
Reyano dan Keyna membeli semua sepatuhi yang dilihat dan diambil kakaknya tadi, bahkan warna pink Fanta sekalipun karena Reyano tidak mau menggecewakan kakaknya, dan kuning mengkilat Reyano ambil supaya kakaknya tidak marah, baginya kakaknya lebih utama sekarang membuat Keyna mau tertawa saja. Sepatu Alka? Pasti dong Keyna beli, masa iya dia tidak beli, padahal lagi diskon wkwk.
Mereka sudah menghabisi waktu cukup lama ya dikalah mencari sepatu, baju, dan lainnya membiuat Reyano dan Keyna lapar. Mereka memilih untuk memasuki salah satu tenpat makan yang disana, yang bertemakan makanan luar… mulai dari shusi ramen dan sebagainya itu loh.. disana juga ada makanan itali dan sebagainya. Reyano memang pencinta kuliner membuat ia mau mencoba banyak makanan didunia ini. Ya.. dia pecinta makanan tapi tak gendut gendut wkwk.
Ada g si yang suka makan tapi enggak gendut gendut.? jika pun gendut indahnya kepipi disini?
Keyna ikut saja, sebenarnya Keyna lebih suka makan makanan pinggir jalan yang harganya lima belas rubuh, contohnya nasi padang yakan? Sudah komplit, banyak dan juga kenyang. Dan yang pastinya murah meria, atau Keyna juga suka rendang yang dicampurkan nasi dan capcai buncis campir bakso.. akhhhjhh lidah Keyna memang lidah desa permirsa.. jadi jangan salahkan dia ya wkwk...
Reyano memesan banyak makanan disana, mulai dari shusi paketan komplit rasa, mulai dari isian ikan, ayam, sayur dan juga lainnya. Disana juga mereka memesan ramen dan juga minum.. Keyna yang tak terlalu paham hanya ikut saja disana. Minumnya hanya leaomon tea sialnya Reyano pecinta leamon tea, baginya leamon ltea adalah minuman segar dan ahggg mantap.
Setelah memesan banyak makanan dan pelayan tadi pergi sekarang hanya ada Reyano dan Keyna yang sedang menunggu makanan mereka. Reyano? Ia sibuk menyusun baju Keyna dan syalnya supaya tetap rapi. Ia sedari tadi sibuk sendiri membuat Ketna risi tapi Ia biarkan sajalah supaya adiknya itu senang kan?
“Ehemm..”Itu membuat Keyna dan Reyano mendongak. kedepan yang ternyata ada Alvaro dan teman temannya tadi membuat Keyna menghela nafas. Mereka disana tersenyum kepada Keyna sedangkan Reyano mendnegus sebal dan menatap mereka tajam.
Dewa dan Hito disana memamerkan gigi mereka bagaikan ingin menjual gigi saja..”Emmm kami boleh gabung enggak?” Tanyanya Hito disana dengan gemesnya kepada Keyna.”Soalnya disini udah enggak ada tempat lain lagi..”Ujarnya dengan takut, takut ditolak tepatnya.
Reyano dan Keyna menatap kesekitar dan ternyata memang sudah tidak ada, namun diujung sana ada cewek yang duduk sendiri membuat Keyna angkat bicara.”Disana ada satu gadis yang duduk, nah kalian bisa minta dengan dia saja ya.. lagian pasti dia sebentar lagi selsai kok.. maaf kami lagi ngedate jadi tidak bisa diganggu..” Ujarnya menahan tangan Reyano yang sedang memperbaiki kain yang menutupi kaki Keyna itu..
Tak taunya Alvaro disana duduk santay meski sudah dilarang membuat Keyna mengepalkan tangannya.”Kami tidak kenal dengan dia, bisa jadikan dia tidak nyaman dengan kami. Jadi tidak ada masalahnyakan jika kami disini?”Tnaya Alvaro disana dengan tajamnya kepada Keyna. Ia penasaran dengan Keyna yang baginya memiliki sikap dan sifat bagaikan Keyla yang dulu sempat viral karena berubah menjadi tomboy. Apakah mereka dua orang yang sama atau bagaimana bisa?Alvaro yakin jika didunia ini tidak ada yang kebetulan dan itu membuat ia ingin menyelidiki siapa Keyna sebenarnya dan kenapa bisa semuanya sangat sama.
Dan itu membuat Dewa dan Hito ikut ikutan duduk disamping Reyano membuat Keyna mengepalkan tangannya dan Reyano yang menahan amarahnya, disini sangat ramai membuat Reyano mau pergi, tapi bagaimana dengan makanan yang sudah dipesan? Rugi dong ya? Ia bangkit lalu menarik kursi kakaknya dan bicara.”Kita cari tempat makanan yang lain saja..!”Ujarnya datar karena baginya uang tak ada bandinganya degan kenyamanan bukan? Jika makan dengan ketidak nyamanan tidak akan enak dan kenyang.
Ia menarik kursi roda Keyna membuat kain dikaki Keyna itu jatuh tersangkut jam milik Alka yang berada dibawah membuat Keyna menarap mereka dengan tatapan terkejut. Begitu juga Reyano dan lannya, mereka fikir kaki Keyna itu tidak ada(buntung) ternyata ada kok membuat Reyano turun dan mengambil kain kakaknya itu.. ia menutupi kaki kakaknya lagi dan menatap mereka tajam.
Alvaro disana menahan tangan Keyna dan menatap Keyna dalam dan berkata.”Kenapa harus pergi si? Ada yang kamu sembunyikan dari kita Keyla? Atau Keyna? Atau Nana?” Tanyanya disana dengan menekan setiap nama yang ia sebutan kepada Keyna.
__ADS_1
Keyna disana menatap Alvaro tajam meski dadanya bergemuru takut ketahuan jika dirinya adaah Keyla. Lalu ia menepis tangan itu namun tak juga lepas membuat ia menghela nfafas.”\Kita makan disini saja Rey.”Ujarnya disana membuat Reyano menatap kakaknya tajam.
Kakaknya mengedipkan matanya lalu tersenyum, alvaro disana tersenyum menyeramkan disana membuat Dewa dan Hito diam saja smebari meminta kepada pelayan datang membawa menu disana.
Keyna diam melihat apa yang dilakukan oleh Alvaro, bermain main sedikit kayaknya bagus.. “Bim-bim…”Gumam Keyna masih ingat dengan nama yang ia semat kepada Alvaro.”Sepertinya loe cinta banget ya sama Keyla..”Gumamnya datalam hati terkekeh.,
“Permisi mas mbakk.. makanannnya sudah siap.”Ujar pelayan membuat Reyano memberikan jalan supaya pelayan itu meletakkan makanan diatas meja. Keyna diam saja melihat banyaknya makanannya yang memenuhi mejanya. Reyano disana tersenyum kepada kakaknya dengan rasa tak bersalahnya.
Bahkan Hito dan lainya tak kebagian tempat untuk menaruh pesanan mereka membuat mereka meneguk slaiva kering..”Sini aku siapin Na.. ini enak tauk..”Tanpa ada kata yang dikeluarkan untuk menawarkan atau berbasa basi Reyano menyuapi Keyna dengan sushi yang berisihkan ikan cincang itu enak membuat Hito dan lainnya meneguk saliva kering.
Keyna menerimanya lalu memakannya.”Emm.. enak sii.”Ujar Keyna lalu mengambil sushi yang berisihkan rendang dan mengarahkan kepada adiknya.”Ini juga, kek makanan luar dicampur indo, unik gitu hehhe.”Ujarnya menyuapi adiknya.
Adiknya itupun membulatkan matanya dan mengunyanya semangat.”Enyyakk buangettt..”Gumam Reyano dengan pipi kembungnya membuat Keyna tergelak.”Fiks si ini enak banget Na. kayaknya kita harus buat menu ini direstoran Nana.. kayaknya pasti laris deh Na.”Ujarnmya Nano dengan semangat disana.
Reyano mengangguk semangat.” Pasti kayaknya enak banget si Na. ayolah nanti kita coba ya..”Ujarnya sembari memakan shusinya lagi dengan semangat disana membuat Keyna tergelak. Tingkah mereka bagaikan tak merasakan ada manusia lain disana.
Dewa disana mengusap perutnya lapar disana karena makanan mereka yang mereka pesan belum sampai juga.”Kita boleh cicip dikit enggak si?” Ujarnya tak tau malu membuat Hito dan Alvaro menatapnya tajam.”Ya dikit aja selagi makanan kita belum sampek, masa jadi nyamuk terus dari tadi..”Ujarnya disana tak terima dengan keadaan membuat Keyna dan Reyano menatapnya tajam dan sinis.
“Enggak, enggak jadi deh… gue tengu makan kita aja enggak jadi minta..!”Ujar Dewa dikalah melihat mata Keyna yang mau keluar itu nanar. Ia tersenyum kaku lalu berkata.” Jangan tatap gue gitu sumpah loe nyeremin banget..”Ujarnya jujur membuat Keyna tersneyum tipis disana.
“BTW nama loe sebenernya siapa si? Keyla? Keyna? Atau Nana si? Soryy soalnya loe mirip banget sikapnya sama Keyla pacarnya Al.”Ujar Hito menmatap Alvaro yang diam menatap Keyna tajam” Dan dia belum tau mash hidup atau enggak sekarang, soalnya dia disiksa sama keluarganya sendiri..!” Ujarnya disana dengan mengangguk nanar.
Keyna disana meneguk saliva kering dibuatnya lalu tersneyum." Dan lagi.. loe pacar siapa si sebenernya? Soalnya kemarinkan kita liat loe bareng cowok lain tu dipesisir pantai dan sekarang loe malah ngedet sama cowo lain.. pakek acara ada nama kesayangan lagi.”Gumamnya, baginya lebay nama milik Keyna itu..
Keyna disana menatap mereka tajam.”Oh Keyla itu ya? Anak Handi dan adiknya Fiko dan lainya?” Tanyanya sotoy membuat mereka menganguk.”Gue kenal kok sama dia, sii cupu yang nembak Alvaro itu ya?”Tanyanya lagi.
__ADS_1
Allvaro semakin menatap Keyna tajam membuat Keyna tak nyaman disana dibuatnya.”Loe tau dari mana dan loe kenal Keyla dari mana?” Tanya Alvaro Disana tajam.”Setahu gue Keyna enggak punya temen selain Natan dan lainnya.. dan loe siapanya Keyna??”Tanya Alvaro dingin kepada Keyna.
Keyna disana tergelak kaku dibuatnya.,”Siapa is yang enggak kenal Keyla si mata empat cupu itu? Dan siapa yang enggak kenal loe pacarnya, dia dulu pernah cerita sama gue..!”Asal Keyna disana kepada Alvaro membuat mereka mendengarnya secara baik dan benar.”Dan yang pastis gue tau kalo si Keyla itu nembak loe Cuma karena dia taruhan sama Natan dkk.. jadi jangan nunggin dialah menurut gue, soalnya dia tu sukanya dulu sama kak Aldo, mantan calon suami kakaknya si Dara itu, dia bahkan pernah bunuh diri Cuma gara gara kakaknya sama orang yang dia suka itu pacaran dan menikah..”Ujar Keyna jujur lagi. Jujur bukan? Dulu memang Keyla tidak menyukai Alvaro kok, dia sukanya dengan Aldo si mantan calon suaminya Dara kok.
Alaro semakin tajam menatap Keyna, ia pernah dengar dari Keyla tentang itu membuat ia tak percaya.” Dan gue enggak peduli., yang gue peduli dari mana loe bisa kenal Keyla dan kenapa loe bisa tau semua tentang dia? Padahal selama ini Keyla enggak punya temen tu selain Natan dan lainnya, itupun hanya semenjak dia berubah jadi cowok tomboy kayak loe.. atau jangan jangan loe Keyla yang nyamar supaya loe engak digangguin sama keluarga loe?” Tanya Alvaro mendekatkan wajahnya dengan wajah Keyna nanar disana. ia masih tak percaya akan Keyna, ia yakin jika Keyna menyembunyikan sesuatu..ia yakin Keyna banyak tau tentang Keyla.
" Ya kita baru kenal jadi Loe enggak tau gue gimana... " Ujarnya nanar “Dan Keyla berubah jadi tomboy karena belajar dari gue lah aanjiirr..!!” Ujar Keyna menekan kata katanya berekting disana.”Gue yang ngajarin dia supaya jadi orang yang kuat dan enggak pengecut. Dan siapanya gue itu kan tadi udah gue jelasin gue temennya Keyla dan gue deket sama Keyla. Kurang jelas apa si?” tanyanya Keyna sinis disana.
Alvaro disana mengeleng sinis dibuatnya membuat suasana panas disana. Dewa menahan Alvaro membuat Alvaro melambaikan satu tangannya dan bergumam “Buktinya apa hm? Gue rasa semuanya butuh bukti semisalnya foto kalian berdua kek." Ujarnya lalu memajukan wajahnya dnegan wajah Keyna santay.”dan gue tau kalo sebenarnya loe itu Queennya geng galaksi, siratu jalanan, dan gue juga tau kalo loe udah meninggal setahun yang lalu.. gue tau karena gue salah satu anak geng Anstor…” Ujarnya disana membuat Keyna diam mengerjab polos.
Harus jawab apa? Keyna disana memiringkan bibirnya sebisa mungkin menutupi rasa canggung dan juga pusing untuk menjawab. “ Gue punya foto kita berdua.. dan kita temenan diwaktu SD Kok, dan gue memang sekarang enggak punya foto diwaktu besar sama dia karena gue lama disingapure.. gue sama dia terpisah ngebuat dia belajar lewat online sama gue..”Ujar Keyna disana dengan santay nya menyetabilkan wajahnya supaya tak nampak bingung. “Dan ya, gue Keyna, sebenarnya gue Nana kembaranya Keyna yang udah meninggal. Gue makek nama Keyna karena orang lain nganggep Gue Keyna yang udah meninggal.. hanya itu jadi engak ada yang harus diperdebatin lagi si.”Ujar Keyna disana nanar.
“Dan gue masih inget banget si Ketla dulu pernah bilang kalo dia itu bukan Ketla tapi Keyna..!!” Alvaro Mendekatkan Dirinya lagi kepada Keyna membuat Keyna mundur dengan kagetnya. “ Dan gue enggak yakin kalo dengan mudahnya loe ngajarin Ketlyla dari online, sedangkan Keyla adalah gadis bodoh, diajarin sama guru didepan mata aja dia enggak paham gimana bisa lewat online dia bisa.. dan lagi,, memangnya gimana caranya loe ngajarin Keyla belajar makek mobil dan motor? Apalagi tentang teknologi retas..!?” tanyanya disana dengan menekan kata katanya.
Keyna disana menatap kelain arah karena terasa diskak sekarang. “ Lagian mau gue siapapun itu bagi gue kita enggak ada urusan kan? Enggak ada kerugian dan enggak ada untungnya buat loe..! jadi berhenti ngurusin hidup Gue..!!”Ujarnya Keyna disana memainkan lidahnya kekanan mengalihkan pandangannya dari Alvaro karena degdegan.
Alvari menarik pipi Keyna dan mengapitnya menatap wajahnya yang tampan membuat Keyna menatapnya juga. Alvaro dan Keyna sekarang sangat dekat membuat Reyano bangkit namun ditahan oleh Keyna yang menggenggam erat tangan adiknya supaya menahan emosinya. “ Ada.. kalo itu engak ada urusannya sama gue, gue enggak bakal cari tau loe siapa..!!!” Ujarnya disana menekankan kata katanya.
Bauh mint menyeruak dirongga penciuman milik Keyna membuat Keyna mengerjab bingung.
“Bisa enggak si jaga jarak..!” Reyano melihat Alvaro tajam dan mebariknya membuat Alvaro mundur beberapa langka disana. Reyano menarik kursi kakaknya dan menatap mereka smeua tajam.” Gue enggak tau si kalian siapa dan berani beraninya kalian nanyain hal itu sama Nana..!!! “Ujarnya disana dengan tajamnya. “Mau kalian apa ha?!! "
Brakk..”Bentaknya tak suka membuat suasana gadu… para scurity dan orang sekitar yang sedari tadi melihat Keyna dan Alvaro itupun sekarang bangkit dan menatap Keyna dan lainya tajam.
Alvaro dan Lainnya Disana terkekeh lalu bangkit, mereka menatap Keyna dan Reyano tajam. Alvaro mengeluarkan kertas undangan dikantung celananya dan berkata.” Itu undangan dari gue dan loe harus datangin, kalo enggak gue engggak bakal berhenti gangguin hidup loe sampek loe ngaku sendirinya..!!”Telannya lalu meraikan jas miliknya dan pergi. Diikuti teman temanya membuat Keyna memiringkan sudut bibirnya menatap Alvaro yang berani beraninya menantang dirinya itu.
__ADS_1