
Hari ini dimana ada Daren yang takut untuk pergi kekampusnya. karena ia belum membayar uang praktek dan juga uang magang, ia memang gratis skeolah, hanya saja tidak dengan uang praktek dan uang buku. Ia juga mendapatkan uang pesangon perbulan sii. Hanya saja karena ia sekolah disalah satu kampus terbesar ia banyak menghabiskan uang membeli buku yang harganya cukup mahal, dan lagi ia juga harus membeli beberapa peralatan kulia..
Dan seperti pagi ini, ia ingin pergi kulia mengenakan angkot, namun ia diajak oleh Jaya ayahnya keyna kekampus membuat ia mau saja, lumayan hemat ongkos, Keyna juga memberi dia bekal laptop dan juga hape loh.. yah sebaik itu Keyna pada orang yang mau menjadi bawahanya dan mendengarkan instruksi darinya.
Seperjalanan ada banyak pertanyaan yang Jaya tanyakan seputar perkembangan kulit Daren membuat Daren bahagia dan juga menjawab apa adanya.
Ketika sampai dikampuspun banyak mata memandang mobil ayahnya Keyna, karena itu mobil Alpart uyang harganya milyaran rupia, ditambah itu adalah mobil yang jumlahnya hanya 25buah di Indonesia membuat mereka kepo.. Jaya disanapun tersenyum kepada Daren.”Terimakasih tuan sudah mengantarkan saya..” ujarnya membuat Jaya mengangguk.
Daren yang biasanya menjadi bahan cemoohan orang lain hari ini mendadak menjadi bungkam akibat melihat dia keluar dari mobil mewah, disana mereka mengerjab termasuk mantan dari Daren sekalipun yang meninggalkanya karena ia jatuh miskin.
Disanapun Jaya diam menatapnya. “Kadang Keyna sebaik ini.”Gumamnya menghela nafas. Yah, itu Keyna yang meminta supaya Daren bisa kulia tanpa memikirkan uang, kadang Keyna meminta Haikal. Siapapun jika melihat daren diluar tolong anterin, itulah pesan Keyna tapi tidak berlaku bagi Reyano dan Alka yang tidak menyukainya.
Dengan gugupnya Daren memasuki ruang rektorat mengabaikan tatapan banyak orang menatapnya.. dan itu membuat ia kaku.. didalam ia dikejutkan kabar bahwa uang praktek dan semua uang bukunya sudah dibayar, jadi buku yang sudah ia ambil tidak perlu ia bayar lagi dan uangnya bisa menjadi miliknya membuat ia tersenyum dan bahagia.
Dan betapa kagetnya ia dikalah tau jika yang membayarknya itu atas nama Keyna. Bahkan dari pihak kampus sekallipun mengajuhkan tempat magang diperushaan ayahnya sendiri membuat rektoiran bangga dan juga bahagia mendengarnya. Darenpun ikut bahagia dan memilih pulang untuk mengabarkan hal ini.
Dan dijalanan ia bertem dengan Riko, menjelaskan dan menceritakan semuanya. Namun Nampak kakaknya terlihat tak suka dan marah membuat ia bertanya.”kakak kenapa? kakak enggak suka kalo aku kulia sama magang?” Tanyanya takut disana membuat sosok didepanya itu menggeleng.
“Kamu tau enggak Daren? Kembaran kamu itu bikin Keyna marah.. dia bikin Keyna mempringatin kita karena cara pakaian lah, cara apapun lah. Pokoknya kembaran kamu enggak becus.. dan taruhannya itu adalah kita loh.”Ujarnya disana.”kamu bayangin aja kalo kita dikeluarkan lagi dari rumah ini, mau tidur dimana? Makan dimana? Kamu ingetkan dulu betapa susahnya kita, makan satu mie dengan lima orang. Makan nasi bekas orang dan juga kuah mie dan apapun itu.. kakak enggak mau susah lagi kayak dulu..”Ujar riko disana marah dibuatnya membuat Daren disana mengerjab dibuatnya.
“Maksudnya keyna marah sama kita gara gara Dara gitu kak? Gara gara Dara buat ulah lagi gitu?” Tanyanya disana membuat Riko disana menganguk.
”Dan-kalo dia marah nanti beasiswa aku dicabut dong? Terus kita tinggal dijalanan lagi? Jadi tulang sol sepatu dan juga tukang kuli pangul?” tanyanya lagi mendadak takut.”Dan aku enggak bisa kulia lagi dan kita gimana jadinya? “Tanyanya Disana lagi nanar.
Riko disana mengangguk mengusap kepalanya.” iya Daren .. Keyna udah baik sama kita, perauturan udah dia buat tapi dilanggar sama Dara, kamu omongin sama Dara supaya kita aman, kalo enggak kita bakal kehilangan banyak hal. Kamu mau kalo Dara kembali berulah dan kita jadi gembel lagi?!”tanyanya membuat daren menggeleng.
“Lagian Keyna udah baik banget sama kita. Dan kabar baiknya bahkan dia mau bayarin kakak buat operasi mata kakak yang rusak ini Dar... dia juga mau bayarin padahal kakak aja belum bauar utang pas operasi kemarin.. apa lagi kurangnya dia coba sampek sampek Dara bikin dia marah?!!”Tanyanya disana membuat Darren disan meneguk saliva kering..
__ADS_1
"|Serius kak? Jadi nanti mata kakak baik lagi? Mata kakak enggak putih kayak gitu lagi dan kakak bisa normal lagi kayak sebelumnya?” Tanyanya membuat Riko disana mengangguk” Berearti Keyna bayarin semuanya?” Tanyanya membuat Riko kembali mengangguk. Daren mengerjab dibuatnya mendengarnya, waw..
“Gila si kak. Kita baru aja dia sebaik itu, kita bahkan sudah dibayar sama dia ratusan juta padahal baru beberapa bulan, Dara enggak boleh ngelewatin batas. Biar aku yang ngingetin dia..”Ujarnya Daren membuat Riko disana mengangguk dibuatnya. Ya, mereka harus mengatakan dan mepringati Dara.
Tepat sekali, disana ada adiknya Dara, dia mengenakan baju ketat selengan dan celana pendek yang hanya sejengkal dari paha, ia memang cantik tapikan dilarang membuat Riko mengepalkan tangannya, apalagi Dara yang mendekati rombongan adiknya Keyna yaitu Reyano. Ia Nampak mengoda padahalkan mereka adik adik yang artinya mereka masih kecil, entah apa yang ada diotaknya Dara membuat darahnya Riko dan Daren naik keubun ubun..
Lihat saja, mereka akan memberikan pelajaran pada adiknya itu untuk tidak melakukan hal konyol lagi, sebab yang ia lakukan itu berdampak kesemua orang, bukan hanya stau orang saja. Dan yah., ketika adiknya Dara sudah memberikan makanan dan minuman disana Daren dan Riko yang penuh dengan amarahpun mendatangi Daradan menarik lengannya kuat membuat Dara jaget dan bajunya bahkan tertarik menampilkan bagian dada atasnya semakin terpampang membuat daren diam melihatnya.
Daren lelaki normal, meski itu adiknya tetap saja ia gagal focus membuat ia dengan cepat menarik lengan Dara untuk menghindari tatapanya.”Kakak apaan si kak, kok narik narik gini si?!”Tnaya Dara disana setengah memberontak karena tak paham akan kelakukan dua kakaknya ini.
Bugh.. Satu kali hempasan dilantai membuat Dara terduduk disana dengan mengenaskanya. Riko dan Daren disana menatapnya tajam..”Loe itu apa si dar yang loe pikirin sampek sampek loe godain anak kecil? Loe pikir loe kayak gitu loe keren? Engak..!”Teriaknya Daren kuat memarahinya. ”jangan pakek baju laknat itu kalo enggak gue yang bakal makein loe baju..!”Ujarnya Daren disana marah lagi.
“ Apa apaan si kalian, dateng-dateng terus narik dan marah marah? Kalian kenapa ha? Ada masalah?!!”Tanya Dara disana nanar, pantatnya sakit akibat benturan keras dnegan marmer dingin ini, belum lagi cekalan dari Daren yag begitu kuat membuat rasa sakit itu menjadi dua kali lipat. Ia menatap kakaknya dengan tatapan tak percayanya. Baru kali ini kakaknya kasar tanpa alasan yang jelas.
Daren disanapun mendekat dia dan menarik baju Dara kuat membuat Dara tercengang.”Berhenti pakek baju laknat ini dan godain orang Dara.. kamu itu perempuan enggak seharusnya kayak gini, kamu kenapa si bisa berubah kayak gini hs ? kamu enggak malu? Masa kamu godain anak kecil dirumah ini?” Tanyanya disana membentak.
Plak... satu tamparan talak dipipinya membuat ucapanya disana terhenti.. Dara menatap nanar kakaknya Daren disana. Daren bukanlah sosok yang kasar tapi sekarang? Ia mengusap pipinya dan mengusap dadanya.”Kamu Nampak aku?”
“IYA..!!”Bentaknya Daren disana lalu menarik rambut Dara.”Berani kamu bicara kayak gitu lagi. Aku bakal potong lidah kami darah.. kamu kenapa ha? Kamu bangga kalo dapetin mereka? Inget kita itu siapa mereka itu siapa Dara..! jangan keterlaluan, Keyna udah sangat baik sama kita. Msaa kamu buat katak gini?!”Tanyanya disana membentak Riko diam dibuatnya.
“Keyna lagi Keyna lagi.. aku muak tau nggak..!”Teeiak Dara disana membuat dua kakaknya menatapnya tajam.”Gara gara dia kak Fiko pergi dari kita, gara gara dia kak Riko enggak ada waktu buat aku.. dan sekarang gara gara dia kamu kasar sama aku dan pukul pipi aku..?”Tanyanya nanar kepada Daren dengan tatapan tak percayanya.”kamu lebih sayang dia gitu? Kalian kenapa ha?!!”Teriaknya disana tak kuat.
Ya. semuanya berubah bagi Dara semenjak Keyyna ada disini, ia tak mau kasih sayang dibagi bagi, ia tak suka Keyna dipuji dan ia tak suka akan apa yang Keyna miliki. Ia mau dirinya yang disayangi dan digelimang harta.
“Otak kamu jalan atau engak sI Dar?” Tanya Riko disana kepada adiknya nanar.” kamu pikir apa si? Fiko pergi buat kerja, kamu beli baju bagus juga gajiinya Fiko, belum lagi kita yang makan tidur nyenyak dan lainya.. kamu orang yang enggak tau terimakasih tau nggak?!”Tnayanya Riko disana tak percaya.
“Kmau inget enggak dulu kita gimana Dar? Dulu kita miskin, makan aja kita harus mikir dua kali, kalo makan pun satu porsi bagi empat dan bagi lima. sekarang? Kita bisa makan meski dimeja yang beda se enggaknya kita kenyang dan makan makanan yang enak., belum lagi baju dan barang barang.. ini memang tugas kita buat ngelakuin dan nurutin keinginan Keyna sebagai majikan kita. Seharusnya kita bersyukur karena Keyna mau nampung kita dan enggak buang kita dijalanan. Loe aja enggak bisa masak mau nuntut apa loe sam keyna ha? Bahkan pasang seprei aja loe minta bantuan gue cih..!”Ujarnya Daren.”Dan gue enggak mau ya gara-gara loe gue engak bisa kulia lagi dan kerja bau lagi.. norak tau nggak Dara loe.. pelac*r..!”Ujarnya marah karena tatakerama Dara yang jauh dari biasanya.
__ADS_1
Dara menatap nanar mereka dan tergelak dibuatnya” Pelac*r kalian bilang?” Tanyanya nanar membuat Riko diam.”Ya gue pelac*r.. biarin gue jadi pelac*r dan gue bisa dapetin yang gue mau. Gue yakin gue bakal rebutAlka dari keyna dan jadiin gue rat-“
Plakk.. Plak.. Plak.. arghh.. tiga kali ditampar oleh Rko yang geram..”Jaga omongan loe, disini ada CCTV Beg0/..!”Gumamnya membuat Dara tertegun dengan pipi yang diapit kuat./ “Kalo berani loe ngelakuin suatu ha. Gue sneidir yang bakal hokum loe Dar.. karena gue enggak segan buat mukul loe kalo loe berani beraninya kayak gini..!!”Ujarnya disana membentak membuat Dara menatapnya nanar. “sekali lagi loe bertingkah gue enggak bakal bnatu loe kalo terjadi sesuatu sama loe..!”Ujarnya membuat Dara tertegun ..
Daren disana pun diam dibuatnya menatap Dara yang sudah berdarah itu.”Jangan lakuin apapun diluar batas. Kalo masih mau makan enak dan tidur nyenyak..!”Ujarnya membuat Dara diam menatap mereka nanar. Daren dan Riko pergi meniggalkan Dara dengan tatapan kosongnya...
“Arggh...!”Teeiaknya Dara mengusap kepalanya kesar dan menghentakkan kaki dan tubuhnya.”Awas aja loe Keyna. Gue bakal rebut semuanya dari loe.. dan gue pasti in loe yang bakal jadi babu gue..!”Pekiknya kuat disana.. Bukan saingain Gue batinnya keyna..
Di lain tempat ada Alvao yang sudah menyelidiki rumah Keyna yang kemarin yang ternyata kosong membuat ia juga menyelidiki rumah Keyla... eh jangan lupakan kalo Edgart dan Ednan yang sudah bebas karena yang dijerat hanya orang anak buah kecilnya.. yah orang kaya bebas.. Hanya tunggui waktu saja lagi..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dilain sisi ada Andes yang sibuk menelpon Keyna sejak tadi namun tak diangkat.”Sialan itu cewek. Malah ninggalin gue dihutan dengan keadaan gini lagi.. mana enngak ada yang nolongin. Keyna si bangs4t dimana isi?” Gumamnya sakit, ia tak bisa pergi karena tulang ekor pantatnya sangat sakit akibat terjatuh itu..
Dilain tempat Keyna yang tertidur itu terganggu membuat ia mengangkat telepon itu. Andes tersenyum dibuatnya.”Woy anjeng loe tau nggak si gue nelpon dari tadi. Loe menaa aja. Gue mau mati mih cepetan bantuin ue..!”Ujarnya disana kepada Keyna heboh.
“Yaelah baru’mau matian? enggak usah lebay deh. Gue udah mati dua kali dan masih santay aja.”Ujarnya diseberang membuat Andes disana memutar bola mata malas/m.”Kenapa loe? Brantem? ketahuan sama kepolisian atau masuk jurang?” Tanya Keyna disana dnegan jujur.
“Gila loe key..!”Ujar Andes ,meringis.”Bantuin gue. gue lagi dihutan Morgen, disini gue enggak bisa gerak. Tolongi gue plis.. gimanapun itu.”Ujarnya membuat diujung sana membuka matanya dengan alis yang ia angkat.
“Tumben loe ceroboh.. biasanya engak gitu gitu.. memangnya loe ngapain kehutan? Dikejar lai sama para pembunuh itu?” Tanya Keyna disebrang sana dengan sedikit khawatir.”Loe kek orang lemah, kok enggak bisa berdiri si..”Ujar Keyna lagi.
“Panjang ceritanya Key.. gue tau malem tadi ada yang mau bunuh gue dan setelah gue selidikin gue dapet.. tapi ya mereka enggak mau percaya bukin gue ngulitin mereka tapi mereka tetep bungkam. Keknya mulut mereka dipakek lem cina. Lengket banget.”Ujarnya disana membuat Keyna terkekeh.”Mana gue tepleset lagi..”Ujarnya tak mau mengatakkan hal yang sebenarnya.
Keyna disana menghela nafas.”Ya share lok aja., gue suruh Natan dan lain yang kesono, soalnya efek obat gue absi..”Ujarnya membuat Andes yang terduduk dipohon dan terkapar itu mengangguk.”Ya udah tunggu disana aja, jangan mati dulu ya.”Ujarnya.
"|Setan loe key. Keadaan gue sakit masih aja bercanda..”Ujarnya disana membuat Keyna tergelak mengabaikan gerutuanya itu. Bagi Keyna gerutuan Andes bagaikan music yang menyenangkan, yah.. taka da yang berani karena itu Keyna suka.
__ADS_1
”Loe diem aja deh disana, gue hubungin dulu bay..”Ujar Keyna mematikan telepoinya dan mulai mengabari anak anak lainya.