
Kabar menghilangnya Keyna membuat seluruh geng galaksi mati-matian mencarinya. Namun tak kunjung mereka menemuinya membuat mereka ingin menyerah. Namun tak bisa menyerah. Mereka masih sayang nyawanya. Jika Mike dan Andes tau Keyna menghilang. Bisa-bisa mereka juga ikutan menghilang dari muka bumi ini.
“Gimana Keyna? Ada yang dapat kabar sekecil apapun itu?” Tanya Boy. Boy yang menjaga penampilannya sekarang kusut bagaikan orang yang kehilangan pasword Hp, ia risau melebihi orang putus cinta. Dua kancing atas kemejanya terlepas karena ia baru saja pulang dari kantornya. Ya,, saat ini ia sudah bekerja karena papinya menuruhnya untuk bekerja. Ia anak tunggal, jadi ia adalah pewaris tungal membuat ia harus belajar dari dini. Lagipula sudah wajar sii, faktanya Boy sudah berumur 24tahun memasuki 25tahun tahun ini.
Alex yang baru saja sampai sekarang mengeleng. Ia mengibaskan baju bawahnya keatas membuat orot-otot perutnya terpapar. Ia baru saja pulang mengendarai motor. Sangat panas karena hari masih menunjukan pukul dua siang hari. “Ngga sama seali... Terakhir Key ada dirumah itu, setelahnya kita enggak ada nemu apapun dari dia..!!” Ujarnya mengeleng lesu.
Boy meremas rambutnya yang terasa berat.” Kita eggak punya cara lain selain ngabarin Alex sama Mike Lex. Kalo terjadi apa-apa sama Key gimana? Gue engak mau kejadian dulu keulang lagi. Sumpah gue sayang banget sama keyna. Dia itu udah kayak adek gue sendiri..!!” Ujar Boy frustasi.ia menghempaskan pantanya disofa Single membuat ia menghena nafas berkali-kali. Jujur saja, semenjak Keyna hilang. Dia tak tidur nyenya. Bahkan ia tak bisa tidur. bayangan Keyna meninggal dulu mengelilingi otaknya. Ia merasa menjadi teman tak berguna.
Alex menggeleng.”Loe kira gue engga sayang sama Nana? Gue sayang juga kalik sama dia. Bahkan gue lebih sayang dia dari pada nyawa gue. tapi Boy, kita enggak bisa ngehubungin Andes sama Mike. Loe lupa kalo mereka sedang ngirim barang? Mana mungkin dia bawah alat komunikasi, kalo pun bawah, itu bukan Hp untuk ngehubungin kita.” Ujar Alex mendesis.” Gue khawatir banget sumpah. Gue takut Nana kenapa-npa, gue begook banget ya,, nggak bisa ngelakuin apa-apa saat Nana kayak gini..!” Ia menutup wajahnya dengan telapak tangan kekarnya. Matanya hampor menangis saat ini.
Komplotan Mafia itu tak membawa alat komunikasi saat berinteraksi. Kog bisa? Sistem mafia itu setiap menjalankan misis, maka akan ganti alat komunikasi. Ataupun mereka akan memutuskan jaringan kesetiap orang yang ia kenal atau ia sayangi. Jika tidak. Mereka akan terlacak oleh polisi, polisi tidak segoblogg yang kita pikirkan. Sistem Intelgen diIndonesia sudah sangat berkembang. Dengan meletakkan sistem peretasan dihp seseorang yang mereka ketahui jika ia termasuk golongan mafia. Maka mereka akan mejaga dan mengetatkan keamanan dan juga kewaspadaan.
Sama seperti Mike dan Andes saat ini. mereka sudah terkenal menjadi anggota mafia, bahkan mereka juga terenal sebagai ketua mafia. Tapi tak satupun para polisi tau dimana markas mereka. Tak ada yang tau dimana ladang ganja mereka, dan mereka tak ada yang tau dimana tempat penyimpanan senjata api terlarang yang mereka eksport. Harganya? Jangan tanya.. kafasitas dan kekuatan senjata api sangat teruji namun ilegal dimata hukum membuat harganya mampu mebeli pulau sekalipun.
“Kita enggak boleh patah semangat. Queen pasti baik-baik aja. Gue percaya sama Queen kog..!!” Carles datang membawa minuman kaleng bersoda itu kedepan mereka. Ia cukup tenang karena memang ia yakin jika Keyna tak apa-apa. Kenapa ia bisa berfikir seperti itu? Sebab Ia yakin saat ini Keyna sedang masa penyembuhan tragedi digudang keluarga Handi. Jangan tanya dari mana mereka tau, mereka tau dari kawat yang mengikat Keyna saat itu sudah membuktikann jika Keyna terkena penyiksaan saat itu. mereka sempat mencari diCCTV, Namun CCTV dirumah itu sengaja dimatikan oleh mereka membuat mereka sama seali tak mendapatkan info apapun.
“Loe bener. Kita harus lebih semangat. Key pasti baik-baik aja..!!” Desis Boy yakin ta yakin. Disambut Alex menghela nafas kasar membuat yang lain lesu.
Bukan hanya mereka. Tapi juga para polisi. Soal penembakan dan penyerangan rumah itu bagaimana? jawabannya Boy selaku ketua sementara galaksi tertaggap. Namun hanya dua hari. sebagai perwakilanya kemarin adalah Jekson juga. Entah bagaimana caranya mereka hanya keluar dalam kurun kurang dari Dua hari. memang benar, uang mampu membeli apapun.
Mungkin.
...
Langkah kaki lebarnya membela jalan rumah sakit. sudah beberapa hari ini ia tak menjenguk gadis kecil itu. Akh,, ia terlalu sibuk. Kemarin ia bahkan baru pulang dari singapur, dan kemarinnya lagi ia pulang dari Kuala Lumpur karena urusan. Tak ada waktu untuk menjenguk. Tapi hari ini ia punya waktu.
Ceklek... ruangan yang penuh dengan kaca itu. Sistem dimana sangat canggi. Tanpa ia buka pintu terbuka sendiri. Ruangan teratas dirumah sakit itu. Ruang yang lebih dari kata VVIP. Kenapa bisa begitu? Sistem disini menggunakan sistem sentuh. Dengan tubuh seseorang yang sakit diletakan dibrangkar yang dibuat khusus. Brangkar yang memiliki sistem otomatis. Ya.. ketika seseorang yang tertidur diatasnya itu melaukan sedikit pergerakan. Maka akan terhubung dengan dokter yang menanganinya. Dokternya pun khusus dibuatkan timnya. Dokter yang hanya mengawasi pergerakannya saja. Dinding diruangan itu terbuat dari kaca, jika disentu maka kita bisa melakukan apapun, ketika ingin memesan makan, maka tinggal sentu dan cari apa yang butuh. Obat-obatan terlengkap juga ada disana. Jangan lupakan disana ada Lift khusus menuju lantai bawah.
Dan itu sangat berguna untuk Keyna sii yang saat ini koma. Dia sudah satu minggu tak sadarkan diri karena nadinya yang sudah melemah. Ia terperangkap didunia yang tak mampu ia bangkitkan. Bahkan sempat para dokter mengira jika Keyna sudah mati karena nadinya yang tak terdeteksi lagi dengan sistem rumah sakit.
__ADS_1
Untunglah mereka masih sayang nyawa. Mereka bertahan supaya Alka tak membunuh keluarga mereka. Dan sekarang Alka membawa Keyna keruangan ini. ruangan yang bernama Loiponi. Rungan yang dulu milik sang adik Alka yang pernah koma selama dua tahun akibat kecelakaan pesawat terbang yang jatuh. Dan sekarang sang adik sudah sadar membuat ruangan ini tak tergunaan lagi. Ruangan yang memang dibuat khusus untuk adiknya dulu. Ya,, ruangan yang dibuat oleh kakek nya Alka. Sebab dikeluarga Alka. Mereka sangat menyayangi adi Alka sebab adik Alka itu satu satunya anak perempuan dikeluarganya. Baik dikeluarga Alka maupun dikeluarga Bibinya Alka.
“Kau tak mau bangun juga? Kau tak bosa tidur terus hm?” Alka duduk dikursi yang berada didekat brangkarnya Keyna. Ia memandang wajah pucatnya Keyna. Bibir yang tak meronta, pipi yang gembil sekarang tirus. Ia belum melakukan operasi sebab wajahnya yang masih basa. Apa lagi belum mendapatkan persetujuan sang empu.
“Saya tidak tau apa yang membuat saya mau berada disini. Duduk dan menjadi layaknya orang pengangguran. Hanya untuk menatapmu yang tertidur..” Alka menumpuhkan kepalanya ditanganya. Siku-siku yang menumpu pada kasur membuat ia lebih dekat dengan Keyna. Ia dapat melihat Keyna dengan lapang. “Tapi entah kenapa muka kamu bisa bikin saya tenang. Padahal saya Cuma pandangin aja loo..” Monolognya
“Ternyata saya sudah gila bicara snediri..!” Gumamnya tekekeh sendiri dengan paranigma yang ia buat sendiri.
“Tuan.. sudah lama datang?” terkejut Alka dikalah suara seseorang membuat ia mundur dengan kursi yang berdecik. Ia merasakan jantungnya loncat jauh saat ini.
Disan ada Dokter Heru dengan tampan tanpa dosanya sendiri lalu mememandang Alka yang hampr terjungkang. Alka mendesis lalu memperbaiki duduknya. “Hm...” Gumamnya pelan. “Bagaimana perkembangannya dok?” Tanya Alka menatap Keyna yang tertidur pulas.
Sebenarnya disisi lain sat ini Keyna berada diruang terdalam yang sangat gelap dan sempit ia mau bangun namun tak bisa bangun. Ia terkepung dan ia terlelap disana. Mampu mendengar namun tak mampu bangun. Ia berada didunia sadar tak sadar. Menangis dikalah mengingat Nano sang adik. Keyna hanya memeluk kedua lututnya berharap ada mukzizat datang.
Dokter Heru menatap Alka dengan senyum tipis.” Ada, denyut nadinya tak seburuk hari kemarin-kemarinnya pak..” Ia sedikit melirik ekspresi Alka untuk melanjtkan ucapannya. Takut-taut ucapannya salah. “ Tapi sekarang sudah lumayan membaik..!!” Ia melirik lagi untuk melihat Alka. Namun tak ada perubahan ekspresi. Sebenarnya ia penasaran dengan gadis yang dibawah oleh tuanya ini. sebab Alka tak memberi tau siapa nama gadis didepannya ini, kecuali ia sering dengar Alka menyebutnya Key. Apalagi Alka tak pernah menyandang skandal cinta. Ah memikirkan itu membuat Dokter mendadak jadi lambetura.
“Kapan dia sadar?” Tanya Alka melirik sang dokter Heru.
“Lalu.. apakah matanya buta? Dan lumpuh?” Tanyanya. Tak ada gunanya jika ia merawat Keyna jika ia buta, jika lumpuh bisa ditorer sebab ia bekerja duduk sana sudah cukup. Tapi jika buta? Bukannya Alka menghina Tunanetra. Hanya saja bekerja dilaptop dan menjadi Agen Retas itu harus memiliki penglihatan. Itu adaah suatu keharusan. Keyna itu tambang emasnya. Karena tak semua mampu meretas sebagus dan secepat Keyna. Karenanyalah sampai detik ini ia bertahan.
“Kami sudah mengeceknya. Bagian matanya tak mengalami kebutaan. Mungkin saat terkena benda panas itu ia menutup erat matanya. Membuat matanya sama sekali tak terkena infeksi ataupun masalah. Tapi jika kaki. Ia mengalami tulang yang hampir hancur. Entah apa yang ia lewatkan membuat keadaan kakinya sehancur itu. Kami juga sudah melakukan operasi ginjal dan juga tulang pangkal pahanya. Hanya saja ia akan mengalami kelumpuhan sesaat akibat efek tulangnya itu. Pasti setiap hal semacam itu mengalami efek tuan. Hanya saja itu akan terjadi dalam sesaat..!!” Ujarnya menjelaskan.
Alka memijit pangkal hidungnya.” Tak ada cara supaya ia cepat sadar? “ Ia bersyukur matanya Keyna tak buta.
Dokter mengeleng.” Saya bukan tuhan tuan. Tuan mintalah kepada sang kuasa supaya secepatnya dia diberikan kesembuh dan juga cepat bangun dari tidurnya..!!” Ujarnya membuat Alka mendesah pelan.
Ala menatap Keyna yang tertidur itu. Ia mendekatkan bibirnya ditelinganya lalu berbisik.” Hey.. cepatlah bangun. Kau menghabiskan uangku untuk merawatmu tau. Jadi kau harus sembuh supaya bisa membayar hutangmu. Iya butan..!! Karena semua yang aku lakukan saat ini akan ku hitung menjadi hutang-hutangmu yang harus kau bayar dikemudian hari. Pahamkan?!!!” Ujarnya sinis.
Katakanlah ia pelit dan medit. Namun orang kaya harus pelit supaya kekayaannya tak kurang haha.. Alka memang seperti utu. Jahat dalam mulut namun dihati lebih jahat..!!!
__ADS_1
“Yasudah. Saya mau pergi. Saya tak mau tau pokoknya dia harus sadar jika tidak, saya pastikan kamu juga akan koma sepertinya nanti..!!” Alka menatap dokter Heru serius lalu pergi dari sana meninggalkan dokter Heru yang menelan saliva kering.
Dokter Heru mengeleng pelan karena merasakan sesak dijantungnya. Namun ia dikejutkan lai dengan Alka yang kembali lagi mendekati gadis didepannya ini.” Hey. Ingat, semakin lama kau koma semakin banyak kau memiliki hutang padau. Jadi cepatlah sadar ya..!!” Ujarnya menepuk pipi itu pelan lalu pergi.
Dokter Heru mengerutkan alisnya.” Sebenarnya siapa gadis ini?” Ricaunya tak jelas menatap hal itu. Sebenarnya itu bukanlah hal romantis. Hanya saja Alka yang tak peduli dengan orang lain sekarang peduli dengan orang lain? belum lagi Alka yang mau menyentu gadis didepannya ini membuat ia yakin jika gadis didepannya ini spesial..
“Ngeliat dia gue ngerasa deket sama Keyna.. Hm.. kamu dimana sii Key..!”! Ricau Heru sang dokter menatap Keyna tertidur.
Ya.. dia dokter Heru yang dulu pernah merawat Keyna asli saat terkena penyakit Leukimia. Dia yang menjadi sandaran Keyna. Mungkin karena jiwa mereka yang dekat membuat jiwanya tau siapa didepanya ini. “Mana sekarang Key ilang lagi. Dimana sii kamu Key?” Gumamnya pelan.
Ya.. dia dokter Heru anak galaksi. Kalian ingatkan? Hanya saja ia tak mengenali Keyna yang saat ini.
Bayangkan saja seberapa hancurnya wajah Keyna sampai-sampai sang dokter yang teliti saja tak mengenalinya. Belum lagi ia tak percaya karena Keyna jago berkelahi mana mungkin menjadi orang tak berguna semacam ini. Keyna tak pernah seburuk ini sebelumnya. Jadi ia tak kepikiran jika didepanya itu adalah Keyna yang sedang anak galaksi cari.. Termasuk dirinya yang mencari. Inilah namanya, mencari sesatu tapi sesuatu itu berada ditangannya. Ia bukannya bodoh, hanya saja keadaan yang membuat ia menjadi bodoh..!!!
Lain tepat lain cerita. Sama dengan Fiko saat ini. ia tak kalah mengenaskan dari Keyna. Hanya saja ia baru tersadar dua menit yang lalu dirungang VIP. Disana ia mengerjab pelan karena merasaan kepalanya yang cenat-cenut.. “Eugghmm..” Lenggunya saat sadar membuat Dita dan yang lain melihat sang Fiko. Lalu apa kabar Dara? Ia belum sadar setelah dioperasi. Karena rahimnya memang sudah terinfeksi disebabkan terlalu lama pengangkatan rahim.
“Kamu sudah sadar sayang?” Tanya Dita mendekat mengunakan kursi roda ya.. Dita sudah sehat saat ini mebuat ia mau didekat Fiko dan Dara saja.
Fiko menatap keluarganya heran. Namun ia terlalu haus untuk bertanya keheranannya.” Air..!”! Gumamnya membuat Handi mendekat lalu membawa gelas yang berisi air putih. Dengan cepat Fiko meminumnya. Disana juga ada Daren. Dan juga Riko membuat Fiko menjatuhkan lagi lehernya pada bantal. Ia terlalu lelah untuk menegakan tubuhnya. ‘Ini dimana? Rumah sakit?” Gumamnya bertanya.
“Iya sayang.. kamu kenapa bisa kecelakaan hm?” Tanya Handi lembut. sebenarnya otak Handi sekarang mau keluar dari sarangnya. Keluarganya hancr. Bagaimana jika nanti Putrinya Dara sadar tapi tau rahimnya sudah tak ada? Belum lagi sekarang perusahaannya hampir anjlok. Sebenarnya perusahannya sekarang jatuh secara berlahan. investor menarik dananya secara mengansur membuat ia harus kehilangan beberapa asetnya.
.
.
.
Seharusnya 2Up si. tapi aku jadiin satu aja..
__ADS_1
2136kata