Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Keputusan


__ADS_3

Jika kamu sedang berada dibawa jangan lihat keatas sebab disitulah kamu akan merasa paling kecil dan paling gagal.... NVS31


Keyna yang diperebutkan itu bingung ia mana dipeluk sangat erat lagi membuat ia sesak dan juga mersakan sakit. Ia juga bingung mengikuti Alka atau keluarganya sekarang. Ia suka perlakuan Alka dan sebenarnya ia juga mau dekat dengan Reyano. Tapi jika Reyano denganya, maka bagaimana dengan ayahnya? Bisakah Keyna tidak mengajak ayahnya? Tapi a tak tega jika ayahnya nanti gila lagi atau kambuh lagi membuat ia arus memilih.


“Gimana kalo kita tinga bersmaa aja disini? Dirumah ini bareng bareng. Alka disini juga. Kakak juga disini dan papa juga. Jadi nggak ada yang pergi dan nggak ada yang sedih. Kita bakal jadi satu keluarga gitu. Dari pada pusing.”usul Keyna yang mau melihat kebelakang namun ditahan papanya membuat ia mengerutu kesal.


Alka diam menatap Keyna. “Boleh.. itu aja ha.. papa engak mau kamu pergi, papa enggak masalah kok kasih dia makan, papa enggak masalah beli beras lebih sama sayur lebih buat dia. Asalkan kamu jangan pergi. Dia enggak usah bayar hidup disini, nggak usah bayar listrik dan sewa lainya. Sayang.. papa enggak mau kamu pergi dari sini.”Ujarnya mengusap Lembut bahunya Keyna.


Keyna menghela nafas mendengarnya. Alka bahkan mendelik. Dikiranya dia miskin apa sampek-sampe menumpang saja disini?oh maaf dia holang kaya nomor kesekian dinegara ini. ia bahkan bisa beli rumah seperti ini sebanyak satu pulau. Ingakan itu kepada Jaya.. tloong.


"Ih Alka itu kaya papa. Kenapa kita enggak minta dia aja yang bayarin, itung-itung buat hemat dan juga investasi.. jangan sia-siain dong yang ada. Yakan dek.”Ujarnya menatap Reyano membuat Reyano menganggk.


“Kamu kaya?” Tanya Jaya kepada Alka membuat Alka menunjukan jam yang bermerk itu. Harganya bahkan ratusan juga membuat pak Jaya mengangguk.”Oh kirain kamu miskin. Soalnya dari kemarin enggak pulang, numpang makan sisini terus, bahkan pakek baju putra saya.. saya pikir kamu tidak punya rumah.”Ujarnya polos.


“Frugghh..”Siara tahanan tawa Keyna mecuat membuat Reyano ikutan tertawa. Bagaimana bisa ayah mereka mengira Alka orang miskin. Dari tampangnya saja tidak ada miskin miskinnya. Belum lagi gaya ia menggunakan laptop dan sebagainya. Dasar papanya membuat mereka ngakak saja.


Alka mendengus mendengarnya.”Ya saya disini Cuma mau jagain milik saya aja.. eh ralat. Maksudnya belahan jiwa saya. Sebab Keyna bukan barang ataupun benda, karena dia adalah bagian dari hati dan hidup saya.”Ujarnya dengan bangga.


“Ea.... auuu auu..”Ujar Reyano dengan gelaknya bagaikan banci kaleng membuat Keyna tergelak kecang.”babang coceweete banget ih. Dedek makin cinta tau nggak hh..”Ia mengamit pipi Alka membuta sang empu menjauh menatap Reynao tajam. Keyna tergelak menatapnya dan diikuti oleh papanya dan Reyano. Alka hanya berwajah datar saja ketika ia dipermainkan. Sungguh itu tidak ada dalam datar kehidupannya. Tapi entah kenapa, hatinya menghangat, ia merasakan kekeluargaan didalam sini, ia merasaan kekeluargaan yang sangat kental dan juga keberisikan yang nyaman.


Ia bukan sosok yang suka kebisingan dan keramaian, ia lebih suka sepih. Namun kali ini itu ia bantahkan, karena selama ini bukan ia suka sepi, hanya saja hatinya terlalu nyaman akan kesunyian yang berlalu dalam kehidupanya.


“Jadi kalian tinggal disini saja kan? Supaya kamu bisa jagain Keyna, dan saya juga bisa.. kita sama-sama bisa menjaga Keyna...”Ujarnya dengan lembut mengusap kepala Keyna. Tak terlalu memeluknya lagi.”Kitakan sama-sama sayang dia. Maafkan saya karena saya serakah. Hanya saja inilah cara saya supaya bisa menebus semua kesalahan saya kepadanya.”Ujarnya seduh kepada Keyna.


‘Dna ini jga cara saya supaya meminta maaf kepada Keyna. Andai saja dulu aku berjuang untuk mendekati Keyna meskipun saudara saya sendiri taruhannya. Mungkin saya tidak akan pernah kehilangan sosok Keyna bukan?’ batinya la dengan sendu. Rasa bersalah itu sangat menghantuinya beberapa bulan belakangan ini.

__ADS_1


Alka mengagguk “Iya.. saya akan tingal disini tapi dengan satu syarat.”Ujarnya membuat Keyna, Reyano bahkan ayahnya menatap Alka dengan bingung.”Dengan syarat saya dan Keyna tidur satu kamar. Soalnya saya tidak bisa tidur jika tidak ada Keyna disamping saya”Ujraya dengan jujur dan sedikit malu.


“No..!!! Ngak ada tidur sekamar—enggak..!!” Ujar dari ayahnya Keyna membuat Keyna tergelak bahagia, sebab ia juga tak suka tidur dipeluk. Dan lagi Reyano ikut senang ,sebab ia bisa tidur dengan kakaknya sesukanya, sungguh itu sangat bagus bukan?


Ditempat lain Fiko memandang nomor hapenya Keyna dnegan gugup, ia meminjam hape milik dari perawat ruangan Riko. dan ternyata Riko bisa keluar besok membuat ia harus mencari tempat inggal, namun nyatanya ia tidak mendaparkan dan juga menemukanya. Ia pusing dan jalan satu-satunya adalah menerima tawaran dari Keyna dikalah itu.


Diketiknya nomor itu dan menghubunginya.. dan beberapa saat ia mendnegar gelak tawa dari sebrang membuat ia gugup.”Hallo.. ini siapa?’Itu bkan suara Keyna membuat ia menjauhkan hapenya. Itu suara pria yang suaranya cukup berat dan dingin membuat ia merinding.


Fiko mendekatkan lagi hape itu ketelinganya dengan bingung.”Hal hal halo.. Ini siapa? Apakah ini nomor dari mbak Nana Eh Keyna?” tanyanya gugup. Ia bahkan mengerutu karena ucapannya terdengar tidak jelas saat ini.


^^^Ternyata itu suara dari seberang adalah suara Alka yang sedang mengobrol ria dengan Keyna dan keluarga. Keyna bahkan mengangkat alisnya bertanya siapa gerangan menghubungi Alka. Alka menghebuskan nafasnya.”Iya.. ini saya alka. Ada apa kamu mencari kekasih saya?” tanyanya dengan sinisnya. Ia membenci mereka semua karena sudha membuat Keyna dulu sakit dan juga susah. Ia sebenarnya tak mau Keyna masih berkomunikasih dengan keluarga semacam ini. tapi mau bagaimana lagi?^^^


Fiko dieberang sana menghela nafas. Ia ingat siapa Alka membuat ia tak suka. Ia tak suka Alka yang mengangkat teleponya karena ia tau jika Alka itu tidak menyukainya.kentara sekali ketika Alka menatapnya bagaikan mau menikam saja. Ia bahkan serem meskipun mereka sama-sama pria.”Eghm.. begini.. bisakah saya bicara dengan Keyna sebentar?” Tanyanya dnegan tenang... ia berusaha memaksimalka suaranya. Semejak menjadi orang miskin ia suka rendah hati dan gugup jika bicara dengan orang yang jauh diatasnya.


^^^Alka menaikan alisnya. “Buat apa? Katakan saja sama saya. Jangan berbelit jika tidak saya akan mematikan teleponya.”Ujarnya tak suka. Ia tak suka ada orang yang mau bertemu dengan Keyna dengan terang-terangan mengatakan hal demikian. Ia merasa tak dihargai dan dianggap.^^^


Selamat untuk geng Galaksi sudah membuat kelarga ini sejatuh ini, tanpa mengenal rasa malu lagi dan pengharapan yang selalu putus. Sungguh, mereka sudah jatuh kedasar tanah dengan keadaan yang terluka parah. Selamat kalian berhasill...


^^^“Sini biarin aja napa dia bicara sama aku.. ayo beri hape kamu..”Fiko mendengar suara keyna yang mau hape itu membuat ia tersenyum dan bersyukur, sedangkan dilain tenpat Alka menatap Keyna tajam karena tak mau. namun Keyna nampak memelas membuat ia memberikan hape itu dengan mendengus kesal.^^^


Dibelakangnya ada Reyano yang menatapnya dengan geleng tangan. Ia mengusap punggungnya Alka dan bergumam ‘Sabar’ lalu mereka kembali makan. Disana mereka sedang makan seblak buatan Angga. Ya.. itupun ajakan dari Keyna membuat mereka disana dipenuhi dengan keringat. Termasuk dai ayahna Keyna. Mereka sangat bahagia hari ini. sungguh. termasuk dengan Alka yang bisa merasakan keluarga yang lengkap. Meksipun kurang sosok ibu. tapi ini lebih dari cukup baginya.


^^^Keyna mengalihkan hape Alka itu ditelinganya.”Hallo dengan Keyna disini.. ada apa mencari saya?” Tanyanya dengan gaya songongnya membuat Reyano mencebik. Kakaknya sok-soakan jadi nyonya besar.. fyu.. keyna bahkan terkekeh dengan ucapanya sendiri.^^^


“halo haloo..”Fiko tiba-tiba-tiba norak membuat Keyna mengerutkan keningnya. “Iya Keyna ini saya Fiko.. Fiko kakaknya Riko yang kamu bantu. Saya mau biacara sama kamu tentang tawaran kamu kemarin, apakah masih berlaku Keyna? “Tanyanya dengan cepat dan juga gugup. Takut jika tawaranya sudah kadaluarsa.

__ADS_1


^^^Keyna menghela nafas lalu menyeringai. dan dapat membuat ia mengangguk. “Biah kok Kak.. Keyna udah nyiapin kok. Jadi tenang aja.. kakak keisini aja langsung. Keyna akan kirim alamatnya ya.”Ujarnya dengan lembut sok malaikat padahal dia adaah iblis yang sangat menyeramkan.^^^


“Kamu serius Keyna hallo? Kamu serius mau bantu keluarga saya dan membantu saya? Saya takut keluarga kamu juga kena imbasnya nanti jika mau membantu saya dan keluarga.”Ujarnya dengan gugup lagi.


“Siapa yang berani dengan saya si? saya yang menjamin semuanya. Jadi jangan takut dan ragu ya saya akan membantu kalian. saya akan mengirimkan alamat rumahnya ya..”Ujarnya lagi dengan seringaian membuat semua yang makan menatap Keyna dengan bergidik ngerih. Sungguh Keyna bagaikan iblis seperti itu.


“Baiklah. besok kamu akan kerumah kamu Key. Karena Riko akan keluar besok, lagipula kami tidak memiliki rumah karena tidak memiliki uang untuk membayar uang sewanya. Jadi saya ngucapin terimakasih banyak ya Key.”Ujarnya dengan sungguh-sungguh.


“Hm.. Ya...”Ujar Keyna dnegan mendengus dalam hati. maaf sebenarnya bukanya ia mau membantu keluarga itu, mendengar nama Riko da keluarganya saja ia sudah muak, apalagi nanti bertemu denganya. Keyna akan buet banyak peraturan yang akan menguras Fisik maupun batin mereka sebagaimana yang dilakukan oleh Dara kepada Keyna dulu, sebagaimaa Dita da Riko memperlakukan Keynla dulu. Tapi jika Daren, ia akan pertimbangkan. sebab setaunya Daren adalah sosok yang tak pernah menyentu Keyna kecuali dulu saat ia yang menjadi Keyla. Daren orang yang Keyna fikir menyayanginya. karena ia yang tak pernah ikut campur dalam penganiayaan, baik secara batin maupun secara fisik.


“Tapi Key.. saya boleh tidak minya sama kamu jika saya saja yang kerja dicaffe kamu. Dan Daren kerja jadi apa saja. Jadi pelayan kek. Nggak apa-apa jadi keluarga saya dirumah saja tanpa jadi pembantu. Soalnya Dara dan ibu saya tidak bisa memasak, apalagi kamu taukan ibu saya itu bagaimana? Saya tidak mau merepotkan kamu nantinya.”Ujarnya dengan gugup. Ini adalah perintaan Daren kemarin juga.


Keyna mendnegus. masih juga mau minta korting, padahal sedang ditolong dikasihi hari minta jantung ya ini lah orangnya. Orang sudah baik malah minta yang lain. mau disegebuk memang orangnya. “Saya tidak memberi pilhan bukan? Saya hanya menawarkan. Jika kamu mau menawar jangan sama saya. Karena saya tidak terma penawaran.’Ujarnya dengan dingin.


Fiko disana tertegun mendengarnya. Apakah ia salah bicara sampai-sampai sosok yang ia telepon itu cukup marah sama ia? Tapi dimana salahnya? Namun ia menghela nafas.”Maaf karena sudah banyak nuntut. Tapi saya hanya tidak mau keluarga saya lelah. Dan saya hanya mau keluarga saya dapat yang terbaik kok.”Ujarnya dengan jujur.


^^^‘Dan saya tidak peduli, sebab saya maunya mereka mendapatkan yang berbaik. saya tidak mau itu, yang saya mau mereka tambah hancur dengan pembalasan dari saya. ‘Gumam Keyna dalam hati.^^^


^^^” Iya atau tidak. Hanya itu. Jika iya silahkan datang jika tidak tak masalah. sebab saya bahkan bisa menyewa ratusan pembantu lain yang mau bekerja dirumah saya oke.”Ujarnya dengan sinis lalu menutup telepnnya.^^^


Fiko menatap hapenya nanar”Hallo Key.. Key.. halo saya tidak bermaksud menyingung kamu hey..’Ia menatap Hpneya yang dengan tatapan tak peraya. Rupanya Keyna mematikan sambungan secraa sepihak. Kenapa terasa sakit ya? Paadahal dulu ia juga suka melakukan hal semacam ini dengan orang lain. tapi kenapa ini rasanya sagat sakit dan nyeri. Apa ini yang dirasakan orang lain akan ia akukan dulu?


Lagipula ia tak mmeinta penawaran anehkan? Tapi kenapa Keyna sampai semarah itu dan tak terima? Kenapa ia mau kelarganya adi pembantu dan ia jadi manager. Apabenar kata Daren kemarin, jika sebenarnya Keyna menyukainya atau salah satu fnas fanatiknya atau fans dalam diamnya selama ini dulu? Akh memikirkanya membuat Fiko pusing sendiri. Ia akan membawa kelarganya kerumah yang dikirim leh Keyna sekarang saja. Lagipula ia tak punya pilihan lain, tapi kenapa terasa ia tau ya alamat ini? kayak pernah dan sangat tau, ini bukanya dikomplek perumahanya? Tapi? akhh sudahlah.. lihat saja besok..


Ditempat lain Keyna menyeringai menatapnya. “Ada apa Key? Kenapa wajah kamu menyeramkan?’ Tanya ayahnya Keyna dengan gugup. Bagaimana bisa ia malah takut dengan anaknya sendiri saat ini. rasa peda seblak yang ia makan itu terasa hambar saat ini.

__ADS_1


“Siapkan semua perpindahan kita hari ini. sebab kita akan pindah kerumah ku yang lain. kita akan memulai pembalasan yang mereka lakukan..”Ujarya dengan tegas sembari menatap seblak nya. Sbelak yang tak pedas itu namun masih enak. Ia membayangkan apa yang ia lakukan untuk keluarga itu nantinya dan bagaimana reaksinya mereka jika mereka tau jika mereka akan menjadi pembantu dirumahnya sendiri. Yapp... Keyna akan pindah kerumah Handi dulu dan akan memainkan peranya.


__ADS_2