
beberapa hari ini mungkin iisnya ringan dulu ya Novelnya... awkwwkk..
Disinilah Haikal sekarang, dikamar Keyna dengan memegang piring kecil yang berisihkan masker menatap Keyna nanar karena Keyna tertidur..”Kak?” Panggilnya membuat Keyna yang didepanya itu bergumam.
”Hmm..."
Haikal menghela nafas lalu berkata.”Kak seharusnya tu kakak yang maskerin aku, kalo aku liat di Tiktok ya kakaknya yang maskerin adeknya bukan adeknya maskerin kakak perempuannya.”Ujarnya disana membuat Keyna membuka matanya dan menatap Haikal.
Keyna disana sudah dipakaikan masker berwarna hitam itu menahan senyumnya supaya maskernya tidak retak.”Yang ngajakin maskeran siapa?” Tanyanya..
”Aku..”ujar Haikal polos membuat Keyna terkekeh.
’” Yaudah. Terus kenapa minta kakak yang maskerin? Kalo kakak yang turun tangan ini enggak bakal jadi masker,. Tapi jadi racun. Mau akek racun?” Tanya Keyna membuat Haikal mengeleng cepat.
Memikirkanya saja ia sudah bergidik ngeri." Mati dong Kak.. Enggak jadi glow up dong.."
Keyna terkekeh dan bangkit.. “Nah karena kakak kasihan sama kamu.. sini baru kamu kakak maskerin.. sama tiduran.’Ujarnya membuat Haikal melompat dan berteriak.
"Asiikhh.. kan gini enak.."’Ujarnya lalu langsung tidur disamping Keyna membuat Keyna menggeleng disana.
Keyna tidak tau si bagaimana memasangkan makser membuat ia melihat wajahnya dan mengingat bagaimana perawaratan dan juga apa yang ia gunakan selama ini membuat ia mengangguk dan mulai mengolesi kewajahnya Haikal..
Namun Haikal merasa belepotan membuat ia menghela nafas dan berkata.”Kak belepotan.. bagus bagus ih. Entaar enggak cantik. Kita enggak bisa poto loh..”Ujarnya karena ingin foto seperti anak zaman sekarang lainnya yang mengenakan masker itu loh.
“Ih diem deh.. kan nyuruh kakak jadi ikut aja..”Ujar Keyna membuat Haikal kicep dan menikmati saja sampai Keyna selesai dan memasangkan scub untuk bibirnya supaya merah dan juga minyak kealisnya supaya alisnya bisa lebat dan juga panjang.. jangan lupakan untuk bulu matanya dan juga pinggiran matanya untuk mata panda membuat Haikal rileks..
“Nah kalo udah kita foto yuk kak..”Ujarnmya membuat Keyna menganguk dan Haikal mengambil fotret untuk mereka.. ada yang Haikal yang cemberut dan Keyna yang mengangkat dua jari,, banyaklah ya.. dan Haikal post diinstaggram..
”Nahh kalo ginikan pasti banyak yang komen dan patah hati se SMA hahaha.." Kekehanya membuat Keyna mengeleng dan kembali tidur.
Keyna disana terkekeh lalu kembali tidur disana karena ia satu jam lagi akan pergi kemarkas dan juga kerumah sakit untuk menjenguk baby adiknya Natan dan anaknya Lisa.. ahkkk apakah mereka akan mengingat Keyna? Kan wajahnya sudah beda? Haha ia tidak tau yang penting ia mau melihat anak bayi nanti.. jiwa memencet bayi pun keluar membuat Keyna terkekeh sendiri..
Dilain tempat ada Reyano dan juga Rafka pergi keknatornya Alka mengenakan mobil sudah sampai.. . Ia dan Rafka menemui refresionoiir dan bertanya.”Mbak dimana ruanganannya pak Alka ya? Saya mau bertemu..”Ujarnya disana sopan... Rafka disana hanya mengangguk saja memeluk tasnya karena semakin cemas dan pusingnya ia tak lagi mampu melihat penampilan mereka bagaikan gembel.
Karyawan itupun menatap Reyano dan Rafka dengan tatapan miris si, karena mereka tampan tapi kenapa berantakan? “Anu... apakah adek adek sekalian sudah punya janji kepada pak Alka?”Tanyanya disana sopan kepada Rafka dan juga Reyano..
Reyano disana menghela nafas dan juga menggeleng sebagai jawaban.” Kita enggak ada janji mbak. Cuma ya bilang aja kalo ada Reyano adiknya kak Keyna yang datang. Dia pasti enggak bakal marah klok.”Ujar Rafka disana membuat Reyano mengangguk.
Mbak refresionir itupun menghela nafas.”Maaf ya dek. Pak Alka tidak bisa diganggu jika tidak ada janji. Beliau sedang sibuk dengan meting penting pagi ini dan belum selesai.. jadi kalian bisa mengambil janji terlebih dahulu dan datang kembali.”Ujarnya disana lagi.
.
__ADS_1
Brakj..
Reyano memukul meja refresionir itu membuat banyak orang kaget.”Bilang aja kalo adiknya Keyna datang dan nyari.. kalo enggak nanti aku masuk sendiri nih..”Ujarnya disana marah karena tidak digargai.” Lagian gue nih calon adik iparnya dia. Kita aja satu rumah.’'Ujarnya mendengus namun pelan disana.
“Mana mungkin.. pak Alka belum punya calon.. jangan mengaku ngaku kamu.. pakaian aja lusuh kamu..”Ujarnya refresionir disana.”Mana makek baju KW. Celana KW dan parpun KW lagi kamu ya..” Ujarnya disana.'’Mau niat nipu ya?” Tanyanya sinis.
Reyano menerawang disana, ingin sekali ia menyumpal mulut sialan....
"Je loe enggak tau baju gue bahkan lebih mahal dibandingkan semua yang ada ditubuh loe..!! mana ada KW.. Barang gue asli dna brendit semua.. Bahkan majalah baju gue dibanding harga diri Loe..! "
"gue disini enggak mau cari gara gara ya mbak.. gue nyari kak Alka karena ini penting.. menyangkut masa depan kita, kalo enggak kita bakal di cincang sama kak Keyna..!”Ujarnya disana membentak dan nafas yang naik turun.
“Duh Rey.. ini ada apa si? Kok rebut rebut..”Itu suara Angga membuat Reyano membelokkan tubuhnya dan bvertemu dengan Angga disana yang bersetelan jas abu abu dan juga santay..” kamu ngapain disini? Enggak sekolah?” Tanya Angga lagi.
Alka disana mnendekati Angga membuat refresionir itu menatapnya terkejut.” Duh kak dimana kak Alka.. ini penting menyangkut idup gue plis.. jangan bikin gue emosi kayak mbak ini ya plis.. gue masih mau idup nyaman dan juga masih mau meluk kak Keyna..!”Ujarnya disana berlebihan.
Rafkapun menarik tanganya Angga dan berkata.” Iya kak. Kasih hanilah kami, lihatlah muka aku kak,. Masa aku yang ganteng gini mau diamputasi sama kak Key... tolong. Tolong.”Ujar mereka lebay.
Angga disana menajauhkan kepala Rafka membuat Rafka mundur dan mendoring bahu Reryano membuat keduanya mundur.”Nih ya kalian ngomong apa si? Kakak enggak ngerti. Memangnya kalian butuh apa sama kak Alka sampek sampek kalian mau diamputasi” Tanyanya disana.”Kayak lagi dikejar pesikoipat aja.”Ujarnya lagi.
“Iya kita dikejar pesikopat.. bahkan malaikat maut..”Ujar Rafka disana membuat Angga membelalak.”Mangkanya ih bantuin kita ketemu kak Allka. Atau kakak kita pecayt jadi kakak.|"’Ujarnya membuat Reyano mengangguk.
Angga menghela nafas dibuatnya. Lagiuopula diprusahaan ini memang banyaklah orang dan juga ruangan. Bisa bisa mereka tersesat membuat ia memiliki itikat baik untuk menghantarkan dua manusia yang menyebalkan ini.. yaya lagian Alka juga barusan selesai metting dan tidak terlalu sibuk sekarang..
”Asik.. sekalian ya bakso bakarnya..”Ujarnya membuat Reyano memngangguk.
” Bakso goreng bakso beranak bak-“
“Diem kak diem.. anterin kita ke kak Alka kita bukan tukang bakso. Kalo satu atau dua piring si IyAa... kalo sebanyak itu namanya meres anak anak.. kita masih dibawah umur tau nggak..”Ujar Rafkla disana membuat Angga mnendelik dan juga mau tak mau harus menghantarkan mereka keruangan Alka yang terlentak diruangan teratas.. ya.. ruangan khusus..
Hgrubuk grubukk grubuk..
”Kak Alka tolongin kami kak..”Teriakan itu sudah dibuat oleh Rafka dari luar ketika mau memasuki ruangannya Alka membuat Alka kaget melihat seseorang yang memasuki kantornya secara tidak hormatnya.. dan memutar bola mata malas ketika melihat manusia manusia ini..
Alka disana mengusap lehernya sebentar karena lelah dan kaku lalu menatap mereka datar..” Kalian ngapain rebut rebut masuk kesini?” Tanya Alka disana dingin. Apa lagi melihat Angga yang dibelakang mereka berdua dengan menatap arah lain sekaan tiidak tau. Ini pasti garagara Angga yang sembarangan aja ni batinnya mengebuh.
Rafla disana mendekati Alka dan menarik tanganya Alka.”Kak bantuin kami plis.. kak kita kita tadi ,makan ikan..”Ujarmnya disana jujur lalu membuat Alka mengernyit..
” Lah terus apa salahnya? Kalian makan apa? Ikan piranha? Ikan buntal?” Tanyanya didana dengan datarnya kepara Rafka yang sangat lebay.
Raflka disana mengeleng.”Lebih serem kak.. lebih serem, Ini tuh bisa buat Raflka mati kak tolong, Rafka bisa mabuk Dan meninggoy ..”Ujarnya disana membuat Reyano memutar bola mata malas. Rafka memaglah lebay membuat ia memilih duduk dishofa.. Anggapun ikut duduk disampingnya.
__ADS_1
" Emang ikan apa si Raf? Ikan beracun atau gimana?” Tanya Alka disana membuat Rafka mengeleng kuat.”Terus ikan apa? Ikan paus? Ngomong yang jelas.. “Ujarnya disana. Alka masih mendatarkan wjahnya. Mana lelah mana harus mengurusi anak anak kecil ini.
Reyano mengeleng dan berkata.”Kak Keyna. Kak Keyna.. kak Keyna pasti marahin kami kak. Gawat”Ujarnya membuat Alka membelalak..” maksud kalian apa si? Keyna kenapa? keracunan ikan? Apa gimana? Ngomong yang jelas..”Ujarnya khawatir..
Rafka menggeleng dan berkata.”Ini lebih beracun lagi kak..”Ujarnya membuat Alka bangkit dan bertanya.”Sekarang gimana keadaan Keyna..!! kalian kenapa kasih ikan beracun si? Keyna kenapa makan ikan kalo ikanya bikin keracunan?” Tanyanya.
“Ini bukan masalah ikanya kak. Tapi harga ikannya yang kita makan.. kakk Keyna masak ikan hias tapi kita makan.. dan dia minta ganti karena ikan hiasnya kita makan.. dan harganya ikut mampu buat kita beli mobil..’Jelas Reyano malas melihat drama lagi.
Alka mendatarkan wajahnya dan duduk disana.. menatap Reyano dan menghela nafas.”Terus kalo gitu kalian kenapa minta bantuan ke kakak? Kan kalian yang makan ikannya? Emang kalian keracunan?” Tanyanya disana heran.. bagaimana bisa makan ikan hias ala Keyna ada ada saja..
Angga mendelik disana dan menatap Reyano.”Gima ikan hias dimasak? Ikan apa emang?” Tanyanya disana mendelik membuat Reyano dan Rafka mendadak lesuh.. Reyano memijit plipisnya dna menatap Alka dengan tatapan memohon miliknya.
“Kami tidak tau itu ikan hias.. dan parahnya ikan yang Rey makan adalah ikan Arwana yang harganya lima ratus juta.. ikan yang Rafka makan juga enam ratus juta. Mana Rey makanya dua lagi.. Re enggak punya uang sebanyak itu buat beli ikan yang kak Key mau makan.. Cuma kak Alka yang bisa bantu kita.”Ujarnya jujur disana.. ia ingat ikannya tinggal dua jadi engak usah ditukar kan?
hal itu membuat Angga membelalak. Ikan arwana?
Alka disana menghela nafas dan kembali melihat laptopnya.”Engak ada hubunganya sama kakak.. kalian yang makan kalian yang tanggung jawab.. lagian ngapain si makan ikan nya milik Keyna. Kurang kerjaan banget.’Ujarnya disana.
“Ya mana kita tau itu ikan hias.. kita baru pulang dan kita laper kak. Ngeliat ikan goreng yang dimasak papi Jaya ngebuat kita tambah laper dan kita makan deh.. bukan salah kitakan? Salahin aja guru kita tu nyuruh kita pulang cepet..”Ujar Rafka disana. Ia duduk dibawah kursi Alka dnegan mengusap kaki Alka pelan.
Alka menedang sedikit kakinya membuat Rafka terhempas sedikit. Wajahnya mengerucut bagaikan menahan tangisan.. “Itu urusan kalian. Jangan gangu kakak. Kakak mau kerja ih.. jual aja tu mobil dapet deh ikanya.”Ujarnya disana tampa beban membat Reyano dan Rafka membelalakkan matanya.,
Reyano menatap Alka dnegan tatapan gugup.”Yay la jangan gitu dong kak. Kakak memang enggak kasihan ngeliat kita jalan kaki kesekolah? Atau ngeliayt kita naik ojkek kak? Lagian kalo dijualpun mobilnya enggak dapet dua ikan. Mana mobilnya Rafka udah butut lagi. Mana mampu kita beli ikannya.”Ujarnya memelas disana.”Plis deh kak jangan pelit..Nanti kita dicincang sama kak Keyna gimana? Kakak taukan kak Key gimana kalo marah?”Ujarnya memelas lagi..
Alka disana mengangkat bahu acuh.” Itu si derita kalian. Jadi mana peduli kakak..”Ujarnya membuat Reyano dan Rafka ingin menangis disana..
“Kak Plis bantuin kita.. kalo kita dibunuh gimana? Kan aku Cuma adik angkat.. mana aku bakal dicoret dari KK keluarga gimana?” Tanya Rafka memainkan tali hody miliknya membuat ia bagaikan anak kecil saja.
Alka disana menatap Reyano dan berkata.”Kamu yang dipotong dicincang dan ditendang kalian bukan kakak. Kenapa nyalahin kakak? Sana gih pergi.. mulung.. kalian miskinkan? Jadi harus berusaha dan cai duit bukan minta duit..”Ujarnya mampu membikin Rafka ingin menangis disana dan Angga tergelak melihatnya.. angga kasihan tapi mau bagaimana lagi? Angka segitu mahal loh. Tapi kecil bagi Alka.
“Udah ih jangan gini.. malu diliat sama penjaga CCTV..Ujarnya Angga membuat Reyano dan Rafka tetap diam diposisi..”Lagian kasih aja si Al. loe enggak bakal kismin beliin ikan.. lagian ada ada aja si Keyna. Ikan hias dimakan..”Ujarnya membuat Alka disana menaikan bahunya dan terkekeh.
“Gimana bisa Ga ikan Arwana itu Cuma langkah mangkanya harganya mahal.. lagian kalo ditoko ikan biasa mana ada, harus mesen biar bisa dapet... dan itu dipusat kota Bandung.. itupun kalo mereka nyetok, kalo enggak gimana? Sia-sia juga tau nggak..”Ujarnya membuat Teyano dan Rafka paham.
”Lagian kalian ngapain si makan ikan.. sekarangkan ribet.. kalian cari aja gih ikannya. Dan ini..”Ia memberikan kartu Black Card miliknya itu. .
”Ini kalian pakek aja.”Ujarnya disana membuat Reyano menangkapnya dan Rafka menangkapnya. terjadilah beradi kepala membuat Alka dan Angga tergelak kencang.. bisa bisanya dua bocah ini,.
“Arghhh..” Ringis keduanya memegang kepalanya.. tetapi Rafka cepat cepat mengusap kepala Reyano dan berkata.
"’Enggak ada geger otak dan ilang ingatan. Yang penting enggak dicoret dari KK Dan dicincang sam, kak Keyna,”Ujarnya membuat tawa Alka dan Angga semakin menggema.. takk..
__ADS_1
Arhhhhke karena ada Rafka dijitak oleh Reyano membuat Rafka menatapnya dengan mencebik.”geger otak enggak., amnesia enggal. Nambah bego iya karena otak kita geser,, udah udah.. kita harus pergi..|’"FDengusnya membuat Rafka bangkit dan juga mendendek.. mengucapkan terimaakasih dengan Alka yang memberi bantuan dan kepada Angga juga.. mereka harus mendapatkan ikan mereka..