Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Back Indo


__ADS_3

Aka membereskan semua perlengkapannya Keyna. Ia sudah memsuki baju-bajunya didalam koper dan sebagainya. Tak lupa juga ia menyimpan apapun kebutuhan Keyna secara teliti. Ia melakukanya sendiri karena ia tak mau orang lain tau asetnya Keyna semacam celana dalam dan juga tangtop. Ia tak mau hal itu dilihat dan diketahui orang lain cukup ia saja. Alka memnag bisa bersikap fosesip dan bersikap baik, tergantung moddnya saja oke...


Keyna hanya duduk saja sembari main game. Ia sesekali melirik Alka yang menyimpan semua yang ia punya, ada beberapa sii yang ditinggalkan oleh Alka, tapi yang ditatap hanya fokus pada apa yang ia lakukan. “ lalu jika kita diIndonesia kita akan tinggal dimana? Langsung kerumahku atau dimana?” Tanyanya dengan melirik sedikit lalu melanjutkan permainanya. Permainannya bukan Mobelegen atau PUBG, Tapi hanya Hago saja kok. Main tebas buah karena memang ia usuka. Atau permainan cacing, ia bahkan kemarin membantig hapenya Alka dikarenakan cacingmnya sudah besar tapi menabrak cacing lain. alka marah? Tentu saja tidak. Alka bahakan tergelak kencang


Alka melirik Keyna lewat ekor matanya dikalah sudah selesai dengan pakaian Keyna. “ Kita akan tinggal dirumahku.. nanti saja dirumah ayahmu, kita dirumahku beberapa hari saja dulu oke..” Ujarnya Alka dingin membuat Keyna menganguk.


“Tapi bukanya dulu kamu bilang kamu kita akan pulang dikalah aku sembuh? Kenapa sekararang kamu mendadak mengajakku pulang keindonesia? Pasti ada sesuatu he..” Tuding Keyna dengan alis terangkat satu. Wajar saja jika ia curiga, karena ia masih ingat saat Alka mengatakan jika mereka akan pulang diwaktu lama nanti.. dimana ia bisa berjalan dan sebagainya.


Alka melirik Keyna. Karena ingat pertengkarannya diminggu lalu dengan keliuarganya. Dimana ia meningalkan Keyna dengan Angga saja dikarenakan ditelepon ayahnya dan ibunya berkali-kali. Katanya ada urusan, dan tak taunya ada utusan perjodohan membuat a menghela nafas, kasar.


On Flashback...


Langkah Alka memasuki rumah sedikit tertegun dikalah melihat ada mobil lain dibagasi rumahnya, ia ingat mobil mana saja mobil keluarganya. Apakah ayah dan ibunya membeli kendaraan baru? Tapi sepertinya tidak mungkin, karena semaunya kelarganya tak suka mengoleksi kendaraan, mereka lebih suka mengoleksi pulau atau juga villa ditempat yang asri, baik didalam maupun dilar negara ini.


Disaat ia mendekat diruang tamu, ternyata benar disana ada tamu membuat ia mengerang marah. Apalagi melihat sosok gadis yang ia ketahui jika dia adalah gadis yang akan dinikahi denganya. Ia melangkah mundur saja dan berbaik badan, ia tak mau disini dan ia memilih pergi saja tanpa kelarganya ketahui saja.


“Oh sayang.. kau sudah pulang rupanya.. sini duduk...” Suara itu membuat Alka memejamkan matanya, ia baru saja melangkah sebanyak dua langkah tapi namanya sudah disebut dan itu membuat ia berhenti ditenpatnya.


Ibunya Alka.. da menatap sang anak penuh binar, Lea... ia mendekati Alka dengan nada gemulianya lalu mengusap tangan anaknya.” Dasar anak nakal. Sudah lama tak pulang dan sekarang mau kabur kagi. Mau kemana hm? Apa kau tak merindukan ibu?” Tanyanya dengan nada angannya. Ia merindukan Alka, meskipun Ala sosok yang sangat dingin dan sosok yang tak pernah menghantarkan kehangatan, tapi ia tetap saja merasa rindu dan juga kesepian. Namanya juga emak emak.


Alka menatap ibunya dengan senyum terpaksa. “ Ada apa ibu menyuruhku pulang?” Tanyanya langsung tanpa mau memperdulikan orang disekitarnya. Ada yang nenatapnya dengan tatapan kagum dan ada yang menatapnya dengan tatapan lapar.


“Wah. nak Alka sudah pulang toh.. sini duduk dulu. Ini loe ada calon mu. Cantik banget..!” Itu adalah suara ibu-ibu yang mengunakan perhiasan yang lumayan ramai, dan make up yang mencolok. Ia menatap Alka penuh binar dan penuh dambaan. Alka memang sosok ideal untuk menjadi calon mantu dan ia suka dengan sosok Alka. Sosok tampan, cerdas dan kaya raya. Siapapun akan terpesona dan sanggup meninggalkan kekasihnya hanya untuk Alka.

__ADS_1


Alka menatap itu-ibu itu datar, dia adalah ibu dari gadis yang dijodohkan dnegannya. “Ayo nak.. duduk dulu... kita bicara disana saja..” Ujar dari ibunya Lea dengan sendu. Ia menarik tagan Aka yang berjalan dengan nada guntayangan karena terpaksa. Ia tau kemana arah pembicaraan ini nantinya. tapi ia sudah menyiapkan jawaban dan landasan untuk menolak nanti.


“Bagaimana keadaan cabang disingapure Alka? Perasaan disana tak ada masalah, tapi kenapa kau berada disana berbulan bulan dan lupa akan rumahmu hm?” Tanya ayahnya dengan dingin. Ia tak membenci anaknya, hanya saja ia tak tau bagaimana akrab dengan anaknya yang tau ini. karena memang Alka menghindari kontar fisik dan juga kontak apapun dnegan keluarganya, alka membatasi diri dengan keliaranngaya dan itu membuat ia sedih.


Alka menatap ayahnya dengan bibir yang masih bungkam membuat yang lainnya diam menatap Alka, sangkan gadis yang dijodohkan dengan Alka hanya senyum malu malu, karena merasakan jantung yang berdebar debar dan juga jatuh hati pada Alka saat pertama ketemu ini. riasan wajahnya? Lumayan cantik, ia mirip dengan model karena gayanya yang lumayan selangit.. ia memang orang kaya jadi wajarkan saja ya.. semua perempuan itu antik, hanya butuh modal saja kog. Ada modal maka kau akan cantik..


Ayahnya diam menatap anaknya. Anaknya sama sekali tak mau menjawab pertanyaanya. Ia malu sekaligus ragu akan anaknya. Ia menatap balon besannya yang tak lian bernama Bimo itu. “ Mungkin tenggorokan anak saya sedang sakit. tolong mengerti ya.” Ujarnya Bimo enak.


“Hahaha..” Bmo tergelak kencang mendengarnya bagaikan itu lawakan saja. “ Biasa itu. Apalagi Alka baru saja sampai keindonesia.. wajar saja, mungkin dia jga masih sangat lelah saat ini..” Ujarnya dengan menatap Vandi yang seseorng disebutnya Van tu.


Mereka bertemn sudah sejak mereka smp, jadi wajar saja mereka sangat akrab.


“Langsung saja ya.. kita mau menjodohkan kamu dengan Shila Alka.. sebagaimana yang sudah ayah bilang kemarin dengan kamu. Maish ngatkan? Di Sholila teman SMA Kamu dulu.. “ Ujarnya Van kepada anaknya itu langusng.


Alka menaikkan stau alisnya menatap ayahnya. Ia benci ayahnya, ayahnya sekana mengatakan jika ini bukanlah pertanyaan tapi pernyataan yang tak bisa dibantah oleh siapapun. Sikap ayahnya sangat otoriter dan inilah alasannya ingin mencoret namanya sendiri dikartu kk. “ Jika aku menolak bagaimana?” tanyanya dengan dingin.


“Saya sudah memiliki kekasih..” Ujar Aka dengan tenang. Tak mau bertanya atau menawab yang lain.” Dan bagi saya itu sudah cukup sebaga jawabanya bukan?” Tanyanya dengan dingin lalu berdiri. Ia berniat meninggalkan tempat itu sesegera mungkin. Ia tak mau menatap wajah ayahnya yang menatanya marah. Dia bkan anak kecil lagi yang takut akan ayahnya. Katakan saja ia anak durhaka, karena memang dia durhaka karena keegoisan orang tuanya orang tuanya yang membuat ia menjadi semacam sekarang ini.


“ Tapi saya tidak menerima apapun alasan kamu. sebab yang saya katakan adalah perintah.. yang tak bsa diganggu gugat. Apalagi dengan kamu...!” Ucapan dari Vandi itu membuat Alka tertegun. Ayahnya tetap saja ayahnya. Otoriter tanpa mau memikirkan dan mendengarkan ucapannya.


Alka membalikan tubhnya dan menatap ayanya sinis. “ Dan ucapanku juga tak dapat dibantah. Sampai kapanpun, kecuali kematian.. dan ayah tak usah memikirkan saya. Pikirkan saja anak anda yang sudah mat iitu..!! “ lalu melangkah pergi dari sana.


“Alka..! Berhenti kamu...!!” Teriaknya keras. Dan yang lainya pun juga terkejut akan jawaban Alka bagaimana bisa Alka menadi pemberontak.” Alka..! Kamu mau kemana?” Tanya Lea keras menatap sang anak yang menujuh keluar rmah.

__ADS_1


“Pernikahanmu akan dilaksanakan bulan depan. jika kau tak pulang, maka aku pastikan jika ka tak akan hidup tenang Alka.. saya ayahmu...!” Teriak Vandi lagi dan itu masih membuat Alka tak bergeming dan berjalan meningalkan rumah itu. Rumah yang terasa seprri neraka. Ia benci akan hal itu..” Alka kau...!!” Teriak Vandi dengan keras lagi dan memegang dadanya karen karana sesak.


“ Vandi..!” Lea meneriaki nama suaminya karena menatap suaminya yang emah. Diikuti oleh teman-temanya atau calon mantunya itu karena mmemang khawatir.” Kau tak apa ?” Tanyanya lagi.” Om enggak apa om?”


“ Loe enggak apa Van?” Tanya mereka berturut turut karena terkejut.


Vandi yang dipangil itupun menahan tangan keatas. “ Alka...” Gumamnya geram. Lalu Lea berniat membawa suaminya pergi saja dari sana menghindari keributan yang dilakukan oleh mereka.


Sedangkan calon besan dan mantunya mengikuti saja karena memang khawatir akan keadaan Vandi. Vandi memang memiliki penyakit riwayat jantung. Hanya saja tak terllau parah. Alka tak habis pikir dengan anaknya satu itu. Kenapa anaknya semakin lama semakin dingin, apa lagi dikalah ia dijoodhkan karena adiknya menolak wkatu itu. Dan ketika Alka yang disuruh menjauhi gadis yang ia cintai demi adiknya. Ia bahkan memilih hidup diluar negara dan itu cukup membuat keluarga ini pecah.


Of Flashback..


Sejak itulah Aka tak pulang, hanya saja ia pulang karena emang kabar berita jika dua hari lagi akan ada namanya akad pernikahanya dengan Shila, ia berniat membawa keyna untuk menggagalkannya lagipula apernikahan itu akan diadakan seminggu lagi. Jadi Alka bisa menghentikanya. Ia masih menghrmati ayahnya, ayahnya sekarang sedang sakit jantung katanya. Alka juga tak terlalu peduki dengan ayahnya itu. Menurutnya ayahnya mati atau hidup itu sama sama saja. Sama sama membuat ia lelah.


“Kau bisa tidur disini... ayoo keberangkatanya akan dilakukan sebntar lagi. Kau akan lelah jika duduk terlalu lama.” Ujarnya menyuruh Keyna tidur dikasurnya. Ia menggendong Keyna kasuju kausur empuk yang berada dipesawat itu. Itu adalah pesawat pribadi miliknya dan ni adalah kamar probadinya. Kama untuk ia istirawhat dikala penerbangan.


Keyna menganguk. Ia menahan tangan Alka.” kau temani aku tidur ya.. aku tak mau tidur sendirian..” Ujar Keyna manja. Ia bahkan membulatkan matanya bagaikan kucing minta dielus sekarang juga.


Alka terkekeh dan gemes akan suara Keyna. Apalagi tingkah Keyna. Ia merebahkan tubuhnya dimalampau, ngga Keyna dan memeluk pinggan Keyna, ia meletakkan kepala Keyna dilenganya dan menatuh kepalanya dicenhkuk leher Keyna. Tempat ternyamannya.” Bersikaplah manja dan manis seperti inibterus.. supaya kau bisa menemui ayah dan adikmu.. Cup.” Ujarnya dengan nada lembtnya. Ia mengecup singkat leher Keyna membuat Keyna mengerang.


Keyna merasakan bulu ukuduknya berdiri dikalah itu. Karena memang Alka membuat ia mau menonjok kepalanya. Ia bersikap seperti ini karena ia mau bertemu dengan keluargaya saja. tidak lebih cih, ia hanya mau mengelabui Alka saja dan ia akan membua Alka memenuhi semua yang ia nginkan. Sekarang itu intinya dia harus baik supaya ia bisa menerima apapun yang ia mau...


Tak lama kemudian Keyna tertidur didekapan Alka karena kepalanya dielus oleh Alka lembut. sangat lembut dan itu membuat ia mengantuk. Ungguh Alka sangat lembut ketika Keyna menjadi manja padanya. Alka memejamkan matanya juga dan bergumam.” Your my mine Nana.. “ dan tertidur juga. Ia suka dengan Keyna yang lembut dan manja. Jangan salahkan dirinya yang mau Keyna bersikap sebagaimana yang ia inginkan.

__ADS_1


Sedangkan diluar sana Ada Angga yang mengintip. Ia mendengus kesal dikalah Alka tertidr.” Ku kira ada adegan geratis yang akan ku tonton.” Ujarnya mencebik.” Tapi tak apa lah. Alka tak sebejat itu untuk menyentu Keyna... dan aku juga tak akan rela Keyna dperlakukan sebagaimana wanita murahan. “ Gumamnya tak suka.


Ia menyukai Keyna karena memang sudah mengangap Kyna sahabat sekaligus adiknya. Keyna memang sangat manis dan juga baik. Ia awalknya berfikir uika Keyna sosok yang dingin dan kaku. Tapi ternyata tidak. Keyna sangat manis dan baik jika sudah akrab. Dan ia berjanji akan menjaga keyna sebagaimana ia menjaga Alka. Ia juga nyaman dengan Keyna yang berterus terang..


__ADS_2