Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Sisi lain


__ADS_3

Simpan rasa rapuhmu sebaik mungkin, karena diluar sana banyak orang yang menanyakan masalahmu bukan karena simpati tapi karena ingin mencari tau dan dijadikan bahan pembicaraan dibelakangmu.. Sampai sini paham? .. NVS31..


Keyna menatap moinitornya dengan wajah tanpa ekpresinya itu.. ia sedang membuat sesuatu supaya ia bisa segera pulih dari kelumpuhanya ini, ia tak ingin seperti ini terlalu lama membuat ia harus membuat racikan beberapa obat dan menatap alat vital mana saja yang rusak… ia harus serius membuatnya sampai ia cukup terkejut dikalah tulang kakinya bahkan masih terlalu banyak yang retak.. garis garis retak terlihat jelas membuat ia menghela nafas. Bagaimana ya.. melihatnya saja membuat ia harus memecahkan rumusan masalah lainnya.


Keyna mengusap keningnya dikalah ia harus memecahkan masalah lagi dan lagi.. ia harus mencari obat dan membuat obat untuk tulang kakinya supaya cepat kembali menyatuh dan kembali kuat. Dengan cara apa selain dengan susu dan obat obatan dari rumah sakit? No… itu masih akan sangat lama karena pengobatan itu memakan waktu yang cukup banyak. Sedangkan dia maunya cepat cepat sembuh.


Sedangkan Alka yang baru saja pulang kerja itu membawa banyak makanan yang Keyna sukai itu menatap kesekitar yang sudah tak ada orang itu. Kemana saja orang rumah yang jadi pertanyaannya. Lalu matanya menatap Dara yang keluar dengan kain pellnya yang baru saja selesai mengepel ruang belakang.. dirumah ini ada sepuluh pembantu.. nah itu beda lagi dengan Dara dan keluarganya.. mereka pun ditempatkan diluar rumah, karena disamping rumah ini kan sudah dibeli juga dengan Keyna. Jadinya mereka sebagian banyak disana ditempatkanya.. kecuali Dara dan keluarga..


Dara yang seharian ini lelah bekerja itu menghela nafas sembari menggusuk keringatnya. Ia baru kali ini lelah sekali dalam bekerja.. “ Hey kamu…!” Suara itu membuat Dara menatap kesekeliling mencari siapa yang di panggil dan siapa yang memanggil.


Alka disana memanggil Dara membuat Dara gugup dibuatnya… Dara menunuiukan dirinya sendiri membuat Alka berdecap malas.” Iya kamu kesini.. tidak ada lagi manusia selain kamu dan saya disini..”Ujarnya Alka dingin.


Dara meringis dibuatnya. Ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal itu lalu mendekati Alka. “Tu tuan mau apa memanggil saya? Ada yang mau dibantu?” Tanyanya layaknya pembantu yang lain yang menanyakan sesuatu hal kepada tuannya mereka bukan?


Alka menatap Dara datar itu menatap Dara dingin dan berujar.” Dimana Keyna dan lainnya? Saya lihat rumah sangat sepi..” Ujarnya Alka.. biasanya akan ada Keyna yang duduk ditaman atau siapa pun itu dirumah tapi kali ini tidak.


“Itu nona Keyna sedang diruang kerja tuan. Tadi katanya kalo tuan sudah pulang tuan masuk saja kesana tidak apa-apa.. tapi kalo yang lain saya kurang tau Tuan. Sepertinya tuan Jaya sedang kerja dan Tuan Reyano sedang jalan jalan dengan temannya..” Jawab Dara dengan jujur lagi sembari menunduk, ia meremas bajunya dengan gugup karena tak kuat dilihat Alka seperti itu.


Alka mengangguk lalu menatap baju Dara dari atas sampai bawah.”Itu bukanya baju milik Keyna? Kenapa kamu pakai?” Tanyanya Alka kepada Dara dengan heran. Tak curiga hanya saja ia heran.. baginya baju gampang untuk dibelii.


Dara mengusap telinganya.” An anu tuan. Tadi nona Keyna sendiri yang ngasih. Katanya dia tidak suka warna cerah mangkanya dia kasih ke saya. Lagipula sayang kalo dibuang. Soalnya bajunya bagus dan mahal.”Jujurnya lagi kepada Alka disana.


Yaps.. Keyna memberikan baju bekasnya kepada Dara dengan dali mengatakan dan merendahkan Dara. Tapi nyatanya Dara menganggap itu adalah suatu keberkahan dan juga suatu hal yang harus disyukuri. Baju yang masih dibilang bagus dan mahal itu membuat ia senang., setidaknya ia tidak harus mengenakan baju yang sama selama dua hari berikutnya.. Benar bukan? Kadar kebahagiaan orang orang itu berbeda-beda.. ada yang membeli baju baru ia bahagia da nada yang diberi baju bekas ia bahagia.. keep semangat pejuang bahagia.


Dara mengangguk memegang dadanya "Ganteng banget sih.. "Gunanya tak jual lalu pergi dengan anggurnya Disana.


Alka menganguk dibuatnya lalu mengibaskan tangannya. Ia tak peduli dengan baju, ia pergi menuju ruangan kerjanya Keyna, ruang yang juga ia bisa masuk sesuka hati karena sudah terverifikasi itu. Mencari Keyna. Dan ia menemukanya, ia melihat Keyna yang memukul kakinya snediri dengan mata nanar.


Keyna disana memukul kakinya sendiri da berujar.”Sehat begook..!! gue capek duduk terus..!!”Ujarnya dengan nanarnya menatap kakinya itu. Ia lelah membuat ia turun dari Kursi rodanya memilih duduk dilantai saja. Alka diam menatap Keyna seperti itu, bukan tak mau bantu tapi ia mau lihat apa yang akan Keyna lakukan.

__ADS_1


Keyna menatap kursi rodanya itu nanar… lalu menatap monitornya itu. Ternyata kakinya sangat parah membuat ia mengepalkkan tangannya, kebencian terhadap Handi mengubun ubun namun ia cepat cepat menghela nafas dan menutup matanya. Ia menatap kedepan membuat ia melihat kaca luar.. ia menaruh telapak tangannya dilantai dan mulai berdiri untuk belajar berjalan.


Arghh....


Alka disana meringis dibuatnya ketika Keyna meringis itu, ingin menolong dan mendekat tapi lagi dan lagi ada tujuan lain yang ia mau lihat. Ia harus melihat bagaimana kerapuhanya Keyna bukan karena ia iba hanya saja ia tau posisi Keyna yang nampak selalu kuat itu pasti akan malu jika ketahuan mengeluh dan juga serapuh itu.


Keyna menghela nafas dikalah merasakan kakinya perih dan juga nyeri bagaikan jelly yang disuruh berdiri, ia lelah membuat ia kembali belajar berdiri namun tak juah bisa membuat ia memukul lantainya.”Bangsatttt..,!! bangun loe..!! gue capek duduk begook..!! gue mau keluar gue mau main…!” Teriaknya dengan kakinya sendiri itu nanar.


Ia memnngusap rambutnya yang panjang itu dan menatap keluar lagi yang ternyata sudah senja. Ia berusaha menggeserkan tubuhnya menuju jendela membuat kakinya terseret meski sakit tapi ia tahan, ia tak suka dikekang dengan keadaan. Ia menatap senja dengan sendunya. Ia memejamkan matanya dan menghela nafas merasakan sakit dipunggungnya, menatap langit jingga itu membuat hatinya cukup damai dan tenteram. “Dulu gue piker senja adalah salah satu keindahan yang ngebuat gue bahagia dan penyemangat ..”Gumamnya.”Tapi ternyata salah.. sebab loe datangnya Cuma sebntar tapi meningalkan malam yang berkepanjangan.. “Gumamnya dengan sendu.


“Tuhan.. balikin hidup gue plis… gue mau jalan, gue enggak mau kek gini terus, gue rasa gue udah cukup kali ya menderitanya. Masa enggak ada part bahagianya sii. Seenggaknya kasih gue part yang memang bener bener bagus kek .” Gumamnya.”ellah author mah jahat banget sama gue. Kalo enggak disiksa ya gue lumpuh. Kapan bahagianya coba.. sesekali kek bisa bahagia tanpa ada penderitaan gitu biar bisa mulai dengan geng galaksi. Pembaca udah pada bosen lagi baca yang keadaan gue kek gini, padahalkan sembuh butuh poroses…” gumamnya Keyna.


Alka mengengam erat makanan yang ia bawa itu menatap Keyna dari jauh seprti itu. Ia berjalan secara berlahan lalu meletakkan makanan diatas meja tanpa ada suara sedikitpun, menghela nafas melihat Keyna frustasi ini.


Keyna memeluk dirinya sendiri lalu menatap kedepan, menatap dunia luar yang ia rindukan, matanya taka dan genangan air mata menandakan ia baik baik saja tanpa adanya air mata.. Alka disana dengan lembutnya duduk dibelakangnya Keyna dan memeluknya lembut.” Are You oke?” Bisiknya kepada Keyna ditelinganya.


Keyna terkejut dibuatnya membuat ia hamper menonjok Alka, namun setelah ia dengar suara Alka membuat ia menatap kebelakang. Melihat Alka yang meletakkan kepalanya dibahunya itu dan membuat tubuhnya dalam dekapanya yang hangat. Keyna benci jika dipeluk orang lain, tapi tidak dengan pelukan Alka yang terasa nyaman dan hangat. Terasa sangat damai dan juga lembut membuat ia tak bisa menolaknya.


Keyna memejamkan matanya merasakan usapan itu, usapan yang tak pernah ia dapatkan sedari dulu dan nyatanya ia dapat kan dari orang lain.” I’m Fine oke… Don't Worry... aku Cuma kangen sama dunia luar aja kok.” Jawab Keyna jujur kepada Alka.


Alka menghela nafas lalu mendekatkan tubuh Keyna dengannya menyandarkan tubuh Keyna dengan tubuhnya itu. Menatap senja yang semakin lama semakin menggelap membuat sekitar meredup redam dengan aura yang semakin dingin. Ia memeluk Keyna dan mencium pipi Keyna lembut.” Hellooo.. kamu bakalan bisa jalan kok. Tenang aja.. karena semua itu butuh proses.. enggak ada yang instans didunia ini meski kamu ahli dalam bidang teknologi sekalipun.. karena yang nyiptain kamu itu Tuhan bukan manusia atau robot. Robot aja kalo rusak harus ada proses untuk memperbaikinya apa lagi manusia..” Ujarnya Alka menenangkan.


Alka mencium pelipisnya Keyna lagi lalu memeluk perut Keyna erat.” Jadi jangan sedih ya.. kamu bakalan sembuh kok, aku yakin hal itu..” Ujarnya dengan sendunya kepada Keyna. Matanya terpejam menghirup aroma coklat yang ada didiri Keyna. Keyna memang mengenakan Handbodey bauh coklat guys bukan gara gara mandi coklet yey.


Keyna dibuat begitu pun menatap Alka dari samping..


Cup.. ia mencium pipi Alka dengan cepat lalu tersenyum.” Aku tau itu.. terimakasih karena sudah menerima aku apa adanya, bisa nerima keadaan aku kek gini..” Ujarnya dengan tulus.


Alka yang dicium pun kaget., matanya menatap Keyna dengan mata melebar karena kaget.. lalu tersenyum dengan malunya dan menatap bibir pink milik Keyna. “ Your my World oke.. I Want you stay Whit Me.. anymore… okey.. Cupp cup cup..” Ia mencium pipi Keyna berkali kali dengan gemesnya. Membuat Keyna bahkan tak bisa mengelak dan gelagapan.

__ADS_1


Alka terkekeh dibuatnya dikalah Keyna memberontak. Lalu ia menatap bibir Keyna dan menatap mata Keyna dengan tatapan meminta. “Boleh?” Tanyanya membuat jantungnya Keyna berdebar cepat, ia jadi teringat Alvaro firs kissnya membuat ia menganngguk. Ia ingin menghapuskan bekas seseorang dibibirnya saat ini.


Itu membuat Alkka tersneyum dibuatnya lalu mengusap bibir Keyna lembut, ia memejamkan matanya lalu mengarahkan Kepalanya kesamping Keyna mendekati wajahnya dengan wajah Keyna. Keyna memejamkan mata saja dibuatnya karena gugup dan malu..


Cupp… hanya menempel belum ada gerakan apapun dari Alka tapi Keyna bisa merasakan jika benda kenyal itu sudah menyentu bibirnya. Jantungnya sudah marathon membuat ia menarik nafas dalam. Alka baru memulai memainkan bibirnya mencari rasa manisnya dibibirnya Keyna.. ya..ia menyesap dan sedikit menghisapnya. (Sensor aja ya. Soalnya author udah banyak dosa kalo mau nanggong dosa para pembaca hahaha. Lagian belum berpengalaman)


Sampai pada Keyna dan Alka kehabisan nafas membuat Alka menghentikan ulahnya itu., menatap Keyna dengan rasa bahagianya, senyumnya mengembang dikalah Keyna malah memalingkan wajahnya karena blushing... … “ Asal kamu tau.. ini Firs kiss aku ..”Ujarnya lalu memeluk Keyna lagi dari belakang menatap langit yang ternyata sudah menggelap.


Keyna terkejut dibuatnya, ia dengan pipi yang memerah dan bibir yang membengkak itu menatap lain arah. Ia salting parah siii. Ditambah tau itu firs nya sedangkan itu bukan Firsnya Dirinya sendiri membuat ia malu…Alka mengusap pipinya dengan pipi Keyna dan bergumam.” Enggak apa-apa kalo itu bukan firs kiss kamu, tapi aku bakalan buat kalo aku yang buat yang jadi terakhir buat kamu.. dan enggak bakal ada yang kiss kamu selain aku..”Ujarnya berbisik membuat Keyna tersenyum dnegan sendunya memejamkan matanya menikmati rasa kasih sayang miliknya Alka penuh ketulusan ini.


Alka tersenyum dan kembali memberatkan pelukannya terhadap Keyna...


...


lain cerita disini...


Andes yang sedang dikejar itupun mengarahkan yang lain untuk segera masuk kedalam Lift berikutnya.. sebenarnya itu trowongan yang ada dibawah tanah, nah.. ketika disana mereka masuk dan menuju keluar, maka mereka nanti akan keluar bukan lagi di sekiataran rumah itu.,,tapi diruang rahasia lainnya…


Toooir…


Natan terpental dikalah tembakan mengenai punggungnya membuat ia terjatuh dari sana.. Andes melihatnya pun terkejut.” Loe enggak apa-apa Nat?” Tanyanya kepada Natan yang mendadak terduduk dengan meringis itu.


Natan menggeleng.” Enggak.. gue engak apa-apa. Cuma sakit banget kena itu.”Ujarnya. bayangkan saja baju anti pelurunya saja bahkan sampai penyok didalam sana membuat Natan terpelanting pula, bagaimana tu coba?


Untunglah hanya kena tubuhnya yang memiliki pelindung....


Andes menatap kebelakang. Ternyata dua orang sudah mengejarnya dan satunya lagi dari mereka sedang melawan robot serigala miliknya. Daniel disana berdiri lalu bergerak cepat”Cepetan Nat kita udah deket sama mereka nih.. Torr Tot..” Tembakan itu tak mengenai mereka karena keadan yang sangat gelap itu., satu orang sudah sangat mendekat kepada mereka.


Andes dan Natan berdiri, Andes mendorong Natan dan Daniel kedepan.”Cepetan,,!” Teriaknya kepada dua orang itu lalu matanya menatap kebelakang..

__ADS_1


Tor Tor… dua orang hancur dengan tak berbentuk dibagian kepalanya itu terkena tembakan Andes lalu itu membuat Andes dan lainnya kembali berlati menuju lift terdekat itu...


__ADS_2