Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Reynan


__ADS_3

Matanya kembali melihat pertarungan itu dengan santay. Tapi matanya terbelalak saat tau siapa yang dihar dan dikeroyok. Dia... dia adalah Reyano. Adiknya sendiri. Dengan cepat pula Kryna berlari menuju kerumunan orang-orang itu meningalkan gadis yang ia beli.


Bugh.... “Bangsatt.. Lepasin adek gue...!” Bentaknya sembari menerjang satu orang yang hampir menusuk pisau diperut Reynan Reyano, membuat pisau itu teterjang jauh dan dan empuh tersungkur. Mata Keyna memerah marah dengan mengepal tanganya.


Gadis yang Keyna beli sekarang mengerang sembari ketakutan.” Aduu kenapa dia malah bantuin orang berantem sii. Kan aku takut... “ Gumamnya polos. Ia menautkan jari-jarinya ersa. Tak mau kabur ataupun lagi.” Kalo aku lari, mau kemana? Terus enggak jadi dapet uang de..” Gumamnya lagi polos. Ia mendesah lalu memutuskan untuk menunggu Keyna saja, berharap Keyna akan baik-baik saja.


Pertarungan itu mendadak berhenti lalu menatap sang empu yang ikut campur. Disana nampak Reynan sudah babak belur dan sempoyongan, seprtinya Reyano sedang mabuk.


Sakit hati Keyna melihat adiknya seperti ini, kenapa adiknya berani meminum minuman laknat itu?


“Siapa lo anzeeng...!” Teriak pria yang sepertinya seusia Reynan. Ia menyekah sudut bibirnya yang berdarah. Ia pria yang Keyna tendang tepat dipipinya tadi.


Keyna memasang kuda kuda lalu menjentikkan kakinya.” Lawan gue...!” Tantangnya dingin, ia tak ikslas melihat adik kesayanganya babak belur. Akan ia hancurkan mereka dengan kejamnya karena berani sudah berani memukul adik tercintanya.


Mereka tertawa remeh. “Maju Gii Yon.... Masa mau mukul cewek kecil kayak dia mau bareng-bareng. Kasian gue..!” Ucap pria yang paing sombonh disana dengan pria yang lainnya.


Keyna tersenyum sinis. “Siap.. Nanti kalo seneng-sengnya baru bareng. Ya engak?” Tanya pria yang dipangil Yon itu.


Dengan langkah cepat ia mendekati Keyna lalu mengayunkan kakinya. Dengan seriangaiyan bibir Keyna, ia menangkap kaki pria itu dan srap...


Argh..


Sama sekali tak ada yang sadar jika Keyna memegang pisau kecil. Keyna menancapkan pisau kecil itu dialat Vital pria yang dipanggil Yon itu kejam, dipastian aset berharga pria itu sekarang sudah kritis, apa kabar masa depannya?


Keyna mengorek dengan lama tanpa rasa jijik dan juga takut lalu merobeknya dengan cara menyerongkan pisau itu, darahnya merembes mengalir ditangan Keyna, tak apa. Keyna bahkan bahagia melihatnya, jiwa jahatnya sudah menguasainya.


Para teman-temannya yang lain membulatkan mata, sontak saja kedua tangan mereka memegang lalu menangkup arena seangkangan mereka rapat. Takut dan juga ngeri-ngeri sedap. Aset berharga bro.. masa depan itu..!


Brak..


Karena cengkraman Keyna sangat kuat membuat pria yang Keyna tusuk di Mr.P nya itu tak mampu memberintak dan saat dihempas pun ia melayang tanpa bisa menahan. Keyna tak melepaskan piasu itu dengan mata tajamnya ia lalu berkata.” Itu balesan karena kalian udah berani nyentu adek gue. ayo maju, gue jamin kalian bakal jauh lebih menderita dari dua...!” Bentak Kreyna.


Gleg.. mereka meneguk ludah. “ Lo loe psycopat?!!!” Gumamnya takut. Keyna menyeringai kejih.” Kabur...!” Teriaknya pada kawanan.


Tak semudah itu mereka bisa kabur dari Keyna. Mati saja tak akan Keyna lepaskan jika sudah menentu adiknya. Dan

__ADS_1


dor... dor.. dor... dor..


Argh..


Empat orang itu Kryna tembak dikaki kanan dan juga paha masing-masing. “Gue belum mau kalian mati..! Mati terlalu bagus buat kalian.” Bentaknya, ia memutar pistol kecilnya itu lalu meningalkan para pria yang sudah mengerang kesakitan lalu memegang sisi paha dan juga betis merka.


Sedangkan Reynan yang sedari tadi diam ternyata sudah pingsan. Ia sudah mabuk berat dan juga tak kuat karena dokeroyok.


Untung Keyna cepat dan juga ada disini, jika tidak, pasti adiknya akan mati.” Kalo adek gue kenapa-napa. Kalian gue habisin dalam satu malam. inget itu...!” Teriak Keyna kejam.


Ia mendekati Reyano yang sudah tergeletak. Nampak wajah adiknya yang kacau itu, rasa sakit menancap dihatinya. Kenapa adiknya? Ada apa dengan adiknya? Kenapa adiknya sangat menyedihkan seprti ini?


Keyna menendang kaki adiknya pelan. Cek. decapnya sebal.” Loe lemah banget jadi cowok dek... dek... Npa pula gue punya adek letoy kayak loe.” Gumamnya, lain dimulut lain dihati. Tentu saja. Hatinya tu khawatir tau.


Ia mendekti Reyano atau Reynan, lalu memapanya, ia meningalkan beberapa pria yang masih mengerang kesakitan, ada yang sudah menelpon ambulan atau kerabat lain kesini seprtinya. “Woy... Sini.. Mau pulang kagak loe...?!” Tanya Keyna pada gadis yang ia beli. Gadis itu menutup matanya erat dengan kaki yang nampak sekali jika ia sedang gemetar.


Dengan bodohnya gadis itu melepaskan satu tangan lalu mengintip.” Pulang beneran? Enggak mau bunuh-bunuh lagi?” Tanyanya takut.


“Ikut atau tingal...!” Bentak Kryna membuat gadis itu terkesiap. Ia berlari kecil lalu mendekati Keyna, tapi sat ia mendekat, kakinya ditahan oleh pria yang Keyna tembah.


Cuh..


Keyna meludah diwajah pria itu lalu melaju kearah motor. Disana ada motor Keyna dulu. Motot Ninja kesayanganya yang ia rawat seperti anak sendiri,dan sekarang adiknya yang memakainya. “Hayy Jeck. Kangen banget gue sama sii Jeck.” Ucap Kryna pada motornya. Yaa, motor Keyna namanya jeck.


Ia menaiki Reynan terlebih dahulu diatas motor, lalu ia menaiki juga didepan.” Lah aku dimana?” Tanya gadis yang Keyna beli.


“Loe dibelakang. Sekaligus pegangin Ano. “ Ucap Keyna santay.


“Engak muat..” Cicit gadis itu takut.


“Kayak badan gede aja, padahal enggak ada bedanya sama tiang bendera. Jangan banyak girik de ya. Kalo mau ikut ayo..!” Bentak Keyna membuat gadis itu menganguk lalu menaiki motor besar itu. Ia memeluk Keyna erat, otomatis Reyano didalamnya terjaga dan terhimpit.


“Pegangin Reyano ya..” Ucap Keyna lalu melajukan motornya meningalkan para manusia yang hampir pingsan. Segala umpatan yang mereka berikan untuk Keyna sumpah serapa yang ia lontarkan untuk iringan Keyna diperjalanan. Semoga Keyna selamat dan perjalanan ya.


Sudah lama sekali rasanya Keyna tak menggunakan Jeck nya ini, tapi sekali bawah, ia harus boceg tiga. Nasib.. nasib.. Tak apa, yang penting ia bisa mengendarai lagi motor kesayangannya ini.

__ADS_1


Keyna baru ingat, jika jalan ini adalah jalan tikus menuju rumahnya. Keyna berniat kembali kerumahnya itu untuk melihat kabar dari ayahnya yang ia tinggalkan, ia juga mau melihat kamarnya dan ia juga mau tau bagaimana kabar rumah penyiksaanya itu dulu.


Dengan dada yang bergemuru Keyna memasuki perumahan yang dijaga oleh satpam itu. “Buka pagernya. Reyano sedang mabok.” Ucap eyna pada mang Uncup sebagai Scurity itu, disana juga ada bang Sogar. Mereka mengangguk meskipun tak kenal siapa Keyna, tapi saat tau Reynan sedang tak sadarkan diri membuat mereka menurut saja.


Rumah ini tampak sepih dan juga mati. tak ada rasa kehidupan dan tak ada rasa kehangatan. Keyna bahkan lupa kapan ada kehangatan dirumah ini, rumah bagaikan neraka jahannam ini. “Turun..” Ucap Keyna pada gadis yang ia beli, gadis itupun turun.


Keyna turun dari motornya setelah gadis itu menahan bobot tubuh Reynan. Keyna tak segan menarik tubuh Reyna keras lalu membawah tubuhnya menuju selang air dibagian tempat penyiraman bunga.


Ia meletakkan tubuh Reyano dilantai lalu...


Curr...


Ia menyiram adiknya dengan cara tega tak tega, tapi wajahnya snagat dingin dan juga menusuk. Ia tak suka adiknya kenal dunia gelap dan suka mabuk mabukan..Cukup ia saja yang hancur..!


Reyano mendadak membuka matanya dengan nafas yang terengah. Mendadak kesadarannya terkuak. “Banjir.. banjir...!” Gumamnya mangat-mangap bagaikan ikan terdampar didaratan.


Leyna melempar sembarang selang itu lalu mendekati Ano. Ia menampar wajah sang adik keras.


Plak..


“Sejak kapan kamu berani minum minuman haram ha? Sejak kapan kamu udah berani balapan motor? Sejak kapan kamu hancur kayak gini Ano...! kalo kamu tadi dibunuh dimana? Kamu mau bunuh kakak secara berlahan ha..! “ Teriak Keyna keras kepada Reyano.


Reyano yang mendapatkan tamparan itu merasakan tersengat listrik dipipinya. Apalagi saat mendengar kata ‘Kakak’ siapa dia? Kenapa ia bilang kata ‘Kakak’ cara memarahinya saja sama seperti kakaknya.


“Loe siapa?” Gumamnya mengelus pipinya. Ia menatap Keyna dengan rasa kepo dan juga kalit.


.


.


.


.


Like. komen and vote yaa guys

__ADS_1


__ADS_2