
“Lo yang anjing..!” Teriak Boy melangkah dan memukul Riko.
“Berani lo lawan gue. gue engak ada urusan sama kalian. gue ada urusannya sama ni ****** ya...!” Bentak Riko mendorong Boy.
“Lo anak ******. Dasar bangsa*t lo ya..!” Teriak Mike. Sedangkan Natan hanya melongo tak mengerti. Begitupun yang lainnya.
Key mengibaskan tanganya lalu menghela nafas.” Gue ngejalang disini. Lagian juga gue ngak peduli. Mau Dara. Mau elo. Mau bapak lo. Pokonya siapapun dari kalian. gue ngak peduli. Bahkan kalo kalian mati gue sujud sukur tujuh hari tuju malam. Jangan ganggu gue.” Ucap Key.
“Lo dengerkan kalo Key enggak peduli sama kalian. Kalian bisa pergi dari sini..!” Yang menjawab bukanlah Mike ataupun Boy. Namun Andes yang sedang bersedekap dada sembari merebahkan punggungnya dimobil sport. Mobil mereka pergi.
“Pulang...! Bokap nyuruh pulang..!” Riko menarik tangan Key kasar namun ditepis langsung oleh Natan.
“Gue nggak tau apa maslaah lo sama Key. Tapi gue ngga bisa diem kalo lo berani nyakitin temen gue..”! Bentaknya.
“Dia itu sampah..! Engak usah dibela dia masih aja smapah..! Jangan ikut jadi sampah..!” Bentak Riko keras.
Bugh..
Bugh..
“ Lepasin Riko..! Woy..!” Teriak teman-teman Riko dan Daren saat melihat Mike memukul Roko dengan bringas. Ia memukul tanpa memberi cela untuk Riko mengelak membuat Riko terjungkang kebawah.
“Lepasin dia bicth..” Darena menendang Mike karena kembai melayangkan pukulan pada Riko membuat sang empu nyaris limbung.
“Jangan tendang temen gue anjing..!” Teriak Key marah. Ia menendang punggung Daren karena ia mau melayangkan pukulan pada Mike. .
Dengan keras pula Daren melayangkan pukulan talak dibagian pipi Key. Tentu saja yang lain tak bisa tingal diam.
Andes maju dengan satu tendangan tepat mengenai perut Daren. Begitupula dua teman Daren yang sedari tadi diam. mereka mulai membantu Daren dan Riko yang limbung. Mereka juga mengahajar Alex dan juga Boy. Tapi nyatanya bukan mereka yang terhajar saat ini.
Key menatap Daren dingin tak Berekspresi. Ia melipatkan tanganya didada. Saat manik matanya bertemu dengan manik mata Daren.
Ia tersentum sinis. Sedangkan Natan dan dkk ikut-ikutan memukul Daren dan Riko. Mereka kalah jumlah banyak. Key yang berangota 8orang sedangkan mereka hanya empat orang K’O malam itu. Bukan karena selisi orang. Hanya saja Mike dan lainnya memang tak bisa diragukan lagi kekuatannya.
Wajah Daren sudah memar tak berbentuk karena tubuhnya dikurung kaki Andes. Ia menyimbukan lututnya kalu memukul wajah Daren berkali-kali. Kanan kiri. Hingga darah keluar dari sela-sela gigi mereka. Putih diwajah Daren dan juga Riko sudah menjadi tak berwarnah. Ada warna merah, biru, darah dan lainnya. untung bukan merah kuning bhijau.
Key tak berniat mereraikan. Wajahnya bahkan datar. Sudah ah, untuk apa membela mereka yangmengangapnya ****** dan sampah. Ahh, Key merekam wajah Daren dan juga Riko. Ia mengirimkannya pada Handi dan keluarga. Rasanya sedikit menyenangkan melihat anak kesayangannya hampir mati bukan?
__ADS_1
“Cukup..!” Ucap Key saat melihat Daren sudah tak bisa mengangkat kepalanya. Begitu pula teman-temannya.
“Lo udah janji kita bisa lakuin apapun Key kalo mereka nyari masalah sama lo. Dan sekarang gue mau dia mati..!” Bentak Mike keras sembari memberi satu bogeman talak diwajah Riko.
“Nggak usah ngotorin tangan lo...! Yuk masuk. Tingalin mereka.” Mata Key tak ada rasa simpati. Ia bahkan menarik satu sudut bibirnya. Ia membiarkan teman-temannya memberi pelajaran pada Daren dan lain karena ia tak mau diusik. Ini adalah pelajaran buat mereka. Jika Key bukan orang lemah, Key kuat. Jangan campur urusan dia.
Andes lainnya sudah mendekati Key. Nafas mereka memburu karena terlalu bersemangat untuk membalas sakitnya Key. Ahh, menyenangkan bukan? Dapat samsak gratis dimalam hari. Anggap saja latihan otot.
“Nggak usah ganggu hidup gue. Adik kalian udah mati. “ Key melangkah eningalkan sang kakak yang telah tergeletak ditanah.
Tak ada yang berani membantu. Mereka tau Mike kk. mereka takut, yaa. Siapa yang berani mengusik geng Galaksi itu?
Dengan Riko dan Daren yang masih sadar saja itu sudah menjadi keajaiban dunia. Karena apa? Karena geng Galaksi itu diisi oleh Pcyko. Yang membalas dengan kejih. Mati secara berlahan. Mereka itu iblis. Yaa, namun Daren dan Riko tak mungkin menayadarinya.
“Gue kira yang nyelametin kita itu eloo Key. Nyatanya lo ngak peduli kalo gue mati ditangani temen-temen lo.” Daren sudah memblack klis nama Key sesudah acara pukul-pukulan barusan, stelahnnya ia tak sadarkan diri. Ahh, mental mereka kecil memang,
.
“Lo nggak marah sama kitakan Key?” Tanya Andes takut. Karena Key hanya diam saja.
“Gue ngak bisa ikut kedalam ya sorry.” Mike langsung pergi meningakan mereka. Ahh, inilah Mike, penuh rahasia. Dikit dikit pergi.
Key tau jika Mike itu memiliki rahasia. Tapi ia tak tau rahasia apa yang Mike miliki. Mike itu tak suka balapan semenjak satu tahun belakangan, ia juga tidak mau memasuki club malam. ia tak suka mabuk-mabuk’an dan juga merokok. Katanya semua itu unfaedah. Hanya membawa kemarabahaya untuk dirinya sendiri. Namun Mike itu suka sekali kabur tanpa tau kejelasan membuat Key dan lainnya kelimpuhan dan khawatir.
“Woy mau kemana. Kita temenin.”Sahut Boy menatap Mike yang sudah pergi menuju parkiran.
Mike hanya mengangkat tangannya serta melambai pertanda tidak usah. Ia masih saja berlari mengabaikan teriakan-teriakan teman-temannya.
“Gue ikutin aja Mike ya. Takut terjadi sesuatu..” Andes pun ikut pergi membuat Key tambah bingung. Yaa, Andes tau apa yang disembunyikan Mike. Karena apa? Karena jika Mike pergi seperti itu, maka Mike akan secepatnya menyusul.
“Ah.. ngak asik banget kabur-kaburan.” Boy berdecap sebal.
Key hanya menghela nafas. Ia berjannji akan mencari tau apa masalah Mike. Karena Mike adalah orang yang paling peduli padanya. Mike adalah orang yang pertama maju untuk melindunginya. Karena Mike sangat menyayangi Key.
“Masuk aja Yuk. Main sama mbak Vanes enak kayaknya.” Alex mengedipkan satu matanya megoda Boy yang mengerucutkan bibirnya.
Dengan sigap pula Boy berlari masuk kedalam.” Gue duluan sama mbak Vanesa. Lo cari ****** lain yang lebih hot..!” Teriak Boy hebo.
__ADS_1
“Boy Binjai lo yaa. Ahh sial.” Alex pun mengerutu sembari mengikuti Boy yang sduah masuk.” Gue duluan Key. Mau seneng-seneng dulu kita. Lo sama temen aja ya..”! Teriaknya lagi.
Yaa. Alex dan Boy itu 11 12. Sama sama suka main perempuan. Setiap main keclub. Pasti main ranjang. Sama-sama mata keranjang. Namun tak berlaku untuk Key. Mereka sama sekali tak pernah berbuat mesum untuk Key. Karena apa? Karena mereka akan sangat menghormati wanita yang menghargai tubuhnya dan harga dirinya. Namun akan merendahkan orang yang sudah merendahkan harga dirinya. Yaa, mereka berperinsip bahwa tak akan menghancurkan perempuan yang tak boleh mereka hancurkan.
Key menghela nafas. Ia menatap Natan dan lainnya yang sedari tadi diam bagaikan anak polos gitu lo. Jyjyks ngak sii liat cowok Badboy mendadak jadi pendiam.” Kalian kenapa diem?” Tanya Key.
Dail memamerkan giginya.” Anak galaksi serem ya Key.” Ia menean salivanya.
Key terkekeh sembari menepuk pundak mereka.” Besok main kemension gue. gue kenalin sama anak galaksi semuanya ya. Merek asyik ko. nggak munafik. Kalo serem jangan ditanya. Memang gitu biar orang pada segan.”
Natan merangkul pudak Key.” Ini sobat gue.”
“Beneran ya Key.” Sahut Danil antusias.
Key menganguk saja.
“Kak Daren sama kak Riko tu siapa lo sii Key? Tadi itu kenapa memangnya?” Suara Natan sedari tadi ia tahan sekarang keluar.
Key berkedip beberapa kali.” Nanti kalian bakal tau sendiri. Ayo masuk.” Ia mengarahkan pada ketiga sahabatnya itu.” Traktir ya Nat. Satu tahun kan.” Lanjutnya.,
Natan berdecap.” Masih inget aja lo ahkk.” Ia menggaruk tengkuk yang mendadak mintdigaruk.
Key hanya terkekeh sembari masuk.
.
.
.
.
**Soory author baru up. bukannya nggak inget kalin. cuma ya gini resiko banyak tugas.
Kalo udah ntaar bru tratur lagi upnya. maaf kyun yaah.
Like komen and vite oke**.
__ADS_1