
Aku mencoba mendongak menatap seberapa dalam aku terperosok kedalam kegelapan ini, ternyata sangat dalam membuat aku tak tau harus bangkit. Aku tak tahu harus apa. Aku kembali duduk dan menungkup wajahku menangis. Namun ia mendapatkan tepukan dipunggungku membuat aku mendongak.
Ternyata itu adalah sosok yang membuatku seperti ini. dia adalah Keyla. Keyla si gadis cupu yang sudah menjadkanku sebagai boneka dan budaknya.” berani kau munucul didepanku?” Tanyaku karena maarahu menocak menatapnya. Menatapnya saja ku bisa marah, bagaimana coba?
Namun sosok itu menunduk diam. apa ia takut kaena saat ini kami sama sama roh saja? Bukankah kami bisa berkelhid an menyakiti satu sama lain. jika mengingat hal itu membuat aku menyeringai dan tersenyum jahat. Aku bangkit dan...
Pov bersama...
“Kyak.... apa yang kau laukan Keyna...!!!” Pekik Keyla dikalah rabutnya ditarik oleh Keyna keras. Keyna menjambaknya dengan sekuat tenaga bagaikan tak ada hari esoknya membuat Keyla merasakan kulit kepalanya mati rasa. “Kau ini sudah mau mati saja masih jahat, apakah kau tak takut masuk neraka he?” Tanyanya pada keyna.
Sedangkan Keyna mengusap kepalanya kasar.. ia melepaskan jambakannya karena tak semua salahnya, salah itu salah keluarganya... lagipula dulu ia juga salah, membully Keyla yang bahkan kehidupanya lebih menyihkan dari pada dirinya... dulu dia memang sangat kejam.
“Sekarang geng galaksi sudah membalas semua yang sudah keluargaku lakukan padamu... keluargaku sudah hancur sekarang..” Ujar Keyla didepan Keyna dengan “ Mereka sekarang sudah menyesal dan hancur padahal bukan itu yang aku mau hiks hiks..” Ujarnya sendu lagi karena bersedih.
“Memang sudah harusnya begitu lihatlah, gue bahkan sampai seperti ini... Keluargamu sangt tak berperikemanusiaan..” Sinis Keyna pada Keyla ya?"Kau kenapa kesini? ” Tanyanya sinis.
Keyla menggeleng.” Ikutlah aku supaya kau bisa hidup kembali. Aku akan pergi menuju neraka tenpat seharusnya aku tempati.. dan kau harus kembai hdup demi orang orang yang menunggumu..” Ujarnya lagi.” Aku yang akan mengantarmu,,” Ujarnya...
“Kamu mau masuk neraka? "Tanya Keyna sinis mendnegarnya. Baru kali ini dia mendengar ada yang mau masuk neraka” Apa kau tak mau masuk Syurga?"Ujarnya lagi sinis.
"Mau... Tapi ya masuk neraka dulu baru masuk syurga nantinya. Aku kan mau cuci dosa dulu..” Ujarnya polos.
“Hadu yaampun.. kamu yu ngak pantes masuk syurga Keyla.. kamu itu nggk cocok masuk syurga.. kamu tu harusnya jualan es aja dineraka tu, biar kamu guna disana bagi penghuninya. Pasti Kaya tu kamu kalo kamu jual es disana..” Ujarnya sinis.” Es Es... Es mang.. teriak aja gitu. Bila perlu malaikatnya juga ditawarin. Mungkin mereka juga haus ngurusin mereka yang ada didalamnya itu...” Ujarnya lagi sinis.
“Astaghfirullahhalazim kamu jangan solomi Keyna, kamu berdosa?” Tanyanya. Padahal dalam hari dia mencerna kata kata keyna. Benar juga, kenpa dia tak jualan es saja nanti. Pasti dia akan kaya bukan? Hehe..
“Shoimi sholimi... sholeha.. Sudahlah.. sesama calon makanan neraka nggk susah ngomongin orang lain. diem aja” Ujarnya lagi santai..” Sudah jangan ketawa ketiwi “ Ujarnya lagi karena suda lelah. Ia diam merenung semuanya saat ini.
“Ayo pulang.. sudah ada yang menungumu saat ini..!!” Ujarnya Keyla lembut. ia tak berani menatap wajah Keyna dengan jelas, ia masih ingat betapa kejamnya Keyna dulu padanya. Sunguh Keyna sangat jahat membuat ia trauma meski menjadi hantu,
Keyna ragu... ia tak mau kembali, ia mau mati saja, namun bagaimana? Apakah kematian akan mendatanginya? Buktinya sampai detik ini ia masih diruang gelap ini membuat ia mengusap wajahnya kasar.” Tutup mata kamu ya... kamu bayangin kamu bangun dari tidur, dan buka mata kamu secara berlahan nanti.. Selamat pergi Keyna.. aku nggak bakal ganggu kamu lagi kog. Jagain tubuh aku dan keluarga aku nanti ya.. sayangi kak Fiko.. soalnya dia sekarang sayang banget sama aku.. “ Ujarnya menangis membuat Keyna mengangkat satu alisnya. Sebenarnya hanya mua menahan kemelowan sang musuh. Ia mengangguk sebagai tanda mengerti.
Keyna mulai menutup matanya lalu membayangkan ia tidur, damai dan tentram, ia mengikuti ucapan Keyla tadi membuat ia membuka matanya secara berlahan, namun rasa sakit dikelapanya membuat ia tak tahan. Ia meringis dan memegang kepalanya... sakitnya sangat sangat sakit.. bagaikan ditimpah batu bertonton besarnya. Apakah ini karena ia ingin bangkit?
Ia berusaha membuka matanya, namun sayangnya mata itu masih tak bisa dibuka membuat ia gelisa... Ia merasakan berat dimatanya. Pelan namun pasti ia membuka matanya dan meringis, sakit sekali mana ditambah silau, matanya sakit..
Ditempat lain, dokter yang khusus menangani Keyna sekarang terkejut dikalah hapenya berbunyi pertanda bahwa Keyna melakukan pergerakan, dengan sigap empat dokter berdiri lalu berlari menuju kamar Keyna..” Pasien bername Keyna sudah bangun dari todornye.. Tolong bagi tau same Tuan Alka sekarang...” Ujarnya cepat lalu meniggalkan ruangan itu.
__ADS_1
“Baek doktergh..” Ujarnya dengan logard melayu itu. Dia mulai menghubungi Alka, namun yang mengangkatnya itu adalah seorang perempuan membuat ia hanya menyampaikan salam saja. Katanya Alka sedang metting membuat ia tak bis aberbuat apa apa..
Sedangkan dilain tempat Keyna bangun dari tidurnya dengan merasaan sakit dikepalanya, dia menelan saliva kering, ia merasakan tenggorokannya bagaikan tak minum satu tahun saja. Matanya samar samar menatap sekitar, sedikit buram namun lambat laun memulih menjadi lebih baik. Ia meringis dengan memegang kepalanya yang sakit.
Dia tidak mengunakan infus karena kecanggihan sistem. Hanya mengunakan berepa suntikan saja Keyna tak butuh infus. Ya ini hanya ada dinovel ini. jangan dicar di google tapi aku yakin sistem ini bakal dirancang oleh orang luar supaya kita lebih maju bukan? Eahh..
“Nann.. nona..!!” Samar samar Keyna mendengar suara itu membuat Keyna menatap kekanan dan kekiri, namun lehernya sakit membuat ia meringis. “Air...!!” Gumamnya lemah saat beberapa wanita mengunakan jas putih mendekat yang ia yakini mereka adaah dokter. Disana juga ada dua pria membuat ia terkejut. Banyak sekali dkternya? Namun bukan it yang harus dipikirkan setelah siuman.
,"Ini nona minumnya.."Satu dari mereka. memberi minum dan satunya membantu Keyna minum
“Nona lihat. Ini angka berapa?” Tanya dari dokter pria yang menadakan tangannya dia menunjukan angkah dua dan sekikit membungkuk. dia takut mata keyna tergangu akibat air panas itu. Itu juga karena Alka yang meminta supaya keyna tak mengalami kebutaan. Jika Keyna buta, maka mereka akan segera melakukan operasi mata.
Beberapa dokter menghendel suhu peredaran darah dan sebagainya. Melihat perkembangan yang Keyna alami.. membuat Keyna risih. “Satu dok..” Ujarnya lemah menatap jari itu...
“Allhamdolilah. Selamat kite..!!” Ujarnya tertawa bahagia disambut yang lain terkekeh.
“Yasudah nona istirahat saje yeyy. Supaya tubuh nona lebih baik lagi nanti. Kite permisi ye...” Ujarnya membuat Keyna mengagguk.
Sedangkan yang lain juga pergi. Mereka tau jika keyna butuh istrahat kepalanya pasti pusing dan sebagainya. Sedangkan Keyna sedikit bingng dikalah kakinya kaku, dia menggerakkannya namun sangat nyilu, dia tak sempat bertanya berapa lama dia koma, ia juga ingin bertanya, kenapa kulitnya menjadi putih seperti ini, ia mau bertanya bagaimana wajahnya saat ini.
Namun ditemat lain Alka yang baru saja selesi metting menatap sekretasinya dengan alis satu terangkat. “ Ada apa Kate?” Tanyanya. Karena Kate nampak sedikit tegang dan bingung.
Kate.. sekretasi yang sudah menemaninya setahun ini, gadis ynag bertubuh tinggi dan berisih, baju seksi layaknya sekretaris biasa riasan wajah ala korea namun sangat cantik diwajahnya. Bibir tipis mamun mengoda siappaun tapi tidak untuk Alka. Kate menatap bosnya dnegan menunduk.” Maf pak Alka. Tadi ada yang berkata dia dari rumah sakit Singapure jika pasien bernama nona Kekeyi lupa pak.. dia melakukan pergerakan siang ini.. dan barusan dia bilang lagi jika nona tersebut sudah siuman..” Ujarnya canggung.
Alka yang mendengar itu menjadi senang sekaligus terkejut.” Benarkah? kau tidak menipukukan?” tanyanya dengan nada intimidasi, setaunya selama ini Keyna tak pernah melakukan pergerakan.
Kate menggeleng kuat karena tak terima dituduh.” Tidak pak sungguh... tapi siapa dia pak? Apakah adik bapak yang masuk rumah sakit?” tanyanya takut. Setaunya Alka tak pernah dekat dengan perempuan ataupun siapapun itu, bahkan dengan adik dan ibunya. Dia selalu datar dan tak pernah tersneyum. Tapi ini? dia nampak sangat Mood.
Alka mendesi” Bukan urusanmu.. “ Ujarnya..” Katakan pada pada asisten saya Rangga untuk menyiapkan helikopter menuju rumah sakit XXX Sekarang juga. Saya tunggu satu jam setelah ini..” Ujarnya lalu pergi meninggalkan gadis itu yang bengong.
“Tapi bapak ada rapat lagi dengan perusahaan Court groub pak. Bahkan janji ini sudah dilakukan seminggu yang lalu...” Ujar sang sekretaris menahan pak Alka. Namun Alka yang mendnegar itu hanya menjawab.” Batalkan saja. “Tanpa beban sedikitpun, tak juga berhenti dan tak juga memberi alasannya.
Sedangkan Alka berjalan dengan senyum manis. Dia menuju ruangnya dengan santay meningalkan Kate yang bingung.”Apa dia kekasihnya pak Alka?” gumamnya lirih.
Sebnarnya dia itu anak dari perusahan sebelah, hanya saja ia ingin menjadi sekretarisnya Alka karena ingin mencuri hati Alka. Namun nyatanya sudah satu tahun mereka bersama disini Alka tetap tak meliriknya barang sedkitpun padahal ia menyukai Alka itu sejak ia kelas 1SD. Namun ia tetap melakukan apa yang disuruh Alka.
Alka memasuki ruangannya dengan senyum yang mengembang dia ingin mengambil buku Hitam yang a simpan dilaci buku yang menceritakan tentang pertemuanya dengan gadisnya dulu. Dimana ia merasakan jatuh cinta setulus dan sebesar ini. sehingga menciptakan rasa obsesi yang besar.
__ADS_1
On flashback..
.
Sosok Alka yang duduk didepan danau dengan wajah yang penuh dengan air mata, dia menangis dikalah ia ingat ayahnya yang memarahinya hanya karena dia mendapatkan juara dua. Ayahnya mau Alka mendapatkan juara satu dan mengalahkan semua orang. Itu adalah kejadian semester lalu dan itu mampu membuat ia trauma.
Sebenarnya ia hanya manusia biasa, tak bisa selalu mendapatkan juara satu bukan? Apa lagi dia sudah belajar semaksimal mungkin, makan jarang, belajar belajar dan belajar, selalu belajar dan tiada hari tanpa belajar. Ia bahkan lupa jika dia itu adalah manusia. Yang ia ingat, dia itu adalah robot ayah dan ibunya. Harus selalu sempurna dan bisa segalanya.
Setelah itu ia merasakan benda keras yang menimpa kepalanya, dimana membuat kepalanya berdarah. Tau apa. Ia tak sadar yang kena? Itu adalah batu, batu dari seseorang yang sedang dilempari oleh beberapa orang yang sedang tawuran membuat ia pani. ia sampai tak menyasari bahwa tempat ini sudah sangat ramai. Ia bingung harus apa selain berlari. Namun sudah tak bisa karen aterjepung.
“Woy anak Sma melati... sini loe..!!” Teriak dari orang lain membuat ia bingung. Alka yang baru saja memasuki kelas 2SMP tak tau banyak apa tentang kejahatan dan tawuran, tak suka berkelahi dan juga berbuat masalah, pendiam dan introvert itu menggeleng.
Jika dilihat disana banyak sekali anggota sekolahnya membuat Alka terkejut pantas saja kepalanya dilempar batu. Ternyata orang sekolahnya yang tawuran.dan sekarang dia yang terkea getahnya.
Jadilah dia diserang bereapa orang. Mau dia teriak dia tak terlibatpun percuma menurutnya. Karena setau orang lainkan dia memang anak SMP Melati. Ia mulai berkelai dan membela diri.namun sayangnya tawuran mana ada yang sehat? Mereka ada yang bawa jari-jari motor. pisau, batu batah membuat ia terkejut dan juga kalah.
Jari-jari motor yang hanpir mengenai kepalanya itu terpanting dikalah anak kecil datang dengan balok kayu menempaknya. Ia berdiri didepan Alka yang sudah luka sana sini, sudah memar sana sini karena pukulan.
“Kak Alka.. awas..!!” Teriak Gery yang tak lain adik kelasnya membuat Alka cepat namun ia kalah cepat jika tidak gadis didepannya itu menarik tubuhnya menjauh. setelah itu gadis itu mengeluarkan bubuk cabe yang sangat banyak mebuat orang yang mengkeroyok Aka tumbang. gadis situ tak sampai disitu. Dia juga melempar bubuk lada begitu banyak membuat mereka terbatuh batuk. Gadis itu tak menyia nyiakan kesmpetan lalu lari.” Polisi. ada polisii. Kabur..!”! Teriaknya membuat tawuran itu hlang dan lenyap seketika ada yang ngbirit menuju mobil dan motor, ada yang masuk kekolam dan ada yang kejalan lain. padahal itu hanya bohongnya gadis itu.. Alka terkrkeh meskipun itu membuatya perih.
Gadi situ menarik Alka duduk dilain tempat. mereka duduk diatas lapangan hijau menghadap danau. Kaki yang selunjuran membuat Alka juga menjulurkan kakinya. “kenapa tawuran kalo enggak punya nyali dan persiapan?” Tanya gadis itu terkejut dan juga ngosngosan.
Alka mengeleng kaku.” Gue eggak gitu kok, tadi tiba tiba aja ada yang lempar batu kekepala gue dan ternyata ada yang tawuran. Kalo adek ngapain disini?” Ia melihat gadis yang menolongnya itu masih memakai kostum Sd membuat ia memnagilnya adek.
Gadis itu terkekeh.” tadi gue liat loe nangis sambil megang hadia loe. Terus loe berantem sampek hadianya jatuh. Nih nanti dicuri lagi..” Ujarnya memberikan piala serta sertifikat itu. Disana juga ada bingkisan yang biasanya isinya adalah buku atau baju drai sekolah.
“Makasih ya. Dan maskasih juga udah nolongin gue..!!” Ujarnya malu. Karena ia ditolong anak SD.
“Apa yang engak selagi itu bisa gue bisa..” Ujarnya memainkan kepalanya.” Kenapa loe ubah pialanya juara satu? Itukan ngga bisa kecuali kalo juara satu.” Ujar gadis itu menatap piala yang sudah dicoret coret.
Alka terkekeh.” Niatnya mau boongin ayah sama ibu gue supaya engak dimarain, tapi bener kata loe. Engak bisa..!!” Ujarnya terkekeh miris sembari memainkan piala kecil itu...
“Gue punya sesuatu..” Ujar gadis itu membuat Alka menatapmya. Ia membuka tasnya lalu memberikan piala yang terbuat dari kristal yang artinya itu juara satu umum, dan disana tak ada kertas atau apapun, hanya ada benjolan yang tertulis juaranya”Ini. gue baru dapet juara satu umum, tapi itu enggak bakal berguna buat gue. nanti loe tinggal tempelin kertas juara dari Smp loe dan juaranya suapaya nama sekolah gue ketutup."
"Btw nggak papa kok Cuma juara dua yang penting selalu berusaha ya. Bay..!!” Tanpa kata dia berlari dan pergi.
“Nama loe siapa..”
__ADS_1