
Setelah konflik yang dibuat oleh reyano masalah makanan tadi, jadinyalah Keyna dan lainnya makan diluar saja, Haikal, Egi, dam juga Rafka. Jangan lupakan Reyano dan Jaya. Semuanya makan dikuar saja.
dan sekarang tinggallah Fiko dan keluarganya aja. Mereka tak tau harus apa selain menatap makanan sisipan mereka banar, sebab makanan itu sangat banyak. bahkan banyaknya mereka tak akan habis. Tapi bukankah itu namanya rezeki? iya... rezeki. senggak nya mereka bisa makan makanan enak malam ini bukan?
Akh tentu saja iya..
seenggaknya mereka harus bersyukur saat ini.
Tanpa ada rasa malu atau canggung Filos am lainnya makan makanan itu, meski terasa hambar da km tak terlalu enak. Tapi bagi perut yang lapar dan kosong itu sudah sangat cukup. bahkan lebih dari cukup.
Jika dihitung mungkin mereka tak pernah makan seenak ini lama delapan bulan lebih. Selama delapan bulan ini makanan yang paling enak mereka makan adalah nasi udik sayur sambal ikan balad, atau telur Bulet. Hanya itu... Tak ada yang lainnya.
Fiko menatap adik adiknya itu aendu"Kalina ngearasa aneh nggak si sama Keyna itu? "tanyanya dengan sendu. Ia tak. makan selahap adik adiknya, karena memang sudah tak nafsu makan.
Dara menatap kakaknya dengan mulut yang penuh"Iya beda... "Ujarnya mengangguk sembari mengunyah makanan nya dengan gaya tidak elitnya, bagikan orang yang belum. makan satu minggu saja. "Soalnya dia baik banget meskipun judes. Belaian kita padahal. memang kita salah. mana ada pembantu yang nggak bisa masak kayak kita ahha.. "Ujarnya lagi dengan lelehan khasnya.
Fiko menghela nafas. "bukan itu maksud Kak Fiko Dara... maksudnya itu Kryna tu beda. emangnya loe enggak ngersa apa? "Tanyanya Riko menyahut, sebagaimana yang ia sukai selama disini itu sangatlah menjanggal.
Fiko menghela nafas mendengar Dara yang bengong mmeikirkannya. "Iya.. Dia tau kayak Keyla. Hanya aja wujudnya yang beda... Beda wujudnya gitu paham nggak sih? "Tanya Fiko.
"Awalnya gue juga merasa gitu si... "Fiko dan Riko menatap Daren yang sangat bicara. Nampak Daren meletakkan alat makannya diatasi piring secara santaynya. "Tapi kalian emang nggak liat sekeliling rumah ini ha? "Tanyanya membuat Fiko dan lainnya melihat sekeliling rumah.
"Dirumah ini tu semuanya ada Dirinya Keyna. mulai dari dia bagi sampel gede. Kalo dia Keyla yang nyamar, menurut kalian dari. mana dia dapat foto yang seoriginal ini?"Tanya Dari. realistis.
Memang sini. sekeliling rumah ini penuh dengan foto nya Keyna, Baik saat dia masih kecil maupun saat dia sudah dewasa.
__ADS_1
Mulia dari Keyna yang memegang piala dari juara satu sampai juara jalanan disana terpampang nyata. Keyna yang rambutnya pendek, Keyna yang nampak aenyum tipis sampai ketika dia dengan style tomboynya.
Jadi jika semuanya ada disini siapa yang masih tak percaya jika dia adalah Keyna bukan Keyla. ?
Fiko mengangguk membenarkan ucapannya Daren. "Tapi coba kamu lihat foto itu deh Dik."Ujarnya menunjukkan foto yang da dinas dinding"Kakak ngearasa kayak kenal sama mereka... "Ujarnya dengan bingungnya "Tapi kakak lupa mereka siapa. Apa temen teman kakak ya... "Lanjutnya lagi dengan pemikiran nya itu. karena ia merasa kenal dengan foto mereka Disana.
Dia dan lainnya. menatap foto yang diarahkan oleh Fiko tadi. "Itu..."Daren dan lainnya menyipitkan matanya untuk menatap kesepian supaya lebih jelas "Itu buk bukannya foto-"
"Foto apa? "a
Duh...
Brukkkjk...
Cengar cepat mereka bangkit dari kursi dengan degan jantung yang membuncah. Suara itu..
"Sudah libat foto keluarga secara lancang... dan sekarang..! Duduk semeja makan tuan rumah... kalian memang manusia yang paling tidak sadar diri..! "Ujarnya sinis nan dingin. Mata nya bahkan nampak memerah dan juga tajam saat ini menatap mereka bagaikan harimau menatap mangsanya.
Fiko menatap sosok didepannya gugup "Mau maaf Tuan... maafkan kami yang sudah lancang... "jawabnya Jujur. sebab ia tau jika mereka memang salah. Makan di meja makannya orang rumah padahal mereka hanyalah pembantu saat ini.
"Masih baru tapi sudah bertingkah... Dibaikkin tapi ngelunjak. dikasihi hati malah minta empela... Dasar tak tau diri..! Mana makan makanan enak lagi..! kalian tidak pantas seperti ini..!"Bentuknya keras dikalah itu.
Dia adalah Angga. Dia datang keruma ini karena memang memiliki urusan dengan Alka dirubah ini, Alka dan dirinya harus mengutus proyek yang salah malam ini, sebab besok malam harus selesai. Tanggungan kerja sih.
Tapi ia dikejutkan dengan keluarga Handi yang sekarang sudah resmi. menjadi pembantu ini makan di atas meja membuat ia garam setengah mati dibuatnya.
__ADS_1
Ditambah mereka membicarakan Keyna membuat ia menepuk tak suka. Siasat mereka membuat foto itu ia tak suka. Menurutnya itu lancang jika dalam rangka pembantu..! Sebab tugas pembantu itu bekerja. Bukan menghibah.
"Tap tapi... Tapi tadi Nona Keyna yang membolehkan kami. makna makanan ini. Karena mereka makan diluar... "Jawab dara gugup dengan jujur.
"Hmmm. Tapi bukan berarti kalian makan disini kan?"Tanya Angga dengan tatapan tajamnya menatap Dara yang tak mau dibicarakan san diingatkan.
"Emang apa salahnya si kalo kami. makan disini...!??? "Tanya Dara berteriak tak suka. Ia tak suka diinjak seperti ini.
"Karena kalian tidak pantas...! "Ujar dari Angga keras menggema dituangkan itu,
Karena kalian tidak pantas..!
Karena kalian tidak pantas...!
Karena kalian tidak pantas..!
Karena kalian tidak pantas..!
Kalimat itu menggema ditelinga Dara danainnya. Lagi dan lagi mereka merasa dejavu dengan apa yang mereka rasakan. Ini adalah kalimat yang diucapkan dari Handi untuk Keyla yang mau makan dulu... papinya tak memperbolehkan ia makan semeja yang sama dan mengatakan kalimat ini secara kers juga.
Lalu diikuti oleh Fiko dan riko... Dara tak kalah ikutan membuat Keyla tak pernah makan semeja lagi dibuatnya. sungguh ini memang pernah mereka lakukan dengan Keyla...
"Sekutunya jijiknya kamu sama orang miskin kayak kami.? "Tanya Dara dengan air mata yang hampir jatuh menatap angga.
"Bukan karena kalian yang miskin..! Manusia miskin sama sekali tidak menjijikkan..! "Jawab Angga dengan dingin. "Tapi apa yang kalian lakukan itulah yang kan kalian tuai..! Kalian yang buat kalian semenjijikan itud dimata saya..! Jadi jangan salahkan titel miskin kalian buat minta kasihani... "Jawabnya dingin.
__ADS_1
"Jadi bersihkan meja ini secepatnya....! Jangan ulangi lagi kesalahan ini..! Jika mau. makan., makan dibelakangsitempat kalian..! dan satu hal lagi..! Setelah semua ini beres. temui saya. Sebab kalian harus mendapatkan hukuman supaya tau san disiplin...! "