Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Ngambek 2


__ADS_3

Pagi ini sedikit berbeda dari pagi biasanya.. setelah pembicaraan semalam Alka tak mau biacara dengan Keyna membuat Keyna tergelak kencang dan tak menyagkah jika apa yang ia lakukan kepada Alka sangat berpengaruh..


Akhirnya Keyna tertidur ketika sudah jam tiga pagi dan bangun tanpa ada Alka disampingnya. Biasanya ada Alka yang ada disampingnya sembari mengatakan selamat pagi Baby begitu. Tapi ini tidak, ia bangun hanya ada papanya dan jga Reyano. Mereka membantu Keyna untuk kekamar mandi..


Ada juga bik Yanti yang membantunya mandi. Tadi sii juga ada Dara yang mau membantu. Hanya saja Keyna tidak mau dan tidak akan mau dibantu oleh Dara membuat Dara mengangguk dan membantu yang lain, membersih rumah saja.


Setelah selsesai semuanya Keyna turun dibantu oleh ayahnya. Keyna dibantu dengan mengenakan kursi rodanya. Ia mau mulai belajar berjalan hari ini membuat ia semangat. sekarang sudah pukul jam tujuh lewat karena kebiasaan Keyna yang sudah siap tu duduk dimeja makan.


Matanya melirik Alka yang awalnya duduk disampingnya sekarang pindah tempat, dia menatap Keyna dengan tatapan dinginnya membat Keyna menahan tertawa. Sorry Keyna bukanya menyesal, ia malah mau tertawa dibuatnya melihat Alka yang sedang merajuk bagaikan anak kecil seperti itu.


Dari tadi juga ayahnya Keyna heran melihat dua orang berbeda jeder ini karena berbeda dari biasanya. Biasanya selalu menempel dimana ada Keyna maka akan ada Alka.


"Selamat Morninggggg.... Semua.... "Itu suara suram yang membuat kediaman kehidupannya Alka bertambah saja.


Dan dengan polos dan lucunya dia duduk disampingnya Keyna tempat ia duduk biasa membuat ia mengelus tak suka.


"Pagi Haikal... Udah ganteng aja si... "Ujar Keyna kepada Haikal dengan senyum.


"Iya dong... Haikal gitu loh... Kalo jelek bukan Haikal namanya tapi Kak Alka jauh... "Ujar Haikal tergerak kencang Disana karena ucapannya sendiri.


"Haha... kamu ini berdosa banget... "Ujar Keyna ikut tertawa karena Haikal. mengejek Alka.


Alka sekarang masih diam dan memantau aja, matanya bagaikan pisau yang siap mengiris mangsanya dengan jurusnya.


"Eheemmmmm.. "Serak suara Reyano membuat yang lain menatapnya, mata Reyano mengarahkan kepada Alka membuat yang lain menatap Alka.


Gleghhh....

__ADS_1


Tangan Alka yang memegang pisau untuknya malam itu ia genggam erat sembari menatap Haikal dab juga Keyna membuat dua orang Disana meneguk saliva kering dibuatnya. "Hehehe... Visssssss.! cuma berjanda Kak lelah... "


pletaak... "7Berjanda berjanda..! Bercanda bege... !!"Hujan Reyano kepada Haikal geram. heran deh masih bisa main main dengan mata seram miliknya Alka.


"Iya nih Al.. kan cuma bercanda enggak usah natap gitu juga... kek mau makan orang tau nggak.. seram.. "Ujarnya Keyna mendelik kepada Alka yang menatapnya tajam seperti itu.


Alka Mendengarnya mendengus saja karena tak suka dan juga masih marah kepada Keyna yang terang terangan mengatakan dirinya didepannya sendiri itu.


"Sudah yaudah kita sarapan cepat... nanti kalian telat loh Haikal Reyano... Wah Egi dan Rafka mana? "Tanya Kaya kepada anaknya itu.


"ada nggak mau bangun dianya.. Jadi ya tinggalin ajalah... capek mau teriak teriak pagi pagi.... "Cetusnya Haikal dengan malasnya.


Reyano menghela nafas.. "Rey.. Enggak boleh gitu sama temannya. Sana Gihh panggilin biar kalian enggak telat... "Ujar Jaya kepada anaknya itu. "Masa sama teman sendiri kalian tega sii..."lanjut jaya pada anaknya itu.


"Iya... Iya.... "Ujar Reyano lalu bangkit untuk memanggil dua anak ingusan yang mengganggu sarapan nya pagi ini.


"Pagi Om Jaya... pagi Mana cantik... Pagi Om Alka ganteng tapi masih gantungan Rafka... "Baru saja Reyano berdiri dan ingin memanggil mereka tapi ternyata mereka sudah sampai duluan disini.


Alka yang dipanggil om pun mendongak. "Apa.?Om? Memangnya saya setua itu ha?"Tanyanya tak terima kepada temannya Reyano itu. "Dan lagi saya tidak kutuann asal kalian tau... "Ujarnya pada Egi dingin.


Rafka menatap Alka dengan gigi rapinya. "Yakan Rafka masih kecil nih yak... Jadi Om ya memang udah tua.. apa lagi pakek jas kayak gini. Kasihan Kak Nana.. kalo jalan pasti dikira jalan sama om om atau sama bapak bapak... "Ujar Rafka.


Alka menghela nafas mendengarnya.. Kenapa hari ini semua orang sangat menyebalkan ddimatanya... "Saya mash muda. Umur saya bahkan baru 24 tahun asal kalian tau... Dan saya tidak setua itu untuk Keyna... "Jawabnya kesal.


"Lah kok ngamokkkkk..! "Ujar Rafka cemberut menatap Alka.


"Kamu bikin saya marah... "Ujar Alka tak kalah kesal.

__ADS_1


"Marah aja terus... Biar tua beberan sekali nanti... "Ujar Keyna yang sedari tadi hanya menjadi penyimak saja itu.


"Kamu nyumpahin aku? "Alka bertanya kepada Keyna dengan tatapan tak pecayanya.


Keyna menatap Alka dengan tatapan mendelik"He siapa yang doain... Kan aku Bilang.. Marah aja terus biar tua. Maksud kau jangan marah terus biar enggak tua... "Jawabnya gelagapan.


"Itu tandanya itu kamu doain aku cepet tua asal kamu tau..! "Ujar Alka tak terima kepada Keyna.


Keyna menghela nafas dibuatnya. "Marah terus sampel mampooosss... "Ujar Haikal mengunyah sembari menyela pembicaraan yang lain.. Ia yang paling santai. kaki diatasi dengan memakan nasi goreng buatan bik Yanti...


Keyna menghela nafas lagi dibuatnya. "Au akh gelap... "Gerutunya Karena Alka sedang datang bulan sikapnya...


"Dari pada marah marah sini makan Kak. Biar aku suapan.. Aakhhh... "Haikal. mendekati Keyna lalu mengarahkan sendok berisi nasi goreng itu kejadian mulutnya Keyna.


Keyna menatap itu menghela nafas lalu menggeleng. "Ayo dong kk. katanya ku adek kakak masa nggak mau disuapin sama adiknya Kak? Dikit aja ya... " Bujuk Haikal.


Keyna menghela nafas lalu membuka mulutnya membuat Haikaltrtsenyum manis dan menyuap Keyna dengan tenang. "Nahkan Enak kalo gini... "Ujarnya kepada Keyna...


Haikal menyendok lagi makanannya namun ia tak sadar ada mata yang menatapnya tajam saat ini.


"Lagi Kak buka mulutnya... "Ujarnya Kepada Keyna lagi.


"Turunkan sendok kamu..! "Haikal. terkejut dikalah tangannya ditahan seseorang dan ia mendongak menatap seseorang tersebut. itu salah alka


"Dia bisa makan sendiri.. Jangan dimanjain..."Ujarnya Fiko dihadapkan Haikal yang baru saja sampai dengan mempan berisi makanannya itu. " Biar Nananya cepat sembuh .. biar Nona Nana nya bisa gerak bebas dan sendi sendinya enggak kaku... "Ujarnya lagi keadaan Haikal.


Keyna menghela dibuatnya. "Kamu siapa? berani nagatur ngatur? Pembantu juga... Sitrat mending cuci piring gihhh... "Ujar dari Haikal tak terima.

__ADS_1


"Saya hanya kasih saran aja kok. So---"


"Bisa siam tidak..! saya tidak terima saran dari kamu..! "


__ADS_2