
Bugh.. Bugh.. “Kurang ajar kamu..!! sudah tidak mau menganggap saya lagi ha?!! Dari kemarin saya tahan untuk tidak memukul kamu itu.. tapi hari ini saya tidak bisa menahanya lagi Bugh..” Satu lagi pukulan mengenai dirahangnya Alka membuat Alka terbanting. Untung Alka tak berdarah darah. Hanya disudut hidungnya saja. Hodienya jadi kotor deh batinnya Keyna mengerutu. Sebab hodie itu berwarna putih. Ia khawatir dengan keadaan Alka? Jangan harap.
Alka terkekeh menatap ayahnya. “Anda siapa?" Ia menyekah darah disudut bibirnya yang jatuh jangan sampai terkena hodienya itu...
Vandi menatap anaknya dengan tangan yang mengepal. Anaknya makin lama makin kurang ajar saja dengannya membuat emosinya bergejolak naik. Namun tatapannya tertuju pada Keyna yang menatap Hodie Alka dengan tatapan sedih.. namun tangannya bergerak mendorong kursi rodanya dan mengusap hodienya Alka.” Uh Nggak ucull lagi deh.. Kotor ini..” Ketusnya dengan kesal. Ia kesal hodie putih kotor membuat ayahnya Alka menatap Keyna tajam.
“Hodie? Kamu lebh mikirin Hodie?” Ujar Alka didepan Keyna dengan ganasnya. Matanya memerah karena amarah, amarah bukan karena ayahnya yang memukulnya. Tapi karena Keyna yang mempedulikan hal yang sama sekali tak penting baginya.
Keyna cengengesan.” Ya enggak lah.. kamu juga maaksudnya. Kan kalo hodienya kotor kamunya kenapa-napa gitu.. ini siapa sii kok pukul kamu?” Ia mengerutu karena ucapannya itu keluar tanpa ia minta. Dan sebagai pengalihannya ia menatap ayahnya Alka. Ia tau dia ayah Alka, tapi kenapa rasanya ayah Alka tidak asing dimatanya.
Alka menghela nafas menahap Keyna menghela nafas dan menahan kursi rodanya. “Siapa yang kamu bawah tu Alka? Gadis mana yang kamu jadikan pemuas nafsumu? Ingat.. kamu itu akan menikah minggu depan..!!” Ketus sang ayahnya dengan keras membuat adiknya Ezi dan Ibunya Lea mendekati Vandi yang sedang memarahi Alka.
Alka menatap mereka dengan tatapan amarahnya, tanganya terkepal...” Siapa bilang saya budak nafsunya anak anda ha?” Keyna angkat bicara saat ini. Matanya tajam dengan aura yang mematikan. Alka yang awalnya mau angkat bicara tapi sudah dipotong oleh Keyna membuat ia bungkm dan diam menatap aksi Keyna. Sudut bibir Keyna terangkat dengan sinisnya.” Anda siapa beraninya mengatakan saya semacam itu ha? Wajar saja anak anda tidak menghormati anda. Kelakuan anda macam orang yang tidak berpendidikan saja... bahkan anjing saja tak akan memangil orang lain anjing asal kau tau..!” Ketusnya dengan amarah.
“Diam kamu...!!!” Teriak Vandi dengan keras. Telunjuknya mengarah kepada Keyna dengan tegasnya karena arah yang meledak. Dia tak suka dibanta dan dia adalah pengasa menurutnya.
“Anda yang diam disini...!!!” Suara Keyna lebih keras disana membuat Alka menahan tangan Keyna dengan erat karena keyna mau berdiri tapi ia masih tak bisa berdiri membuat ia oleng. “Jangan mentang-mentang kamu sudah tua ya saya tidak berani sama kamu...!! beraninya kamu membentak saya...!’ Ketusnya dengan keras lagi menatap ayahnya Alka.
“Ini gadis yang kamu cintai Alka? Ini?” Vandi menunjukkan Keyna dengan tenjuknya dan tertawa sinis menatap Alka.” Gadis kurang ajar dan tidak mengunakan sopan santun. “ Sinisnya menatap Keyna.” Dimana ayah kamu? Dimana ibu kamu? Kamu tidak diajaran oleh mereka hmm?” Tanyanya mendekati Keyna membuat Alka menjauhi Keyna dari ayahnya.
Keyna menghembuskan nafansya. Mau marah percuma karena ia tak bisa berdiri tapi egonya memanggil dirinya. Ia menatap Vandi tak kalah tajam dengan sudut bibir terangkat.” Ibu saya sudah meninggal sejak kecil. Dan ayah saya sibuk mencintai wanita lain diluar sana meninggalkan saya dan adik saya.” Jujurnya dengan lantang.” Saya memang tidak diajarkan sopan santun. Tapi saya berpedoman kepada’ Ketika kamu tak bisa menghormati saya.. maka saya tak akan menghormati kamu meskipun kamu bau tanah sekalipun. Kamu hormati saya maka saya hormati kamu..!” Ujarnya dengan lantang lagi membuat ayahnya Alka diam.
Vandi menatap Keyna dengan tatapan amarah, namun ada rasa ibah dihatinya mendengar ucapan Keyna. Namun rasa itu ia kubur dalam dala karena rasa marahnya mengalahkan hati nuraninya saat ini. “Owh wajar saya ayah kamu meninggalkan kamu.. anaknya saja seperti kamu.. nggak punya Akhlak..” Ketusnya dengan keras.” Emang tidak pantas disayang ataupun dianggap anak.. jal*ng...” Lanjutnya lagi.
__ADS_1
Bugh.. satu pukulan mendarat dipipi Vandi..” Ayah...!!” Pekik dari Lea dan juga Ezi dengan keras melihat itu dimana mendekati suami dan ayah mereka. Ugh.. Bugh.. Alka kembali memberi pukulan dibibir Vandi dengan keras beberapa kali membuat yang lain menjerit. Untunglah sopir datang menghalangi Alka membuat ia berhenti dan menatap ayahnya tajam.
“Alka.. apa-apaan kamu..! kamu mau bunuh ayah kamu demi bela perempuan nggak jelas sini? Kamu tega?!!” Teriak Lea keras memeluk suaminya, sedangkan Ezi menangis dan mengusap sudut bibir ayahnya yang berdarah. Bahan hidungnya juga berdarah.
“Bahkan jika membunuh orang saat ini tidak berdosa maka akan saya lakukan didepan anda semua..!” Ketusnya dengan keras.” Berani anda menyakiti gadis saya. Maka saya pastikan jika hari anda tidak akan sebaik hari berikutnya. Dan saya tegaskan kepada kalian semua. Jika saya tidak akan menikah minggu depan. Saya tidak akan menginjak Altar itu demi kalian. karena saya sudah memiliki gadis yang saya cintai... jangan harap jika saya akan menikah..!!” Ujarnya berteriak didpepan ibunya dan ayahnya itu.
"Alka...! kamu.!” Lea memegang dadanya yang sesak menatap anaknya yang menjadi durhaka saat ini.” Keluar kamu dari dumah ini. akan saya keluar kamu dari kartu keluarga... saya tidak butuh anak yang kurang ajar seperti kamu.. saya tidak sudi..!!” Teriaknya lagi karena putus asa menatap putra satu-satunya itu.
Alka terkekeh menatap sang ibu.” Memang sejak kapan kalian menganggap saya anak ha? Sejak kapan?” Tanyanya dengan nada dinginnya.” Sejak kecil saya bahkan merasa saya bukan anak kalian, tapi saya hanyalah budak kalian..!! budak yang harus mematuhi apa yang kalian suruh, budak yang harus menjadi sempurna..! bahkan saya tidak pernah merasa jika kalian adalah orang tua saya..!”! Teriaknya mengatakan hal yang sebenarnya.” Saya diajarkan mengalah-mengalah dan terus mengalah. Bahkan untuk cinta saya, sampai cinta saja mati dibawah anak kesayangan kalian...!!” Teriaknya dengan keras,
Mata Alka memerah menatap ayah dan ibunya. Nampak sekali juga dirinya tengah frustasi saat ini. membuat ia mengusap rambutya kasar.” Harapan saya kalian menyayangi saya sebagaimana kalian menyayangi kedua anak kalian itu.. tapi semuanya hancur.. dan harapan saya berubah supaya kalian menghormati semua usaha saya sedikit saja.. tapi apa daya.. kalian tak pernah menghargainya.. kalian sibuk menghargai anak kalian yang tak berharga itu..!!!”
“Alka...!!!”
“Tanpa pada cinta saya kalian renggut juga. Saya putus harapan.. saya tidak punya cahaya lagi.. saya lelah dan saya tidak punya apa-apa lagi ketika cinta saya hilang, ketika harapan saya kalian ambil.. gadis yang harusnya berada disisi saya sekarang memeluk saya, kalian pisahkan dengan saya.. kalian manusia terkejam yang pernah saya temui.. kalian jahat..!!” tak terasa air matanya jatuh juga meskipun ia sudah menahannya dengan sekat tenaga sedari tadi.
“Kak... Kami sayang kakak... jangan gini... bicara baik-baik... kami sayang kakak.. kami mau kakak yang dulu balik lagi plisss..” Ezi mulai angkat bicara menatap kakaknya dengan takut. Ia memeluk ayahnya dengan erat.
Alka tertawa sinis.” Saya tidak pernah berubah...!!” Ujarnya dengan mengangguk.” Tapi kalian yang merubah saya.. kalian yang menyebabkan saya berbeda..” Teriaknya menggema membuat pada Maid disini menatap mereka dan mengintip dari sela-sela pintu.” Dan mulai detik ini saya katakan.. saya keluar dari keluarga ini. saya akan angkat kaki dari sini.. dan jangan harap saya akan kembali lagi kesini...!” Ketusnya lalu menarik kursi Roda Keyna keluar dari rumah itu.
“Alka..!! Kamu dengerin kami.. Alka..!!” Teriak sang ayahnya Vandi namun tak didengar oleh putranya itu membuat ia diam menatap mobil yang Alka bawa itu melaju dengan cepatnya meninggalkan supir yang seharusnya menghantarkan. Vandi menatap gerbang nanar. Bukan ini yang ia mau, bukan ini yang ia harapkan. Kenaparasanya sangat sakit? mengapa rasanya sangat terluka?
Sedangkan Lea istrinya diam dengan menangis.” Alka akan kembali.. dia nggak bakal ninggalin kita kan yah?” Tanyanya. Ia menyesal sudah mengusir anaknya. Bahkan menghapus nama anaknya dari KK. Ia takut anak laki-lakinya akan marah dan meninggalkannya.
__ADS_1
Vandi diam dan memeluk istrinya dan juga putrinya itu.” Nanti kita cari ya. Kalian jangan khawatir..” Ujarnya memeluk dan mencium kening istrinya dengan lembut. cukup sekali saja ia kehilangan putranya. Putra kesayangannya. Putra yang selalu ia manjakan.
Sebenarnya bukan ia tak mencintai Alka sebagaimana anaknya yang sudah meninggal. Demi Tuhan ia tak begitu. Ia memaksa Alka menjadi sempurna karena memang Alka lebih berbakat dari ada adiknya Eza. Alka cerdas dan juga kreatif. Alka lebih dewasa dan lainnya membuat ia lebih unggul dari anaknya yang lain.
Apakah semua didikannya selama ini terlalu berlebihan membuat anaknya itu marah dengannya? Apakah tindakannya selama ini membuat anaknya itu yang berubah. Tapi demi Tuhan ia katakan jika semua yang ia lakukan itu demi kebaikan Alka. Hanya saja semuanya salah. Ia fikir Alka memang tak butuh kasih sayang karena dia anak pertama dan sikapnya yang pendiam dan cenderung dingin. Sungguh ia menyesal.
...
Sedangkan disisi lain Keyna diam dengan menatap Alka dengan tatapan nanar. Ia masih ingat ucapan dari keluarga itu. Ia tau rasa sakitnya Alka. Alka bahkan masih memukul stirnya keras sedari tadi membuat ia kasihan dan juga iba. Ia tau rasanya jadi Alka. Ia tau rasa sakitnya. Ia anak kurang kasih ayang soalnya membuat ia memeluk lengan Alka erat disana.
Ia memeluk lengan Alka layaknya memeluk Reyano kecilnya. Ia respek akan Alka membuar air matanya ingin jatuh tapi ia tahan.” jJangan bersedih. Kan ada aku sebagai boneka kamu.. aku nggak akan pergi dari kamu.. dan kita akan cari kebahagiaan kamu..” Ujar Keyna menenangkan Alka.
Alka tertegun setelah memukul stirnya. Ia menatap kesamping. Tumben sekali Keyna memeluknya terlebih dahulu. biasanya juga diancam dulu. Tapi ini? apa ia sudah semenyedihkan itu membat Keyna yang apatis turun tangan dan juga ibah padanya. Tapi kenapa rasanya amarah yang ada diubun-ubunnya menyurut dan meredah meninggalkan setitik rasa hangat dihatinya. Merasakan ada perhatian dan juga ketulusan membuat ia menghentikan laju mobilnya.
Ia meminggirkan mobilnya dan berbalik kepada Keyna. Ia menarik Keyna dan memeluknya erat layaknya memeluk boneka kesayanganya erat. Air mata yang tak terbendung itu jatuh juga. Ia tak malu jika kepada boneka nya ini. ia menaruh kepalanya dileher Keyna dan mengelus pundak Keyna dengan erat dan kasar.
Sedangkan Keyna harus menahan kakinya tapi tak apa. Ia membalas pelukan Alka karena ia merasa jika Alka memang butuh sandaran, butuh pijakan. “Jangan bersedih.. aku bonekamu ada disini.. Aku tidak suka kau menangis.” Ujar Keyna tulus. Rasanya saat ini ia memeluk sang adik. Reyano. sang pria rapuh yang butuh kasih sayang. Yang kurang kasih sayang.
Alka mengangguk.” Jangan pergi... Nana jangan pergi Nana. Kamu alasan saya ada disini. Api kenapa kamu pergi Nana? Kenapa kamu pergi hiks hiks..” Ujarnya menangis deras.” Kamu yang mengatakan pada saya jika saya tak punya harapan hidup, maka jadikan dirimu sebagai harapan untuk saya hidup kembali. Jika tak ada alasan untuk saya bangkit maka kamu yang akan memberikan saya alasan untuk bangkit. Tapi kenapa kamu memilih adik saya. Kenapa kamu memilih ikut bersama adik saya Nana.. kenapa...!” Teriaknya keras lalu meremas bahu Keyna keras seakan ingin menghancurkannya detik itu juga. Hatinya hancur.
Keyna diam menahan sakitnya. Ia tau rasa hancurnya Alka membuat ia menahan semuanya. Ia akan berbagi rasa sakit Alka. Ia akan merasakan sakitnya sebagaimana pesan ibunya.’Lindungi semua orang sekitarmu. Beri kebahagia dan kehangatan. Sebab namamu adalah Keyna. Siputri yng turun membawa kebahagiaan dan pelindung..’
“Saya Nana.. saya gadis kamu. Saya boneka kamu. Saya alasan kenapa kamu tetap hidup saya alasan kamu kenapa kamu harus bangkit. Jadi tetap berdiri didepan saya supaya kamu bisa menjadi kaki saya. Tetap bangkit, jika kamu tidak ada alasan maka saya beri alasanya. karena bonekamu ini butuh makan, butuh kamu yang memberikan saya barang branded dan butuh mobil BMW. Butuh harta berlimpah.. saya boneka matrek loh..” Ujar Keyna dengan guyonan.
__ADS_1
Diselah itu Alka terkekeh mendengarnya.” kamu juga butuh Salad bukan untuk sarapan? Butuh susu untuk kamu minum setiap hari. Dan yang terakhir kamu butuh seblak diwaktu hujan. Butuh apa lagi hmm? Saya akan kasih untuk kamu..” Ujarnya lalu kebali menjadi sendu dan menjatuhkan air matanya.” Bahkan dunia saja saya akan kasih jika saya sanggup. Tapi dengan satu syarat. Kamu jangan pergi dari saya. Karena jika kamu pergi.. maka saya akan hilang dibumi ini. saya akan hilang dan tak akan mau kembali..” lanjutnya dengan seduh membuat Keyna tertegun ditempatnya.