyna itu bukan manusia pecundang.


Kejadian itu saat ia kelas Dua. Dia diancam keluar dari sekolah, Keyna mash tetap diam, meskipun dulu ia menangis karena sudah tak tau bagaimana cara menjelaskanya. Setelahnya ia mengertak kepala sekolah dan menghajarnya membabi buta. Disaat itulah ia hampir dikeluar dri sekolah. Andai saja Mike tak menemukan pencuri nyang sebenarnya. Setelah itu tak ada satupun guru yang berani padanya. Dia itu jahat jika dijahatkan. Bahkan ia lebih dari kata jahat.

__ADS_1


“To the pount aja. Kenapa adik saya berelahi.” Ujar Keyna dingin. Nano melihat itu mengedikkan bahu lalu kembali duduk santay. Ia tau jika Nana nya tak akan bisa marah padanya. Sungguh...


“Perkenalkan diri anda dulu Nona. Anda siapanya Reyano?” Tanya guru disana yang Keyna ingat ia bernama Fitriyani. Guru Bk.


“Nama saya Keyla putri. Kakaknya Reyano. Jadi langsung saja buk. saya sebentar lagi ada mata kulia.” Ujarnya. Ia tak mau mengatakan namanya Keyna. Bisa bisa ia dibilang hantu. Secara ia sudah meninggal dimata orang-orang.


Fitri menghela nafas. “Jadi adik anda Reyano berkelahi dengan Jesy. Hanya karena Reyano menyakiti kembarannya Jesy. Katanya Reyano menolak kembarannya untuk menjadi pacarnya. Jadilah Jesy sebagai kakak sangat murka dan menghajar Reyano. Sedangkan Reyano yang dihajar tak bisa tingal diam. ia selalu mengindar tapi tak memukul dan membalas. Tapi Jesy seperti orang gila. Dia memukul dan mencakar Reyano.. Leher belakang Reyano bahkan dicakar olehnya. “ Ia tersenyum pada Keyna.


Keyna mengusap wajah kasar. Oalahh. Jadi gara-gara cewek to???


Keyna menghela nafas dan menatap Reyano yang menunduk. Sedangkan Jesy mendengus sembari menunduk bagikan maling ayam. “Makanya Dek. Kalo main jangan sama cabe-cabean.” Ketus Keyna dalam hati. ingin sekali ia mengatannya namun ia malas mencari masalah lagi.


Keyna menyelusuri Leher adiknya. Memang ada merah merah bergaris disana membuat ia mengepalkan tanganya. “Dimana Adik Jesy?” Tanyanya pada Guru disana. Matanya dingin saat ini. ia sudah berfikir macam macam tentang aduknya. Ia kira Reyao berbuat ulah ternyata tidak.


“Buat apa loe nyaru adik gue?” Tanya Jesy sengit menatap Keyna.


Keyna menaikkan satu alisnya. Ia bangkit dari dudiknya dan mendekati Jesy. Matanya tajam saat ini. keyna berjongkok disana. Dan berbisik. “Nanti tunggu pulang ya. Gue punya kejutan buat loe yang udah nyakitin adek gue..!” Bisiknya lembut, tak terdengar siapapun namun sangat mengerikan ditelinga Jesy.


.


.


Perbah berantem sama Kepala sekolah angkat kaki... Eh angkat tangan deeng hehe


.. Kita Reunian wkwk.

__ADS_1


Gabut hm.... Nggak da inspirasi ku hadee...


Jangan lupa like komen and vote ya... 2377kata


__ADS_2