Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Haikal


__ADS_3

Sejahat apapun ayahmu, jika ia sudah meminta maaf dan berjanji tak akan melakukan kesalahan yang kedua kali maka beri ia kesempatan... Sebab aja jutaan anak yang diluar sana yang dilahirkan tanpa tahu siapa ayahnya.. Dab itu artinya ayahmu masih memiliki sisi baik dalam hidupnya. meskipun itu hanya secuil atau dukung kuku... Karena bagaimana pun juga kau tak bisa mengubah jika darahmu mengalir darah manusia yang kau benci setengah mati itu... Salam sayang dari aku..


Riko berlari menuju kamar maminya itu membawa apa yang sudah ia dapatkan dari Keyna tadi.. brak.. ia membuka pintu kasar lalu mendekati Daren dan Dara.” Ayo cepet kita bawa mami kerumah sakit. Kakak udah dapet kok mobil dan uangnya dari Keyna.”Ujarnya dengan khawatir lalu berlari membantu Daren mengangkat maminya itu.


“Ayo kak cepet.. jangan sampai terlambatt..”Ujarnya Daren, ia sudah menutupi mulut maminya mengenakan lakban karena maminya menggigit jika dibiarkan, kaki dan tanganya bahkan juga diikat karena maminya yang kejang kejangnya cukup kuat. Matanya bahkan sekarang menatap kelangit langit dan belong. Dara? Ia hanya bisa menangis saja tak bisa berbuat apa-apa.


Dengn cepat Riko dan Daren membawa ibunya menuju mobil yang diberi Keyna tadi, namun sebelum itu mereka melewati Keyna dan kawan adiknya itu membuat Keyna tersenyum samar melihat keadaan Dita.. “ Bay bay… gue baikkan?” Gumamnya dalam hati melihat maminya itu yang bagaikan orang ayan.. namun tak ada yang melihat dan sadar akan hal itu. Well. Keyna si gadis licik dan juga kejam. Ada yang bilang, kenapa Jaya hanya kejam dengan Keluarga Handi tidak dengan ayahnya yang juga kejam? sebabnya ayah Keyna beda dengan keluaga Handi.


“Nana..Reyano… papa pulang..!!” Suara itu membuyarkan lamunan Keyna dan itu membuat ia tersenyum melihat kearah pintu. Disana ada papanya yang sedang membawa banyak paperbeg dengan jas nya yang sangat rapi dan senyum tulusnya.


“Hay papa… masuk pa, sudah pulang dari urusan Islandianya pa?” Tanyanya Reyano kepada papanya itu menghampiri papanya dan mencium tangan papanya yang baru saja pulang, ia pergi baru empat hari padahal.


Papa Reyano itu tersenyum dibuatnya lalu mengusap kepala Reyano sayang.”Papa kangen sama kalian, mangkanya papa cepetion ngurusin pekerjaan papa disana.. papa mau liat putri sama putra papa..”Ujarnya dengan senyum bahagianya meski masih Nampak raut lelahnya diwajah yang semakin menua namun tetap gagah itu.


Keyna hanya tersenyum tipis dengan papanya. Jka kalian pikir Keyna sudah meaafkan papanya? Salah besar. Keyna hanya mencoba menerima kenyataan. Sejahat apapun Jaya, tapi lahirnya dirinya dibumi ini berasal dari sp**manya Jaya.. hasil goyangan papa dan mamanya dulu. Ia harus sadar akan hal itu, mangkanya ia bersikap seadanya. Jika rasa sayang dan apapun itu Keyna tak lagi bisa merasakannya. Sebab ia sudah mati rasa terjadap keadaan.


“Omm.. apa kabar om?” Tanya Haikal mendekati Jaya dan mencium tangan ayahnya Keyna dan Reyano itu sopan. Bad boleh tapi etitut harus tetap ada ya.. jangan sok berkuasa jika nyatanya masih meminta pada orang tua.


Jaya menatap keyna yang tak memiliki perubahan mimik wajh melihatnya itu membuat ia mendadak lesuh, taka da rasa bahagia kah? senyum kebar kah? semuanya tidak ada, hanya senyum yang sangat tipis disana membuat ia tersneyum menatap Haikal.” Baik dong.. om bawain banyak oleh-oleh buat kalian dan kak Nana.. nih kok kak Nananya diem aja? Sariawan ya?” Tanya Jaya lalu mendekati anaknya itu.


” Asiikkkk.. makasih om..” Jawaban Haikal dan lainya kompak mendengar oleh oleh itu.


Keyna tersenyum tipis lagi lalu menatap Haikal”Enggak kok om.”Jawab haikal polos disana menatap Keyna.


Jaya mengusap kepala anaknya sayang lalu mengecup singat pipi Keyna.”Kenapa diem aja? Enggak seneng papa pulang ya? Keyna masih benci papa? Atau lebih suka papa jauh dari Keyna?” Tanyanya nanar kepada putrinya itu. Matanya bahkan sekarang sudah memerah menatap Keyna penuh selidik dan penuh penuntutan.


Keyna menghela nafas.”Enggak kok pa. Key enggak sariawan dan Key seneng kok papa pulang.. Cuma Keyna kan memang enggak bisa ngomong apa-apa.. Oh ya.. oleh-oleh buat Keyna mana? Papa enggak lupa Keyna kan?” Tanya Keyna dengan senyum menggodanya..

__ADS_1


Tentu saja jaya terkekeh melihat Keyna begitu, mukanya langsung cerah dong.” Ini papa beliin kamu baerbie yang luucu banget..”Ujarnya lalu memberikan paperbeg dua buah kepada Keyna” Dan baju Tidur baerbie cantik banget..”Ujarnya dengan lugunya lagi.


Lalu Jaya menatap Reyano dengan tatapan bahagianya.” Dan ini buat putra papi yang ganteng ini, yaitu mobil-mobilan tayo hehe dan stik baru buat main Ps.. ada DVd juga buat kamu Rey.”Ujarnya dengan Reyano disana semngat.”Dan buat kalian om beliin banyak baju dan mainan juga. Kalian pilih aja sendiri ya.”Ujarnya memberikan beberapa paperbeg dengan Haikal dan lainnya disana.


Dan itu cukup membuat Haikal tersneyum dna menerimanya dari Jaya “Widihh.. makasih ya Omm. Om baik banget sii,,, inikan maianan kesukaannya Haikal hehe.":Ujar Haikal mengambil paperbeg dengan bahagianya membuka semuanya disana.


Beda halnya dengan Keyna yang melihat bearbie yang mengenakan baju Pink rambut kuning itu, ada sayapnya dan sepaket dengan sepatunya, ada juga baju yang lain membuat ia terkekeh dalam perut, lalu menatap baju tidurnya itu. Baju tidur anak kecil yang ukuran dewasa yang gambarnya adalah mimi peri disana yang sedang terbang dan banyak bunga bunga membuat ia meringis. Papinya ada ada saja.


Samahalnya dengan Reyano, ia meringis melihat Tayo itu, melihat DVD Dan stik yang dibeli papanya. Itu semua ia sudah punya dan papanya membelikannya lagi… Teman-teman Reyano? Mereka hanya meringis menatap maianan yang diberi ayahnya Reyano yang ada mobil mobilan, ada kereta kereta dan juga Minipo..


Jaya yang melihat Keyna yang Nampak tak suka mainnya itu membuat ia murung...”Keyna enggak suka ya? Papa kira Key suka, kan dulu mau baerbi yang papa kasih sama Cloe.. kenapa sekarang enggak suka lagi? Atau Keyna mau yang lain? biar nanti papa siapkan dan beli yang baru ya... “Ujarnya kepada Keyna.


Lalu matanya menatap Reyano yang Nampak tak juga menyukai pemberiannya itu.”Reyano juga enggak suka? Kenapa? Apa mau yang lain? Sebutin aja enggak apa-apa kok. Biar nanti papa beli lagi yang baru buat kalian semua.”Ujarnya.”Maafkan papa ya enggak bisa bikin kalian bahagia. “Ujarnya dengan air mata yang hamper jatuh.


“Rey bukanya enggak suka pa.”Ujarnya Reyano menatap papannya itu.”Tapi Rey udah ada yang papa kasih. Stik, DVD, semuanya udah dikasih sama kak Keyna dan yang papa kasih ini bahkan merknya kak Keyna kasih keReyano sebulan yang lalu.. ini yang kita mainin adalah pengeluaran terbaru.".|Ujarnya Reyano menunjukan stik dan juga Psnya kepada papanya itu membuat Jaya menatap Psnya Reyano, disana juga ada DVD Dan juga banyak lainya membuat ia menhgerjab bagaikan anak kecil yang tak berdosanya.


“ Dan Key suka si pa sama kado papa.”Ujarnya Keyna menatap baerbi yang dikasih papanya itu membuat Jaya Tersneyum dengan Keyna.”Tapi dulu. Pas Keyna masih kecil.. kalo sekarang selera Keyna bukan lagi kayak gini..”ujarnya meringis dengan papanya itu.


Jaya menahan tangisnya disana sedangkan Haikal menatap Jaya kasihan, sama halnya dengan Rafka. “Tapi Haikal suka kok omm hadia om.. Haikal suka banget soalnya Haikal pecinta anime. Makaish ya Om.. om memang yang terbaik.”Ujar Haikal semangat kepada Jaya disana. Dia tak pernah diberi oleh oleh atau hadis dari ayahnya membuat ia sangat menghargai perasaan seorang ayah dari teman temannya.


Jaya menatap Haikal terkekeh. “terimakasih ya…”Ujarnya tulus lalu menatap dua anaknya itu.”Maafin papa ya yang enggak tau apa yang kalian mau dan apa yang kalian butuh. Papa memang gagal jadi seorang ayah.. mama kalian pasti nyesel banget udah percayaain kalian sama papa.”Ujarnya dengan mata yang memerah.


Keyna menghela nafas melihatnya.”Papa enggak salah kok., yang salah itu kita. Kita yang enggak bisa hargain apa yang papa kasih sama kami.”Ujarnya membuat Jaya menggeleng.” Dan papa tenang saja. Meskipun Keyna udah gede dan enggak suka sama apa yang papa kasih, tapi ini tetep benda berharga dan Bakal Keyna jaga.. Keyna bakal jaga apapun itu yang papa kasih sama Key..”Ujarnya Keyna kepada papanya itu sendu.


.


“Dan Reyano juga.”Ujarnya Reyano menyahut.”Meskipun ini enggak bakal Reyano pakai tapikan ada temen Reyano yang bakal suka kesini dan mainnya. Jadi eggak bakal sia sia deh hehe.. makasih ya pa.”Ujarnya lalu mengedipkan matanya dengan kakaknya itu sebagai tanda kode jika ia sudah melakukan tugasnya.

__ADS_1


Jaya tersenyum dibuatnya lalu menepuk pundak anaknya itu.”Makasih ya sayang.”Ujarnya lalu mengusap kepala Keyna yang memainkan Baerbienya. Keyna pikir lucu juga, si gadis mafia ,mainnya barebie. Seharusnya ia bukan main baerbie.. tapi lebih cocok main boneka sentet atau main boneka anabel haha. Lebih menantang dan lebih seru kayak nya ya…


Disisi lain Haikal meremas miniature kereta apinya itu. menatap Jaya dengan tatapan nanar…. Baginya Keyna dan Reyano beruntung,. Papa mereka bisa sadar dan mau memperbaiki kesalahanya. Bisa memeluk anak anaknya bahagia dan bangga. Lebih memilih anak anaknya ketimbang istrinya dan anak tirinya. Beda degan papanya yang meninggalkanya sejak ia masih sangat kecil membuat ia lupa bentuk dan rupa ayahnya itu. Ia merindukan ayahnya sekaligus membenci ayahnya.


Keyna menarik tangan Haikal dan Rafka membuat Haikal tertegun menatap Keyna terkejut. “Ayo berpelukan…”Ujarnya membuat Haikal tersenyum dan memeluk Jaya dengan erat menyalurkan rasa rindu kepada ayahnya sampai Jaya terkejut. Namun mata Keyna mengerkab menandakan bahwa ia harus menerimanya membuat Jaya tersenyum dan menuruti anaknya itu.


Reyano dan Rafka menjauh dari sana membiarkan Haikal memeluk Jaya erat. Ada jutaan orang diluar sana yang sangat menginginkan ayahnya. Ada banyak yang ingin berjumpah ayahnya. Tapi ada banyak juga yang menyia nyiakan ayahnya dan kasih sayang ayahnya.. Kamu bagian mana?


“Kamu anak papa.. akan selalu jadi anak papa meskipun kamu bukan lahir dengan darah saya.”Ujarnya Jaya tulus membuat Haikal mengeratkan pelukannya dan menyembunyikan wajahnya yang menangis itu.


“Eciee… tukang begal nangis ecciee..”Ujar Rafka yang diam saja tadi menatap Haikal.” Pakek sembunyi segala. Malu ya sama gelar uhuy.. cuit cuitt.” Ujarnya lagi menggoda membuat Keyna dan lain terkekeh. Keyna tersenyum dengan keadaan sekarang, baginya kebahagiaan orang oprang terdekatnya itu adalah nikmat yang tak terhingga. Senyum mereka adalah alasan kenapa sampai sekarang ia masih berdiri dan masih berjuang untuk tetap berdiri dan kuat…..


Di lain sisi ada sosok Riko dan lainnya yang menunggu didepan ruang rawat.. dan ternyata uang didalam rekeningnya kasih Keyna kasih tadi itu ada 50juta dan itu sangat cukup. Itu membuat Riko tak bisa menebak Keyna itu bagaimana, kadang ia menjadi malaikat yang paling baik dan kadang menjadi manusia yang terkejam yang ada.. tapi tak apalah. Sekarang yang terpenting adalah ibu mereka bukan?


Setelah pemeriksaan selama dua jam barulah dokter dokter disana keluar membuat Riko dan lainya mendekati salah satu dokter dan bertanya.”Bagaimana keadaan ibu kami dok? Apa dia baik-baik saja?” Tanya Riko dengan nanarnya kepada sang dokter disana.


Sang dokter yang tak lain adalah dokter Heru itu menghela nafas sembari membuka masker yang ia pakai.” Maaf ya dek.. saya juga tidak tau.. bagaimana ini bisa terjadi dengan ibu kalian, secara tadi ketika kami melakukan tes NAnya itu ibu kalian tidak memiliki penyakit apapun dan terkena apapun. jikapun itu efek jantungnya yang lemah itu saya rasa tidak mungkin., sebab tadi ketika kami priksa jantung beliau cukup kuat menerima tubuhnya yang sakit sekaramg.. karena itu, terpaksa kami beri obat penenang untuk ibu kalian dan nanti kami akan melakukan tes kembali untuk ibu kalian,”LJawabnya jujur.


Ya.. obat yang Keyna kasih itu tak berbentuk, tak berbekas dan tak juga terdeteksi mengenakan apapun kecuali dengan system yang ia buat.. karena itu juga Keyna tak khawatir ketika Dita dibawa rumah sakit..enak bukan? Uya enak lah.. mangkanya jadi orang pintar seperti Keyna ya.. wkwkwk.


Riko dan lainnya saling tatap dibuatnya.,” Tappi dok tapI ibu saya tadi kejang kejang hebat, belum lagi mulutnya berbusa busa dan bibirnya yang berwarna biru bagaikan orang yang keracunan masa ibu saya tidak apa-apa dan tidak terdeteksi penyakit apa.. saya enggak percaya dok..”Ujarnya nanar.. “Atau dokter adalah suruhannya Andes ya.. suruhannya temen temen Keyla..! ngaku dok..!! mangkanya dokter enggak mau bantu mami saya dok?!!” Tuduhnya dengan telunjuknya menunjuk wajqlahnya Heru.


Heru mengerutkan keningnya dibuatnya. Oh, ia barus adar ini keluarga Handi membuat ia mendengus.”Maaf.. saya tidak ada seperti itu ya.. kalian saya biicara jujur kok. Kalo tidak percaya, kalian bisa tes ditempat laiun saya permnisi..''Ujarnya sebelum emosinya meledak melihat keluarga laknat dimatanya ini. Baginya fropesinya lebih penting. Ia mencintai propesinya sekarang ini yang hanya menjadi seorang dokter dirumah sakit. Menjadi orang normal itu lebih baik dari pada menjadi kaya raya tapi dikejar kematian dimana mana.


“Kak gimana ni kak? Apa kita rujukin mami kerumah sakit aja? Dara takut mami itu disini Cuma diperiksa tak adil karena suruhan manusia manusia laknat itu kak.. ayo kak.”Ujarnya kepada Riuko disana nanar.


“Dar bisa sabar dikit enggak..!!” Ujarnya Daren dengan kembarannya itu.” Gue yakin sama dokter tadi.. karena tadi aja dia meriksa mami dua jam dengan dokter lainya. Kalo mereka suruhannya Andes tadi mereka ngapain didalam? Main game atau nonton?” Tanyanya berfikir secara sehat saja sekarang yakan?

__ADS_1


.


.


__ADS_2