
Maaf ya malam tadi nggk up. Soalnya ada saudara saya yang meninggal membuat saya nggk liat hp atau laptop....
.
.
.
.Happy reading...!
.
.
.
.
“Ayo dimakan...” Paksa Alka pada Keyna yang sedari tadi diam tak mau makan, Keyna sedari pagi diberi makan bubur cair ini. tanpa kunya saja langsung bisa dicerna seperti minum air saja. Enakan minum susu jika begini terus...
Ia juga lelah tak bisa duduk dan tak bisa berdiri. Ia lelah menjadi lumpuh. Padahal baru dua hari dia tidur disini. Bagaimana jika seterusnya? Ia yakin ia lebih memilih bunuh diri saja nanti.. Keyna itu sosok yang tak suka rebahan, malas malasan. dia sosok yabg hyperaktif. Jadi wajar saja.
Keyna menahan tangannya Alka yang menyuapinya itu. Ia menatap Alka dengan tatapan malas. “Gue nggak laper... Kalo makanan kek gini terus, usus gue bisa lembek tau nggak..” Ujarnya sinis menatap bubur air itu, sangat cair bisa diseruput bahkan.
Alka menatap Keyna datar. “Makam..” Ujarnya datar lagi namun Keyna hiraukan. Keyna tak masalah dengan sikapnya Alka yang dingin, karena memang biasanya pria tampan itu dingin, nanti jika sudah dekat juga pasti penyayang dan juga perhatian, contohnya saja Andes dan Mike.
So fakta membuktikan, jadi dia malas memikirkan dan memasukannya dalam hati.
Alka yang melihat Keyna seperti itu menghela nafas. “Saya membuat kamu kembali hidup bukan untuk terus melamun tanpa makan.. Jika kau sakit maka kau akan menambah hutangmu padaku..” Ujarnya dengan tatapan tajamnya. Ia tak mau melihat Keyna seperti ini.
"Apa yang kamu pikirkan hm?" Tanya Alka lagi pada Keyna yang diam saat ditanya. Ia meletakkan sendok itu dipiringnya.
Keyna memang sering kali melamun, dia tak punya semangat hidup membat ia lelah melakukan semuanya, ia lelah pada hidupnya sendiri. “Apakah muka ku bisa diperaiki?” Tanya Keyna dengan nada sendunya.” Apa aku bisa kembali berdiri dan berlari?” Gumamnya lagi sedih.
Alka menaruh makanan itu diatas nakas. Alka menatap Keyna dengan alis satu terangkat. Ternyata keyna belum tau jika wajahnya sekarang sangat cantik? Bagaimana bisa ada manusia sebodoh ini bantinnya. “Bisa... Tapi ada syaratnya..” Ujar Alka dengan dinginya. Tanpa disadari jika sebenarnya ada senyum licik di bibirnya.
Keyna mengangkat satu alisnya. Ia menatap Alka dengan tatapan penuh harap.” Bagaimana bisa?” Tanyanya dengan nada pelannya, ia memang berharap wajahnya supaya cantik lagi. “Nanti Nano malu jika punya kakak jelek rupa dan cacat sepertiku..” itulah dibatinnya saat ini. ia tak mau adiknya malu menanggung semua ini.
Alka mengangguk tenang.” Tapi dengan syarat kau harus mematuhi semua aturan dariku... dan hdupmu hanya untukku. Bukan orang lain..” Ujarnya dengan tenang. Ia melipatkan kakinya diatas kaki lain membuat gayanya sangat nampak jahat.
Keyna mencerna kata-kata Alka. “ Aku harus menjadi pembantumu? Menjadi pelayanmu?” tanyanya dengan nada datarnya. Apa-apaan ini? “No.. lebih baik seperti ini selamanya jika itu terjadi.. aku tak akan mau..” Ujarnya lagi sinis dan sombong. Ia tak akan mau jadi pelayan seumur hidupnya.
Alka terkekeh sinis. “ Terserah..” Alka mengangkat bahu acuh.” Lagi pula tanpa aku kau tak akan bisa kembali keIndonesia, kembali kedekapan adik tersayangmu itu.. “ Ujar Alka lagi. “Dan lebih parahnya lagi adikmu tak akan mau mengakuhimu sebagai kakak, karena rupahmu yang jelek dan pisikmu yang sudah cacat..” Lanjutnya dengan nada mengejek sekaligus mengancam.
Keyna menatap Alka dengan tatapan datarnya, benar juga... “Aku bisa bekerja disini supaya bisq pulang keindonesia.. tanpa uangmu pun aku bisa, uangku banyak asal kau tau..” Ujarnya dengan nada menantang.
Alka tersenyum sinis menatap Keyna yang masih saja mau sombong dengan fisiknya seperti ini. “ Kua fikir ada yang mau menerimamu bekerja dengan fisik seperti ini? cacat dan buruk rupa? Bahkan menjadi pelayan saya tak akan ada yang mau.. kau itu akan menyusahkan orang iya..!!” Ketusnya dengan nada mengejek.” Lagipula kau lupa jika kau tak punya uang sepeserpun disini? Disini kau datang bersamaku, karena aku penyelamatmu. Jadi jangan sombong..” Lanjutnya dengan nada mengejek.
Keyna menatap Alka dengan tatapan sengitnya.” Lagipula kau harus membayar hutangmu kepadaku terlebih dahulu baru bisa pulang keindonesia..” Ujar Alka dengan tatapan mengejek lalu bangkit.” Hutangmu sebesar 26miliyar... jadi sampai kau jual tau ginjalmu lagi saja kau tak akan mampu bayar...” Ia terkekeh sinis.” jadi membusuklah kau dinegara ini supaya kau bisa membayar hutangmu padaku..” Ia terkekeh jahat lalu pergi dari sana.
__ADS_1
Keyna yang melihat itupun menahan tangan Alka. “Tunggu..!!” Ujar Keyna dengan tatapan sulit diartikan .” Baiklah.. aku akan menjadi pelayanmu.. tapi bantu aku untuk kembali memperbaiki wajahku dan bantu aku supaya kembali bisa berdiri. Bantu aku supaya aku bisa kembali dengan adikku. Aku mina tolong..” Ujar Keyna dengan tatapan sulit diartikan.
Keyna tak bisa egois dan sombong, ia hanya manusia bisa yang butuh bantuan orang lain. ia tak masalah menjatuhkan harga dirinya untuk saat ini bukan? Ia memang butuhkan pertolongan, dengan tubuh yang lumpuh dan wajah yang jelek seperti ini ia bisa apa? Apalagi sekarag dia berada dinegara tetangga yang artinya dia tak punya apa-apa.
Alka terkekeh sinis meatap Keyna.” Kau pikir aku percaya kepada pengungkapanmu?” Tanyanya. Ia mengelus pipi Keyna dengan lembut. Menatap wajah cantik gadisnya itu. “ Sayangnya aku tak sebodoh itu “Ujarnya dengan nada mengejek.
“Kau fikir aku tak tau pikiran dan juga rencana didaam hatimu ha?” Ia menaikan satu alisnya menatap Keyna.” Kau berusaha menadi pelayan yang baik lalu kau sembuh dan akan berencana untuk membunuhku supaya kau bisa bebas? Atau kau akan kabur dari ku dan akan pergi seakan-akan tak ada kesepakatan antara kita?” Tanya Alka pada keyna sinis.
Sial... rencana Keyna mudah sekali ditebak. “Oh ayolah.. apa yang ku katakan kenyataan? Apakah yang aku tebak itu memang ada diotak cantikmu ini Keyla?” Tanyanya dengan nada sinis. Alis terangkat satu dan juga senyum evilnya. “ Ku rasa benar.... dan sangat benar..” Ia kembali terkekeh iblis.
Keyna berusaha tenang.” Kau sudah bicaranya?” Rencananya mungkn bisa ditebak, tap bukan berarti akan gagal bukan? “Kau sudah tau rencana itu bukan? Aku harus apa sekarang?” Tanya Keyna dengan tatapan datarnya. Ia tak terganggu dengan senyum evil tampan pria itu. Pria yang tampan dan dewasa membuat siapapun akan kagum dan meleleh didepanya. Tapi tidak dengan Keyna, ada sii rasa dug dug ser sedikit dihatinya.
Tapi menurut Keyna itu hal yang wajar, karena dia perempuan yang normal, memiliki hati dan juga ia jarang berinteraksi dengan pria terlalu dekat membuat ia merasakan sensasi yang jarang ia termui.
Alka duduk kembali. Lalu mengambil kertas didalam nakas disampingnya.” Kau bacalah kesepakatan ku.... kau cermati dan aku tunggu disini selama dua puluh mneit..” Ujarnya lalu mendekap tangannya didadanya. Ia menatap Keyna dengan tatapan evil biasa.
Keyna yang melhat itupun mengambil surat itu. Alisnya terangkat. Lalu disana ia bisa melihat surat perjanjian antara pihak satu dan pihak dua membuat ia menatap Alka.. oh.. namanya Alka.. Keyna baru tau sekarang.
Isi surta perjanjian..
Perjanjian ini dibuat oleh pihak pertama yang bernama Alka Nioleansi Alaksa Vansio dan diterima oleh pihak kedua yaitu Keyla Putri
Pihak pertama akan membantu semua kemauan dari pihak kedua dan itu diluar dari kata ingin membatal kesepakatan atau hal yang akan merugikan dirinya snediri.
Dan jika pihak pertama melangar peraturan dan keluar dari perjanjian, maka pihak kedua harus membayar lima kali lipat hutang yang sudah ia pakai dan adiknya yang akan menjadi tawanan.
Dan perjanjian ni berlaku sampai pihak pertama yang mengakhirinya. (jika pihak pertama mau..)
__ADS_1
Tanda tangan Pihak pertama....
tanda tangan pihak kedua..
Plar....
kertas itu Keyna lempar dimuka Alka dengan kerasnya. Matanya memerah karena amarah yang memuncak. Saat membacanya saja tadi tangan Keyna sudah meremas surat itu dengan keras. Amarahnya memuncak saat ini. “Maksud loe apa? Ini lebih dari pelayan..!!” Ujarnya dengan kerasnya. Bahkan kepalanya sampai sakit karena suranaya sendiri.
Alka menahan amarahnya saat ini karena Keyna melemparkannya dengan kertas ini.” Siapa yang mengatakanmu akan menjadi pelayanku tadi? siapa hm?” Tanyanya dengan nada datarnya. Alisnya menyatuh dengan mata tajamnya. “Kau yang mengkliem nya sendiri...” Ujarnya membentak saat diujung kalimat.
Leyna tersenyum sinism” No.. Gue enggak bakal mau jadi boneka kalian.. nggak bakal mau..!! Gue nggak bakal mau jadi loe pergi dari sini sekarang juga..!! Mati membusuk juga gue nggak bakal mau..!” Teriaknya marah membuat tubuhnya mendadak nyilu. Ia masih sakit tapi sudah berteriak teriak.
Alka mendengar itu menatap Keyna geram. Andai saja Keyna tak sakit, tapi bagaimana lagi? Ia harus menekan amarahnya. “Oh ya sudah... saya pergi dan kamu silakan membusuk disni..!! dan jangan cari saya selain membayar hutang kamu..!! dan jika dalam jangka waktu satu minggu kedepan kamu tidak bisa bayar hutang kamu. Maka jangan salahkan saya jika saya akan menjual organ dalam tubuh adik kamu..!” Ancamnya dengan nada tegasnya lalu meninggalkan Keyna disana sendiri.
Keyna yang mendengar nama diknya dibawah-baewah itu mendadak kelu. “Alka sialan..!! jangan bawa-bawa nama adik gue..!! Awas aja loe berani nyentu adik gue..! gue bakal mutilasi loe idup-idup..!! jangan macem-macem ya..!!” Teriaknya dengan frustasi. Ia merasakan sakit dipinggangnya dikalah ia memaksa untuk duduk.
Alka berhenti didepan pintu tanpa membalikkan tubuhnya dia berkata.” Silahkan..!! Bahkan untuk duduk saja kamu tidak bisa, bagaimana bisa kamu menyentu saya..!! tunggu kabar kematian adikmu..!”! Ujarnya dingin lalu pergi dari sana. Saat diluar ia merapikan jasnya lalu melangkah tegas diikuti beberapa petugas yang menunduk hormat padanya. Sedangkan dia melirik saja tidak.
Keyna yang didapam sana kebakaran jengot.” Alka sialan..!! Beraninya loe ngancem gue!! mau mati loe sialan!! Argh..” Teriaknya frustasi. Ia mau menghancurkan seisi ruangan ini tapi ia bahkan tak bisa berdiri membuat ia ingin bangkit. Tapi pada kenyataannya ia belum bisa duduk membuat ia meremas kepalanya sendiri.
“Argah,,, Gue benci sama hidup gue sendiri..!!..Gue benci..!” Teriaknya sampai terdengar kedepan. Tak lama setelhnya ia menangis sendu. Baru saja terbebas jeratnya Keyla tapi sekarang ia harus terjerat dengan pria yang tak ia kenali ini? apakah ia memang diahirkan menjadi boneka.
Kadang Keyna lelah hidupnya sendiri. Saat kecil dia menjadi boneka ibunya yang harus merawat adiknya segenap jiwanya sampai ia lupa jika ia juga punya jiwa. Ia lupa jika ia juga harus ada yang menjaga. bukan hanya itu, diumur 5tahun harus menadi ayah sekaligus ibu diadiknya. Ia bekerja sekaligus pemeluk tubuh mungil itu sampai-sampai ia sendiri mengigil karena kedinginan. Memberi makan adiknya supaya tak lapar sedangkan dirinya sendiri saja sangat lapar
Saat besar dia terikat didunia gelap supaya hidupnya terjalankan, harus membunuh bahkan meracik boom yang seharusnya dia itu main, shoping bersama teman-teman. Hangout dan traveling. Tapi dia? Disetiap harinya dia harus berperang melawa maut. Menantang nyali bahkan ia tak takut akan ajalnya sendri.
Saat sakit dia harus tetap berjuang, ia tak membeli obat supaya adiknya disana makan enak dan tak lelah bekerja. Ia menahan sakit untuk adiknya selama dua tahun, dia mengindap penyakit Leukimia selama itu sama sekali tak ada yang tau dan itu mampu membuat Keyna rapuh. Sampai ia mati da dibangkitkan kembali dia dijadikan boneka akan Keyla. Dijadikan samsak oleh keluarga Handi, dan sekarang saat ia selamat dari kematian dia harus kembali jadi boneka orang lain. apakah takdirnya tak ada yang lebih menyenangkan..
Jika ia dikasih pilihan, dia lebih baik mejadi orang miskin tapi tak memiliki beban seperti ini ia memilih rumah kecil, hidup berdua dengan adiknya mengamen dijalanan, jual kuaci dijalanan ataupun jualan gorengan dijalanan ia tak masalah. Asal ia bisa hidup dengan tenang bersama adiknya. Ia lelah dan ia tak kuat..
Keyna menangisi dan meratapi kehidupanya. Jika ia tak mau mengetahui adiknya. Pastinya menerima ajuan Alka maka adiknya yang jadi sasaran.
Keyna tak bodoh untuk menanyakan dimana Alka mengetahui adiknya pastinya Itu mudah baginya. Dia seorang hacker hadal dari teknologi dan dia juga orang yang kaya raya.
Mudah saja baginya jika mau mencari tau sesuatu hal semacam tu. Dengan uang bisa memberikan nformasi apapun yang dia mau. bahkan hanya dalam hitungan detik. “Apa gue ngak boleh egois? Goe mau hidup dihutan aja sama loe dek dibanding sama dia..!” Ujar Keyna meratapi hidupnya.
Lalu munculkan ide dibenaknya. Ia tersenyum kecut lalu memandang kertas perjanjian yang sudah dilantai itu. “Nggak masalah gue terima sekarangkan? Nanti pas gue udah sehat gue bakal bawa Reyano dimana nggak ada orang yang bisa nemuin kita. bahkan ditengah hutan Lan Vages gue sanggup. Gue yakin, gue bakal bisa pegi dari dia.. gue yakin..!” Gumamnya tipis tapi yakin. Ia akan merancanakan apa yang akan dia jalankan dikedepan hari.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Tinggalkan jejak ya guys.... pompom... Maaf typo bertebaran