Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Menyesal


__ADS_3

Prang.. kyak..


Adiknya terkejut dengan apa yang kakaknya lakukan. Kakaknya membanting gelas yang berisih setengah jus yang sudah ia minum itu. Ia menutup mukanya dengan takut.. muka kakaknya sangat merah karena amarah. Alka mengerang marah menatap adiknya itu.” Siapa yang menyuruhmu meminumkan just itu ha? Siapa? Saya membuatkanya itu untuk gadis saya., bukan kamu Plak...” Ia menampar sang adik keras mebuat sang adik terpental dari sana dan terduduk, tangannya terkena gelas yang sudah pecah itu membuat ia terluka.


TAGAN Alka mengepal erat menatap adiknya nyalang. “ Kakak nampar aku Cuma gara-gara just itu?” Tanya Eza dengan nada bergetar terasa perih ditangannya karena luka yang cukup dalam itu. Bayangkan saja tanganya terkena pecahan kaca dan sedikit terhenyak seperti tu.


Alka menatap darah Ezi dengan tatapan datar.. lalu menatap didepan pintu, disana ada Vandi dan juga bunya Lea yang menatap Ezi khawatir membuat ia mendektai makanan salad disana. “ Astaga kamu kenapa Ezi? Kenapa kamu jatuh dan terluka?” Pekik Lea kencang menatap darah yang sudah menggelinang dimarmer itu membuat warna marmer yang awalnya putih sekarang sudah merah karena darah.


“Kakak dorong aku Cuma gara-gara aku minum justnya bu..” Ujarnya bergetar tak mamu menahan takut dan juga sedihnya. Ia takut menatap kakaknya yang nampak bagakan iblis menatapnya saat ni dan menangis karena terluka. Hatinya terluka karena sikapnya Alka yang sangat kasar denganya. Padahal diakan adiknya, adik kandung malah.


“Alka...!! kamu keterlaluan.. bisa-bisanya kamu dorong adik kamu hanya gara-gara jus...! kamu mau bunuh adik kamu ha?!!” Bentak sang Vandi menatap Alka tajam. Tangannya terkepal menatap Lea yang membantu Ezi untuk bangkit disampingnya dan membantu anaknya yang bergetar hebat itu untuk berdiri.


“Bik Li... Belikan saya jus stroberi sekarang juga dan antar kekamarku..!” Tanpa menjawab pertanyaan ayahnya ia meangkah membawa salad yang dihiasi banyak keju itu santay lalu meninggalkan keluarganya dengan raut tanpa rasa bersalahnya. Ia tak ada rasa bersalah, bersalah karena apa? Ketika hati sudah kotor, maka sesalah apapun kau, maka itu akan tetap baik menurutmu.


“Alka kamu dengar saya tidak..! kamu lama-lama makin kurang ajar ya sama orang tua..!!” Bentak sang ayah kepada anaknya itu keras karena tak diangap atau ucapannya tak digubris oleh sang putra rahangnya mengeras menatap Alka.


Alka tersenyum sins.” Urus saja anak kesayangan kalian itu.. bisa-bisa dia ikut dengan kembaranya nanti.. Dan saya tak merasa bersalah sama sekali. Karena saya melakuan hal yang sama sebagaimana dia dulu perah lakukan dengan saya. Jangan menggangguku jika kalian tak mau terkena masalah.” Ketsunya meninggalkan tempat itu, tak lupa susu coklat kotak rasa stubery didalam kulkas untuk Keyna..”Bik jus Sraubery jangan lupa..!” Bentaknya lagi membat pembantu disana gelagapan dan bergegas menuruti apa yang diinginkan tuan muda nya itu. Bisa-bisa dia juga kena celakanya nanti.


"Ba baik tu tuan muda..." Jawab sang pembantu dengan gugup. Alka lebih mengerihkan drai pada malaikat maut.. Iya.. kan dia belum pernah lihat malaikat maut wkwk..


“Alka..!!” Terak Vandi keras namun ia tak menyakiti Alka. Ia tak bisa menghajar Alka karena langkah Alka sudah jauh.” Udah Yah. Kita bantu Eza dulu, tangannya lupa parah ini. lihat darahnya banyak banget..” Ujarnya kepada sang suami menatap Ezi menangis dan tersak.


“Ya sudah ayo kita bawah kerumah sakit terdekat.. “ Ujar dari Vandi bergegas dan mengelarkan salah satu mobilnya. Sebenarnya Ezi bukan menangisi lukanya, luka ditangan dan dipipinya tak ada rasanya dibandingkan dengan rasa sakit didadanya rasa sakit dihatinya dikalah mendengar kata kakaknya tadi. ia merasakan sakit mendalam dikalah kakaknya sama sekali tak menyayanginya ia merindukan kembaranya saat ni. Ia ingat ucapan Alka tadi membuat ia mengingat masa lalunya.


Dimana Alka membuatkanya jus melon dan juga sang kembaranya Eza membuanya jus semangka. Dia tak menerima minuman dari Aka karena tak suka melon, ia tak suka bauh melon yang menurutnya menyengat itu dan lebih memilih semangka. Tapi alka memaksanya mencicip sedikit saja tapi dia malah membanting minuman itu dilantai membuat minuman Alka terapar.

__ADS_1


IA memaki Alka dan mengatakan jika jus itu tak enak. Ia meningalka Alka yang matanya sudah memerah karena menahan tangisan, karena memang ia suka tak menghargai kakaknya, karena memang ia tak suka kakaknya yang over protektif dengannya. Kakaknya melarangnya main dan makan es krim banyak, tak menyuruhnya makan coklat dengan dalih takut giginya rusak.


Beda dengan kembaranya yang selalu mendukung apa yang ia sukai. Mulai dari coklat, mereka suka makan coklat dimalam hari bersama, memakan eskrim setiap hari membuat ia sering sakit dan terkena amandel. Dia juga suka makan ciki-cicki yang mengandung micin tinggi dan itu padahal tak baik untuk otaknya. pokoknya ia menganggap kembaranya itu adalah hidupnya dan Alka adalah musuhnya. Ia tak suka Alka yang over denganya. Ia benci itu.


Bahkan kakaknya Alka masih over Peotektif dengannya yang memasuki Smp, dia dilarang pacaran dan dekat dengan pria, dia tak disuru main kemall sendirian ataupun dengan temannya saja, dan dia juga tak diperbolehkan menjadi salah satu anggota timchillrs di sekolahnya karena menurut akaknya ia tak suka Ezi mengenakan baju minim, beda dengan Eza kembaranya yang mendukung Ezi semuanya. Ezi boleh pacaran, Ezi boleh masuk Exshcool apapn dan juga mengunakan baju minim sekalipun, karena kembaranya akan melindunginya.


Namun kakankya berubah dimana dia dijodohkan dan mengatakan jika ia tak mau dijodohkan dan mencintai seseorag dan seseorang itu adalah sosok kembarannya juga sukai. Tapi ia disuru mengalah untuk kembaranya membuat Alka berubah dan juga dingin. Kembaranya juga tak memperhatikan Ezi lagi dan lebih suka main dengan orang yang ia sukai. Ia benci akan hal itu.


Alka memilih pindah keamerka karena melanjutkan sekolah disana, meninggalkan dirinya da kembaranya. Ia tak pernah pulang dan mereka juga tak pernah menanyakan kabar Alka jika tak terlalu penting, begitu juga sebaliknya. Orang tuanya juga tak suka menanyakan kabar Alka diluar sana, bahkan mereka berkabar bisa dihitung jari dalam setahun.


Alka kembali kermah dikalah kembaranya meninggal, dan Ezi bisa melihat kakaknya pulang tanpa ekspresi sedikitpun, tak ada air mata atau kesedihan. Kakaknya yang dulu kurus sekarang berisi dan memiliki otot. tubuhnya tak terlalu berotot ataupun kekar, hanya saja pas dilihat, kakaknya yang dulu sangat putih sekarang sudah sedikit kuning langsat. Ia yang awalnya perhatian menjadi dingin dan saat itu kakaknya bukan lagi dingin, tapi sudah menjadi patuh hidup. Tak pernah bicara jika tak perlu.


Sampai pada kakaknya mencari sosok yang pernah ia perebutkan dulu dengan kembaranya dan tak juga menemukanya, sampai ia nampak tak pernah pulang kerumah, ia memilih tinggal diapartemenya sendiri. Namun ia bisa meihat dimana Alka hancur mendengar jika gadis yang ia cintai tiada.


Sekarang Ezi menyesal. Ia menyesal mengabaikan kakaknya Alka. Ia menyesal mengingat itu semua. Ia meneysal dengan apa yang ia lakukan.


Sedangkan Keyna yang berada didalam kamar sedikit mengertu dikalah Alka sangat lama. Ia haus dan lapar. Mana kepalanya sakit lagi. Namun ia sadar, Alka bukan pembantunya melainkan Tuannya. Ia terkekeh geli, sebab Alka yang Tuanya tapi Alka juga yang menjadi babunya. Sekarang itu siapa si yang berkuasa?


Alka bisa menuruti semua keinginannya. Ia menjadi boneka untuk Alka, alka memeluknya, Alka menciumnya dan Alka juga mengelus kepalanya layaknya boneka kesayanganya. Tapi Keyna juga sama, ia bisa meminta apapun pada Alka, menjadi putri raja karena selalu dilembutkan dan berlaku sebagaimana yang ia inginkan, dengan kunci menurut dan tak membangkang. Lucu sekali jalan ceritanya bukan?


Namun lamunannya terhenti dikalah Alka masuk dengan nampan yang berisih satu piring besar yang diisi salad, kejunya bahkan menggunung membuat liyurnya Keyna keluar tanpa diminta. Ada susu kotak juga disana, dan jangan lupaan Es crim cap disampingnya. Hanya saja wajah Alka disana kurang baik dipandang bisa menyebabkan ketakutan akud untuk orang yang penakut.


Keyna menghela nafas. Ia harus berekting demi keselamatannya. Jika tidak ia akan menjadi samsaknya Alka lagi. Ia tak mau hal itu terjadi. Hidupnya terlalu miris jika ia harus disiksa lagi dan lagi, ia tak mau lagi, dan ia tak lagi mau hal itu terulang. Cukup dua kali saja hidup dimuka bumi penuh siksaan.Kau harus nurut denganku.. karena kau adalah noneka ku sekarang hmm. itukah yang Alka camkan.


Saat Alka mendekatinya ia tersenyum.” Kamu kenapa hmm? Kenapa mukamu jelek begitu? Jangan cemberut. Ketampananmu bisa berkurang jika begitu..” Keyna mulai bermain perannya sang boneka bak. Padahal ia mah lebih seram dari pada Anabel.

__ADS_1


Alka menatap Keyna dengan tatapan sendu.. lalu ia memeluk tubuh rapu itu erat.” kau harus ngat jika kau tak boleh membangkang dan meningalkanku Na.. karena kau hanya punya kau untuk alasanku tersenyum. Aku hanya punya kau untuk bisa merasakan dimana jalan untuk pulang..” Gumamnya dengan menangis.


Keyna merasakan bahunya basah membuat ia menghela nafas. Alka mah suka nangis tak tau tenpat. Namun ia mengerjab dikalah merasakan pipnya dicekam oleh Aka erat membuat matanya bertabrakan dengan mata kelamnya Alka. “Kenapa kau pergi Nana.. kenapa? Maafkan aku.. maaf aku tak pernah memperjuangkanmu hiks hiks.. Nana..” Gumamnya begitu rapuh membuat Keyna juga merasakan pedih dihatinya.


Mungkin ini yang dinanakan simpati batinnya keyna. Ia mengelus pipi Alka bagaimana ia mengelus pipi adiknya lembut. nia mendekap kepala Alka didadanya karena tak kuat melihat wajah yang biasanya dingin sekarang begitu rapuh dan sangat menyedihkan.” Tenanglah. Aku tak akan pergi mena-mana. Aku akan ada disini bersamamu dan menjadi rumah untukmu pulang.” Gumamnya yang ia sendiri tak tau dari mana asal suara dan juga ucapan itu.


Aka menenggelamkan kepalanya didadanya Keyna karena lelah. Lalu ia menegakkan kepalanya dan menatap Keyna.” Terimakasih karena sudah berjanji.. “ Gumamnya mengelus pipi Keyna lembut.


Keyna menganguk lalu menatap kearah meja sampingnya.” Aku mau makan dan minum. Ayo makan bersama.. aku akan menyuapimu kali ini.” Ujar Keyna semangat untuk mengalihkan rasa sedih dan rapuhnya Aka tadi. supaya Alka tak merasa canggung juga. Lagipula rasa laparnya tak bisa ditorer lagi sekarang.


Aka mulai menghapuskan air matanya lalu mengambil bantal untuk punggung keyna, ia mengangkat tubuh Keyna supaya duduk menyandar dengan baik. Keyna hanya nurut saja karena memang ia tak bisa apa-apa selain dibantu. Tapi Keyna tak pernah megeluh dihadapan Alka. Ia menganggap jika sekarang ia hanya istirahat untuk menghadapi dunia, ia hanya istrahat untuk memulai kehidupanya dengan yang baru,...


“Mau minum dulu atau makan? Atau mau es krim?” Tanya Alka menatap Keyna dengan alis terangkat. Ia menatap semuanya disampingnya itu.


Keyna menatap semua makanan itu sembari berpikir. Lalu tersenyum.” Aku mau munum dulu.. tapi kau bisa buka es krim juga. Nanti kita campur dengan salatnya. Sini letakkan diatas pahaku..” Keyna menepuk pahanya dengan lembut.


Alka terkekeh lalu meletakkan bantal dipaha Keyna terlebih dahulu baru meletakkan nampan itu. Ia mencolok mnuman untuk drinya dan juga Kyna. Keyna dengan tersenyum memeguknya dengan nimat.” Terimakasih pangeran..” Ujar Keyna layaknya ia bersikap kepada adiknya.


Alka terkekeh. ia mengelus kepala keyna sayang.” Ayo makan. Aku sudah membuatnya dengan tanganku sendiri.” Ujar Alka membuat Keyna memakan saladnya. Ia cukup kagum karena banayknya keju diatasnya. Ia mencampurkan semuanya lalu Alka membuka kotak Es krim didepanya Keyna. Ia tau kebiasaan Keyna jika makan salad maka ia akan mencampurkanya dengan es krim.


“ Terimakasih..” Ujar Keyna lagi menatap Alka.. ia memakan saladnya terlebih dahulu. Salad yang Alka buat mengunakan potongan buah yang cukup besar-besar. Katanya supaya Keyna bisa menyerap vitaminnya lebih apa memang memperngaruhi? Entahlah Keyna tak tau. Tapi ia suka akan hal itu. Karena ia memang suka buah.


“Buka mulutmu... biar aku suapi, ini sangat lezat asal kau tau..” Ujar Keyna mengarahakn sendok yang berisih buah apel yang dicampur dengan es krim. Alka membuka mulutnya dan menerimanya dengan senang. Tapi Keyna malah mempermainkannya membuat makanan itu malah mengenai pipnya dan hanya sedikit yang mengenai mulut Alka. Untung Alka menangapnya dan tak nengenai seprainya. Jika jatuhkan bisa semut semua.


“Hahah.. kau nakal ya..” Ujar Alka tergelak dan mengambil alih sendok Keyna dan menyuilkannya kehidung Keyna membuat Keyna tergelak. Dalam Hati Keyna sekarang bahagia, karena ia bisa mengalihkan kesedihan Alka dan membuat ia tersenyum. Setelahnya Alka menjilat es krim dipipinya karena sudah comeng sana sini.

__ADS_1


Toktoktok.. “Maaf tuan.. saya menganghgu..” Mendadak dua insan itu diam dengan Alka yang mejilat Pipi Keyna dan tanganya menahan nampan itu... sedangkan Keyna malah tergelak disana. Jika dlihat mereka sangat dekat dan detail membat siapapun akan salah paham melihatnya.


__ADS_2