Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Belanja


__ADS_3

Berjalan smeinggu sudah perjuangan Keyna belajar berjalan dan sekarang membuahkan hasil yang sangat memuaskan, Just righ.. hanya satu minggu ia mampu berdiri meski belum bisa melangkah. Tapi ia sudah bisa berdiri dan juga bertahan selama dua puluh detik tanpa ditpegang.. hanya tinggal membiasakan diri untuk mulai berjalan membuat ia puas.. ia hanya tunggu bisa berjalan tanpa meninggalkan terasa sakit supaya ia bisa menggunakan obat yang ia buat.


Hari ini ia sudah bersiap-siap karena diajak Reyano untuk pergi kemall. Katanya ia mau mengajak dirinya untuk mencari peralatan lombah membuat Keyna mengiyakan saja. Sedangkan Alka? Ia pergi keluar kota karena ada urusan, dan ia akan pulang disore atau malam harinya. Alka tidak pernah tidak pulang kok tenang saja..


Keyna sudah pamit dengan Alka membuat Alka memberikan izin, tadinya Jaya dan teman teman Reyano juga ingin ikut, tapi Reyano melarang keras karena mau berduaan dengan kakaknya karena merasa beberapa hari ini sudah tak bisa dekat dengan kakaknya, karena ia dituntut untuk rajin dan belajar basket untuk kepentingan lomba membuat ia tak bisa berbuat banyak. Keyna tak pula banyak bicara dan mengiayakan saja.


Disinilah mereka sekarang, disalah satu Mall terbesar dipusat kota.,. mereka pergi mengenakan mobil berdua saja dengan Reyano yang mengenakan style ke-popers yang serba hitam, dengan topi arabika yang berwarna hitam, kaca mata bingkai yang sangat cocok dengannya dan snakers yang bermerk berwarna putih itu.


Reyano bukan pencinta oppa korea tapi ia suka style korea yang baginya keren.


Sedangkan Keyna pun mengenakan style serbah berwarnah hitam, ia mengekakan celana jins hitam yang longer dan serba sobek sobek sampel paha putihnya, beda dengan di adiknya yang longgar saja, dan baju berwarna hitam copple dengan adilknya, disisi kananya ada garis kotak putih sedikit, dengan rambut yang dikucir dan snakers berwarna mocca serasi dengan shall yang dikenakan oleh Alka sebelum ia pergi tadi,. Katanya takut Keyna sakit membuat Keyna ikut saja…


Dari keluarnya mereka dari mobil sampai mereka didalam mall mereka jadi bahan tatapan semua orang karena mereka yang sangat keren, ditambah mereka mengenakan masker, oh jangan lupakan Keyna yang mengenakan kaca mata hitam yang sangat cocok dengan ruas mukanya dan masker hitamnya membuat mereka misterius dan juga waw..


“ Kak Nana ayyoo beli sepatu baru buat Nano ya disini.. nana bantuin nyari yang cocok..”Ujarnya Reyano manja sembari mendorong kursi roda milik Keyna membuat Keyna mengangguk mengiyakan keinginan adiknya itu. Reyano senang saja dibuatnya membuat ia mengajak kakaknya kesana. Tepatnya ditoko sport tempat lengkap untuk olahraga, baik dari snikers sama ke alat GYMpun ada disana. Sayaratnya Cuma satu. Uang.. dan disana toko original semua kok..


Reyano disana menatap sepatu sepatu yang ada disana bersamaan dengan Keyna, satu pelayan mengikuti mereka membuat Keyna tak nyaman, tapikan jika ditoko seperti ini memanmg harus ada pelayan yang menjaganyalah ya kan…” Kamu mau beli warna apa si Nano?” Tanya Keyna dikalah mengambil sepatu yang berwarna kuning mencolok disana itu dengan kepo sedangkan Reyanopun melihat lihat disana.


“menurut Nana yang mana yang bagus? Nanti yang mana kata Nana bagus yang itu bakal Reyano pakek hehe..”Ujar Reyano lebay.”Kan Nana paling tau Reyano suka apa, dan Nano enggak bakal nolak kok yang dikasihi Nana,”ujarnya disana mengedipkan mata genitnya kepada kakaknya itu.


Keyna memutar bola mata malas dibuatnya lalu menatap kesemua barang.”awas aja kalo enggak mau kamu ya..”Ujarnya disana membuat Reyano tergelak.. keyna disana menggeser kursi rosanya lalu berkata.”Kamu cai ditempat lain aja sana, kakak mau cari yang bagus buat kamu..”Ujarnya disana mengusir adiknya yang nakal itu.


Reyano disana menggeleng.”Nggak mau akh.. jangan jauh jauh kak, barengan aja nyarinya. Nanti kalo kakak ilang gimana? Kalo kakak kenapa-kenapa gimana? Nanti aku bisa dicincang sama kak Alka tau nggak..”Ujarnya disana dengan memelas, ia tadi bahkan sudah diancam oleh Alka. Kata Alka jika ia tak becus menjaga Keyna ia tak akan memberi izin lagi membuat ia harus menjaga Keyna super ketat bukan?


Keyna memutar bola mata malas.”Oohh jadi sekarang kebih takut sama kak Alka dibanding sama kakak?” tanyanya tak menyangkah membuat Reyano menggeleng kaku.” Kakak enggak bakalan kenapa kenapa Nano.. kakak juga Cuma disini aja, lagian kakak enggak selemah itu kok., pokoknya kakak mau beli sepatu dan nyari yang paling bagus buat kamu, kamu enggak boleh ngintip ya..”Ujar Keyna disana bergegas pergi.

__ADS_1


“Tapi kak.. ih kakak jangan nakal deh..!!”Teriak Reyano namun Keyna mendadak bisu dan tuli membuat Reyano menghela nafas karena tau jika kakaknya itu akan sangat tak mau dibantah jika sudah bicara seperti itu. Ia menatap pelayan tadi lalu bertanya.”Disini ada CCTVKan? pantau terus ya kak nana, jika dia hilang kalian yang akan tanggung jawab..”Ujarnya membuat Pelayan itu mengangguk kaku sembari kagum akan ketampanan milik Reyano itu membuat Reyano mendengus kesal dibuatnya.


Disisi lain Keyna disana menatap semua sepatu bermerk disana, wah,,.. sepatu disini sedang diskon besar besaran ternyata, bahkan sampai 74% membuat dari harga yang lima jutaan menjadi satu jutaan saja membuat Keyna senang. Jiwa jiwa seseorang perempuan yang suka shoping memang melekat didirinya itu.. ya. Meski tomboy dia suka barang diskon kok. Kalian liat saja ditoko diakhir tahun ini, semua toko ternama banyak yang sedang diskon loh..


Keyna berdehem melihat lima sepatu yang sudah ia kumpulkan disana, itu semua sepatu sport yang mulai dari wana hitam, putih, cream dan juga berwarna pink membuat Keyna terkekeh. Pink? Apakah adiknya mau menerimanya? lalu ia menatap sepatu barisan pantopel kulit.”Oh.. sekalian saja untuk Alka.. kan lagi diskon, rugi banget kalo enggak beli..”Gumamnya terkekeh lalu menjalankan kursi roda miliknya menuju stan yang berbeda itu.


Disana banyak yang bagus, hanya saja tak diskon yang seprti ditempat tadi, paling cuma beberapa persen saja membuat Keyna mendengus.”Ini kenapa tidak diskon juga? Ini tokonya pelit banget.”Gumamnya disana melihat harga yang mencapai puluhan juta,. Keyna akui, semakin tinggi harga sepatu semakin bagus dan berkualitas juga barangnya membuat ia menghela nafas.


Dan saat ia mau mengambil sepatu berwarna hitam tapi tangan seseorang juga memegang sepatu itu membuat ia mengerjab.. ia menatap sang asal seseorang itu dengan tajam.”Nano.. kan kakak udah bilang jangan ikuti---n Na Na..”Gumam Keyna diakhir kata katanya dikalah tau itu bukan Reyano.


Keyna disana mengusap lehernya lalu melepaskan sepatu itu.”Soryy, saya kira tadi adik saya..”Gumamnya disana dengan helaan nafas melihat pria itu.” Oh iya silakan ambil, saya liat sepatu yang lainnnya saja..”Ujarnyatak mau memperpanjang suasana membuat ia menggeserkan kursi roda miliknya ketempat dan bagian lain.


Namun kursinya ditahan oleh seseorang itu membuat Keyna diam melihatnya. seseorang itu tersneyum kepada Keyna lalu memberikan sepatu berwarna coklat itu yang dipegang Keyna tadi.”Ini kamu duluan yang melihatnya bukan? Jadi ini bukan milikku, tapi ini milikmu.. maaf aku tidak sengaja tadi..” Ujarnya disana mengenakan bahasa akrab padahalkan mereka tak seakrab itu,.


“Al.. ini kayaknya cocok deh buat loe yang mau jadi CEO Muda ..” Itu suara dari orang dibelakang Keyna membuat Keyna menatap orang tersebut bertepatan dengan orang tersebut memberikan sepatu berwarna hitam mengkilat itu menuju seseorang diampingnya Keyna tadi. Matanya mereka bertemu membuat seseorang itu menatap Keyna binar. “Loe loe bukanya yang mingu kemarin diSunMOunt bukan si? Yang sama kakak atau pacarnya itu?!!!” Tanyanya semangat.


Sebelum Keyna menjawab ada seseorang lagi yang datang kesana sembari membawa sepatu berwarna hitam yang mirip dengan dipegang oleh orang tadi.”Al ini keren banget kayaknya kalo loe yang pakai deh.. ini coba buat acara loe malam besok..” Ujarnya memberikan sepatu itu kepada Alvaro.. sama halnya lelaki tadi, ia menatap Keyna dengan tatapan tajamnya lalu mengembangkans enyumnya.”What? loe loe cewek yang imut itu bukan si? Yang lumpuh tapi cantik di restoran tepi pantai kemarin itu?” Tanyanya disana dengan keceplosanya.


Plak.. aurggh. Kakinya ditendang oleh Alvaro dikalah ia mengatakan Keyna lumpu membuat Alvaro dan temannya Dewa tadi meringis disana “Maafin teman kita ya, dia memang gitu orangnya…”Ujarnya meringis mengusap lehernya yang terasa panas melihat Keyna yang diam saja disana lalu melotot kepada Hito yang mengusap kakinya yang sakit itu.


Hito memutar bola mata malas melihat teman-temanya itu lalu menatap Keyna lagi.”Tapi memang dia lumpuh kan?” Tanyanya membuat dua temannya melotot menatap dia disana membuat ia tersenyum canggung.”Tap tapi loe cantik banget kayak bidadari kok beneran, ..”Ujarnya lagi “Ma maaf.. gue keceplosan aja tadi beneran..”Ujarnya disana meringis menepuk bibirnya itu.


Keyna disana tersenyum miring saja, ada rasa sakit? Tentu ada, hanya saja ia tak mau mengapiknya disana membuat Ia menatap kearah lain, dibiigen ranjangnya sudah ada lima sepatu membuat ia menatap sepatu ditangnnya lagi.” No problem.. karena memang gue lumpuhkan? Dan kelebihannya ya cantik, kalo gue enggak cantik paling gue lebih direndahkan lagi hahaha.”Ujar Keyna tergelak hambar dan berhenti menatap mereka tajam membuat mereka meneguk saliva kering.” Tapi mendingan gue yang lumpuh kaki dari pada manusia yang lumpuh hati..” Ujarnya disana lalu menjalankan kursinya disana memasukkan separtu yang ia lihat tadi.


“ehhh. Sor sory gue enggak sengaja.”Ujar Hito menyesal.”Gue enggak bermaksud hina loe kok beneran, gue aja tu fans sama loe karena loe cantik manis dan imut.. jangan marah dong..”Ujarnya membujuk keyna dengan hati hati disana.

__ADS_1


Keyan diam menatap Hito dan tersenyum.”Kan udah gue bilang, kalo gue jelek gimana? Apa loe sekarang masih minta maaf udah hina gue?” tanya Keyna dingin dan tajam disana membuat Hito tertegun.


Alvaro disana diam menatap Hito dan Dewa yang diam tak berkutik karena merasa jika Keyna sedang marah besar.. “Hmm kam kamu.. kamu yang dirumah sakit kemarin kan? Kam kamu masih ingat aku?” Tanya Alvaro disana dengan gugup mengalihkan pembicaraan dan keributan dari Hito dan Keyna disana membuat Hito menghela nafas legah.


Keyna mengangkat bahu acuh.”Gue rasa si itu bukan hal yang penting bukan?”Tanyanya membuat Alvaro tertegun disana.”Dan bukan hal yang harus kita ingat, loe enggak sepenting itu buat gue ingat..”Ujarnya lalu pergi dari sana membuat Alvaro diam menatapnya.


“Nama loe siapa?” Tanya Dari Dewa mendekati Keyna. Dewa mengajuhkan tangannya untuk berjabat tangan memberikan senyum manisnya.”Kenalin, nama gue Dewa dan itu tadi temen-temen laknat gue, meski begitu mereka baik ook.. maafin ya.”Ujarnya disana tersenyum tulus dan baik.


Keyna cukup suka dengan gaya Drewa yang begini membuat ia menerima jabatan tangan itu dan berkata.” Baik atau enggaknya kalian gue enggak tau, tapi yang pasti gue bisa baik kalo kalian baik kok.”Ujar Keyna penuh arti dan bergumam.”Dan nama Gue Keyla.. eh sorry.. Keyna maksudnya.”Jawabnya dengan kekehan disana membuat Dewa menegang disana.


Alvaro disana menatap Keyna dnegan tatapan terkejutnya lalu mendekat.” Loe salah ngomong tadi?” Tanyanya membuat Keyna mengangguk polos.”Keyna?”Tanyanya disana mendekati Keyna lalu menarik tangan Keyna.” Loe Keyla kan?!!” tanyanya nanar membuat Keyna tergelak.


Keyna tergelak disana melihat Alvaro.. lalu ia merasakan kursi rodanya ditarik seeseorang membuat ia menatap kebelakang yang tak taunya adalah Reyano yang membuat tiga orang itu menatapp Reyano tajam.” Nana ngapain sama mereka? Dan mereka ngapain sama Nana?” Tanyanya disana dengan tajamnya kepada Keyna. Ia melihat semua bagian tubuh Keyna lalu bertanya.”Nana enggak diapa-apainkan sama mereka? Ada yang diapa-apain enggak? Bilang sama Nano biar Nano yang habisin mereka..!”Aura yang mematihkan keluar dari sana membuat semua menatap Reyano heran.


Keyna disana menatap sepatu disebelahnya dan mengeluarkan warna pink..”Mereka bantuiin kakak buat milih sepatu yang bagus buat kamu.. dan katanya kamu pasti suka pakek warna ini.. kamu suka nggak?” Tanya Keyna disana dengan polosnya memberikan sepatu itu kepada adiknya, ia tak mau berdebat terlalu panjang.


Reyano disana menatap Keyna dengan tatapan nanar melihat sepatu yang warnanya sangat mencolok itu dan menatap tiga lelaki disana tajam.”Ini saran dari mereka?!!” tanya Reyano tak percaya membuat Keyna mengangguk. Reyano menatap tiga orang yang menggeleng kaku disana.” Dan enggak ada warna yang lain gitu?” Tanyanya membuat Keyna menggeleng.


Reyano mengusap keningnya dibuatnya lalu menatap tajam Alvaro dan lainya.,|” Bagus si kak, cuma yang warna lain aja tapi model yang gini ya..”Ujarnya membujuk Nananya itu.”Kan Reyano cowokk, masa makek yang warna nya gini. Nana aja enggak mau makek warna yang ginian apalagi Nano..”


Keyna menaruh separu lesuh lalu menatap tiga orang itu datar.”Yaudah kalo enggak mau..”Ujarnya santay lalu pergi membuat Alvaro disana menatap Keyna tajam.


”Nama kamu siapa sebenarnya? Keyna? Keyla atau Nana? jangan berbohong..!!!” bentaknya tak suka membuat Keyna menatapnya tajam dan menjawab lantang.


”KKEPO…!” Ujar Keyna membuat mata dan rahang mereka terasa mau jatuh.. Keyna tergerak dikalah melihat Alvaro kaget tentang namanya tadi...

__ADS_1


__ADS_2