
Demi apa si aku enggak ada ide buat nulis.. maaf ye lagi mikir gimana alur baik nya hehe...
.
.
.
Happy Reading...
.
.
Mike yang sudah bangun membuat orang tuanya heboh. Michel hanya memutar bola mata malas menatapnya... hal apa yang sangat ia benci selama ini.. namun ia tak boleh begitu. Jadinya ia hanya duduk disamping Keyna yang tertidur sembari memejamklan matanya.
Nampak Keyna kelelahan sebab ia mau pulang tapi dengan egoisnya Mike menyuruhya untuk tetap tinggal. Padahalkan Keyna juga lelah dan butuh istirahat..
“ Loe kalo mau istitahat, istirahat aja dulu Key ketimbang loe sakit. Pulang aja gue anter.”Ujar Mixchel mengusap kepala Keyna.
Keyna yang mendengar itu membuka mata coklatnya menatap Michel disampingnya lalu menguap sebentar.”Eh Mama.. entar gue pulang.. “Ujarnya disana mengusap air mata yang keluar dari sudut matanya akibat menguap itu.
“ Woy gue punya tebak tebakan buat loe Boy..!!”Teriaknya Michel kepada Boy disamping Keyna yang sibuk dengan hapenya.
Nampak si Boy menatapnya dengan heran..” Paan?” Tanyanya cuel bebek disana.
“Demi apa si Boy loe cuek kek gitu. Sumpah engak cocok.”Ujarnya Michel disana melemparkan bantal pada Boy membuat Keyna terkekeh sembari menguap.”Dengerin dulu lah.. kita main tebak tebakan. Ketimbang kita bosen gini.”Ujarnya.
“Apa si Mic.. kamu enggak liat Mike lagi sakit gini ha? Kalo mau ribut main diluar aja sana..” Ujar ibunya dingin pada Michel,
Michel Nampak memutar bola mata malas menatap nyonya Pradipta itu. “Lagian kamu tu enggak mau liat adik kamu kesini mama liat dari tadi disana mulu.”Lanjutnya mengomel pada Michel yang bahkan tidak menanykan kabar anaknya.
__ADS_1
Michel memijit pelipisnya.”Yah kali Michel nanya pertanyaan yang sama kek kalian. cukup dengar dari kalian aja Michel udah bisa tau Mi. memangnya kalian yang kalo nanya itu itu aja berulang kali sedari tadi.”Dengusnya. memang kebiasan orang-orang yah. Kalo lagi sakit diitanya, sakit apa? Dimana dan bagaimana? Itu terus. Padahal itu sudah dijawanb semua sedari awal..
“Kamu tu kalo dibilangin memang gitu... ngejawab terus...! ting.. Ting..” Ia mengatukkan sendok makanannya Mike keatas piring sembari mengomel.” Enggak ada rasa perhatianya sama keluarga.. bisanya yah gitu.. bikin pusing aja.. Cuma Mike yang sayang mama dan keluarga, kamu enggak.. kamu bisanya Cuma nyusahin terus..!” Ketusnya.
Michel disana mendengus tak mau membalas lagi. Ayah Mike disana hanya diam menatap Michel tajam dan Keyna yang menahan gelak tawanya. Inilah yang Michel tak sukai dari orang tuanya.
Dan ini juga alasan kenapa ia mau membunuh orang tuanya. Ia pusing, ia capek dibanding-bandingkan dan ia tak suka direndahi terus.. mangkanya ia mau Keyna membunuh mereka dulu. Sayangnya Mike selalu ada untuk ayah dan ibunya meski ia brandal sekalipun. Mangkanya orang tuanya sayang sekali dengan Mike namun kepada Michel acuh tak acuh. Michel sedari kecil memang sangat apatis. Bukan dirinya yang mau tapi orang tuanya.
Michel sosok yang suka ketenangan, mangkanya ia tingal di Ansterdam. Disalah satu hutan terpencil melancarkan usaha gelapnya disana, penyeludupan tambang terbesar dan itu pun sudah bekerja sama dengan atasan Negara yang kotor. Yah, ia suka ketenangan sedangkan orang tuanya sangat rempong dan cerewet. Ayahnya uga begitu. Ayahnya terlalu keras mengatur ini itu.. sudahlah. Michel ingin membunuh orang tuanya hanya itu alasanya.. karena berfikir jika orang tuanya ‘menyebalkan’ tanpa tau bagaimana Keyna yang iri akan dirinya yang mempunya orang tua yang cerewet.
Mike yang disana mendengarnya menghela nafas.” Gue semalem liat Poci tau nggak, masa dia nangking dijendela..” Ujarnya mau menghibur disana. Tapi memang benar, karena ia melihat poci yang sedang dijendela kamarnya, sedangkan kamar itu dilantai dua. Bagaimana bisa ia ada disana.
Mata Alex melebar mendekat dengan Boy.”poci apa? Poci Pocong atau gimana nih poci kecil ?”Tanyanya disana. Ia dulu pernah mempunya tragedy yang lumayan menakutkan diwaktu kecil. Katanya Kolongwewe itu hanyalah mitos. Atau Hantu Sumay... hantu yang menyembunyikan anak-anak. Nah Alex adalah salah satu korban dikalah dioendakian.
"Ia dugong sesek tau nggak... Udah tuir. masih aja penakut.... "Bot mendorong nya kuat.
"Mike Loe bohong kan? "Tanya Alex tetap diposisinya.
“ Iya beneran... tau nggak haha.. mukanya mana mirip sama Boy lagi..”Ujarnya Mike disana mengejek Boy.
“Boy..!!”Teriak ibunya Mike keras .
Boty gelagapan dibuatnya.”Mohon maaf kanjeng Ratu.,.”Ujarnya membuat ibunya Mike mendelik menatapnya sinis. Keyna kembali tertawa dibuatnuya. “Tapi betewe. Menurut kabar yang beredar kalo suka liat poci gitu tandanya itu adalah diri kita sendiri tau ngak.. dulu temen gue pernah liat poci juga eh seminggunya dia meninggal.”Ujarnya disana dengan semangat.
Bughhh.. Kepalanya dilempar bantal besar oleh ayahnya Mike.” Kamu nyumpahin anak saya meninggal?”Tanyanya disana dengan seram.
Boy semakin gelagapan karena kembali salah bicara.” Yah enggak gitu om.. kan ini mitos ceritanya. Tapi memang nyata kok.. “Ujarnya disana.
Ayahnya Mike disana menatapnya sinis.”Enggak ada enggak ada. Ngacook kamu tu. Kata Mike tadikan mukanya mirip kamu. Jadi yah kamu calon pocinya. Bukan anak saya.” Ujarnya tak mau dibantah..
Keyna tergelak disana.”Yah kali Boy. Loe jadiin Arwahnya Mike sedang galdiresik jadi poci gentayangan haha.. “tawanya meledak disana diikuti yang lain.” Dan lucunya masa dia nakuti tubuhnya sendiri.
__ADS_1
" Loe kalo ngomong memang enggak berakhlak yah..”Gelaknya disana dikikiti yang lain. Andes bahkan tak mampu menaham tawanya.. Mike mati matian menjaga dadanya yang sakit.
Boy mendnegus saja disana. “ Bully aja terus dedek mah. Dedek ikhlas lahir dan juga batin...”Ujarnya disana membuat gelak semakin pecah disana. Ayahnya Mike bahkan ikut tertawa akibat tawa Keyna yang menular sana kemari. Memang yah tertawa itu penyakit yang menuluar, penyakit bahagia tapinya.
Sudah tuga hari Keyna disana membuat ia ingin pulang. Ia ingin bertemu Alka yang beberapa hari ini selalu meminta kabar darinya dan Vc. Mike awalnya penasaran tapi Keyna beralibih ingin ketoilet Untuk menuntaskan hajat. Padahal ia Vc disana, atau ia kekamarnya disana untuk Vc.. akhh jujur Keyna mencintai Alka bukan Mike. Mike hanya sahabat sekaligus kakak. Boyy. Mike, Andes dimata Keyna sama. Sama sama berharga.
Disinilah ia sekarang, didepan Alka yang memang memilih tak kerja ketika Keyna bilang ia pulang. Keyna sekarang dimeja makan dengan Alka disampingnya yang mau makan satu piring. Reyano belum juga pulang, ayahnya juga mengikuti Reyano lombah. Akh mereka hanya berdua..
“ Kamu disana lama banget si memangnya teman kamu sakit apa?”Tanya Alka disana sedikit kesal.
Keyna menatap Alka namun setelahnya kembali makan,”Gagal jantung. Baru aja operasi, dan mungkin sebentar lagi sembuh. Jangan khawatir..”Ujarnya. mau tak mau Alka hanya mengangguk paham saja. Tanganya mengerat dipinggangnya Keyna ingin bermanja manja.
“ Kapan kita nikah? Aku enggak mau gini terus. Aku mau kita bersama.”Ujarnya disana berbisik kepada Keyna.
Keyna mendengarnya tertegun. Ia menatap Aklka dan tersenyum.” Nggak asik masa ngelamar gitu. Orang tu pakek balon banyak-banyak. Atau pakek kapal pesiar gitukan. Kita ditengah tengah kamu jongkok sisipan aku, disaksiin ribuan orang terus kamu hidup kembang api gede gede diatas langit. Tulisanya” ‘WILL YOU MERRY ME?’ Akhhh kamu enggak romantic..”Ujar Keyna disana.
“ Kamu suka yang kayak gitu?”Tanya Alka sembari meminum susunya.,”Aku kira kamu enggak suka yang lebay.”Ujarnya disana. Keyna terkekeh disana dan menjawab.
“Enggak ada cewek yang enggak suka digituin sama cowoknya. Kalo dia cinta sama cowoknya maka dia bakal suka banget. Mau dia tomboy sekalipun. Itu bukan masalah lebay si menurut aku. Tapi masalah bagaimana kamu menghargai pasangan kamu... enggak ada yang lebay kalo dalam masalah percintaan. Kalo ada yang bilang kalau itu lebay, itu karena percintaanya enggak semanis percintaan orang lebay.. ”Ujarnya disana memakan makannya.
“Jadi kamu cinta aku?”Tanyanya Alka disana menusuk pipi Keyna beberapa kali yang kembung akibat makanan.
Keyna mengajuhkan rotinya diihadapan mulut Alka membuat Alka menerimanya."Menurut kamu..? "
” Yah enggak tau...”Jawabnya disana.
Keyna terkekeh.”Yah kalo aku engak suka kamu aku enggak bakal ngomong gitu.”Ujarnya mencubit pipi Alka membuat Alka tersenyum.
“Nanti kalo kamu udha ngelamar gitu aku bakal terima deh. Kalo ngelamar Cuma pakek mulut enggak ada perjuangan moon maaf yah. Nggak mau aku, masa ngelamar enggak ada momennya.”Ujarnya terkekeh disana.
“Iya iya deh. Buat Calon ratu apa si yang enggak.”Ujar Alka disana membuat Keyna terkekeh sembari menyodoran lagi rotinya dihadapan Alka., alka menerimanya bertepatan dengan Keyna menggigit.
__ADS_1
Alka disanapun mengecup pipinya bentar. Sampai suara dari Riko dibelakang.
“Nona bisakah saya bicara sebntar? Ini masalah adik saya yang sudah tiga hari tidak pulang semenjak nona mengirim fotonya dia..”