Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
anak setan


__ADS_3

Setelah perdebatan panjag antara Key dan lainnya, Key dobolehkan pulang dengan syarat diperiksa dan berobat dengan dokter Gracee dan dokter Heru. Key disuruh menggunakan kursi roda tapi nyatanya Key tetaplah Key. Gadis keras kepala yang tak suka dianggap lemah. Ia tak suka bergantung pada orang lain. Yaa paling saat dia mati mau bergantung pada orang lain seperti gali kuburan..


“Jangan keras kepala Key...!” Desis Mike saat melihat Key berjalan pelan tanpa mau dipegang atau dibantu sedikitpun. Mereka mengusap wajah kasar.


"Gue nggak apa apa..Jangan anggep gue kayak orang sekarat dong. Malu Gue dipapa sama kalian kayak mau mati besok aja..." Desis Key.


"Dipapa sama orang ganteng mas Malu sii Key? Kalo bibir kita monyong ya kali loe malu. Ini muka ngalahin Aliando syarif juga..." Deziz Boy songong. Keluar daah tu playboynya...


Key? Ia memutar bola mata malas. Lebay sekali mereka Key itu hanya sakit bukan lumpuh. Yaa meskipun Key merasakan kepalanya berkunang kunang iyaa.. karena kekurangan darah dan juga lupa dibeberapa bahgian tubuh tak membuat Key menyerah untuk berjalan sendiri. Ia masih diam tanpa mau mendengarkan ucapan para teman-temannya saat ini hingga tiba didepan ruang UGD.


Entah karena matanya yang berkunang-kunang atau matanya sakit, ia melihat keluarganya bukan keluarganya. Ralat keluarga sii cupu Keyla berada didepan dengan wajah gusar. Ia memutar kepala kesisi kanan dan kiri untuk memperjelaskan penglihatanya, dan benar saja, disana ada Riko, Fiko dan Dare. Ia memilih memutar tubuhnya saja tak mau berurusan dengan mereka saat tubuhnya lemah.


"Napa balik lagi Key. Ada yang Tinggal?" Tanya Andes Heran saat melihat Key putar haluan menjadi balik keasal kamar. Tapi mereka sangat terkejut saat suara menengking.


“Anak setan...!” Teriakkan itu menggema dipenju sekitarnya. Itu suara dari Riko, membuat yang lainnya melirik arah Riko dan menatap mata Riko untuk mencari tau siapa yang ia teriaki.


Key? Ia masih berjalan menjauh dengan Andes dan Mike mengikuti dari belakang, takut-takut Key pingsan. Sebenarnya mau sekali rasanya mereka menggendong ala Brodal Style atau gendong monyet. Tapi syangnya Key sosok yang tak tersentu, tak suka disentu berlebihan dan tak suka dipeluk. Jikapun dipeluk, itu tandanya sedang dibutuhkan oleh Key seperti meminta maaf tadi. Itupun hanya 30detik ta lebih.


“Berenti setan...!” Teriak Riko membuat Mike dan lainnya naik darah.


Andes berhenti lalu berbalik, tapi tangannya digengam oleh Key. Key memilih untuk berhenti tak mau membuat teman-temannya terkena masalah. Key menghela nafas lalu membasahi bibirnya dengan air liurnya sendiri. Ia harus terlihat sehat dan baik-baik saja, saat ia sudah terasa baik dalam fisik membuat ia berbalik dengan mata dinginnya.

__ADS_1


“Loe ngomong sama diri sendiri? Setan? Loe kan anak setan..” Key terkekeh dengan nada ejekan yang sangat kental. Ia bagikan orang yang sangat sehat meskipun ada perban kecil dipelipisnya.


Tangan Daren mengepal saat ini, begitu juga dengan Riko. mereka mau membabat habis mulut Key, tapi ada anggota galaksi berjumlah 8orang yang menatap merka tajam. “ Anak setan itu ello, anak bajjingan itu ello. Dasar nggak tau diri... Mau kemana loe kesini? Mau lihat bokap? Nggak sudi bokap liat loe disini..” Sahut Daren membuat Key mengerutkan keningnya.


Ky beru tau jika Handi disini ada rasa legah dihatinya saat mendengar jika Handi ada disini.” Kenapa bapak setan ada disini?” Tanya Key snis.


“Semenjak main sama mereka loe makin nggak guna ya Key. Tapi engak apa-apa loe juga nggak penting buat kita. Dan loe ngak susah peduli sama papi..” Balas Dara berdiri. Ia mengusap air matanya yang masih membekas dipipinya.


Key? Ia terkekeh.” Gue peduli?” Ia membasahi bibirnya saat merasakan jika bibirnya kembali kering dan kembali tertawa meskipun tawanya menyakiti kepalanya. “ Gue nanya karena mau tau aja, kalo sii bapak setan udah mati atau belom... Kalo udah matikan gue mau buat parrty tujuh hari tujuh malem. Yaa ngak bro..” Ia menatap Alex dan lainya.


“Bangsatt loe nambah ya... pllar...”


Tangan Dara dicegat oleh Mike dengan cepat lalu. Plar..


Semua kakaknya berteriak kalah melihat Mike menampar Darah keras membuat pipi sang adik berdarah, bahkan sang empu terkapar dilantai.” Gue ngak peduli loe cewek atau cowok. Tapi kalo loe nyakitin Key, loe berhadapan sama gue...!” Ucap Mike keras dan tegas.


Riko dan Daren yang melihat adiknya dibuat seperti itu tak bisa tingal diam. mereka melangkah lalu melayangkan pukulan pada Mike dan lainnya.


Mike dengan senang hati meladeni mereka , karena jumlah mereka hanya dua orang membuat Mike dan Carles saja yang turun tangan, sedangkan yang lain mengambil alih kebagian depan untuk menahan serangan untuk Key, takut-takut jika Key terluka.


Kepala Key semakin pusing membuat ia bersandar pada dinding. Andes yang melihat itupun mendekat.”Huek..” Key memuntahkan darah membuat Andes dan lainya mengerumbuni Key. Hanya Alex, Boy dan Andes.

__ADS_1


”Astaga Key.. Kekamar lagi ayokk.” Bujuk Andes khawatir.


“Pulang sekarang..” Gumam Key lemah. Ia tak mau masuk rumah sakit ini lagi.


“Kita pulang aja. Lebih bahaya kalo ada Key disini..” Ucap Alex.


Yaa maksud Alex itu jika keluarga Keyla sii cupu tau ada Key disini pasti mereka akan berbuat masalah. Secara mereka mengangap Keyla itu musuhnya. Lagipula Key juga tak mau dirawat disini membuat Andes meninggalkan yang lain dan menggendong Key alah bridel style. Key? Ia pasrah karena nyawanya diatas awan meskipun ia masih setengah sadar bagaimana bisa ia belum pingsan juga?


Untunglah anak galaksi berada didepan membuat mereka tak tau jika Key sudah pergi. Dan tragedi Key muntah darah. Mereka terlalu bersemangat melihat Riko dan Fiko dihajar habis-habisan oleh Mike dan Carles, meskipun Carles bukan anak inti galaksi, tapi tenanganya cukup seimbang dengan Daren. Jika Mike jangan tanyakan lagi, jika ia tak kuat maka tak mungkin ia jadi ketuanya geng galaksinya bukan?


Wajah Daren dan Riko sudah memar dan tangisan pecah dari Darah, sedangkan Dita sedang berada didalam ruangan. Sesaat setelahnya ada scurity yang datang untuk mereraikan merka andai saja tak ada scurity, sudah pasti habis mereka ditangan Mike hari ini.” Ini belum cukup buat bales apa yang kalian ucapin dan lakuin buat Key. Jangan mimpi buat bisa nyakitin Key lagi..!” Ketus Mike lalu memberontak saat scurity itu menahanya.


Carles tersenyum sinis lalu berjalan menjauhi korban dengan acungan jari tengah ketas. ****... itulah yang ia teriaki membuat disana ramai sekali. Sedangkan anak galaksi melenggang pergi tanpa mendengar teriakan scurity. Iyaa.. mereka tak mendengarkan scurity meskipun ditahan dengan perkelahian sekalipun.


.


.


.


.

__ADS_1


**Sorry baru up yaa... Soalnya bnayak tugas akhir semester.


Btw like komen and vote ya. kalo banyaknyg vote ntr malem.gue up lagi**


__ADS_2