
Langkah kaki Dara berjinjit supaya tidak menimbulkan suara. sebab ubin yang digunakan ubin sturme yang bisa membuat suara yang terdengar jelas dari pada ubin lainya. Maklum ubin mahal.. disana Dara mengintip dibeberapa sembarang arah.. ketika bertemu pelayan lain ia hanya menatap arah lain seakan tak tau apa apa. Sampai dikamarnya Keyna.
Ia menghela nafas dibuatnya lalu menatap CCTV yang ada.. ia disana tersenyum karena sudah mematikan CCTV, Yah.. ia sudah sangat nekat, ia bahkan memberikan obat tidur untuk penjaga CCTV, mangkanya ia bisa disini, karena tukang CCTV nya tertidur.. ia menatap pintu yang terkunci itu dan mulai membukanya.
Namun tak dapat dibuka.”Akskkj sial.. gimana bukanya nih?”Gumamnya, bahkan disana tidak ada lubang untuk kunci membuat ia harus berfikir keras. Ia juga mengbolak abrikkan keset dan juga bunga disana, tak mendapatkan apapun, ia mendorong pintunya kuat. Tak mendapatkan apa-apa.. ia bahkan mengusap keningnya sakit dibuatnya.
Tintintin...
Suara dari hape Keyna berbunyi keras dikalah itu. Ia yang sedang makan membuat Andes yang juga makan disisinya itu menaikan satu alisnya.”Siapa?”Tanyanya Andes dengan kepo. Jarang sekali ada yang menghubungi Keyna setahunya.
Keyna mengambil hapenya. Dering itu bukan dering panggilan tapi dering peringatan membuat ia tertegun. Dan akhh.. disana ia melihat jika ada Dara yang berusaha membuka pintunya. Bagaimana ia tau? Pintu itu ada kamera kecil, tepatnya diatas nya didekat etalase. Hanya sekecil cipt begitu dan cembung tak akan ada yang tau karena disana ditutupi oleh namanya.
Dan yang pastinya sudah terhubung dengan hape miliknya. Jika ada maling langsung ada notifikasi.
“Mangsa.”Gumamnya disana membuat Andes mengangkat bahu acuh.
Dengan senyum cemerlangnya Keyna membuka pintu kamarnya membuat mangsa masuk.”Malam nanti gue pastiin kita dapet jantung buat Mike.”Ujarnya disana. Hal itu membuat Andes menatapnya dengan alis terangkat dengan berarti ‘ Siapa’
Keyna tersenyum misterius.” Liat aja nanti.” Ia lanjut memakan makananya. Dalam hati ia tersenyum sinis dibuatnya sembari bergumam.’ Gua engak jahatkan Keyla? Soalnya gue juga manusia yang bisa ngasi kesempatan satu kali bukan Tuhan yang berkali kali. Akh ralat, bahkan gue udah banyak ngasih kesempatan tapi dia sendiri yang nyemplungin diri kekehidupan gue kan? Selamat menyusul adikmu Dara.”Gumamnya dihati sembari memakan makannya nikmat memikirkan hal itu.
Disisi lain Dara yang mendorong kamar Keyna itu terkejut dikalah kamar itu terbuka,
”Gila.. kenapa bisa tadi enggak bisa? Apa ini yang namanya pucuk ku cinta ulampun tiba?” Tanyanya lagum lalu dengan cepat masuk kesana meninggalkan luar.. dengan cepat menutupi pintu disana supaya tidak ada yang tau ia masuk. Alka dimana? Jawabannya Alka kan ribut dengan Keyna mana tau dia kode kamar Keyna sekarang.
Akh Dara tidak tau aja apa yang akan ia hadapi... Mimpi buruk...
Dengan langka hati hati Dara masuk dengan decap kagum kamar ini, kamar yang isinya semua bernuansa abu-abu., mulai dari badcover, kasur dan dinding. semuanya.. Ada beberapa yang berewarna putih bersih disana seperti meja dan juga shofa, ada juga bunga lili disana.. wangi kopi sangat menenangkan juga membuat Dara kurang ajarnya merebahkan tubuhnya diatas kasurnya Keyna.”Akhh... andai aja ini kamar gue. enggak bakal keluar lagi deh gue..”Gumamnya ngaco disana menghela nafas tersenyum menbayangkan jika dirinya adalah Keyna.
__ADS_1
Lalu ia bangkit menuju kelemari es. Disana ada banyak makanan membuat ia membuka mulit menganga”Wiihhh enak banget jadi Keyna yah..”Gumamnya disana. Dengan lancangnya mengambil minuman disatu botol seprti botol Tea disana namun ia sendiri tak tau isinya apa... dengan cepat memiunumnya dan..
”Bueeeerhh ueekk... “Ia memuntahkannnya ketika lidahnya terasa melepuh dan terbakar.. ia mengusap lidahnya dengan ujung bajunya.
”Air apa nih ..”Gumamnya panik.. Sebab liudahnya bahkan sekarang sangat peri..
Ia mengusap bagian lidahnya dan bagian yang terkena.. dan ketika itu juga ia sadar.
Apakah itu racun? Ia langsung mengambil mineral putih disana dan...
Burhh.. Uekkkk.. Ia kembali membuangnya dikalah tercium bauh busuk bagaikan asam Kimia disana. Ia mengusap bibirnya dan segera ketoilet.. apakah ia akan mati? Itu bukan barang apa-apa.. Bukan Cairan apa-apa. Hanya cairan kimia untuk percobaan, dan jika dicampurkan mampu meletuskan satu rumah. Untung Dara cepat tadi..
Dengan cepat Dara menggusuk bibir dan lidahnya dengan air keran disana.
Mengusapnya membuat bibirnya merah dan juga terasa panas. Ia mengusapnya.”Sialan Keyna.. gue bisa mati kalo gini.”Gumamnya disana menghela nafas terkejut. Larutan itu sungguh panas bagaikan api yang mampu membakarnya.” Lebih baik gue cari bajunya ajalah.. ketimbang gue kena prangkapnya lagi.”Gumamnya disana dengan cepat pergi menuju Close In Walk disana. Matanya penuh binar disana sangat beseri seri meski bibirnya sudah bengkak bagaikan digigit tawon.
Slap.. Arghhh
peruitnya tertancap pisau yang keluar dari lemari itu. Terkena tepat dibagian bawah perut. “Arghh.”Gumamnya disana dengan mundur secara cepat,,
Slin.. sarkk.. semua senapan yang tersembunyi diruangan itu menoreh pada titiknya yaitu Dara.
Ulahnya Keyna yang Disana mengatur alat alatnya. Dara disana menegang memegang perutnya yang peri..
Mundur dari sana dengan mengesotkan tubuhnya itu. menggeleng tak percaya.
Srap.. arhhjj..
__ADS_1
Teriakannya memekakan telinga terdengar diruangan itu. Kakinya ditarik paksa oleh robot disana. Dara memelik disana dan juga menahan tubuhnya dilantai dengan mengeleng.”Tolong.. Tolong.”Teriaknya kuat disana. Lantai putih sekarang bercampur darah dari perutnya, berharap ada yang menolongnya...
Tak kuat disana. Dara menahan tubuhnya supaya tak terseret masuk kedalam lemari sial4n itu. Ia menahanya namun tak kuat dan
Stlllaaap.. arhhh..
Teriakan memekakan telinga terdengar jelas Akibat dua jarinya putus akibat sinar leser dari atas. menatap nanar jari jarinya yang sudah berpisah itu membuat ia tak mampu bertahan..
Burgh. Tubuhnya memasuki lemari itu dengan jari yang tersisa. Tak ada yang mendengarkan? Oh tentu...!
Ruangan itu kedap suara.. Dan Dara disana mau berteriak sampai pita suara nya rusak saja tak akan ada yang mendengar. Dara disana mengeggam erat tangannya yang terluka dan menangis histeris dibuatnya. Sangat sakit sungguh. Namun tak sampai disana. Didalam lemari itu penuh dengan pisau.
Arghhh.. pekiknya dikalah tubuh bagian punggungnya terkena pisau.. dan srakk srak.. arghhh.. teriakanya disana terdengar jelas dikalah matanya tertancap benda tajam sampai tak mampu lagi berteriak.. dua matanya mengeliarkan darah ditempat gelap tersebut..
Srriiiik.. lengan kiri dan kananya sekarang dipenuhi darah karena sudah terluka sana sini.. tubuhnya terkoyak koyak dan tercabik cabik seperti dicabik cabik serigala kelaparan disana. Tak ada yang mampu menolongnya.
Keyna disana mulai dingin menatapnya domain tempat dibuatnya.,” Gue muak.”Gumamnya disana.
Lalu menyikapi pintu dilemari itu supaya terbuka,
Dan... bugh.. tubuh Dara yang penuh luka itu terjatuh disatu ruangan yang sangat sempit dan serbah putih. Suhunya sangatlah dingin, bahkan mencapai -30° yang mampu membekukan air selama satu detik saja..
Waw? Dara yang menjerit kesakitan disana tak mampu didengarkan.. dan Keyna menutupi hapenya menghentikan permainannya dan tersenyum.. senyum misterius yang tak akan mampu dipahami sembarang orang.
'Game Over...
.
__ADS_1