
Mereka sudah sampai dibandara Indonesia. Ia mengunakan masker hitamnya dan juga kaca mata hitamnya. Ia menatap Keyna yang masih terlelap itu dengan tatapan kekehan, ia suka melihat wajah bantalnya Keyna dan suara dengkuran halus dari Keyna. Menurutnya sangat imut dan menggemaskan. Ia menggendong tubuh keyna ala Bridal Style santai lalu menurunkan pesawat dengan santainya.
“Biar saya bantu Tuan...” Salah satu bodyguardnya Alka maju dengan tegasnya saat melihat sang tuannya menggendong sosok gadis, yang ia ketahu jika Alka itu anti dengan perempuan, dan dikabarkan memiliki hubungan gelap dengan Angga asistennya, sebab mereka bisa melihat Alka menjadi manusia hanya dengan Angga, tidak dengan orang lain.
“Tidak perlu. Kalian siapkan saja semuanya dengan benar.” Ujarnya lalu melangkah tegas membuat pada bodyguardnya mengangguk dan mengikutinya, dua didepan dan empat dibelakangnya membuat Alka dilindungi secara baik dan terjaga.
Alka tak mau orang menyentu Keyna, apa kalian tau kenapa keyna tidur? itu karena Keyna diberi nobat tidur dikalah ia mengalami pusing dikepalanya dan juga tulang nya. Mungkin efek dari operasinya itu membuat sistem tubuhnya terganggu. Mau tak mau Alka harus bertindak seperti ini. untunglah ia sudah menyiapkan empat dokter untuk menemani perjalanan mereka.
Saat Alka turun, banyak pasang mata menatapnya dengan tatapan kagum dan juga iri. Iri ketika sosok yang dikawal sangat ketak itu menggendong sosok perempuan dipelukanya. betapa beruntungnya gadis itu dimata mereka. Mereka tak tau saja hdupnya Keyna, mangkanya tak pernah bersyukur dan juga membanding-bandingkan hidupnya dengan orang lan.
Alka diam dan menatap kedepan, mobil BMW sudah menunggunya membat ia menaruh tubuh Keyna disampingnya, ia memilih memakai mobil sendiri karena tak suka orang melihat wajah imutnya Keyna tidur. Ia terlalu serkah akan hidupnya Keyna.
Mobilnya melaju membela jalan, dibelakangnya ada mobil jep yang menlindunginya dan ia mengendalikan mobilnya dengan kecepatan santay, ia tak mau mengganggu Keyna tidur. ia memilih membawa Keyna kerumahnya. Rumahnya dan juga keluarganya. sebenarnya ada keraguan didadanya namun ia tak tau harus bagaimana, ia tak mau pernikahanya terlaksanakan, apalagi waktunya sangat mepet membuat ia harus memutar otak.
Mobil kesayangannya memasuki rumah itu. rumah bernuansa putih dicampur abu-abu itu. Rumah yang sangat besar dan juga nyaman, yang terletak disalah satu rumah terelit disana. Dan mobil itu berhenti didepan rumahnya. Tapi Keyna masih belum juga bangun membat ia khawatir.” Masih sakit kah?” Gumamnya menoel noel pipi Keyna karena khawatir.
Ia mendekatkan kepalanya kewajahnya Keyna lalu mencium pipinya mesrah..” jangan sakit lagi hmmm.. aku tak mau kau sakit.. ayo bangun..” namun Keyna sama sekali tak bangun membuat ia menghela nafas. Ia memilih keluar dari mobilnya dan berputar untuk mengendong Keyna untuk memasuki rumah besar itu. Disana sudah ada keluarganya yang menunggu membuat ia tak mau membuang waktu..
“Kau sudah pulang Sayang?” tanya sang ibunya dikalah melihat Alka yang baru saja tiba, namun keningnya mengerut dikalah melihat putranya menggendong seseorang yang menggunakan Hodie panjang berwarna Pink itu. Ia bingung, setahunya Alka tak menyukai perempuan, ya... ia pikir anaknya Gey.
.
“Pulang-pulang kau bawa siapa Alka...!!” Ujar dari sang papa nya membuat Alka menghela nafas. Disana ada ayah dan ibunya. Ada juga Ezi yang menatapnya dengan tatapan bingung. ia saja tak pernah digendong oleh sang kakak. Siapa gerangan yang berani memeluk sang kakak ha? Ia seorang adik cemburu akan hal itu.
Alka berjalan meninggalkan mereka yang bertanya.” Dia kekasih saya... “ Ujarnya membuat yang lain tertegun, ia memilih memencet lift dirumah itu untuk menuju kamarnya yang berada dilantai tiga. Iya.. dia akan meletakkan Keyna dikamarnya, bukan kamar tamu atau kamar manapun, sebagaimana ia janjikan, jika ia akan merawat Keyna dengan tanganya sendiri.
“Alka... kamu..!!” Vandi memegang dadanya yang sesak menatap anaknya.. anaknya kurang ajar sekali, disuruh pulang tapi malah begini, ia akan menikah satu minggu lagi tapi membawa seorang gadis. Ayah mana yang tak shok mendengar hal itu ha?
__ADS_1
“Sabar ya.. kita biarkan ini nanti sama Alka.. ya.. mungkin Alka tdai sedang bercanda..” Lea menenangkan Vandi yang sudah memegang dadanya karena sesak. Vandi baru saja sembuh dan sekarang sudah kambu lagi membuat ia tak suka pada Alka. Siapa gadis itu sampai membuat Alka membangkang. Apa gara gara gadis itu Alka membangkang dan tak menuruti keluarganya selama ini hm?
“Tapi bagaimana pernikahannya bu..” Ujar dari Vandi menatap istrinya. Perjodohan itu sudah dibuat semenjak Alka masih kecil.. dan ia tak mau mengecewakan sahabatnya itu, tapi ia tak memikirkan perasaan anaknya.
Vandi diam menatap istrinya. Ezi? Ia memilih diam saja. Ia masih kesal dengan perempuan yang digendong kakaknya itu. Alka sangat dingin dengannya semenjak ia kecil sebnarnya ia tak sadar kenapa Alka dingin denganya. Karena Ezi sendiri yang menjadikan Alka hanya karena selalu ingin main dengan kembarannya. Ia baru merasakan butuh Alka dikalah kembarnnya sudah meningal. Namun sayangnya Alka sudah tak membutuhkanya dan tak lagi menatapnya. Alka sudah dingin dan juga beku, beku sebeku besi yang tak bisa ia cairkan. Jangankan denganya. dengan orang tuanya saja Alka bagaikan patung menekin yang kaku, tak ada raut wajah apapun, mungkin ini yang namanya kekecewaan dan sakit yang sangat dalam.
Ditempat lain Alka membaringkan tubuh Keyna dikasar empuknya, sebelumnya ia mengunci pintu kamarnya karena tak mau ada yang melihat dan mengganggunya, tak lupa mengecup kening Keyna ia membuka bajunya, ini sudah biasa baginya karena selama disingapre mereka tinggal satu kamar dan Alka sudah biasa buka baju didepan Keyna. Awalnya Keyna marah dan risih tapi lagi lagi ia hanya bisa pasrah jika Alka sudah berkehendak.. ia benci akan hal itu.. ia benci mengakuhinya..
Alka memilih memasuki kamar mandi lalu membersihkan diri. Ia butuh istirahat karena lelah diperjalanan, ia tadi tak tidur karena terlalu khawatir akan keadaan Keyna. Dan ia menjaga Keyna sampai mereka telah sampai diindonesia.. akhs udahlah...
Benar adanya. setelah ia mandi dan menggunakan handuk kimononya ia memilih berbaring disamping Keyna dan menoel pipi itu.” Kau belum juga bangun rupanya. Apakah sesakit itu hmm?” Gumamnya karena efek obet itu akan panang jika skaitnya sangat parah. Ia mengela nafas lalu memilih tidur saja disamping Keyna dan memeluknya erat. Ia bahkan tak mengerikan rambutnya karena terlalu lelah.
...
Keyna melenggu dikalah ia merasakan tangan kekar diatas dadanya, sangat berat dan juga memeluknya erat mebuat ia harus bangun dari zona nyamanya. Ia menatap keatas dimana mendapatkan warnah hitam dan itu membuat ia mengucek matanya. Ia merasakan pusing saat ini.
alka yang merasakan pergerakan itu membuat ia menatap kesamping.” Kau sudah bangun hmm?” Tanyanya karena merasakan nyawanya mendadak terkumpul. “Masih sakit hm? Dimana yang sakit? Katakan padaku. Apa perlu kita kedokter sekarang hmm?” Tanyanya tergesa-gesa lalu memeriksa tubuh wajah Keyna yang memerah.
Keyna menggaruk tengkuknya yang tak gatal... lalu ia duduk dan sedikit menjauh, ia menahan tangan Aka supaya tak menghubungi dokter atau menggangkatnya untuk menghubungi dokter.. Alka menatap Keyna dengan kening yang mengerut karea tak percaya.”Kenapa hmm? Katakan padaku., kau kenapa?” tanyanya khawair dan merapatkan tubuhnya. Ia mengelus pipi Keyna yang merah lembut.
“Anu.. aku tak skaitk. Cuma... “ Ia meneguk saliva kering saat ini karena tak tau harus bicara apa.” Cuma apa Nana? Katakan padaku.. jangan membuatku khawatir saat ini...” Ketus Alka takut menatap Keyna yang gugup seperti itu.
“Tapi junior mu menempel dipahaku.. jadi jauhkan dirimu padaku.. kau tak pakai celana dalam he?” Ketus Keyna guup. Kenapa ia gugup? Padahal ia sudah biasa menatap adiknya kayak gini, tapi ia bisa saja tu. Bahkan dibawa bercanda olehnya dna adiknya. Tapi mengapa dengan Alka berbeda, ada rasa gugup dan malu yang bersatu. Apa karena mereka bukan siapa-siapa ya?
Alka menyibka selimutnya menatap kebawah, dan ia mendadak diam dan kaku karena Juniornya tak bisa dikondisikan. Tali kimononya terbuka saat ini membuat itu sangat nampak dan tak teralaskan. Ia mengumpat karena malu. Wajahnya bahkan lebih merah dari Keyna.
“Adikku juga suka begitu biasanya. Katanya itu gara gara kedinginan . Mungkin karena kau tadi setelah sudah mandi kau langsung tidur dan melupakan jika Ac disini bersuhu rendah..” Ujar Keyna mengentip diselah selah Alka. Tapi ia meneguk saliva keringnya karena merasa bodoh. Kenapa pula menatap punya orang ha? Dasar mata kurang ajar..gerutunya kepada dirinya saat ini.
__ADS_1
“Kau banyak tau ya tentang pria..” Gumam Alka membenarkan kimononya lalu bangkit. Ia tak suka Keyna mengetahui tentang pria. Sedekat apa keyna dengan adiknya sampai ia tau hal pribadi seperti itu hm? Itu tak normal bagi seorang kakak perempuan dan adik laki-laki bagi Alka. Alka memilih menggunakan baju nya didepan Keyna, sudah tak ada yang ia tutupi lagi sekarang. Sungguh ia sudah tak tau malu.
Keyna menghendus kan nafas kesal menatap Alka. “ Iya.. soalnya adikku setiap pagi suka begitu..” Ketusnya memalingkan wajahnya.” Aku haus mau minum.. bisakah kau mengambilkan minum alka?” Tanyanya mengalihkan pemibacaraan. Jantungnya sekarang sudah bagaikan orang yang lari marathon jauh. Ia malu dan ia terkejut.
Alka menatap Keyna dnegan tatapan datar.” mau makan sekalian?” tanyanya mendekat. Ia mengambil kucir rambut disamping nakas “Sini aku kucirkan supaya kau tak kepanasan..” Ujarnya mendekat lalu mengusap rambut nakal keyn aitu.
Kyena idam dan manut saja. Karena Aka tak pernah mengecewakan ika menyangkut rambutnya. ” Iya.. bawahkan aku buah apel, buah Pir angur, mangga dan semangka. Buatkan aku salad, oh melon juganya. Asal jangan ada buah pepaya dan pisang. Kejunya dibanyakkan..” Ujarnya meminta hal itu.” Oh iya. Just stroberi jugaa enak. Kau kemarin mencobanya direstoran ternyata enak loh.. ayo buatkan aku..” Ujarnya semangat.
Alka terkekeh smebari mencepilkan rambut Keyna. Ia mencium pipi Kena gemes. Keyna mengerang karena Alka suka sekali menciumya sana sini..” Ya sudah. Kau tungu sebntar ya.. aku akan menghantarkanya kesini.. aku akan membuatkan special untukmu..” Ia menepuk kepala keyna sayang lalu bangkit meninggalkan Keyna yang mengusap pipinya kasar. Lalu tersenyum kecut. Alka beraninya membuat jantungnya berdetak enggila smeacam ini.
"Tapi ini dimana ya?" Tanya Keyna kepada Alka karena kepo...
"Dirumahku. Kita sudah sampai sekarang.." Ujar Alka membuat Keyna mengangguk saja.
Sedangkan Alka berjalan menuju dapur dan membuka kulkas sebagaimana keinginan Keyna. Lalu ada pembantu yang mendekatinya.” Ada yang bisa saya bantu tuan muda?” tanyanya dengan sopan padahal usianya sudah jauh lebih tua dibanding Alka.
Alka menatapnya dnegan tatapan datar. “ Tak usah. Aku mau membuatkan makanan untuk kekasihku dengan tanganku sendiri. Kau pergi saja dari sini..” Ujarnya membuat pembantu itu menganguk saja lalu pergi. Sebab ia tau jika tuannya itu tak suka ditanya dua kali dan menjawab dua kali.
Alka memilih membuka buah-buah yang akan dia buat salad, dia bisa masak masakan yang Keyna sukai, ia mengupas buah semangka dan juga melon, mulai salat yang berisih banyak, ada buah kiwi, buah stauberi berbagi tambahannya, ada buah naga, semuanya sangat disukai oleh Keyna. Tak lupa membuatkan jus pesanan Keyna dengan senyum mengembang.
“Wah.. kakak ngapain? Enak ni.. aku coba ya..” Ezi dengan tak sopannya mendekat lalu memum just yang sudah dibuat oleh Alka secara susah paya untuk Keyna membuat sang mepu menatap adiknya tajam. Adiknya menghabiskan setengah jusnya lalu menaruhnya diatas meja lagi..” Emm enak sekali.. ini just terenak yang pernah aku minum..” ucap adiknya polos.
Prang.. kyak..
Adiknya terkejut dengan apa yang kakanya lakukan. Kakaknya membanting gelas yang berisih setengah jus yang sudah ia minum itu. Ia menutup mukanya dengan takut.. muka kakaknya sangat merah karena amarah.
Alka mengerang marah menatap adiknya itu.” Siapa yang menyuruhmu meminumkan just itu ha? Siapa? Saya membuatkanya itu untuk gadis saya., bukan kamu plak...” Ia menampar sang adik keras mebuat sang adik terpental dari sana dan terududuk, tangannya terkena gelas yang sudah pecah itu membuat ia terluka
__ADS_1
.
.