Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Siapa?


__ADS_3

Happy reading....! Jangan lupa tinggalkan jejak yahh...!


“Keyla..!!!” Langkah Keyna terhenti saat tanganya ditahan oleh seseorang. Ia sekarang sedang diparkiran untuk menuju mobil miliknya. Keyna berbalik untuk menatap orang yang menyegatnya meskipun ia sudah tau siapa itu.


Alis Keyna terangkat menatap wajah datar sang pencegat. “ Sejak kapan loe kurang ajar kayak gitu? Sejak kapan loe kasar kayak gitu? Gue suka loe yang dulu Key. Keyla yang lembut, Keyla yang polos Ini bukan Loe...!” Ujarnya keras membuat orang yang berlalu lalang menatapnya kepo. Sifat manusia alami bukan? Jika ada yang ribut dijalan pasti kita melirik lalu berhenti sejenak.


Keyna menatapnya datar lalu menepis tanganya dari tangannya.” Bimbim..” Ujarnya memberi jeda. Matanya menunjukan keseriusan.” Kadang berubah itu perlu. Supaya kita bisa berkembang, jadi jangan marah dong, nanti gantengnya hilang loo.” Ujarnya masih baik, ia malas ribut dan juga berkelahi pada Alvaro


Alvaro mengeleng.” Ini bukan loe. Loe enggak kayak gini Key. Gue lebih suka loe yang dulu. Loe yang nggak kurang ajar kayak tadi, loe yang baik.” Ujarnya.


Keyna berdecip.” Jadi loe belain dia? Belaian cewek loe yang kurang belaian itu?” Tanyanya keras bukannya Keyna cemburu, tapi ia tak suka dibilang semacam itu. Apa lagi Alvaro itu pacarnya, meskipun pacar yang tak diangap.


Alvaro mengeleng. “Bukan gitu. Tapi I Wont You beck to be after... Gue enggak suka loe yang brutal kayak gini... “ Ujarnya dingin.


Keyna menggeleng ia menepis tangan Alvaro lalu mendekati mobilnya, ia mengambil kunci mobilnya lalu menatap Alvaro dingin.” Jika begitu loe salah tempat. Soalnya Keyla loe udah mati...!!!” Ia menaruh telunjuknya didada bidang Alvaro. “Yang ada sekarang Keyna bukan Keyla. Gue bukan Keylanya eloo. Jadi jangan suruh buat gue berubah, tapi rubah pemikiran loe tentang gue. gue nggak bakal sama kayak yang dulu. Soalnya jiwa kami berbeda.” Ujarnya jujur lalu memasuki mobilnya


“Maksud loe apa?” Tanya Alvaro menahan Keyna ia menutup pintu mobil Keyna keras membuat Keyna tak jadi memasuki mobilnya.


Keyna menatap Alvaro dalam lalu menghela nafas. Dan


Bugh...


Ia tak suka ditahan dan dibuat speerti ini. Jarak mereka tadi terlalu dekat...“Jangan ganggu gue..!! Gue bukan Keyla, kalo mau deket sama gue, bandingin gue sama sii cupu itu. Gue jauh lebih baik dari pada dia. Polos tapi hatinya kayak anjing sialan..!!! Mati aja loe sana biar kalian bisa sama-sama dineraka jahannam..!!” Tetiaknya lalu.


Bugh.


Ia menutup pintu mobilnya keras. Ia melajukan mobilnya dengan cepat meninggalkan Alvaro.

__ADS_1


Dibawah perut Alvaro ditendang dengan lutut Keyna membuat sang empu terhuyung. Ia memegang perut bagian bawahnya karena sakit, memandang mobil Keyna melaju kencang saat ini.” Loe berubah Key.” Gumamnya seakan akan kenal siapa Keyna. Padahal diingatan Keyla, Keyna tak menemukan ingatan tentang Alvaro apa mereka sahabat kecil?


Sedangkan Keyna didaam mobil mampu melihat Alvaro yang masih berdiri disana ia melihat dispion mobil dekatnya. Ia mengendus kesal karena dibanding-bandingkan dengan Keyla sii cupu itu apa katanya tadi baik? Kalo Keyla memang baik, ia a mungkin menjadikan Keyna boneka, ia tak mungkin balas dendam dengan orang yang salah. Seharusnya Keyla sii upu itu balas dendamnya dengan siii keluarga jahannamnya itu, kenapa harus Keyna yang terlibat didunia rumit ini, aiis, mengingat itu membuat Keyna naik piama. Sialan kau Keyla...! andai kau masih hidup, akan ku bunuh dan ku cincang badanmu.. batin Keyna.


Brak..


Clikkkk


Tak sengaja mobil Keyna menabrak mobil yang terparkkir ditengah jalan membuat Keyna terkejut. Faktanya mobil itu tak memberi send untuk berhenti, ini murni, ia mengerem mendadak, dengan laju mobil Keyna yang tinggih tak memungkinkan ia mampu berhenti secepat itu. Ini saja ban belakangnya bergeser menyebabkan bunyi nyelengking diaspal membuat Keyna naik darah lagi.


Brak..


Keyna membanting pintu mobil setelah ia keluar, matanya merah menatap kap mobil depannya penyok. “Anjing.. keluar loe..!!” Bentaknya keras ia menendang kap belakang mobil itu. Itu mobil Jep tinggi, jadi mobil itu sama sekali tak penyok sialan memang.


Ada empat orang berbadan kekar yang keluar baju serbah hitam dan juga berseragam sama membuat Keyna mengernyit. Mereka menatap Keyna penuh dengan senyum jahat membuat Keyna sadar jika ini jebakan. Sialan..!! “ Liat..! Mobil gue penyok gara-gara kalian, kalo bawah mobil itu gunain otak..! kalo berhenti pakek sendnya..! Berhenti ditengah jalan. kalian kira ini jalan nenek moyang kalian ha..!!” Bentaknya seakan tak tau apa-apa, padahal tangannya sudah mengancang-ngancang mengambil sesuatu dari dalam jaket kulitnya.


Keyna memasang wajah dinginnya. Sialnya mereka nampak natural dalam bekerja. Siapa kah yang menuruh mereka saat ini? apakah keluarga Handi? Atau Andi? Sialnya mereka semua yang selalu mengincar nyawanya. “ Gue mau CES uangnya... gue enggak sudi ngikutin kalian..!” Ujar Keyna dingin.


“Kami tidak mempunyai uang Ces Nona, nona ikut saja jika mau uang ganti rugi, kami akan memperbaiki mobil nona sebagaimana nona inginkan nanti.” Bujuk rayu sialan..!!! mudah sekali mereka mengatakannya, bagaikan menawarkan permen pada anak kecil saja.


Keyna mendengus” Nggak..!” Ujar Keyna lalu memutar tubuhnya untuk memasuki mobilnya. seperti yang ia duga, bahwa itu semua adalah Ekting dari mereka. Saat ini salah satu dari mereka mengarahkan sapu tangan kewajah Keyna.


Sayangnya Keyna sadar membuat ia mengelak dan Bugh.. tak ada yang kena, namun sang penjahat jatuh dengan tak elitnya. Keyna melihat itu langsung memijakkan kepalanya kasar keaspal panas itu, aspal yang hampir mencari karena teriknya matahari,” Siapa yang nyuru kalian ha?” Tanya Keyna. Kakinya dipegang oleh pria yang ia pijaki membuat Keyna semakin mengenyakkannya darah membanjir diwajahnya karena kerikil menembus tulang pipinya teriakan ia sangat keras cengkramannya dikaki Keyna semakin kuat namun semakin kuat ia mencengkaram semakin kuat Kena menginjak dan memutar septunya.


Langsung dari mereka bertiga mengeluarkan pistol masing-masing.” Jangan kabur, jika tidak kau akan kami tembak nona..!!!” Ujar salah satu dari mereka.


Keyna mengangkat kakinya dari kepala pria itu lalu menedangnya mebuat kepalanya melenting sakit. “Mau nembak gue? pacaran dong kita masa cinta segi Empat?” Ujarnya megejek.

__ADS_1


Rahang mereka meneras membuat Keyna semakin gencar menatap mereka keji. “Kurang ajar...!! Serang dia..!!” Ujar salah satu dari mereka membuat Keyna siaga.


Dengan cepat ia mengambil pistol yang terselip dipinggangnya. Ia melompat kebelakang pria yang masih terkapar itul pria itu baru saja mau bangun namun Keyna pijaki Keyna naik kekap mobilnya


Dor.. Dor. Dor...


Hanya tiga detik, tanpa berkefdidip, kepala mereka hancur kena tembaan Keyna. Mereka bahkan belum sempat menarik pelatiuknya karena terkejut melihat aksi Keyna. Salah stau dari mereka ada yang matanya pecah dan darah yang memecar kemana-mana.


“Ahhkk nggak asyik..” Gumam Keyna memutar pistolnya. Ia menatap mereka tanpa belas kasih. Mereka sudah bagaikan ayam yang baru disembeli.


Ia mengeluarkan hapenya lalu menelpon Boy. “Hallo Boy..” Ujarnya sat sambungan itu menyambung.


“Hallo. Kenapa babe?” Tanya Boy disana genit pada Keyna.


Keyna sudah biasa akan Boy.” Dateng kejalan cemara didekat hutan pinus bisa nggak? Soalnya ada yang mau ngincer gue. salah satu dari mereka belum mati,buat kalian mainin bisa nii, sekalian cari tau siapa yang nyuruh mereka bisa nggak?” Tanyanya lalu duduk diatas kap mobilnya. jalanan disana memang sepi, karenanya Keyna berani membunuh mereka.


“Lima menit kita sampai..!” Ujarnya saat mendengar kata ‘mainan’ Mainan dalam artian ‘mereka’


Keyna mengangguk.” See You..” Ujarnya lalu mematikan telepon ia memandang satu dari mereka tak sadarkan diri karena kepalanya terantuk lagi keaspal. Ia menghela nafas kasar. “Siapa yang mau main-main sama gue?” Gumamnya pelan, nyaris tak terdengar.


.


.


.


Like komen and vote ya...

__ADS_1


__ADS_2