
Natan... Kalian ingatkan. siapa Namanya.? Sekarang ia sedang duduk dikamarnya menatap langit malam, ingat tentang bagaimana pertemuannya Dengan Keyla sang gadis cupu berubah judi gadis tomboy....
Dimana ia tak. mengenal arti keluarga dan bahagia sekarang hidupnya hampir sempurna meski kadang ayah kandungnya suka mengganggu keluarga indahnya ini. Auk sekali Bannyyu. mendekati keluarga ini dan meminta maaf kepada Darah sang bundanya... Namun Ingatan bundanya memang sudah habis.. tak tersisa apapun bagaikan bayi saja membuat Banyu tak bisa berkata kata namun. masih tetap berjuang untuk. mendapatkan ingatannya Farahdan meminta Farah kembali.
Lalu ia melihat motif dihapenya dari Andes membuat ia berdiri, karena Andesmeminta ketemuan diCafe.
ia. bergegas pergi kelemari jujur saja ia sangat merindukan Keyna sekarang.... Pencarian dirinya dan dari Kobar sekalipun tak ada yang bisa. menembus. Dimana keberadaannya sekarang membuat ia cukup frustrasi dan juga sakit kepala. Dimana. Keyna sekarang berada? gumam keluarga itu..
"Eh ini celana gue jadi kek gini ..."Ia. membolak balikkan celananya itu karena aneh... Matanya menahan ketik ingat satu. nama sekarang.... "Lisaaaaaa........! "Teeiaknya keras sekarang karena tak kuasa lagi.
Ia bergegas mencari dalang dari semua yang ia alami saat ini dan ia sangat yakin jika ini kerjanya ....
Dor..
dor... dor....
Ia menggedor pintunya kamar Lisa keras membuat sang empu terkejut. Bukan hanya bisa terkejut tapi juga seluruh orang rumah membuat semua orang bergegas menuju asal suara. "Ada apa sih Kak? Balen malam geser geser kamar aku? "Ujarnya dengan imut sembari mengusap perut bibirnya itu. Iya
kalian ingat Lisa kan? si gadis yang Keyna beli? dia. mengandung anak kandungan yang sudah memerkosa nya itu. Namun ia tak. menggugurkan nya, dulu sempat ia frustrasi dan ingin bunuh diri tapi keluarga Batak menahannya dan berkata akan membantunya merawat anak itu membuat ia bertahan... Lagipula ia menyayangi keluarga barunya ini.
"Loe apain celana gue setan kecil?! "Tanya Batak kesal kepada Lisa yang ia panggil Setan kecil itu,sebab Lisa orang yang suka bikin kekonyolan membuat ia geram dan tak suka.
Lisa menatap celana Levi's ditangannya Natan dengan menyipit. "Ohhh kemarin aku liat celananya pada sobek Kak.. Jadi kau kasihan sama kakak yang suka banget pakek celan sobek. Padahal kakak kaya ya tapi kok enggak mampu beli celana aja enggak mampu..! "Ujar Lisa mengerucutkan bibirnya.
Makan menatap Lisa nanar dengan rahangbyang jatuh dibuatnya... mengerikan beberapa kali dan menggeleng. "Gila.... Ini tugas gaya... asataga Lisa... ini di celana gue mahal Dan itu gaya supaya gue keren... "jelas Natan frustasi akibat dari yang dilakukan Lisa.
"Gaya apanya. ? Celana cobek kok gaya... Malu harusnya ihh... "Kelus Lisa.
Natan ingin sekali membunuh dan mencekik Lisa namun menatap muka imut dan perut buncit itu membuat ia geregetan dan ingin membunuh diri sendiri saja. Apa lagi ketika Lisa mengatur pipi nya sedang imut.
Celananya itu mahal... kalian takkan celana yang dibagikan lututnya sobek sobek? Itu gaya saat ia beli namun dijahit oleh Lisa membuat Natan tak tau berkata kata lagi.
"Ini ada apa si Nat? kok malam malam ribut dan teriak teriak? kalian dikit ini hutan apa ha? "Ujar Farah kepada putranya itu.
"Iya ih.... Kasihan tau mama kamu capek.. Bawaan debat seharian.."Ujar Johar mendukung istrinya itu.
"Ini yah liat... Celana Natan dijahit sama Lisa.. Padahalkan ini gayanya supaya Natan keren... "Adanya Natan kepada Johar dengan mata memelasnya untuk meminta dibela.
"Loh bener dong Lisannya... Ayah setuju sama Lisa, ngapain beli celana kalo sobek elus. Mending kamu beli batam aja sekalian.. murah.. Kalo enggak biar ayah yang sobek semua pakaian kamu mau? "Tanya Kobar kepada putranya itu.
Natan menatap ayahnya dengan datar. Minta dukungan kepada orang yang salah. "Aukh akhh... Kalian pada nggak tau gaya... "Ujar Natan.
"Buka enggak tau gaya. Kamu aja tu yang terlalu banyak gaya.. "Cetusnya Farah. Ia mnegelus perutnya yang buncit itu"Nak nnayi jangan kek abang kamu ya... Banyakan gayanya bukan usaha... "sinis nya.
__ADS_1
Natan menggeleng dibuatnya. "Auhhhhh gelap..! "Ujarnya tak suka.
"Lah kok ngantuk? "Tanya Johar menatap anaknya itu lalu menghela nafas.
Ia menatap. Lisa dan Farah secara bergantian. Mereka nampak tak tahu kenapa. membuat ia menghela nafas lagi. "Nanti anak kalian jadi kek Keyna aja ya.. Jangan ke Natan... "Ujarnya.
"Anak kita ini mass....! "Tekan Farah membuat Johar tergerak. Lisa hanya menggeleng lalu masuk kedalaman kamar tanpa merasa bersalah sedikitpun
Alka tu mau marah, tapi marah bagaimana? Yang disini itu salah Keuna apa dia sii.? Keyna yang terlalu jujur atau dirinya yang terlalu baperan?
Diwaktu itu memang seperti itu ceritanya dan itu membuat Alka panas dingin dibuatnya. Tak menyangkah sekaligus malu, sekarang harus apa lagi coba? Kenapa rasanya momen baper itu harus bubar dan diganti dengan momen memalukan dan menyakitkan. mengesalkan dan membingungkan.”Key..”Ujarnya dengan menarik nafas dalam.”Kamu tau nggak si..."Gumam alka kepada Keyna.
Keyna menggeleng "Tau apa si? enggak. lah, kan kamu belum ngomong gimana aku tau.."Jawabnya jujur
Alka menghela nafas,mengaku takut tak mengaku gimana.? Malu juga jika ia mengaku jika yang dibantu Keyna itu adalah dirinya. Dirinya yang dikatakan seperti orang gila tau."Kamu tau Ezza? "Tanya Alka lagi.
Dugh....
Keyna diam mendengar nama itu membuat Alka menatap Keyna nanar. "Kamu tau kan?"Tanyanya.
Alka menatap Keyna dengan tatapan sulit diartikan sama seperti Keyna menatap dirinya saat ini. "Aku kakaknya... aku siangnya Azza... "Ujarnya Alka.
Keyna diam. mendengarnya merasa ada yang ditikam tapi tak terlihat "Gimana gimana? Kok aku baru tau.?"Tanya Keyna dengan mengerjap. Masih sangat ingat diingatkan Keyna siapa itu Ezza...
Dan Alka merakan sakit dihatinya dikalah Keyna merasakan sedih ketika nama adiknya disebut tadi, nampak jika Keyna sangat merindukan adiknya itu. "Iya... Dia adik aku Key... dan dia tau kalo dulu aku suka sama kamu... "Ujarnya membuat Keyna diam.
Eza yang dikalah itu masih berumur 17tahun kaget dibuatnya menatap padanya nanar "Maksudnya apa sih yah? Kan yah tau kalo aku masih sekolah yah... aku masih kelas 2msuk kelas tiga.. enggak bisa aku nikah malahan itu... Aku masih terlalu muda, lagi pula aku sudah menyukai perempuan lain diluar sana..! "Jawabnya dengan jujur.
Ayahnya Ezza menatap anak kesayangannya itu nanar, sebenarnya ia sangat menyayangi ezza sama seperti Ia menyayangi Alka. lalu ia menatap Alka yang diam saja. Ia mau. dekat dengan Alka, tapi Alka terlalu dingin dan kaku membuat ia tak tau bagaimana cara mendekati putranya yang sayu itu. Ia terlalu gengsi saat ini...
"Tapi Ezza.. Kan ini udah kita bicarakan sejak kau kecil, dan kamu enggak keberatan tau dari dulu... sekarang aja keberatan.. "Jawab Ibunya sembari makan sarapannya.
"Yakin hati setiap orang itu berubah ubah bu.. dulu Ezza mau mau aja karena Ezza sedang enggak suka sama orang. kalo sekarangkan Ezza udah punya orang yang Ezza suka.. Jadi jangan paksa Ezza dong buat suka sama orang lain lagi."Jawabnya sembari memasuki nasi kedalaman mulutnya itu.
"Siapa Kak Ceweknya? kok Ezi bari tau sii... Haisssss jdi ezzi punya saingan kan... "Ujarnya Ezzi cemberut karena cemburu, Ia tak mau berbagi hati dan juga waktu Kembara nyaitu dengan orang lain,apalagi perempuan... Tidak..
Dia tidak suka dan tidak akan pernah mau... Ia selalu serakah ketika menyangkut kasih sayang kembarannya.
Ayahnya Ezza menatap Ezza dengan dinginnya.”Memang gadis mana yang kamu mau nikahi Ezza? Benar kata ibumu. Kalian sudah dijodohkan selama kalian masih kecil. Dan pernikahan kalian bahkan sudah ditentukan loh.. keluarga dari pihak mempelai sudah bertanay tanya ini.”Uarnya ayahnya dingin.
Eza menatap ayahnya dengan tatapan mencibir. “Bukan gitu ayah.. ayah taukan kalo sebnarnya Selly itu sukanya sama kak Alka, bukan sama aku. Lagipula kak Alka lebih cocok menikah duluan, kan dia lebih tua dari pada aku.”Ujarnya menunjukan Alka.
Alka yang mendengarnya itu berhenti mengunya dan menatap adiknya itu.”Ngacok kamu..!”Ujar ayahnya kepada adiknya.” Kakak kamu masih sekolah... kan perjanjianya itu kamu bukan kakak kamu.”Ujarnya.
__ADS_1
“Tuh kan ayah pilih kasih..!”Ujarnya Eza kepada ayahnya membuat sang ayah terdiam.”Perusahaan jatuh ketangan kakak, dan sekarang nikahnya juga Ezza? Eza sukanya sama Keyna yah. Ayah taukan Keyna gadis yang main kesini dulu? Eza engak mau nikah sama Selly kak Alka aja.”Ujarnya.
Ayahnya menatap Alka dengan tatapan tajamnya sedangkan Alka menatap sang adik dingin.”kamu yang mau dinikahin kenapa juga ngopor keorang lain ha? Aku juga sudah suka sama orang lain... jadi jangan ganggu. Kalo mau perusahaan ambil.”Ujar Alka dingin.
Eza mendelik.” Tapi Selly sukanya sama kakak bukan sama aku. Lagipula aku mendingan mati dari pada nikah sama Selly...!”Ujarnya dingin lalu pergi meninggalkan meja makan disana.
Ayahnya Eza menghela nafas.”Alka.. ngalah ya. Selly suka sama kamu.. jadi jangan bantah kenapa? Ayah tu sakit kepalanya kalo dikit dikit ribut kek gini... bisa nggak nurut sekali aja. Liat adek kamu tu mau bunuh diri lagi. Kamu taukan dia it—“
Brak... Alka muak mendengarnya”Sakit? mau mati? depresi? Beda?” Alka tersenyum sinis.”Iya doain aja aku yang mati biar aku juga bisa dilihatin.. doain aja supaya aku yang sakit.. supaya tau rasanya hidup bebas..,,”Ujar Alka dingin lalu pergi.
“Alka... lancang kamu motong pembicaraan ayah...!”Teriak ayahnya keras namun tak dihiraukan oleh Alka ia sibuk dengan amarahnya.. namun apa daya ayahnya tetap memilih Alka yang meanjutkan perjodohan itu. Sedangkan Alka tak mencintainya.
Keyna yang mendengar cerita itu mengerjab polos dan menatap Alka bingung mau apa... ia bingung karena memang ia mengingat Eza.”Tapi kok kamu sama Ezza engga mirip ya?” Tanya Keyna dengan sendunya.”Eza tu lembut dan juga humoris kamu lebih kedingin dan ke kaku..”Ujarnya dengan serak. Rasa rindu dihatinya membunca sekarang gara gara cerita Alka.
Alka menghela nafas.”Semua orang juga bilangnya begitu kok Key..”Jawab Alka jujur. karena memang siapapun yang tau mereka kakak adik pasti mereka membandingkan seprti itu.”Mungkin karena bagaimana cara kami dididik. Karena kami dididik dengan cara berbeda. Eza dididik dengan cara yang lembut sedangkan aku dengan cara yang keras tanpa rasa kasih sayang.”Jawabnya sendu.
Keyna menghela nafas mendengarnya.”Tapi kenapa aku lupa ya sama mamaa dan papanya kalian. soalnya dulu aku pernah ketemu sama dia kok.. dia enggak kenal aku lagi gitu?” Tanyanya dengan sendunya.”Dan lagi kenapa aku kalo kerumah Eza enggak pernah ketemu kamu? Kamukan kakaknya. Kamu dimana emang? Kenapa engak ketemu aku katanya kamu suka sama aku”Tanyanya berderet tanpa titik koma.
Alka menghela nafas.”Mungkin sama kayak kamu Key.. mereka inget kamu tapi engak terlalu inget... Cuma samar samar aja. Kan udah lama juga..”Jawab Alka membuat Keyna mengangguk.”Dan masalah kalo kamu kerumah aku ada terus kok. Tapi ayah sama mama nyuruh aku ngumpet. Katanya biar Eza bisa dekein kamu. Jadi aku suka ngintip kalo liat kamu.”Ujarnya sedih.
Keyna menatap Alka sedih. Nampak Alka matanya sedih dan berair sembari mengusap kepalanya itu. Nampak tak ada kebohongan disana.”Aku kadang ngumpet didapur pura pura ambil minum, ngumpet di tetangga dan bahkan aku juga pernah ngumpet diatas pohon Cuma mau liat kalian ketawa... kamu aja yang enggak sadar kalo aku ada disana liatin kamu..”Ujarnya.
Nahkan benar kata Keyna... Alka menangis sekarang karena tak kuat menahanya.”Terus kamu kenapa enggak pura pura jatuh aja supaya aku lihat kamu dan nolongin kamu kayak dinovel novel gitu? Kan romantis..”Ujar Keyna dengan Alka.
Alka menatap Keyna dengan tertegun.”Bener juga ya..”Jawabnya dengan sendunya. Air matanya masih jatuh.”Ih tapi aku enggak kepikiran waktu itu.... coba aja kamu kasih tau dulu jadi aku ada alasan deh ketemu kamu ih.”Ujarnya.
Keyna terkekeh dibuatnya.”Terus kenapa enggak temuin aku pas ketolet gitu? Kamu kunci pintu dari dalem dan samperin aku dan bilang.’Aku sayang kamu. mulai sekarang kamu jadi milik aku...Kayak dinovel gitu. Kan seruh..”Ujar Keyna lagi semangat.
Kepala Keyna dijitak oleh Alka dengan lembut.”Ini bukan novel romantis Key.. kalo kek gitu kita bikin judul lain aeh .... kebanyakan baca novel ya gini. Otaknya nggak waras..”Ujar Aka dengan sinisnya.
“Lah terhubngan sama gembel yang aku tolongin dihujan itu apa Al? Apa hubunganya sama kamu yang kakaknya Eza?” tanya Keyna dengan lugunya.
Alka mengangah mendengarnya.”Gembel?” Tanyanya.
Keyna mengangguk.”Iya.. gembel begook. Udah tau ujan tapi masih pakek kaca mata kan rabun tambah rabun. Sumpah dia tu begoook begook banget tauk....”Ujar Keyna menekankan kata katanya kepada Alka.
“Astaga..!”Keyna terkejut dikalah Alka melepaskan pelukanya dan berbalik memunggunginya.”Eh kamu kenapa marah?”Tanyanya kepada Alka.
“IYA..!!” Ujar Alka dingin.
“Lah kok ngamok...!!”Ujar Keyna bertanya lagi dengan lugunya.
“Pikir aja sendiri.. tanya sama diri kamu..!!” Ujarnya dingin.
__ADS_1
Kyena mendelik.”Lah mana saya tau. saya kan ikan....!”Ujar Keyna dengan polosnya. Itu yang ia dapatan dari buku.
“Keyna...!!!!“Teriak Alka membuat Keyna tergelak. Sebenarnya Keyna tau jika gembel itu Alka. Sebenarnya tak gembel sii. Cuma namanya orang yang frustasi pasti kayak gebel kan? Kayak Alka kemarin. bajunya gitu karena hujan dan juga keadaan pulang sekolah... ia cuma mau Alka tak menangis saja kok malam ini. keyna lemah jika melihat orang yang ia sayang menangis..