Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Bunda Farah


__ADS_3

...


Mata itu terpejam erat sekarang terbuka. Yang pertama ia lihat adalah silau.. ia mengerjab beberapa kali lalu baru ia bisa melihat jika ia melihat pelapon berwarna coklat itu.


“Bunda...” Ucap Natan yang sedari tadi duduk disisi bundanya. Karena sesudah operasi tadi bundanya tak sadarkan diri sampai 5jam. Dan sekarang ia baru sadar. Katanya efek bius.


Johar, Davin dan Reval yang ikut menginap dimension Key, Mereka yang tadinya istirahat disofa kamar itu bergerak mendekati bunda Farah yang sudah siuman.


“Bunda mau apa? Bunda mau minum?” Tanya Natan penuh harap. Ia bangkit dari duduknya lalu mengambil air minum yang ada disamapingnya..


Bunda Farah diam lalu memegang kepalanya yang sakit, sangat sakit dan nyilu. Ia menatap Natan pria muda yang tak ia kenali itu. Lalu menatap minuman yang ada ditangan anak itu. Ia haus membuat ia mengangguk.


Dengan senyum yang masih mekar, Natan memberikan bundanya minum, karena posisi bunda Farah yang masih sakit membuat Natan memberikan minuman dengan sendok. Saat minum itu sudah setengah, barulah bunda Farah menggeleng. “Bunda udah nggak mau minum?” Tanya Natan lembut yang dapat gelengan dari bundanya.


Jujur saja, walaupun hanya gelengan, itu mampu membuat Natan bahagia, sudah sejak lama ia tak pernah mendapatkan respon jika bertemu dengan bundanya, baru kali ini bundanya bisa merespon dan menerimanya disisinya. Ia mengigit bibir bawahnya karena menahan haru dan isak tangis. Katakan saja Natan lemah, tapi pada kenyataanya ia sangat bahagia.


“Bunda ada yang sait?” Tanya Johar pada Bunda Farah lembut. yaa. Kesepakatannya Johar akan menjadi suami Farah membuat ia harus memanggil Farah bunda. Ia mendekat lalu menggenggam lembut tangan Farah yang mengelus keningnya.


Bunda Farah menatap Johar lalu beralih menatap yang lainnya”Kalian siapa?” Tanyanya bagaikan orang bodoh. matanya polos bagaikan kertas putih.


Inilah yang dinamakan tangis bahagia sekaligus tangis kesedihan. Bahagia karena bundanya sudah bisa berinteraski dan sedih karena bundanya tak mengingat apapun lagi. Air mata Natan lolos, ia mengelus kepala bundanya pelan.” Ini Natan bun. Anak bunda. Bunda nggak ingat Natan?” Tanyanya lembut.


“Natan? Anak bunda?” Tanyanya polos pada manik mata Natan.


Natan mengangguk haru. Ia tersenyum pilu menatap bundanya. “Kamu nangis? Kamu beneran anakku?” Ia mengangguk menatap Natan.


Anakku?


Yatuhan.. baru kali ini Natan merasakan jika dunianya kembali. Tolong jangan bangunkan Natan jika ini mimpi. Air matanya jatuh dengan mengelus kepala ibunya sayang. Ia menahan isak tangis harunya. Sedangkan Danil dan Reval juga tak mampu menahan tangisnya.


Danil dan Reval bahkan saling berpelukan karena melihat sahabatnya yang menangis. Mereka sudah sangat lama tak melihat Natan seperti ini dan bunda Farah yang bisa membalas pertanyaan orang lain.


“Kamu kenapa nangis? Kamu anak saya beneran?” Tanya bunda Farah lalu mengelus kepala Natan lemah.


Tentu tangis Natan pecah. Ia mengambil tangan bundanya lalu menciumnya lama, air matanya dipipi mengalis mengenai tangan ibunya sudah lama seali rasanya tangan ini tak pernah mengelusnya. “Ya bun. Ini Natan, anak bunda...” Ucapnya bergetar.


Bunda Farah merasakan jika hatinya hangat. “Kamu udah gede. Kenapa aku lupa?” Tanyanya polos.


“Panjang ceritanya. Tapi bunda itu bundanya Natan..” Jelas Natan.


“Kamu siapa?” Tanya Bunda Farah pada Johar disamping anaknya.


Johar yang mendapatkan pertanyaanpun merunduk. Matanya mulai berkaca-kaca. Bertahun tahun menunggu sang pujaan hati baru bisa berbicara lagi. “Sa Sa Saya su-su-suami kamu..” Jujur saja. Betapa bahagianya hati Johatr mengatakn jika dirinya adalah suami bunda Farah.

__ADS_1


Johar menyukai Farah sedari Farah dan dirinya memasuki Sd, saat ia tau Farah menikah dengan orang lain membuat ia terpuruk, dulu ia ingin menikahi Farah, tapi sayangnya Farah dijodohkan oleh orang tuanya dan mereka tak mendapatkan restu, ditambah Farah tak menyukainya dan memilih Banyu sebagai suaminya membuat ia Vakum dalam mencintai. Tapi saat mendengar kabar Farah bercerai membuat ia kembali mendekat meskipun keadaan Farah gangguan jiwa. Ia tetap merawat dan menyemangati Farah dengan sepenuh hati. Sunggu hatinya mati dan hanya hidup untuk Farah. Masihkah ada cinta sejenis ini?


“Kalian?” Tanya Farah pada Reval dan Danil yang berpelukan.


“Kami temennya Natan bunda..” Jelas Reval yang diangguki Danil.


Fatih menatap Natan dan Johar. “Jadi kamu suami aku? Dan kamu anak aku?” Tanyanya polos pada kedua orang yang dituju yang diangguk oleh mereka.


Farah tersenyum samar.” Tapi aku nggak ingat kalian. “ Mereka tersenyum kecut mendenar penuturan itu.” Tapi nggak apa-apa. Yang terpenting aku punya keluarga bahagiakan? Nggak punya suami penghianat dan aku bahagia..” Lanjutnya lalu menadakan tangan.”Peluk..”


Tangis Johar dan Natan pecah lalu berhamburan memeluk Farah..


Meskipun ingatan itu dihilangkan masih ada yang tersisa ternyata. Yaitu sakitnya penghianatan, yaa. Ingatan masa lalu itu hilang tapi tidak dengan lukanya. Natan dan Johar behagia dan sangat bersyukur. Tangis Natan terisak didalam dekapan bundanya. Ia rindu dekapan hangat ini, ia rindu. ditambah Johar yang sebagai ayahnya membuat ia merasakan keluarganya utuh kembali. Ia bersyukur.


Sedangkan Johar akan berjanji pada dirinya sendiri. Ia tak akan pernah meninggalkan Farah dan tak akan menyakitinya. Ia tak akan pernah dan akan membuat Natan dan Farah bahagia selamanya. Johar mengecup pipi Farah lembut., Natan tak mau ketinggalan, ia juga mencium pelipis Farah dserentak dengan Johar membuat keluarga itu kembali berkumpul.


“Ahkkka... Val air mata gue maeleleh..”Rengek Danil mengeratkan pelukannya pada Reval yang juga menangis.


“Ingus gue keluar masuk terus hiks hiks. husss......” Ucapnya lalu mengembuskannya dibaju bagian bawa Danil.


“Ihh.. Loe jorok banget sii akh.. iwhh. Perut gue kana ingus lo kan akhhhh..” Ia menarik sisi baju itu kedepan setelah melepaskan Reval dari tubunya.


“Abisnya ingus gue keluar masuk terus..” cap Reval yang masih mengusap air matanya.


Mereka nyengir kuda. “.Moohon Maaf om. Abisnya kita kebawa suasana...” Ucap Reval.


“Ehh ehh. Itu kok peluk-peluk. Ibu Farahnya belum sembu total loo..” Tiba-tiba dokter Gracee datang dengan peralatan dokternya. Ia berbicara dengan menggunakan bahasa inggris karena tak bisa memakai bahasa indonesia.


Maaf. Indo aja, author mager ngetik dua kali wkwkwk.


“Maaf dok. kita terharu aja..” Jawab Natan pada dokter.


Dokter Gracee menggeleng tak percaya. Ia mendekati Farah “Saya periksa dulu yaa..” Natan dan Joharpun mengagguk dan manjauh.


Dokyer Gracee pun mulai melihat monitor besar disampingnya. Ia mengecek disemua bagian kepala Farah.” Apa ada ang sakit?” Tanyanya.


“Kepalaku disini sakit..” Ucap Farah menunjukan kepala bagian bawah dekat otaknya.


Dokterpun mengangguk.” Biasa itu, nanti minum obat aja yaa. Besok udah enggak lagi sakit kok..” Jelasnya membuat Farah mengangguk.


“Gimana dok bunda saya?” Tanya Natan mendekat saat dokter itu sudah melakukan pemeriksaan.


“Ibu Farah hanya bituh istirahat saja karena operasinya sukses.” Natan dan lainya pun mengehal nafs lega. “Tapi ya gini, ibu Farah akan menjadi bersifat seperti anak kecil. Banyak tanya karena mencari tau, ia akan banyak bicara seperti anak kecil. Ingatanya juga hilang secara parmanen tapi tidak dengan otaknya.. otaknya masih berjalan dengan baik.” Jelasnya lgi.

__ADS_1


“Maksud dokter? Saya belum paham.” Tanya Johar.


“Gini pak. Ibu Farahkan nggak inget apa-apa. Jadi dia akan bertanya layaknya anak kecil yang ingin tau, dan juga ingatannya yang masa lalu itu akan hilang secara parmanen. Ia tak akan mengingatnya lagi. Tapi meskipun begitu, ia masih akan merasakan seperti Dejavu seperti itu, saat bertemu dengan orang yang dulu pernah ia kenal. Ia akan merasakan jika ia ingat tapi ia tak ingat dan tak tau. Meskipun ada masa lalu yang buruk, masih ada sisi luka dihatinya. Jadi sekarang tugas kalian mengubah itu semua menjadi catatan baru bagi ibu Farah.”


Natan mengangguk mengerti.” Ya udah. Terimakasih dok..” Jelas Natan membuat dokter itu menganguk.


“Jika begitu saya permisi..” Ucap dokter Gracee melangkah menjauh.


“Dok. Sya masih mau bertanya..” Johar menahan dokter itu membuat langkahnya terjhenti.


“Ada apa lagi?” Tanyanya heran.


“Jika saya boleh tau, berapa biaya yang harus kita bayar?” Tanya Johar. Ia tak mau merepotkan Mike dan lainnya. Tempat saja mereka sudah meminjam, masa dokter saja masih mau geratis.


Dokter itu tersenyum tipis.” Masalah bayaran sudah dilunasi oleh tuan kami, jadi bapak tidak usah khawatir.”


“Tapi saya mau bayar sendiri.”


“Tidak bisa. Jika bapak mau membayar, bapak bisa mengembalikan uangnya langsung pada tuan kami.”


“Berapa?”


“1.1m. itu tanpa pesawat yang saya tumpangi. Tapi saran saya kalian tidak usah mengembalikannya. Karena Tuan saya pasti merasakan jika kalian manusia tak tau berterimakasih. Jadi cara berterimakasih yang baik dengannya itu adalah dengan cara menerima ini semua dengan senang hati..”


Gleg..


Operasi apa yang menghabiskan uang sebanyak itu?


Dan mereka melakukan itu demi orang yang tak mereka kenali?


Luar biasa..


.


.


.


.


**Aku kasih satu up lagi nggak apa apa kan?


.Like komen and vote yaaa. yang banyak ok**...

__ADS_1


__ADS_2