Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Balas dendam


__ADS_3

Dor..


“Angkat tangan sekarang juga...! Jangan bergerak...!” Teriak seseorang yang membuat Key menegang ditempatnya.


Tepat saat borgol gadis itu terbuka suara tembakan itu terdengar membuat Keyna menegang ditempat. “Kabur...” Ucap Albert dengan cepat pada lawanannya.


Keyna menarik tangan gadis yang ia beli itu cepat.” Cepet kabur...” Ucapnya pada gadis itu.


Gadis itu mengeleng karena lemah. Keyna? Ia tak peduli, ia berlari dengan menyeret gadis itu dengan tangan kiri ia masuki kedalam baju nya. Ia mengeliarkan pistol kecil yang memang sdah ia siapkan. Untungnya ia menggunakan masker dan juga sapu tangan membuat ia tak akan ketahuan, ia sudah memprediksi hal ini sedari awal.


“Ber hen henti. Ak aku capek.” Ucap gsdis itu meronta. Baru habis diperkosa dan sekarang ia harus berlari. Bisakah kalian bayangkan bagaimana sakitnya?


Keyna menatap kebelakang yang ada dua pria yang menggunakan baju dan jaket serba hitam, sepertinya mereka intelgen yang memang sudah mencurigai tempat ini.


Dengan memutar Keyna memberi tipuan, ia menerjang dinding disampingnya dan dor... ia salto dan tepat ia menembak polisi satunya membuat polisi itu jatuh, peluruhnya tepat mengenai otak polisi itu membuat darah mencucur dari kepalanya. Otaknya bahkan muncrat kepada temanya.


Akhh... suara teriakangadis itu memekakkan telinga membuat Keyna berdecap. Ia tak sengaja menyentu lemari membuat lemari itu menggeser dan benar disana bisa dibuka dan ada jalannya. “Masuk..!” Ucap Keyna mendorong gadis itu.


Gadis itu masuk dengan hentakan keras. Keyna tak ada perasaannya dimatanya. Ia kira Keyna adalah pria, iya pria. Apalagi tenaga Keyna bukan main.


Keyna menutup pintu itu saat meihat polisi satunya mengejar Keyna. Dor... tembakan polisi itu mengenai lemari yang Keyna masuki. Dengan cepat Keyna menutup pintu itu dan memberi kode dari dalam saat ia melihat kotak kode sekecil telapak tangan yang terpampang disamping nya.


Nafasnya ter'engah-engah karena sedari tadi berlari. Sedangkan Albert dan lainnya sudah berlari terbirit-birit. Bahkan sudah ada yang tertangkap diluar sana karena Keyna bisa mendengar pemberontakan dan minta untuk dilepaskan.


“Kam kam kamu mau ambil ginjal aku? Aku mohon, jangan bunuh aku..” Suata gadis itu membuat Keyna menoleh. Ia bisa melihat gadis itu memelas dengan wajah yang sudah hitam sana sini, ditambah lengan dan leher gadis itu hitam kebiru-biruan, entah karena kis mart atau karena dicekik Keyna tak tau dan tak mau peduli. Sepertinya ia masih mengingat ucapan Keyna yang mau ginjalnya.

__ADS_1


“Gue engak bakal bunuh loe. Jadi jangan takut, tapi gue mau ginjal loe bolehkan? Gue bakal bayar mahal kok.” Ucapnya tegas.


“Beneran? Kalo ginjal diambil engak bakal matikan? Terus uangnya beneran?” Tanyanya pada Rindu dengan wajah polos, sangat polos membiat Keyna mengernyit, apakah anak ini memang berusia lima belas tahun, kenapa sangat polos seperti ini?


Keyna mengangguk.” Tentu, bahkan gue bakal balikin loe kekeluarga loe kalo udah kasih ginjal lo satu buat gue. gue butuh banget, demi adek gue.” Ucap Keyna jujur.


Mendadak lagi wajah gadis itu murung, ia mengeleng.” Ak aku udah dijual mereka, aku aku enggak mau kembali, aku ikut kamu boleh? Ak aku mau balas dendam sama kakakku yang udah buat mamaku benci aku. Kalo kamu mau bantu aku balas dendam, aku bakal mau ikutin kamu kemanapun kamu ngajak aku. Lagipulakan kamu udah beli aku.” Ucapnya polos lagi.


Keyna meringis. Dorr drr... takk..


Arkkk.. pekik Gadis itu saat melihat kapak membela lemari itu dari luar, hampir saja Keyna terkena kapak itu. Disana ia bisa melihat ada tiga polisi.” Keluar atau kalian akan tau akibatnya...!” Ancam polisisi itu.


Keyna tersenyum sinis. “ Oke. Gue bakal lbalas dendam kemereka yang ngejual loe tanpan hati, ayoo kabur.” Ucap Keyna menggengam tangan gadis itu. Gadis itu tersenyum lalu menganguk, meskipun ia ada rasa takut, tapi entah kenapa ia memilih mengikiti orang asing didepanya ni. Dan jika kalian bertanya kenapa seperti itu, maka jawabanya adalah ia tak mau bersama polisi dan membuat ia kembali dengan keluarganya, jika disuruh memilih keluarganya, ia lebih memilih mengikuti orang jahat lain saja sebab dijahati orang lain lebih baik dari pada dijahati orang yang kita sayangi seprti itu.


“Ber hen ti. Ak ku ca pek..” Ucap gadis itu dengan kaki yang gemetar. kakinya sudah sanat berat dan tak bisa lagi dibawah lari. Kakinya sudah tak lagi bisa melangkah.


Keyna menggeleng.” Engak bisa. Kalo loe mau ikut gue, loe harus kuat. Gue engak suka cewek lemah.” Ketusnya.


Gadis itu ingin menangis. Tapi Keyna tak peduli. Keyna kembali menyeret nya membuat mereka dapat keluar, mereka keluar mendapatlan hutan lebat. Keyna melihat kanan dan kiri sepertinya ini jalan rahasia membuat Keyna menganguk. Ia dapat keluar padahal ia tak tau jalan sini dan baru pertama kali pergi keisni.


Keyna memasuki hutan itu dengan gadis disampingmya tanpa berlari lagi, karena polisi tak ada disana, untunglah juga motor yang Keyna kendarai itu menggunakan plat motor salah dan sudah Keyna modifikasi, jadi ia tak akan ketahuan.


“Kita mau kemana?” Tanya gadis itu pada Keyna takut. Ia menggandeng tangan Keyna era karena takut pada suasana hutan.


“Kita cari jalan keluar oke. “ Ucap Keyna. Ia mau mau menepis tangan gadis ini, tapi gadis ini malah semakin memeluk lengannya erat membuat ia mendengus.

__ADS_1


“Ter terus ini gimana?” Tanyanya lagi.” Kita enggak nyesat kan?” Lanjutnya.


“Loe diem aja. Jangan buat kepala gue tambah pusing sama celotehan loe yang gak guna.” Ketusnya membuat gadis itu mencebik.


Sudah satu jam mereka berjalan tanpa suara. Keyna diam saja tanpa mau berkata, tubuhnya belum lemas akibat obat yang ia konsumsi masih sangat bereaksi. sedangkan gadis itu harus beberapa kali memukul-mukul betisnya yang sangat keram. Jujur kakinya terasa menyeret beton.


Bugh... bugh..


Suara pukulan itu terdengar membuat gadis yang Keyna beli itu mengeratkan pelukannya. Keyna risih dan tak suka.” Lepasin ahh. Jangan kayak gini,..” Ucapnya menepis tangan gadis tu.


“Ak aku takut..” Gumamnya mengeratkan pelukannya. Keyna menepis tangan itu dan melihat keasal suara. Ia berjalan kedepan dengan cepat pula gadis yang ia tolongi mengiktinya dari belakang. Keyna semakin mendekati asal suara dan membuat suara perkelahian itu semakin terdengar.


Saat sampai ditempat dimana ada lima orang menghajar satu orang membuat Keyna mengerutkan keningnya. Bagaimana bisa ada orang dihutan seperti ini? ia melirik kanan dan kiri, ternyata ini adalah jalan kecil, sangat kecil, hanya satu meter lebarnya membuat Keyna senang. Berarti dia selamatkan?


Matanya kembali melihat pertarungan itu dengan santay. Tapi matanya terbelalak saat tau siapa yang dihajar dan dikeroyok. Dia... dia adalah Reyano. Adiknya sendiri...


.


.


.


.


like komen and vote ya

__ADS_1


__ADS_2