Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Waw


__ADS_3

Gerakan cepat pasukan dari Andi Kingdong Of mafia Vellingels itu sudah membuat pasukan dari beberapa sudut disana.. mereka membawa pasukanya dari arah mana saja membuat siapapun didalam ruangan itu tak akan bisa kabur lagi..


mereka juga sudah menyiapkan senjatanya mereka sebagaimana Andes dan lainnya. Hanya saja mereka tak memiliki sistem seperti miliknya Andes and teh geng wkwwk.


P1 mereka diam dengan gerakan cepat dikawal oleh lima pasukanya untuk maju menuju pintu disana untuk menemui dimanakan Andi berada?


“ Satu.. Dua… Tiga.. Buka…!!!” Ujarnya dengan berteriak menuju pintu itu membuat empat dari pasukanya yang paling depan itu membuka pintu dengan cara menendangnya secara tak bagus dan tak layaknya, Bahkan pintu rumah tersebut roboh..


Tor.. mereka dikejutkan dnegan kepala Andi yang sudah hancur bertepatan dengan mereka yang baru saja masuk itu membuat mereka mundur dengan beberapa langkanya dan sibuk menyiapkan diri melihat sekitarnya. Darah sudah muncrat dimana-mana, bahkan otaknya Andi berceceran membuat manusia normal akan muntah, namun beda halnya dnegan pasukan mafia yang sudah biasa melihat hal demikian.


Matanya P1 menatap kearah peluruh itu membuat ia bersitatap dengan Andes dan Andes yang langsung membuang muka. Mereka sudah dilantai atas membuat ia mengepalkan tanganya karena sudah ketahuan.” Kita sudah ketahuan.. sekarang kejar mereka dan tangkat mereka bagaimanapun caranya..!!| Ujarmnya membentak pasukanya sendiri disana..


“Ba baik Tuan…!” Ujar mereka serntak lalu mengejar Andes dan lainnya disana. Beberapa pasukan diluar dibuat lagi strategi dan bubar supaya bisa mencari Andes dan lainnya.. mereka sudah sibuk bukan kepalangan dibuatnya karena Andes dan lainnya yang suda tau mereka disini. Sedangkan ketua mereka malah mendekati Andi lalu mendengus dibuatnya… ia mendekati Andi yang sudah tak bernyawa itu lalu menatap ketubuh yang sudah tak bisa dikatakan layaknya itu.


Ia menyusuri semuanya yang ada diAndi membuat tangannya mengepal.”Kurang ajar…!”Gumamnya bengis disana.” Salah satu bonekahku sudah mati.. Kalian harus membawar semua ini..!”Gumamnya tak terima. Ya… Andi bukanlah ketua mafia sesunggunya. Ia hanya boneka mainan untuk ketuanya ini. Mereka hanyalah tangan kananya seorang mafia sesunggguhnya…


Mangkanya ada pemimpinq sampai p4 biasanya.


Ditempat lain Andes dan lainnya berlari dan menuju arahannya Andes didalam peta Shoflen Eys mereka menuju suatu lift disana.. Andes yang sibuk menatap kebelakang dan Natan yang melihat kedpean.. Daniel melihat kesamping..


Tor.. Tor.,.. car… suara ledakan pistol milik Andes beberapa kali melayang membuat tulangnya mereka berdua bergetar.. bunyi pecahan pecahan sesuatu yang tak lain annggota tubuh itus emakin membuat nyali mereka menciut dan juga takut.


“Daniell.. Tempat pasukan dibagian kanan dan kiri cepat…!! Jangan sampai lengah..!” Ujarnnya Andes menekan kata katanya kepada Daniel yang dari tadi diam saja melihatnya. Andes terus dari tadi menembak kanan dan kiri. Belakangpun juga ia membuat ia takut dan gemetaran.. ia juga manusia biasa wey.


Dengan gugup Daniel mengangkat senapannya dan mengarahkan kelain arah.”Cepat…!! mau hidup maka harus membunuh..!” Teriaknya Andes kuat membuat Daniel mengangguk kaku… lalu menembak sembarangan arah dimana ia melihat pasukan yang mengejarnya… ini pertama kali baginya untuk mencoba dihal semenegangkan ini. Pengalaman pertama membuat dunianya berputar dengan kejamnya. Jantungnya bahkan tak bisa ditentramkan sekarang.

__ADS_1


Tor… Kyakk.. Daniel yang nenembak dia juga yang berteriak membuat Natan didepanya ngakak dan Andes ikutan tertawa akibat teriakannya Daniel itu.. itu teriakan alay banget membuat mereka tak kuat menahan gelaknya tawa mereka,.


Danile membuka matanya lalu memnatap kearah tadi.. sambil berlari memegang senapanya lalu tersenyum.”Widih.. gue keren.. bisa main bunuh bunuhan.. Seru banget Natan cobain.. sumpah ini seru banget…!!” Ujarnya dengan riang sembari melompat lompat bagai anak kecil yang baru mendapatkan mainan baru. Rasa bangga dikalah tembakanya itu sampai tepat sasraan.


Natan yang mendengarnyapun tertarik.. “Nanti gue coba dan bunuh lebih banyak dari loe… “Ujarnya Natan menantang membuat nyalinya Daniel menaik keangkasa dan tersenyum menatap kearah lainya.”Kita liat aja siapa yang paling hebat…!| “ Ujarnya membuat Natan mendesis lalu kembali focus kedepan melihat mangsanya.


Padahal Andes dibelakang tertawa karena yang menembak kena sasaran tadi itu dirinya. Bagaimana bisa Daniel merem dan menembak sembarang arah mengenai lawannya. Ia tadi yang menembaknya cepat dikalah lawan mau menyerang mereka. Tapi tidak apa, karena tragedy ini Daniel dan Natan bisa mencoba dengan baik dan benar bukan?


Semongko Daniel dan Natan..


Pasukan lawan kewalahan karena Daniel dan lainya mengenakan jalan yang Zikzak dan berbaris sangat cepat. Belum lagi Andes yang selalu bisa membunuh lawan dengan satu bidikan membuat mereka tak kuat mengejar mereka dan berakhir mati ditempat.. Andes tak bisa diragukan lagi.. sampai pada mereka sampai dilantai atas itu Andes dan lainnya tersenyum dan menaikamn satu alis mereka.


Pasukanya Daniel dan Natan juga sudah bisa berkontribusi dan itu membuat mereka tak lagi bisa bergerak. Nyatanya Natan dan Daniel sekarang menjadi candu membunuh lawan, dengan gigi menyengir selalu tertawa ketika membunuh lawan. Andes bahkan menggeleng dibuatnya.” Masuk Lift cepat.. Tekan bellnya..!” Teriak Andes membuat mereka cepat cepat menekanya.


Yaps.. itu ada Liftnya membuat mereka bisa masuk dengan cepat…


”Bay bay…!!! Selamat tinggal semua..!” Teriak Natan melambaikan tangan dikalah pintu lift itu tertutup. Giginya menyengir dengan para orang yang mengejar mereka seakan mengejek mereka disana.


Namun dikejutkan dimana tanganya salah satu mereka menahan lift itu membuat Natan dengan cepat mengambil pisau lalu menancapnya.


Capt… Arghh.. tangan itu putus dari sang empu membuat Natan dan lainnya mundur dan pintu lift tertutup.


“Waw.. Infrasiifff…”Ujarnya Daniel menatap Natan yang reflek begitu. Tanpa tau jika tangan Natan sekarang bagaikan jelly saja.. Kaget lah sekarang tangan saja yang ada dikakinya dan sang pemiliknya tertinggal diluar sana.” Loe keren banget Nat sumpah..”Ujarnya Daniel membuat Natan tersenyum dengan kekehan, cengiranya gemetar karena takut dengan tangan itu.


“ Kita keren ya….”Ujar Natan mengangguk begokkk disana membuat Andes menahan tawa disana.. gila si baru kali ini dia berpetualang seseru ini dengan orang lain. Kek ada manis manisnya dan kocak-kocaknya.. dia bagaikan sedang membawa anak kecil pergi kemuseum sejarah yang kagum akan dunia pada zaman dahulu.

__ADS_1


Lift itu bukanlah lifts sembarangan. lift yang memang disediakan oleh tim Andes ketika melakukan misi seperti ini.. itu sampai keruang bawah tanah dan membuat tak semua orang tau dimana ia akan datang nanti…. “ Terus nanti Reval gimana Des?” Tanyanya Daniel karena masih sangat menyayangi Reval meskipun Reval alays sekalipun.


Andes menghela nafas.” Lagian kenapa si Reval pisah sama kita?” Gumamnya, tapi jika dipikir piker jika Reval tak pisah maka Andes yakin jika sekarang akan nada perang besar besaran anatara dirinya dan lainya bahkan mereka bisa diatakan kalah karena pasukanya Andes adalah pasukan mini wkwkw.


“Hubungin dia sesegera mungkin dan bilang buat nyusul dimobil cepet.. mobil jept hitam miliknya Andes. Kita ketemu disana..!” Ujarnya Andes kepada Natan disana “Dia tidak boleh ketahuan siapapun takutnya nanti dia malah ditangkap. dan katakana jangan sampai ketahuan dan usahakan supaya dia tetap disana.. kalo ada yang mengejarnya lari secepat mungkin sampai kepemukiman penduduk..!| Ujar Andes kepada Natan lagi.


Natan mengangguk disana membuat ia menghubungi Reval secepatnya melalui Earphonenya itu.. lift terus saja berjalan sampai keloromlng ruang bawah tanah disana.. Dan itu sangat gelap membuat Andes mengaktipkan senter handphonenya dan yang lain pun juga.”Ikutin gue .. Daniel awasin disamiping kanan dan kiri Natan awasin kebelakang..”Ujar Andes lalu melaju diikuti oleh mereka. Sekarang gantian Andes yang memimpin pasukan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


“Sial…!!! Mereka punya jalan pintas..!” Ujar dari P1 Mereka disana dikalah mengetahui dari pasukanya membuat ia mengerang marah. Otaknya berputar membuat ia berfikir siasat.” Sulusuri jalan ruangan bawah dan sekitar rumah ini..! gue yakin mereka enggak bakal jauh dari sini…!!” Ujarnya membuat semua orang mengangguk dan mencari pasukan Andes disekitar dan bagian belakang.


P1 mereka memilih mengejar dibagian belakang rumah ini dan menuruni tangga., ia menemui tangga berbentuk ravisium membuat ia yakin jika ini adalah ruangan dimana sampainya Andes dan lainya itu. Tapi disini sangat gelap dan juga seram..


Graauuu.. suara itu membuat dirinya dan dua pasukanya terkejut setengah mati membuat mereka menatap kebelakang… disana dua mata merah membuat mereka tertegun.”It itu apa?:” Tanya nya yang lain gugup lalu mengeluarkan hape mereka untuk melihat.. dan benar saja…


Kyakkkkkk./ teriakan alay dari dua pria itu terdengar nyaring dikalah melihat lima buah serigala yang berbadan kekar dan juga besar disana.. mata merah bercampur kekuning kuningan itu menandakan jika serigala itu serigala liat membuat hape mereka jatuh dilantai dan lari sekarang kencangnya dalam keadaan gelap gulita dilorong itu menghindari serigala-serigala itu.


Taooor.. Torrt…. bunyi senjata api milik p1 mereka terdengar jelas membunuh serigala membuat salah satunya mundur dan juga mati.. mereka kembali berlari dengan keadaan panic karena serigala itu semakin lama semakin mendekat.


Andes dan lainnya terkejut dibuatnya, mereka ditempat yang sama hanya saja beda lokasih,.”Cepat mereka semakin dekat… kita harus menuju kelift berikutnya…”Ujarnya Andes mengarahkan kepada Natan dan Daniel supaya bisa mempercepatkan langkah mereka menuju keluar, disini sudah tidak aman lagi..


Sedangkan ditempat lain Reval yang masih menyumput dibelakang pohon besar itu terkejut dikalah Natan bicara secara cepat dan tersendat-sendat jika dia harus cepat dan tidak boleh ketahuan dan menuju kemobil. mereka sudah menuju kesana sekarang membuat hati dan jantungnya ketar ketir.


“ Sntay Rev.. tarik nafas.. buang.”Gumamnya lalu menarik nafasnya dalam lalu memngeluarkannya. Ia mendatarkanw ajhnya dan mengkokohkan niatnya.”Udah kayak Andes belum ye gue? Sumpah kenapa gue ngefens sama Andes yah. Keren banget sumpah, bisa nggak y ague kayak dia.”Gumamnya mengerutuki dirinya yang memiliki mental tempe itu.

__ADS_1


Reval menggeleng lagi dibuatnya dikalah kepalanya itu berisikan Andes dan dirinya.” Oke Val Fokus kita harus pergi dari sini secepatnya.”Ujarnya kepada dirinya sendiri lalu melihat kesamping dan kesembarangan arah unttuk mencari tau apakah ada pasukan lain.


Dan disini sudah sepi membuat ia turun dari persembunyiannya, tangganya mengenggam erat pistol miliknya lalu menatap sekeliling hati-hati, ia berjalan dengan membungkuk untuk menghindari siapa tau jika ada lawan disini,. Ini sangat berbahaya namun bagaimana lagi, ia harus sesegra mungkin sampai kemobil dan bertemu dengan para teman-temanya yang lain., doakan ya guys semoga selamat…


__ADS_2