Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Rencana


__ADS_3

Ia mengatakan jika Keyla adalah anak pembantunya dan bukan adiknya, dan ia juga memfitnah Keyla dan mengatakan jika Keyla tukanga mencuri dirumahnya membuat Keyla sama sekali tak punya teman selama ia Sd , SMP Sampai SMA. Ia tak punya teman.pas diSMA dulu ia juga memfitnah Keyla mengatakan jika keyla adalah perempuan murahan.. perempuan bayaran karena ia tau pria yang ia suka itu menyukai Keyla. Karena katanya Keyla imut dan polos. Padahal bagi Dara Ketla adalah monster yang paling mengerihkan dalam hidupnya.


Melihat Dara tertegun dan kaku ditempatnya membuat Reyano menarik sudut bibirnya lalu mendekati Dara. Ia tau Dara sedang bernostalgia membuat ia terkekeh dan berkata.” Kenapa diam? Kamu ingat bukan?” tanyanya membuat Dara yang barus sadar akan posisi mereka yang sangat dekat itu mundur namun sayangnya Reyano sudah memojokannya membuat Dara menatap Reyano dengan kaku.


Reyano menatap Dara penuh kebencian dan juga penuh dendam..”Dan kamu baru taukan jika sebenarnya yang jahat disini itu bukan hanya saya tapi juga kamu.. bahkan kamu jauh berates ratus kali lipat lebih kejam dari saya..”Ujarnya penuh penekanan membuat Dara berpaling menatap lain arah.”Karena kamu menyakiti darah kamu sendiri sedangkan saya menyakiti orang lain yang jahat seperti kamu…!!” Ujar Reyano dengan tatapan tajam nan mengejeknya.


Dara disana diam menatap Reyano dengan tatapan gagapnya. Ia tak terima dikatakan jahat namun posisi lainya semua yang dikatakan oleh Reyano itu benar adanya untuk dirinya. Dirinya memng begitu dan dirinya memang bersalah.. ia memang kejam dan ia memang sejahat itu dulu.


Ketika Dara ingin bicara lagi ada suara lain yang mengintrusi mereka disana membuat kedua orang tersbeut menatap kebelakang terkejut..” Siapa si Rey? Kenapa lama banget? “Tanya sesoerang dari belakang mereka.


Reyano menatap kebalakang cepat dan ternyata disana ada Rafka yang memeluk bantal guling dengan bando kelincinya lucu menatap Reyano lalu menatap Dara membuat matanya memutar malas.” Oh ada mak lampir cantik….!! Ngapain mak lampir disini?” Tanyanya dengan mengejek.. yapp. Ia sudah tau siapa Dara dan keluarga.. mereka memang dikumpulkan hanya untuk membuat keluarga Handi tambah banyak masalah, itulah mengapa mereka ada disini.


Dara menatap Rafka aneh. Mak lampir cantik? Itu hinaan atau pujian? Mak lampir hinaan tapi cantik adalah pujian? Tak yang namanya mak lampir kan jahat.. “Woy Tuli…!!” Bentaknya Reyano kembali dikala Dara kembali termenung menatap kedepan lalu menatap Reyano dengan tatapan terkejutnya karena dikejutkan begitu…


Dara gugup.” Temanya nona Keyna meminjam bajunya tuan Reyano.. katanya saya disuruh untuk meminjamkan bajunya tuan..”Jawabnya dengan gugup dan takut karena sudah dibentak lagi. Jujur saja baru kali ini ia dibentak bentak. Apakah salah dirinya karena dilahirkan didunia ini?


Reyano dan Rafka menatap Dara dnegan tatapan alis terangkatnya kompak membuat Dara diam menatap Reyano penuh harap lalu menunduk. “Oke Reyano akan beri kamu bajunya dengan satu syarat..”Ujarnya Rafka membuat Reyano menatapnya tajam namun Rafka tak peduli ia masih saja menatap Dara dnegan tatapan menantangnya.


"Baju gue juga.. kenapa dia yang ngsih syarat.."gerutu Reyano.


Dara menatap Rafka dengan tatapan Tanya sembari meremas sisi bajunya, ia menghapus sisa sisa tangisnya yang belum kering tadi.” Syarat apa si? Kan itu disuruh sama nona Keyna bukan permintaan saya.. kenapa harus mengenakan syarat..”Ujarnya Dara tak terima. Kan dia hanya ditugaskan saja.


Rafka mencibir dibuatnya menatap Dara.. reyano menatap temanya itu dengan Tanya, ia tau jika temanya ini pasti ada sesuatu yang ia rencanakan membuat ia ikut alur saja.. rafka memainkan bahunya lalu berkata.” Yasudahh kalo enggak mau, kamu balik aja ke kak Keyna dan bilang jika kamu tidak dapat bajunya. Paling abang Andes yang ngehukum kamu..”Ujarnya. entah itu pengancaman atau apa namun ditelinganya Reyano itu adalah ancaman membuat Reyano mengangkat sudut bibirnya menatap temanya satu ini. Benar-benar emang..


Dara mendengarnya menjadi gelagapan dan menatap Rafka nanar.” Bagaimana bisa begitu? Kalian kenapa tega benget si sama saya ha? Salah saya apa? tinggal berikan saja bajunya dan saya pergi.. tolong saya.. nanti saya kena marah dengan nona Keyna bagaimana?” Tanyanya dengan nanarnya, ia takut Keyna marah karena ia sudah sangat lama disini.


Rafka menbatap Dara dnegan tatapan mengejeknya lalu berkata. “ Nih ya Mak lampir.. kalo enggak mau ya udah bay.. “Ujarnya dengan sinisnya.” Betewe bajunya kurang seksi kalo buat jual harga diri haha..”Ujarnya lalu menarik tangan Reyano pergi dengan bergumam’Murahan’


Dara tertegun disana menatappintu tertutup itu dengan nanar. Ia takut nanti Keyna marah membuat ia mengusap kepalanya sakit.. ia menatap kedepan dengan tatapan nanarnya”Giumana ini? Kalo Keyna marah nanti gimana ya Tuhan?” Gumamnya tak tau harus apa sekarang. Lalu ia kenatap bajunya . Apa benar sexy?


sedangkan dibalik pintu ada Rafka yang terkekeh.”Kita luat ya.. pasti dia bakal balik lagi.. kita hitung aja...”Ujarnya kepada Reyano yang diam saja itu.”satu…” Gumamnya menghitung mengenakan jari.” Dua….”Ujarnya lagi “Dan….”

__ADS_1


“Toktoktok…


Itu membuat Reyano terkekeh bersama Rafka.”Kan betul ucapana gue Rey…”Ujarnya Rafka terkekeh geli melihat Dara yang sok-sokan menjual diri nya mahal padahal murah.


“Iya masuk…!”Ujarnya Rafka dan Reyano yang disana cepat cepat mendekati Haikal dan Egi yang main PS itu dengan terkejut mematap keduanya karena kaget kedatangan yang secara tiba tiba itu. “Kita kerjain nenek lampir yukk..”Ujarnya membuat yang lain menatapnya kepo sedangkan Reyano diam melihat teman-temannya itu.


Dengan memejamkan mata supaya mengumpulkan hati untuk kuat. Ia masuk dengan meramas tangan nya dengan tanganya yang lain, ia merapikan rambutnya yang kusut itu kebelakang telinganya dan menatap kedalam….


Buahh.. sungguh kacau kamar itu,, apakah iini kamar remaja? Karena itu sangat kacau seperti ini?


“Ngapain kesini lagi? Katanya enggak mau?” Dara dikejutkan dengan suara Rafka yang didalam selimut sembari main laptop menonton drama yang ia sukai.. oh Golbin.. Dara sungguh suka Film itu. Itu membuat Dara merindukan koleksi film film drakornya saja.


“Nagapin kamu disini tuli begookk..!! tolooooll..!! bisuuuu..!” Teriaknya semuanya membuat Dara sadardan kembali kedunianya menatap semua orang yang berteriak disana dengan menatapnya tajam. Ia meneguk saliva keringnya dibuatnya. Sebab empat remaja ini sungguh mengerihkan dimatanya.


Reyano dan lainnya mendengus menatap Dara yang bengong itu menatap Dara bagaikan menatap singa saja.. “Itu.. itu.. aku mau ambil bajunya. Tolong bantu saya.. nanti Keyna marah..”Ujarnya gugup kepada mereka.


“Yaudah.. turutin syarat yang kita kasih.. kalo mau ya bilang mau kalo enggak ya pergi sono. Bilang sama kak Keyna, dia ngak bakal marahin kami kok. Kamikan adik kesayanganya dia..”Ujarnya Rafka dengan polois sekaligus PDnya,, ia bagaikan sudah sangat dekat dengan Keyna itu loh..


Reyano bahkan memutar bola mata malas dibuatnya. Ia sebagai adik saya tidak sesombong itu membuat ia menatap Dara dnegan tatapan datyar.” Tap tapi apa syaratnya? Enggak aneh aneh kan?” Tanya Dara dengan ragu. Ia takut syarat yang diberi remaja didepanya ini aneh aneh..


Enggak anek-anek kok tenang saja.. kita enggak doyan sama cewek murahan kayak Loe..!”Ujarnya Haikal yang sudah menaruh stik Psnya menatap Dara begitu juga dengan Egi menatap Dara dengan tajam.


“Gue yang kasih syarat. kalian diem..!!| Ujarnyua Rafka karena tak terima, kan dia yang membuat permainan masa orang lain yang dapat enaknya.. haikal mendengus dibuatnya namun dijulidkan saja dengan Rafka.” Syaratnya adalah … loe harus bersihin kamar nya Reyano..”Ujarnya dengan santay.


Darea sudah menebak akan hal ini membuat ia meneguk saliva kering.”Tapi.. tapi.. tapi Keyna maunya cepat cepat.. nanti saya kena marahnya bagaimana?” Tanyanya dengan gugup dan takut. Membersihkan semua ini tidak cukup sejam saja,. Butuh beberapa jam karena banyaknya bungkus kacang dan kulit kulit kacang yang berserakan.. semuanya sangat berantakan membuat ia tak bisa berkata kata lagi,,, Belum lahi baju baju yang berserakan.. Minuman soda yang tumpah.. Pusing pala Dara.


Haikal mendelik menatapnya Dara dengan yang lain yang biasa saja itu.. “Yasudah kalo enggak mau kita punya pilihan lain kok tenang..”Ujarnya dengan santaynya kepada Dara.


“Apa itu?” Tanya Dara yang dipepet waktu. Faktanya ia sudah sangat lama disini ia takut Keyna marah denganya sekarang.


Haikal dan lainya pun menatap Haikal dengan tanyanya.. haikal terkekeh.”Loe duduk disana ..”ujarnya kepada Dara menunjukan arah lursi santay dibakon sana dengan bibir bawahnya membuat Dara menatap kearah sana.

__ADS_1


Smeua orang menaikan satu alisnya termasuk Dara. 'Ngapain kesana? 'Gumamnya tak mengertikan.. “Ngapain? Jangan macem-macem ya…!”Ujarnya sudah berfikir negative itu kepada Haikal dengan yang lain itu, ia tak mau diapa-apakan.


Haikal memutar bola mata malas.”Loe pikir kita mau sama tubuh loe itu?” Tanyanya membuat Dara tertegun disana membatu karena di hina sangat jelas saja ia. Apakah ia semenjijikan itu dimata mereka semua. “najis tau nggak..!! kita ngak selera sama badan loe..!! jadi jangan GR,. “Ujarnya Haikal mendelik..


Dara mendengarnyapun meremas ujung bajunya menatap semua orang. Ia tak punya pilihan lain bukan? apalagi harga dirinya sudah dimain mainkan disini membuat ia tak tau harus apa sekarang. Sungguh mereka semua disini sangat kejam, padahalkan ia sudah tua disini.. dipermainkan dengan anak kecil itu tidak ada enak enaknya..


Sedangkan diutenpat lain Keyna dan Andes meggeleng mendengar suara Dj yang dibuat oleh Natan yang bagaikan ruang diskotik saja. Padahal ini bukan ruang diskotik wey.. keyna bahkan menatap temanya itu dengan tatapan mumpengnya.. apalagi ia bertanya dimanakah Dara tadi? Apakah ia kabur? Untung disini semuanya sudah bersih dan itu cukup membuat ia menghela nafas lega.. andai saja Dara belum membersihkanya sudah pasti ia berteriak kekras sekarang supaya Dara datang kesini.


“Gimana kabar yang lain Des??” Tanyanya sembari bersandar itu menatap Andes yang diam sedari memainkan pistolnya itu.entah kemana fikiran Andes itu namun Nampak ia sedang kacau sekarang. Keyna tau ia sedang ingin bercerita tapi karena ada Natan ia lebih baik bungkam,karena memang Andes tidak mempercayai siapapun kecuali dirinya.


Andes menatap Keyna dengan bahu yang terangkat. Wajahnya yang datar itu menatap kearah lain.”Kemarin gue udah kabarin mereka kalo gue ngeliatin loe di mall.. tapi mereka enggak percaya dan bilang gue tukang bohong. Mangkanya gue cari loe sendiri dan dibantu sama Natan., karena Natan dan lainya adalah orang yang paling dekat sama gue sekarang.. lagiupula sekarang Reval dan Danil sekarang sedang jalanin ttraning buat jadi salah satu anggota Deamon DMf gue..”Ujarnya kepada Keyna.


Keyna menghela nafas menatap Andes.”Kalian enggak pisah ataupun berantem tapi kan?” Tanyanya sendu karena memang ia tak mau mereka rebut karena dirinya. Keyna tak mau Galaksi rebut dengan sesama orang didalamnya.


Ands mengeleng.”Ada kabar baik si Key..”Ujarnya membuat Keyna menghela nafas legah dan tersenyum sendunya.. Alisnya terangkat menatap Andes membuat Andes angkat bicara lagi.”Kita bakal ada perang sama anak Anstor.. loe taulah ya Elbert sama Edgard… dia ngatain kalo Boy ngehamilin adeknya dia tapi Boy enggak mau ngaku dan enggak mau tangung jawab..” Ceritanya.


“what.?” Tanya Keyna terkejut mendengarnya membuat Andes menatapnya lucu sebab mata Keyna buat itu semakin membulat.”Beneran? Boy kebobolan mau jadi bapak orang?” tanyanya terkejut. Ia bahkan menegakkan tubuhnya menatap Andes serius. Setahunya Boy memang brengsek tapi ia bukan orang yang ceroboh kok…!!


Andes mengangguk.”Tapi kayaknya enggak si. Soalnya Boy berani jamin kalo itu bukan anaknya, soalnya dia katanya pakek pengaman pas sama adeknya Edgard dan juga Cuma sekali karena dia dijebak.. Loe ayukah ya adek Edgard gimana ngebetnya sama Boy?, itupun tiga bulan lalu. Masa anaknya baru jadi sekarang. Kan lucu..!!”ujarnya membuat Keyna terkekeh sembari mendengus.”Mangkanya Boy nggak mau tangggung jawab.


Keyna mengangguk.”Seru ni.. gue mau ikut boleh ya kalo gue udah sembuh nanti..!”Ujarnya membuat Andes tersenyum menampilkan senyum manis yang jarang ditampilkan dimanapun.”Lagipula gue yakin itu Cuma akal akal akalan anak Anstor aja supaya bisa punya alasan buat nyerang kita. Atau dia iri karena kita sudah maju Go internasional.”Ujarnya Keyna.


Andes menganngguk.”My Be… loe memang sama banget sama pemikiran gue Key..”Ujarnya. inilah yang ia suka dari Keyna. Keyna selalu bisa sama dengan pemikiranya.. “Cepet sembuh ya. Kayaknya kita bakal ada pertemuan sama Elbert… kita lihat gimana muka anak galaksi dan Anstor pas liat muka loe. Nanti gue yang bawa loe gimana?” Tanyanya kepada Keyna.


Keyna mengangguk.”Siapa takut..!”Ujarnya menantang… ia terkekeh lalu berkata.”Asal loe enggak malu aja bawa temen cacat kayak gue Des.. gue kan kayaknya masih beberapa bulan lagi buat bisa jalan normal.”Ujarnya jujur.


Andes mendengus.”nanti kita akalin deh Key. Gue bakal berusaha buat cari sesuatu buat loe bisa jalan dan pulih dengan secepatnya. Jikapun nanti kita datang loe gue pastiin bisa jalan dan loe bisa basmiin tu anak Anstord engan kedua tangan loe. Gue kangen banget sama kebringasan loe yang dulu..!!”Ujarnya Andes menyemangati.


“Gue tau itu.. gue kan memang keren dari dulu yah hha..”Ujarnya kepadaAndes.”Tapi gue mau tau gimana ekspresi anak galaksi pas liat muka gue nanti.. dan gue nggak sabar buat matahin lehernya Elbert.. mangsa pertama gue untuk kedepanya ituu.”Ujarnya mentaregetkan mangsanya membuat Andes mengangkat bahu nya menatap Keyna. Keyna memang menyeramkan.


Setelah itu suara dari luar membuat mereka didalam menatap kebalakang.”Permisi.. makananya sampai..” Ujarnya dari luar sembari masuk membawa makanan yang mereka bawa. mereka tak lain adalah Daren dan Riko dengan santay sekakligus gugup.muka santay tapi hati dagdigdug. Nah itu.. haha…

__ADS_1


“Dara dimana?” Gumam Keyna dalam hatinya.


__ADS_2