
“Ya jelas dong aku cemburu kan kamu punya aku ngapain juga lirik orang lain..”Ujar Keyna kepada Alka disampingnya itu malas.. “ Kalo kamu mau suka sama dia ya udah sana, banyak yang mau sama aku..” Lanjutnya sembari mengambil minum dan menaruhnya diatas gelas..
“ Ya sii..”Ujar Alka disana dengan mengangguk.”Tapi dengan kamu cemburu itu artinya kamu cinta aku..”Ujarnya tersenyum kepada Keyna disana lalu merangkul pingang Keyna yang meminum air putih miliknya tadi.” Tadi aku lirik karena bahagia aja liat kamu cembukor hehe.. sering serring aja ya supaya kamu tau kalo rasa cemburu tu enggak enak..” Ujarnya lalu mengambil gelas sisa minum Keyna untuk meminum air bekas Keyna.
Keyna diisana menatap Alka menggeleng dibuatnya. Karena suka sekali membuanya marah, padahal ia belum selesai untuk minum tapi sudah direbut saja.. alka memang suka sekali makan atau minum bekas miliknya.. entahlah, cita citanya menjadi pemulung kayaknya..
Garrr garr gar… Alka….!! Ini papa buka pintunya...!!!
Suara itu membuat Keyna dan Alka disana mengerut mendengar suara dari balik pintu depan rumahnya..” Siapa si malem malem gini rebut banget?” Tanya Keyna disana dengan bingungnya..
Alka disana samar samar mendengar ‘papa’ apakah itu ayahnya? Tapi mana mungkin ayahnya mencarinya? Bukankah namanya sudah dicoret dari KK? “ Coba kita liat kedepan yuk..”Ujar Keyna menarik tangan Alka menuju depan rumah mereka membuat Alka diam saja merangkul bahu Keyna dan berjalan beriringan..
diluar sana ada dua sosok yang Nampak dengan wajah penuh permohonanya kepada satpam itu..”Pak saya mohon,. Tolong beri saya kesempatan buat bicara dan bertemu dengan anak saya Alka pak… saya ayahnya jadi saya berhak buat tau anak saya disini atau tidak..!!!” Ujarnya disana nanar kepada satpam yang ada.. dia adalah ayah Alka..
Satpam disana itu badannya kekar, wajahnya datar, bukan letoy hatinya terbuat dari baja jadi dia tak ada hati melihat orang disana.” Maaf nyonya.. tuan.. tapi orang rumah tidak memberikan izin kepada siapapun yang datang kecuali memiliki janji atau orang-oramg kepercayaanya.. jadi saya hanya menjalankan perintah.. bapak dan itu silahkan pergi dari sini..!” Ujarnya mengarahkan tangannya menuju gerbang sopan kepada kedua orang tua tersebut..
Nampak ayah Alka mengusap kepalanya sakit.. ibu Alka sudah menangis disana karena tak kuat..|'’ Tolong.. saya kangen anak saya pak.. hika hiks.. Alka..”Gumamnya ibu Alka tak kuat menarik baju dari satpam tersebut membuat satpan itu diam dengan menatap kedepan dingin., tubuhnya bagaikan baja yang sama sekali tidak bisa digerakkan atau digeser dari posisinya..
Bohong jika ekdua orang tua Alka tak mencari Alka, bohong jika mereka tidak takut.. Alka menghilang sudah hampir dua bulan, tanpa kabar.. mereka sering mencari Alka dikantor namun mereka tidak diberi izin sama sekali. Mereka juga sudah mencari Alka dimana mana tapi tetap juga tidak menemukan Alka.
Jadiilah mereka menemui Angga dan bermohon.. Angga kasihan melihat orang tua Alka membuat ia memberikan alamat rumah Keyna.. karena itulah mereka tau posisi Alka dimana.. sebagaimana Angga orang yang dingin ia akan luluh jika berurusan dengan orang tua.. lagian orang tua Alka pasti menyesal karena Alka anak satu satunya lelaki lagi dari mereka..
Alka dan Keyna membuka pintu itu lalu menguap..Huaaaaa...
”Siapa si pak.. malem malem gini rusuh banget., enggak punya sopan santun ya..”Ujar Keyna disana sinis dan juga tak suka.. ia melihat dua orang yang memohon disana lalu tertegun..
deghh...
Ia menatap Alka disampingnya.. Nampak Alka yang tadinya datar sekarang bertambah datar, bahkan sama sekali tak ada ekspresif diwajahnya membuat Keyna tertegun. Alka kaget dikalah itu melihat orang tuanya yang memohon, hanya saja hatinya terlalu sakit untuk melihat orang tuanya. Ralat, bahkan orang tua mana yang menjadikan anaknya robot penentui kehidupan masa depan? Membeda-bedakan kasih sayang? Ia bahkan tidak pernah merasakan enaknya memiliki orang tua.
Kedua orang tua Alka melihat Alka nanar lalu mendekat namun ditahan oleh satpam.. mereka bahagia karena tau jika rumah ini memang milik Alka, jadi mereka tidak usah mencari tempat lain lagi..” Alka..!! nak pulang nak, maafin mama sama papa.. kami khilaf nak maafkan kami hiks hiks..!” ujar ibunya Alka dengan nanar.. ia sudah kehilangan satu anak lelaki kesayanganya dan ia tak mau hal itu terulang kembali..
__ADS_1
Ayah Alka menatap Alka dengan tertegun, ia melihat aura kebencian yang pekat dimata anaknya itu membuat ia tak kuat, ia memang salah selama ini, bagaimana bisa ia menuntut Alka supaya menjadi yang terbaik?
Bagaimana bisa ia menuntut Alka menjadi sempurnah, mematikan mental anaknya dan menghukum Alka secara tidak manusiawi dikalah Alka melakukan sedikit kesalahan, sedangkan tidak dengan anaknya yang lain dengan alasan Alka adalah penerus mereka..” Nak.,.”Gumamnya dnegan air mata yang jatuh. Dmei Tuhan ia katakana jika ia menyayangi Alka sebagai anaknya.
”Lepaskan kami, kami ingin bertemu dengan anak kami..”! Bentaknya pada satpam yang menahanya kuat.
Alka diam disana tak menjawab melihat hal itu. Hal itu membuat Keyna mengusap keningnya yang terasa pening. Alka jika marah bukan kaleng kaleng kan? Ia bahkan lebih dingin dibandingkan es balok..
“Ngapain kesini ?” Tanya Keyna dengan dingin kepada kedua orang tua Alka.. Alka diam menatap Keyna yang bertanya membuat Keyna diam.
“Kamu wanita jal**g!!” Bnetak ibunya Alka kuat melihat Keyna.”Bisa-bisanya kamu merebut anak saya dan menyuruhnya membangkang kepada kami..! kami orang tua yang membesarkan dia bagaimana bisa kamu merebut putra kami ha..!! apa yang kamu beri pada anak kami ha? Meng*ngkang didepan wajahnya dan memberikan sela**kangan milikmu itu?!!” Teriak ibu alka kuat disana.
“Jaga bicaramu anjing..!!” Teriak Alka disana dengan kuat ketika Keyna dihina membuat ibunya Alka tertegun. Ia mengepalkan tanganya lalu maju kepada ibunya, Keyna meringis melihat Alka yang nampak seperti tempramen dan defresi..
” Saya pergi karena anda..!! dan dia wnaita terbaik buat saya, kamu jangan bicara seburuk itu..!! kamu yang membuat saya pergi. Saya muak dengan kalian.. saya muak..!!!” Bentak Alka kuat bagaikan orang yang memang memendamkan rasa sakit yang begitu dalam membuat Keyna tertegun disana.
Ibu Alka diam dengan memejamkan erat matanya melihat anaknya, anaknya sekarang sedang marah besar.. Keyna disana diam mau marah tapi marahnya Alka lebih seram membuat ia menghjela nafas.. “ Ngapain kalian kesini? Pergi keanak kesayngan kalian Azza sana..! saya bukan anak kalian bukan..!! saya tidak butuh kalian, jangan menampakkan wajah kalian kewajah saya. Pergi..!!!|" Teriaknya kuat disana dengan kuatnya kepada kedua orang tuanya itu. Keyna bahkan seram menatap aura milik Alka.
Plak..
dan
plakk plak lak.. Arghhhh
Satu kali tamparan diwajah Keyna dan Alka langsung membalaskan tiga tamparan untuk ibunya..
keyna kaget dikalah pipinya ditampar membuat ia menatap ibu Alka disana linglung. Alka menarik tubuh Keyna kebelakangnya.”Berani anda menyentu dia maka saya yang akan membalasnya tiga kali lipat,,.!” tekan Alka bukan kaleng kaleng.
“Alka.. kamu..!!” ayah Alka marah dikalah istrinya ditampar sampai mengeluarka darah dihidungnya itu.. ia menarik istrinya itu mendekat lalu mendekati Alka untuk menahannya, namun dengan cepat Alka menahannya dan menatap ayahnya tajam.” kamu benar benar ya Alka..!!!| " Ujar Ayah Alka disana nanar kepada anaknya.
Alka disana menatap ayahnya itu dengan datar, “ Ya kalian yang membuatku begini.. jadi pergilah dari sini, saya muak melihat wajah kalian..!!” Ujarnya disana malas lalu menatap kelain arah tak mau melihat orang tuanya itu..
__ADS_1
“Jadi lkalian pergilah dari rumah ini, saya tidak mau dengan kalian lagi.. saya muak..”Ujarnya lagi disana lalu menarik tangan Keyna pergi..
Namun tanganya ditahan oleh ayahnya.”Sebenci itu kamu sama papa? Sebenci itu kamu sama mama? Padahal kami yang membesarkan kamu, jika tidak ada kami kamu tidak akan sesukses ini Alka.. kamu durhaka..!!|'' Teriak ayahnya Alka kalut disana kepada anaknya.
Alka disana tertawa dibuatnya.”Saya memang dilahirkan kalian, tapi kalian tidak membuat saya sesukses ini. Kalian hanya membuat saya gila..! defresi dan air mata. Jadi jangan salahkan saya jadi anak durhaka..!!” Teriak Alka melepaskan tangan ayahnya itu deengan menghempaskanya..
Itu membuat ayah Alka terdiam.. ibu Alka disana menahan Alka dengan raungnya.”Alka maaf kan kami, kamu anak laki laki kami satu satunya. Kamu masih tetap anak kami, maafkan kami yang egois nak..”Ujarnya. ia tau ia salah tapi harus bagaimana lagi? Nasi sudah menjadi bubur.
Alka terasa menahan air matanya dikalah ini, ingat bagaimana ia disuruh makan sendiri padahal umurnya yang masih belia. Tak ada yang menemaninya mengambil raport hanya karena adiknya demam, padahal salah satu saja kan boleh? Disuruh menjadi nomor satu, melupakan cara bermnain bagaikan anak anak lain, ketika semua anak bermain bola ia hanya dirumah dan diberi buku, buku dan buku. Ketika sekali saja ia menglanggar ia akan dipukul. Beda halnya dengan adiknya yang bebas bermain, apapun diberi.. beda.. kenapa berbeda? Apa salahnya? Jika mengingat semua itu, Alka ingin menangis rasanya. Masa kecilnya sangat suram..
“ Kalian menghancurkan kebahagiaan saya.. kalian renggut semua yang saya inginkan, ketika saya mau bermain sepeda tapi kalian malah memotong kaki saya,, ketika saya mau menonton TV saja kalian mencongkel mata saya.. ketika saya mau main maka kalian mengiukat saya dengan duri. Kalian orang tua terkejam..”Ujarnya disana dengan bergumam.
Air mata nya jatuh mengingat itu.”Sedangkan jika dengan Eza kalian menjadi malaikat tanpa sayap, kalian menjadi manusia yang lembut sutra. Kalian manusia yang sangat tidak adil.. mengapa?apa saya anak bodoh? Padahal saya lebih unggul dan lebih pintar haha..”Ujarnya dnegan tawa sedihnya.. Ya.. Alka selalu dapat juara sedangkan Eza tidak.. apa yang salah debganya?
Keyna disana memeluk Alka karena tak kuasa melihat Alka menangis. Alka menerimanya lalu menaruh kepalanya dicengkuk lehernya..” kalian memukul saya ketika saya tak mampu mendapatkan juara,. Tapi kenapa dengan Eza kalian malah memberikan nya uang, memberikanya kasih sayang? Apa salah saya dengan kalian? Kenapa kalian sangat membenci saya? Bahkan selama saya kulia diAustrali sekalipun kalian tidak pernah menelpon saya.. sekalipun kalian tidak meminta kabar saya bukan? Bahkan wisudah saya saja kalian tidak datang...!!! Tapi bagaimana jika Eza yang pergi hanya satu hari? Maka kalian akan menjadi manusia yang paling khawatir didunia ini.. “ Ujarnya lagi dengan sedih.
Kalian bayangkan saja bagaimana rasanya dihari wisuda, hari yang sangat bahagia tapi orang tua tidak datang?
“Saya hidup dengan kesendirian selama saya hidup.. kalian membuat saya terasingkan didunia dan terasingkan dirumah, saya bahkan tidak punya kaki ataupun sayap untuk bergerak.. dan ketika saya menemukan sayap baru bahkan kalian memotongnya dan memberikanya kepada Eza.. kenapa? Kenapa kalian baru sekarang meminta saya kembali? Apa karena Eza sudah pergi dan saya satu satunya anak lelaki kalian? Kenapa harus menunggu Eza mati baru kalian ingat jika ada aku disini?” Tanyanya dnegan nanar lagi disana kepada keluarganya itu.
Ibunya alka tak kuatbdibuatnya.. “Nak.. kami kami hanya tidak mau Eza merasakan dunianya rusak.. kami kami hanya membuat dia nyaman karena penyakitnya.. kamu dan dia itu berbeda,, dia memiliki tubuh yang rapuh sedangkan dia? Dia bahkan tidak bisa hidup sebaik kamu..” Ujarnya disana dengan kalut.”ketika kamu keluar kami memberikan kepercayaan yang lebih karena kami tau kamu kuat, beda halnya dengan Eza.. dia sakit sedari bayi. Bagaimana bisa kami menyama ratakan kalian hiks hiks?” Tanyanya dengan nafas naik turun.
“ Tapi aku tetap manusia, tetap putra kalian yang butuh kasih sayang kalian, aku tetap anak kalian meski dia memiliki penyakit sekalipun..! jikapun aku diberi permintaan kepada Tuhan, maka aku akan meminta supaya bisa dilahirkan sebagai Eza saja. Bukan sebagai Alka..! supaya saya tidak merasakan sakitnya hidup begini..!” Ujarnya disana lemah dan menatap orang tuanya..
Ayahnya Alka disana menggenggam erat tangan istrinya. Hatinya terasa hancur dengan pertanyaan anaknya yang sangat terilihat lemah dan rapuh, ia tak tau jika anaknya sehancur ini.. ia tak tau sunguh..! selama ini ia melihat putranya sangatlah dingin dan juga arogan membuat ia berfikir anaknya itu sudah dewasa dan juga memang wataknya.. ia memang bukan ayah yang baik.
“Kalian tidak tau betapa skaitnya saya ketika melihat kalian yang tersenyum lembut kepada anak kalian yang lain sedangkan melihat saya penuh dengan ketegasan dan juga bentakan.. kalian salah jika berfikir saya kuat, nyatanya saya bahkan lebih lemah dibandingkan Eza.. dan yang membuat saya lemah adalah kalian semua..!!” ujarnya membuat ayah dan ibunya disana semakin menangis.
Keyna disana menahan hatinya namun tak juga, ia merasa sangat sakit dikalah tau kehidupan Alka yang begitu kejam. Suara Alka sangat menyayat jiwanya membuat ia tak bisa berkata kata.. ternyata Alka dan dirinya ditadirkan bersama katrena mereka sama sama orang yang terluka sedari kecil..
Dan Keyna ingat jika memang Ezza itu penyakit jantung, mangkanya dia tidak bisa silat, dan karena itu juga ia selalu tersenyum kepadanya dikalah Keyna membulinya. Keyna tau ketika sudah lama berteman. Eza memang anak yang manis dan juga baik, jika mengingat sahabatnya itu ia juga tak rela kehilangann sosok itu, sosok yang ia sayang.
__ADS_1
Bagaimana tidak? Mereka berteman sudah hamper 3tahun dan tahun ke3 nya Eza meninggal membuat Keyna kehilangan teman satu satunya yang disekolah,. Padahal hanya Essa satu satu orang yang tidak takut main dengannya. Memang, dia memang seseram itu kawan..