Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
kesempatan


__ADS_3

Ia melihat papanya yang memeluk tubuhnya dan juga memukul kepalanya berkali kali “Aku jahat.. aku papa yang gagal.. aku gagal menjaga putriku.. Maafkan aku Anna.. maaf karena aku sudah menyia nyiakan anak kita putri kita.. aku nggak pantas hidup hiks hiks. Maaf.” Gumanya memukul kepalanya sendiri.


“Aku pembunuh hiks hiks.. maaf.. andai aku tau anak kita sakit akg..” Ia kembali memukul kepalanya.” Kamu yang salah Jaya..!! bagaimana bisa kamu menikah lagi.


Bagaimana bisa kamu lebih mempercayai wanita ular itu dan anaknya..! kamu pria brengsekkk tau nggak..!! kamu ayah yang gagal..!!” Teriaknya pada dirinya sendiri.


Keyna menatap ayahanya dengan tatapan nanar. Ayahnya sekarang sangat kacau. Tanganya penuh dnegan darah, pipinya penuh lebam dan tanganya penuh luka. Bajunya tak terurus membuat hatinya sakit. Ia tak tau ayahnya bisa sekacau ini.


Reyano mendekai Pak Jaya dengan cepat dan menahan tangan ayahnya itu supaya nanti tidak menampar wajahnya lagi.” Papa cukup..!! Jangan pukul diri sendiri lagi. Papa nggak boleh gini..!!” Ujarnya menahan tanganya itu dengan cepat. ia bahkan mengunci tangan ayahnya.


Ayahnya menatap Reyano dengan tatapan mata yang memerah, bibir yang penuh lebam itu tersenyum.” Ehhh Reynan udah pulang sayang? Kamu sudah makan belum?” Tanyanya dengan lembut. air matanya jatuh lagi dengan nanarnya, karena memang ia selalu bersikap baik kepada Reyano.


Reyano mengangguk.” Udah pa udah..” Ia mengusap tangan ayahnya lembut.” Papa udah makan? Kenapa papa kek gini? Ita kerumah sakit aja yuk..” Ujarnya tulus pada ayahnya sebenci-benci Reyano pada ayahnya. Ia masih menyelipkan rasa sayang kepada ayahnya. Ia masih sangat-sangat peduli kepada ayhnya. Beda dengan Keyna yang memang peduli dengan keuarganya.


Ayahnya Reyano mengeleng.” Papa belum makan.. hehe.” Ia tersenyum pilu membuat Keyna yang menatapnya berpaling menatap kearah lain. itu senyum yang sangat memiluhkan dimatanya Keyna. Ia tak sanggup melihat papanya begitu.. sunguh ia tak sanggup...” Papa nggak mau makan.. biar papa bisa ngerasa lapar kayak kamu sama kakak kamu dulu.. biar papa bisa ngerasain sakit yang kakak kamu dulu rasain hehe..”Ia terkekeh lagi sembari menatap Reyano.


Reyano menatap ayahnya dengan tatapan piluh. Lalu matanya menatap kearah Keyna dan lainnya. Ia menatap kakaknya yang menatap arah lain itu. Sedangkan Alka dan Anga? Mereka hanya diam ditempat. Angga memegang infusnya Keyna dan Alka yang menahan kursi rodanya. Ya..


“Kamu ngajak siapa Rey?” Ayah Reyano yang meihat anaknya menatap kearah lain itu kepo membuat ia menatap arah lain itu. Reyano diam menatap ayahnya yang menatatap kearah Keyna dan juga kearah lainnya.


Dugh.. jantung ayahnya berdetak cepat dikalah menatap arah Keyna.. senyum tadi sekarang berubah menjadi tatapan kosong. Tatapanya tak lepas dari Keyna ia bahkan tak sadar akan laki-laki disamping Keyna. Mereka diam saja menatap kearah ayahnya Keyna.


Keyna yang terasa ditatap itupun menatap kearah yang menatapnya. Dan benar saja.. dugh.. matanya bertabrakan dengan mata ayahnya yang bengkak tu rasanya sangat sakit melihat ayahnya menatapnya seperti itu. Kenapa tatapanya sepiluh dan sekosong itu.


Diam sejenak dan saling tatap mungkin adalah adegan dinovel yang Keyna kira itu adalah fiksi belaka. Namun nyatanya itu memang benar adanya. saat ini ia merasa kaku dan kelu. Ia bahkan tak tau harus melakukan apa. Apa ia harus mengatakan “Hay papa?” atau “Apa kabar papa?” atau lagi “Papa Keyna rindu... Keyna kangen papa..?” Entah.. haha Lucu jika Keyna mengatakan hal demikian. Jadi ia diam tak tau harus melakukan apa-apa. senyum sjaa ia saat ini sangat kaku.


Ayahnya Keyna bangkit dengan gontayangan, tangannya yang ditahan oleh Reyano sekarang telah dilepasannya oleh Reyano. Reyano menatap kakaknya dnegan air mata yang jatuh. “Rey.. Papa liat kakak kamu Rey hehe.. kakak kamu ada disini.. papa hausinasi..” Ujar papanya dengan pilu sembari mengusap pipinya.ia berjalan sedikit pincang menuju kursi roda yang Keyna tempati.


Angga dan Alka saling pandang.. lalu mereka mundur beberapa langkah. membiarkan Keyna dan ayahnya bicara. Mereka memilih disudut ruangan itu saja. Sebab mereka juga harus menjaga keyna sebaik mungkin.


Keyna tersenyum menatap papanya. senyumnya sangat kaku.” Rey kak Keyna senyum sama papa..” Ujar ayahya dengan semangat. ia bahkan tersenyum dengan kembangnya. Reyano menatap ayahnya nanar, ayahnya bahkan masih berfikir itu halusinasi.” Rey papa nggak sia-sia ngak makan sama mukul diri papa sendiri.. kakak kamus enyum.. hehe papa bahkan nggak pernah liat dia senyum saat dia hidup. Rey kakak kamu bahagia papa luka ehe..” Ia tertawa dengan bahagianya. Ia bahkan menggigit kukunya nanar.


Keyna diam dengan senyumnya. Air matanya jatuh menatap ayahnya yang seperti orang gila ini. langkah kaki ayahnya yang lambung itu sudah ada didepanya.. ia nampak menatap pipi ayahnya yang berdarah dan juga penuh lebam, tangan ayahnya penuh dengan bekas luka dan sayatan membuat ia tertegun.


Ayahnya Keyna berjalan dnegan gontayangan mendekati Keyna.. kakinya lemah diseretnya saja mendekati kursi rodanya Keyna. Keyna menatap ayahnya tersenyum lembut.. namun ia terkejut dikalah kaki ayahnya menyentuh lantai dengan kerasnya... ayahnya menunduk didepanbya membuat ia tertegun disana. Ia menatap ayahnya dnegan tatapan sulit diartikan.

__ADS_1


Ayahnya menunduk dengan air mata yang jatuh. “Keyna.. maafkan papa Key... maafin papa nak,, hikss hiks,, papa mmenag jahat dan gagal jadi seorang ayah hiks hiks..” Ia menangis lagi didepan Keyna dengan kepala yang menunduk. Keyna diam tak bergeming menatap ayahnya.disudut ruangan itu Alka menatap Keyna dengan tatapan dinginnya angga? Ia pun sama, bahkan ia yang humoris searang nampak sangat dingin dan juga kejam.


Iya... Alka dan Angga sudah mejauh dikalah Ayahnya Keyna mendekat tadi. ia mau memberi ruang kepada keluarha itu ia masih Disana untuk menjaga Keyna.


Sedangkan Ryano? Ia memilih menatap langit-langit rumah karena tak sanggup menatap pemandangan itu. Ayahnya keyna menatap mata Keyna dengan tatapan nanarnya, Keyna yang ditatappun sekarang menatap ayahnya dnegan tatapan hampah, tak ada apapun lagi, harapan tak ada, semuanya tak ada.” Pulang nak.. ayok pulang..” Ujar ayahnya dengan sendunya.


Mata Keyna berkaca-kaca menatap ayahnya saat ini, “Pulang yuk... pulang..” ulang ayahnya dengan lemahnya, suara yang sudah serak dan parau itu terdengar sangat menyahat hati.


“Nanti siapa masakin kamu.. nanti kita main, kita todur sama-sama.. dan papa bakal kasih apapun yang kamu mau.. tapi tolong nak.. pulang sama papa,, papa mau Keyna pulang hiks hiks..” Ia menangis lagi dengan sesaknya.


Keyna diam menatap ayahnya dengan tatapan lelahnya. Bermain dengan hati memang sangat lelah. Ayahnya llau terkekeh membat Keyna diam menatap ayahnya. “ Kmau nggak mau pulang ya hehe..” Ia memukul kepalanya kuat membuat Keyna bisa melihat tangan ayahnya yang berdarah itu membuat kepapala ayahnya juga berdarah.” kamu udah ketemu sama mama disana? Hehe.. kamu udah nyaman disana? Udah nggak susah lagi nggak kayak sama papa disini? Ya kan?” Tanyanya piluh. Lalu memukul lagi dirinya sendiri.


“Stop pa..” Ujar Keyna menahan tangan ayahnya membuat ayahnya tertegun menatap Keyna.” Kebapa berhenti?”Tanyanya dnegan lelah.” Papa Cuma mau nyadarin diri aja. Kalo papa udah nggak pantes dimaafin sama kamu.. papa ayah yang gagal..” Ujarnya dengan sendunya.


“iya... papa gagall.. papa adalah ayah tergagal yang pernah ada dihidup Keyna..!!” Ujarnya dengan tegas membuat ayahnya memiringkan kepalanya menatap Keyna. Keyna menatap ayannya dengan tatapan nanarnya. “ semua yang papa mau lakuin itu terlambat pah. Terlambat.,!!” Lanjutnya dengan tegasnya.


Keyna terkekeh dengan dinginya, lalu dengan secepat kilat pula wajah yang tadi terkekeh sekarang menatap ayahnya datar. “ Papa mau ngajak Keyna main?” Sudut bibirnya tertarik keatas. “Tapi sayangnya Keyna udah gede pa. udah nggak butuh lagi main pah.. Masa kecilnya Keyna udah habis sama kesulitan hidup, sama kepedihan yang papa kasih sama keyna.. masa kecil Keyna hancur,,,!!” Ujarnya dingin.


Andia saja yang tenjadi Keyna adalah orang lain. keyna yakit jika ia pasti akan ia lebih memilih mati saja. Tiga belas tahun Keyna menderta, tanpa sosok ayah dan dikucilkan. Ia hidup dengan semua kesakitannya dan kepedihan. Keyna bahkan pernah mau mengakhiri hidupnya. Andai mamanya tak menitipkan Reyano. Maka ia yakin Keyna lebih memilih mati diusia muda.


"Papa mau kasih Keyna apapun?” Tanyanya kepada ayahnya yang semakin menangis dengan keras dan sesaknya itu. Ia menatap ayannya dengan tajam, tawa yang tadi menjadi aurah yang mengelap. Keyna mengeleng dengan kuatnya. “ Tapi sayangnya keyna udah punya apapun yang Keyna mau pah.. Keyna udah punya.” Ujarnya dengan sendu.


Ia menatap Reyano yang menatapnya dnegan air mata yang sudah membanjir. “Reyano.. adik Keyna, yang udah jadi hidup Keyna dari kecil. Dia udah jadi harapan terbesar dari Keyna pa. Reyano yang buat Keyna supaya Keyna mau hidup dan bangkit. Hehe... Keyna udah punya Reyano untuk hidup..” Ujarnya membuat air mata Reyano jatuh dengan piluhnya. Air mata haru.


“apa lagi? Makan? Rumah? hahaha.. sayangnya Keyna udah punya semua pah.. Keyna bahkan mampu beli apapun yang Keyna mau dimuka bumi ini pah..” Ujarnya dingin lagi.. berkali kali ayahnya diam dan bergumam maaf kepada Keyna. Kepalanya naik turun dengan air mata piluhnya.


Keyna tersenyum pilu.’"Keyna juga udah punya Alka buat penunjang hidup keyna, buat jadi sandaran Keyna, buat yang bisa ngasih Keyna kasih sayang dan jadiin Keyna tuan putri. Bahkan apapun yang Keyna mau Alka patsi kasih tanpa Keyna minta.. “Ujarnya tersenyum.


Tanpa ia sadari Alka yang tadinya menunduk sekarang mendongak menatap kursi rodanya keyna. senyumnya yang tadi hilang sekarang sedikit tersungging. Ia tak menyangkah jika ia sudha membangun tahta dihati Keyna.. akh.. ia sekarang bahkan tambah yakin ika ia benar-benar Keyna yang sudah mati. jika bukan? Tidak mungkinkan ia tau kehidupanya yang dulu?


“Dan yang terakhir Keyna ga udah punya kak Angga buat jadi kakaknya keyna. Masakin Keyna meksipun telorrnya gosong dan dimakan dia sendiri.. sampek-sampek Keyna nggak jadi makan, karena dia lebih rakus dari pada Keyna. Tapi Keyna bahagia kok kenal sama dia.” Ujar Keyna terkekeh.


“Eyhh.. kenapa yang aku kamu bilang yang jelek-jelek..” Ketus Angga yang ada dibelakang Keyna tak terima. Sebab Keyna mengatakan hal sedemikan meskiipun itu adalah fakta. Namun setelahnya kakinya diinjak membuat ia menatap kesamping. Ada gorila yang sedang menatapnya tajam seakan ingin memangsanya membuat ia gugup dan juga cengengesan. Lalu ia menutup mulutnya dengan erat.


“Bahkan Keyna punya temen.. Geng galaksi.. yang bisa ngancurin siapapun yang udah nyakitin Keyna pah.. semuanya udah ada..”Ujarnya degan kekehan.” Posisi papa udah diganti sama banyak orang yang Tuhan ciptain pa.. semuanya udah ada..” Ujarnya degan sendu. Benar bukan? Ia sudah punya Mike dan Andes untuk maju paling depan ketika ia disakiti, ia sudah punya Alka yang sangat penyayang, punya Reyano untuk ia sayang dan seluruh orang disekelilingnya yang sangatt menyayanginya?

__ADS_1


“Maafin papa nah hiks hiks maafin papa.. papa tau papa gagal.. maafin papa..” Ujar papanya dengan seraknya. Ia bahkan mencengkram kaki Keyna erat karena tak tahan menahan pilu didadanya, berkali-kali pula ia memukul dadanya ntuk menetralisir rasa sakit dan sesak itu.


Keyna menahan bahu ayahnya. Ia menangkup pipi ayahnya membuat papanya mendongak. Mata mereka beradu pandang lalu ia memeluk kepala itu diperutnya membuat ayahnya menerima pelukan itu, ia memeluk Keyna dengan eratnya seakan lupa jika keynanya sudah mati.. ia lupa jika keyna sudah tiada membuat ia menangis dipelukan Keyna.


Keyna memeluk ayahnya dengan rasa piluhnya. “Papa memang udah gagal jadi ayah.. papa adalah ayah terburuk dimuka bumi ini..” Ujar Keyna dengan jujur membuat ayahnya memeluk Keyna semkain erat dan menumpahan rasa sakitnya.


“Tapi bukan berarti Keyna nggak nerima papa lagi dihidupnya Keyna..” Ujarnya membuat ayahnya mendongak menatap Keyna. Keyna mengeleng.” Semuanya Keyna butuhin memang sudah ada pa.. semua yang seharusnya papa lakuin memang orang lain udah tempatin dan udah digantin sama orang lain... “Ujarnya jujur lalu mengusap pipi papanya dnegan lembut. “Tapi sosok ayah dimuka bumi ini nggak ada yang bisa gantiin.”


“Papa ya tetep papa.. temen ya tetep temen.. semuanya sudah Keyna milikin. Tapi takdir ngak bisa dibohongin pa. Kalo papa yah tetep darah yang udah nganterin Keyna hadir dimuka bumi ini. Keyna ada karena kerja kerasnya papa diranjang sama mama,, lembur dan kerja rodi kalian..” Ujarnya dengan kekehan.


Angga menahan tawa dibelakang.. “Fruhh..” Ia bahkan tak bisa menahan tawanya. Alka? Ia memaligkan wajahnya karena ucapan Keyna. Orang lagi sedih kok malah melawak batinnya. Padahal Keyna sedang tidak melawak kok.. reyano? Ia menepuk kepala saja, memang benar-benar kakaknya ini. tidak tau tempat dan kondisi untuk berbicara...


Namun percakapan mereka berdua tak terganggu sama sekali.. keyna megusap pipi ayahnya.” Berhenti kayak gini pa.. papa udah gagal jadi ayah kan? Papa mau gagal lagi jadi ayah?” tanyanya lembuat Pak Jaya menggeleng cepat menarap Keyna. Keyna terkekeh melihatnya.” Mulai sekarang papa berubah yah.. “


“Papa harus lihat tubuh papa.. papa mau ngajakin Keyna main, tapi papa aja sekarang kurus, nanti gimana kalo Keyna mau minta gendong? Kan sekarang Keyna lumpuh pa...” Ujarnya piluh kepada ayahnya membuat papanya menatap Keyna lagi. Ia bahkan tak sadar Keyna duduk dikursi roda. “Papa mau kasih Keyna makan, tapi papa bahkan enggak makan.. haha.. papa lucu deh.” Ujarnya mengusap air matanya.


“Kaki kamu kenapa? sakit? Kenapa bisa lumpuh? Siapa yang nyakitin kamu? Bilang sama papa..” Ujarnya dengan panik menatap Keyna. Ia bahkan bangkit dan meatap kaki Keyna.


“Justru karena itu.. papa harus sembuh dan juga kuat ya supaya bisa bentuin Keyna berdiri dan belajar berdiri lagi.. belajar jalan lagi pa. Kalo papa kayak gini gimana papa mau ngajarin Keyna? Gimana papa mau jagain Keyna kalo papa aja lemah kek gini.. luka kek gini..” Ujarnya dengan lembut.


“Jadi kamu mau mafin papa?” tanyanya dengan serak menatap manik mata Keyna penuh rapu.” Jadi papa tetep jadi papa kamu dan kamu tetep jadi anak papa?” Tanyanya bagaikan rang linglung saja.


“ya dong.. papa tetep papa Keyna dan Keyna tetep jadi Keynanya papa..” Ujarnya dengan lembut lalu tersneyum. Dengan cepat papanya Keyna memeluk Keyna dan juga tersenyum lemah.


Namun setelahnya Keyna merasakan tubuh papanya lemah dan tak bertenaga membuat ia bertanya “Papa? Are you oke?”


.


.


.


.


.

__ADS_1


Mau bagaimana menolaknya. Tapi jika takdir sudah berkata maka jungkir balikpun kamu mau mengubahnya..Maka hasilnya akan retap sama..-NVS31


__ADS_2