Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Bay Bay...


__ADS_3

Kembali dengan Andes dan Lainnya yang sekarang sedang bertarung hidup dan matinya...


Di terowongan ini sangat gelap, Ditambah Andes dan lainnya juga tak mempunyai penerang apapun, jika mereka mengenakannya pun nanti akan mempermudah musuh untuk menyerang mereka dan menangkap mereka yang sekarang ini.


Jadilah mereka harus melewati gelapnya ruangan yang ada disini dan berjalan dengan hati hati supaya tak menuntut yang ada Disana, hanya ada sedikit cahaya yang berasal dari Shoflen Eys yang mereka punya yang mampu menunjuk ke arah jalan yang benar...


Andes dan juga lainnya masuk dengan cepat kedalam Lift ketika mereka sudah berada didekat Lift sana,, untungnya Natan sudah cukup kuat membuat ia bisa berlari sekencang mungkin dengan Andes dan lainnya…


Setelahnya mereka masuk ada seseorang dari kelompok mafia lain itu melambaikan tangan dan memberikan mata memohon.” Jangan ditutup. Tolong..!” Teriaknya karena dikejar robot serigala yang ada dibelakangnya itu. Larinya sangat kencang disana. Sangat mengrihkan bentuk tobotnya membuatnya Daniel dan Natan merintis dan merinding.


Tanpa ada belas kasih dari Andes...


Totrrr.. ia membidikkan seseorang itu dengan senjata api dibagian kakinya.. Arghhh.. teriak seseorang itu mengerang dikalah kakinya sudah menyucurkan banyak darah.. ia terjatuh dan terduduk ditempatnya.. tak hanya itu, robot serigala semakin mendekat membuat ia takut dan memaksakan berdiri.


“Tidak..!!” Teriaknya dengan berusaha supaya bisa kembali berdiri dan lari.. tapi apa dayanya dirinya yang tidak bisa itu..


Bugh.. ia bahkan terjatuh dengan tangan yang menyangga tubuhnya.. perih menusuk pangkal pahanya membuat ia mengerang kesakitan.


“Bay bay.. selamat makan malam serigalanya Putri Zhu Qira Han..!”: Teriaknya Daniel disana menatap orang yang ditembak Andes tadi, serentak dengan pintu Lift itu tertutup membuat Natan dan Andes meringis dibuatnya.. Daniel memang benar benar ya.. lalu siapa lagi itu Putri Zhu AQira Han? Mereka tidak tau dan tidak kenal… Ada yang tau? Wkwkwk


Yang enggak tau baca aja novel satunya author ya hidupnya Putri Zhu Qira Han wkwkwk.


Argghh.. sraajkkk.. srakk... ….


Suara memekak kan telinga itu membuat siapapun merinding. Ditambah suara daging yang dikoyak koyak dan darah yang muncrat dimana-mana.. pemandangan yang sangat menyueramkan dimana Robort itu memasukkan orang itu kedalam mulutnya dan mengunyanya secara paksa dengan gigi-gigi tajam dan besarnya itu.. orang yang dimakanya pun tak mampu menahan erangan kesakitan membuat ruangan itu sangatlah ribut dengan suara-suara teriakan dan darah…


Andes menarik nafas dalam karena nafasnya yang tersendat-sendat akibat dari berlari terus dari tadi.. begitu juga dengan Natan dan Daniel. Mereka sibuk mengelap keringat ditangan dan ditubuh, tubuh mereka sudah basah dengan keringat membuat mereka semakin tampan.” Ini kita kemana Des?” Tanyanya Natan melihat lift itu masih berjalan cuukup memakan waktu pertanda bahwa cukup dalam dan jauh ternyata.


Andes menatap Natan dan Daniel dengan datar dan dinginnya itu menatap Jam.” Kalian ikuti saja gue.. jangan sampek memisahkan diri,, diluar sana banyak hal yang lebih mengancamkan diri kalian sendiri. Diluar banyak binatan buas..!| UjarAndes jujur disana karena dia yang menaruh semua binatang disana, lantas apa lagi yang tak ia ketahui bukan?


Natan dan Daniel saling tatap lalu meneguk saliva kering… takut? Tentu saja, tapi jujur saja dipikiranya Daniel dan Natan itu tertuju pada Reval.. bagaimana Reval diluar? Apakah ia sudah dimakan binatang buas? Ohs emoga saja tidak ya… Omaygod… memikirkanya saja membuat Natan dan Daniel miris, bagaimana jika itu benar benar terjadi.. Memang sini kadang mereka suka kesal dengan Tebal. rapi tetap saja mereka menyayangi Reval.


Disudut lain sang ketua P1 mengepalkan tangannya dikalah pasukannya sudah banyak mati.. dan hanya tersisah setengah lagi.. dan sekarang ia terjebak diruang bawah tanah ini membuat ia berbalik arah dan mencari jalan lainnya.. ia tersenyum sinis dikalah melihat peluruh yang mnengenai Natan tadi itu tersangkut dibajunya Natan membuat ia bisa mendapatkan arahan dan bisa melacak..


Meski sudah banyak kekurangan kawan ia tetap akan menjemput Andes dan lainya untuk balas dendam..” Kalian terlalu banyak mengajakku bermain-main.. bagaimana bisa pasukanku kalah..!” Gumamnya tak ikhlas melihat data disana.. yap.. jika seseorang terkena tembak an, maka ia bisa melacaknya karena setiap otak perajuritnya ia memiliki chhif yang terhubung dengan gelangnya. Jika otak itu berhenti berfungsi itu tandanya mereka terlah mati.. itu untuk mempermudah ia melihat dan menghitung pasukan yang bertahan ketika perang atau melakukan misi.


Ting… Andes dan lainya sudah keluar dari Lift itu.. dan ternyata Lift itu berhenti ditengah pohon besar yang ditutup dengan beberapa lapisan yang mirp dengan pohon asli. Itu ruangan yang cukup membuat Natan dan Daniel bingung.”Ini kita dimana? Jangan bilang kita kedunia lain.. "


"Loe punya pintu ajaib yang bisa bawa kita kemana aja Des? Wah keren..” Gumamnya Daniel kepada Andes dengan nada kagumnya.


Plak… Andes menjitak kepala Daniel yang seperti anak kecil saja itu karena gereget..” Ini namanya pohon.. kita ada didalam pohon, kita tingal keluarterus pergi kemobil buat kabur,. Emangnya loe pikir gue doraemon yang punya gituan..”Ketusnya kepada Andes sembari mengintip keluar melihat aman atau tidak.

__ADS_1


Natan dan Daniel saling tatap dibuatnya akan perkatanya Andes.” Widih.. loe suka Film doraemon? Cowok kayak loe?” Tanya Natan dengan tak menyangkahnya.” Jangan-jangan loe kekar doang.. dan ternyata loe Boti?” Tanyanya dengan tak menyangkahnya. Bisa jadikan badan saja yang kekar wajah saja yang seram tapi ternyata hatinya Uke/same/gey.


Daniel membulatkan matanya dikalah Natan bertanya seperti itu. Andes yang mendengarnyapun melihat Natan dan mendekatnya.. Natan yang dibuat begitu pun tergagap lalu munbdur. Daniel hanya melihat saja temanya itu..”Des astaga gue masih perawan tinting.. jangan sentu gue Des.. istighfar.. astaga…”Ujarnya dengan gugup ketika Andes mendekati wajahnya dengan wajah miliknya.


Andes mendekati wajahnya dan mendekati telinganya Natan membuat Natan memejamkan matanya, ia takut Andes gila beneran.” Bilang sama gue. Mau gue bunuh sekarang atau mau gue potong lidah loe hm?” Tanyanya dengan seramnya.


Glegh… Natan meneguk saliva kering dibuatnya.” Demi apa Des gue baper tadi loe deketin muka loe kemuka gue hehe.”Gumamnya Natan tetap cengenegsan disana.” Udah bang apa si yang enggak buat abang.. sini ciyumm dulu sama Aike… jangan marah nanti cepet tua loh,,”Godanya Natan kepada Andes disana dan mendekati Andes.


Andes serem dibuatnya. Ia memang tak punya pacar tapi ia bisa jamin jika ia waras dan juga normal woy.. “Jauh jauh ih.. Najis tau nggak...! ”Gumamnya lalu cepat cepat pergi meninggalkan Natan yang mengejarnya dengan gaya lekongnya itu.


Daniel disana tak bisa berhenti tertawa dibuatnya, ternyata Andes takut dengan bencong kawan kawan.. Natan pun tak kalah tertawanya, tadi ia takut Natan benar benar marah mangkanya ia kerjain… lalu ia merasakan jika dibelakangnya ada yang licin licin membuat ia menatap kebelakang.


“Apa si?” Gumamnya melilitkan tangannya lalu menyengol tangan lain dan.. Kyak.. “Ular….”Teriak Natan dan Daniel secara serentak melihat kebelakang lalu berlari mengejar Andes supaya tak berurusan dengan ular yang ada disana… ular hitam yang bisanya hampir setara dengan ular kobra..


Andes berjalan menuju mobil miliknya diikiti oleh dua temannya tadi yang sekarangs sudah toubat tak mau menganggunya lagi.. sudah beberapa menit mereka berjalan dan mereka mendengar suara tembakan..


Dort… arghh… Daniel meringis dikalah lenganya seperti disambar tima panas itu, ia bahkan terjatuh disana karena saking sakitnya tangannya itu.


Hal itu langsuyng membuat Andes bertindak dan melihat sekitar…. Dan benar saja, dibelakang mereka sudah ada puluhan orang berbaju hitam melihat mereka dna mengarahkan senapan disana… Natan membulatkan mata ketika melihat hal itu.. “Astaga.. Tolong..”Teriaknya Daniel melihat hal itu dan teman temanya itu. Memegang lengannya yang berdarah, ternyata terkena salah satu peluru yang mengoresi lengannya itu. Dan itu peluruh p1


Dengan cepat Natan mendekati temannya itu. Andes masih berdiri dengan membidik lawannya yang paling dekat.. dan matanya tertju pada P1 Yang beda sendiri membuat ia memasang ajh datarnya itu. Ia menatap Daniel dan Natan.” Cepat bantuin Daniel kemobil.. biar gue hadangin.”Ujarnya Daniel disana lalu mengeluarklan satu senjata api yang bertenaga tinggi dan jika menggunakannya memiliki teknik instannya.


Damniel menolak lalu menahan tangannya.,” Keluarin pistol loe Nat.. kita bertarung sekarang.. gue kuat kok.”Ujarnya lalu mengeluarkan pistolnya mulai berlari sendiri dan terlatih menahan sakit ditanganya itu. Ia mengambil ikat kepalanya lalu mengikat tanganya sendiri dengan giginya. Wajahnya sudah berkeringat dan sangatlah Err….. taulah ya…


Diikuti dibelakang


RtORRR…. Torr.. satu kali tembakan ada beberapa orang yang terkena disana oleh Andes membuat natan ikut membantu dan menembak lawan sembari berlatri, ia menyerang dibagian kanan.. ternyata mereka sudah dikepung wey… Daniel disebela kanan mencari lawan disebela kanan emski tanganya sudah terluka, baginya sekarang luka itu hanyalah bukti bahwa ia sudah pernah berjuang dan merasakan sakitnya luar saja.


Tor… Tarh... suara ledakan sana sini karena tembakan itu membuat burung burung dan hewan sekitar berlari karena takut, mungkin mereka pikir itu pemburuh ya hehe.. Andes dan lainya kembali tetap berlari menuju mobil karena dibelakangnya sudah banyak yang mengejar itu.


Ada yang nanya ko bisa ya mereka enggak kena tembak... Mereka mengenakN baju ganti peluru.. jadi hanya beberapa bagian saja yang tidak, jadi tidak terlalu berpengaruh .


Disisi lain ada Reval yang dikejar **** itu menghela nafas karena legak dikalah babinya sudah pergi, ia turun dan mulai berjalan menuju mobil milik mereka, itu bertepatan dengan rombonganya Daniel dan Natan yang kejar kejaran membuat ia mengerjab dan mulai mempersiapkan dirinya menuju mobil.


Daniel yang melihat Reval didekat mobil itupun mengarahkan tanganya.”Putar..!!” Teriaknya kepada Reval mengarahakan untuk memutar mobil dan juga membawa mereka pergi dari sana secepatnya.


Reval yang paham pun mengangguk, ia dengan cepat menuju mobil yang kuncinya memang sudah disediakan disana karena memang tempat persembunyian mobil…


Brumm.. Slikkk..


ia dengan cepat memundurkan mobilnya.. lalu memajukan mobilnya. Untunglah sudah sering balapan jadi mudah baginya.

__ADS_1


Andes yang mendengar suara mobil itu membuat ia tersneyum, akal liciknya bergerak menatap P1 yang ada disana. Dengan cepat ia mengeluarkan pistol kecilnya itu dan


Cuppp.. SArghhh.. terkena sudah.. itu bukan lah tima panas… tapi itu adalah racun yang berbentuk peluru dijarum kecil .. dan itu tepat sasaran mengenai dibagian kakinya sang target. Andes memang sangat bagus jika bagian menembak. Lagipula tak akan ada yang tau jika itu adalah pistol karena ukuranya yang kecil.


”Masuk cepetan..!” Teriaknya Reval membuka pintu penumpang disampiungnya itu., ia dengan nanar melihat banyaknya peluru menuju kearah mereka dan Daniel yang sudah dipenuhidarah, dan Natan yang juga sudah berdarah dibagian pipinya karena terkena peluru nyasar itu.. sedangkan Andes masih tetap cool dan juga berkeringat..


Dengan cepat Daniel menembak mati orang dulu meski meleset ia langsung masuk kedalam mobil..


Brukk.. Aauuu


Andes pun menjulat Natan yang nampaknya meremas mukanya yang pedih itu nanar karena tak mau Natan tertinggal membuat Natan terkejut dan terjungkal kedalam mobil. Natan bahkan terantuk dengan pintu membuat Reval dan juga Daniel meringis.


Andes kasar ieuy…


Andes berlari mengejar mobil yang berlaju pelan itu untuk taktiknya supaya mobil tetap tak mati dan tak tertingal.


Hap.. Andes memegang penyangga pintunya dengan erat… matanya menatap P1 Yang menatapnya tajam itu.. tangan satunya menyangga tubuhnya dan satunya lagi mengorek bagian dalam baju ditubuhnya..


Klikk. Ia membukanya dengan mulut meski tau itu tak sehat tapi tetap ia lakukan dengan giginya dna meludah disana karena itu temboknya.. ..


Plak… ia membuangnya kuat menuju tengah banyaknya orang disana.. benda yang hanya sebesar gumpalan tangan itu.


Asap Disana sudah sedikit mengepul cam membuat aroma menyengat mulai tercium.


Mata mereka membelalak ketika benda itu berguling didekat mereka.”Awas… Bomm..!!” Teriak mereka nanar melihat itu lalu berlari kencang dari sana membubarkan barisan yang sedang mengejar Andes dan lainya itu untuk menyelamatkan diri.


Buar… Andes tersneyum dibuatnya dikalah bom itu meledak dan banyak orang yang edang berlarti itu terluntang lantung dan terpelanting hebat.. ada yang terekna ada ada juga yang hanya kena dampak saja. Daniel dan lainnya hanya menggeleng dibuatnya melihat keahlianya Andes., jujur mereka kagum dan mereka mau seperti Andes suatu saat nanti. Bagi mereka itu keren sekali..


Andes menutup pintu mobil lalu duduk dengan tenangnya Disana dengan melirik spion mobil.


P1 disana untunglah menahan kepalanya dan tengkurap membuat ia tak terkena ledakan itu. Namun tetap saja beberapa bagian tubuhnya dibagian belakangnya terbakar dan juga membuat ia mengepalkan tanganya." Andes… awas aja ya loe. Akan gue balas loe suatu saat nanti..!!” Gumamnya dengan tak senangnya karena sudah berates ratus kali dikalahkan oleh Andes sii king Mafia Deamon Deavil.


“Hiya.. tos…”Andes dan lainnya tos didalam mobil dengan riangnya karena sudah mengalahkan mereka.. dengan mata tajamnya Andes bergumam dalam hati.” Udah gue bales Key dia yang udah nyakitin loe.. “


Daniel dan lainnya malah terkekeh “ Gila keren banget sii kita kek gini ya.”Gumamnya Daniel yang gila akan kekerenan.. uwuwu masi sorak Daniel…


Ada yang bannya dimana mobil satu lagi? Mohon dibaca ya dipart awal..


....


Wey author bukan mafia wkwkwk..

__ADS_1


__ADS_2