Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Baik.?


__ADS_3

Cuma mau kasih tau kalo Lingling udah Ada ya. Judulnya "Dimensi Putri Lingling Ke Duni masa depan.. " Kalo enggak tinggak liat priofil authur ya.. Ini lanjutan yng Putri Zhu Qira Han oke...


Disinililah Riko dan lainya sekarang, diruang rawat ibu mereka yang sekarang sudah jauh lebih baik, d6na efek dari obat itu teryata hanya satu hari dan hari berikutnya adalah hanya lemas lemas saja, tanpa mereka sadari jika ibu mereka terancam akan lumpuh total dan tak akan bisa sembuh lagi karena otot dan saraf tubuhnya sedikit desis sedikit melebur dan rusak.. wahh…. Bahkan ginjal ibu mereka yang akan terkena bermasalah, Sebagaimana yang Keyna rasakanlah ya..


Dara menatap kakak-kakaknya yang disampingnya itu, “Permisi..'' itu membuatnya yterkejut, bukan hanya dirinya, tapi juga kakak-kakaknya yang sibuk disampingnya itu, sibuk dengan guling guling saja.,


“Siapa ya?” Gumamnya Daren bingung.” Apa kak Fiko ? apa Keyna yang jenguk mami?” Tanyanya dengan Riko disampingnya itu. Riko mengangkat bahu acuhnya kepada adiknya itu lalu menatap Daren dengan tatapan memeriintah.” Tolong bukain gih,, “Ujarnya dengan tenang disana.


Daren mengangguk lalu bangkit untuk membuka pintu ruangan maminya sakit disana, “Iya.. siapa?” tanyanya lalu menatap sang empuh., yang tak lain adalah bik Yanti.”Eh Bik Yanti, ngapain disini? Mau jenguk mami ya?” tanyanya ramah dengan pembantunya Keyna yang dulu juga pembantunya… pahamlah ya wkwk.


Bik Yanti tersenyum lalu mengangguk, dibelakangnya ada dua bodyguard yang berbadan kekar membawa paperbeg disana.” Iya den, tadi disuru sama mbak Keyna buat bawain makanan buat kalian, dan beberapa buah buat kalian jaga maminya disini, katanya dia enggak bisa datang karena benci bau obat..” Sebenarnya bukan itu ucapan Keyna, yang benar itu dia bilang’ Saya kasihan dengan mereka, pasti mereka disana belum makan karena tidak punya uang… dan saya juga bukan siapa-siapa merekakan buat jenguk maminya mereka? Jadi kamu antarkan semua ini biar mereka tidak memikirkan saya jahat.’Itulah yang dia ujarkan sebnarnya. Hanya saja bik Yanti tak sejahat itu untuk jujur.


Daren yang belum makan disana seharian ini karena tak punya uang tersenyum kepada bik Yanti.. “Siapa si Dar? Kok lama banget bukanya?” Tanya dari belakangnya itu yang tak lain adalah Riko, ia mendekati Daren dengan menggaruk lehernya itu.


“Eh mbok Yanti..”Ujarnya tersenyum ramah, 'dulu saja ketika jadi tuannya ia tak senyum, wekarang sudah jadi pembantu baru senyum’ Batin Bik Yanti.


“Ngapain bik kemari? Mau jenguk mami ya?” Tanyanya sama dengan pertanyaanya Daren.


“Ini den nganterin makanan dari nona Keyna buat kalian, katanya takut kalian sakit dan laper disini dan enggak punya uang buat beli makanan, dan beberapa buah dan baju bersih buat kalian.”Ujarnya menunjuukan bodyguards disana.


Riko tertegun disana mendengarnya, lalu mengerjab. “Oh makasih ya bik, sini masuk aja.. taru barangnya didekat mami, maaf ya soalnya ini Cuma ruang biasa, jadi sempit.”Ujarnya dengan gugup kepada bik Yanti. Ia menatap Daren dengan tatapan senyumnya itu. Bagaimana tidak tersenyum bisa mendapatlan makanan yang banyak begini kan? Ada baju lagi..


“Biak den..” Ujarnya bik Yanti lalu menyuru dua bodyguarsnya itu meletakkan barang diruangan itu. Dara yang kaget pun langsung berdiri dan menatap kakak-kakaknya bertanya, dan jawabnya sama membuat Dara terkejut. Keyna baik? memberi semua ini? Dan beda halnya dengan mami mereka yang membulatkan mata karena terkejut, hanya saja karena matanya yang sayu tak membuat ia Nampak.


“Yaudah den.. saya permisi ya.. semoga maminya den den sekalian cepat sehat.. bibik pulang ya.. “Ujar bik Yanti pamitan membuat mereka mengagguk dengan senyum terimakasih. Sebenarnya uang Keyna disana masih ada, hanya saja mereka tidak berani memakainya. Dan Keyna yang dirumah belum mendapatkan laporan jika mereka mengambil uang lebih untuk ibu mereka membuat Keyna sadar jika mereka belum makan sama sekali dari semalam..


Jadi ia berinisiatip buat memberi semua ini, bukan untuk appa-apa, hanya rasa kemanusiaan. Lagipula ia tak terlalu menaruh dendam dengan mereka semua. Dan lagi bukankah seharusnya ia berterimakasih dengan Keyla? Setidaknya ia masih diberi kesempatan hidup? Dan ia juga sudah berjanjid engan Fiko untuk baik dengan mereka? Keyna orang yang biasa saja sekarang karena apa? Karena Keyla tak penting dihidupnya… kebencianya kepada Handi dan Dita karena mereka adalah orang tua yang egois, sedangkan dengan Dara? Dara adalah orang yang licik.

__ADS_1


“Wih kita makan juga akhirnya kak.”Ujar Daren membuka paperbeg makanan disana menatap isinya diikuti oleh Riko dan Dara tak kalah bahagianya melihat makanan itu. Memang benar ya, semakin miskins eseorang, maka semakin mudah juga membuat ia berbahagia..


Mata mereka melebar dikalah melihat makanan disana cukup enak dari restoran ternama.”Wih.. ayam bakar kesukaan kita.. “Ujarnya Riko dengan bahagaia disana.” Wihh ada mie instan lagi.. kayaknya Nona Keyna tau banget ya kita enggak punya uang.”Gumamnya Daren meringis disana, melihat ada beberapa mie instan dan juga beras untuk dimasak.


Riko tak kalah menangis dibuatnya.”Yuk makan.. syukurlah kita bisa makan hari ini..”Ujarnya mengambil satu kotak makanan disana, diikuti oleh yang lainya disana.. “Wih ada sayur yang lain juga kak.”Ujarnya Daren menghamparkan makanan disana diatas lantai yang tak tau itu bersih atau tidak, tapi ia letak saja kotaknya disana membuat yang lain tersenyum, ternyata ikan bakar dan cah kangkung.


Dengan senyum lebar mereka makan bersama. Riko disana bahkan sampai menangis dibuatnya.”Teryata Keyna baik ya orangnya.”Gumamnya sembari memakan makananya itu nikmat membuat Daren mengangguk dan tersenyum setuju dengan saudaranya itu. Beda dengan Dara yang tau suka Keyna dipuji dan dipuja sebegitunya.


“Inget kak, dia temenya Andes, bisa jadi dia juga jahat kayak dia, dan dia bais sekarang tu Cuma pura pura.”Dengusnya tak terima karena Keyna dipuji. Tapi tanganya masih saja menyuapi makanan yang diberi oleh Keyna itu.


Daren melihat adiknya itu memutar bola mata malas.” Jangan kayak gitu, kalo enggak ada Keyna kita udah jadi gelandangan diluar sana tau nggak.! Kalo dia berteman dengan Andes wajarlah, diakan cantik, pinter dan juga sombong, jikapun dia sombong wajar lah, kita dulu kayak juga sombongkan? Apalagi dia yang kekayaannya jauh diatas kita yang dulu.”Ujarnya membela keyna.


Riko mengangguk setuju kata Daren.” Lagian yang dibilang Daren bener kok, liat, dia ngasi selimut sama kita,, jaket buat kita dan juga buah yang bisa gue pastiin itu mahal dan berkualitas, disana juga ada vitamin lengkap buat kita. Kurang baik apa si, Cuma ya itu, semua kebaikanya dia tu ketutup sama cara dia ngomong doang…” Ujarnya kepada Dara lalu menyuir ayam yang rasanya sangat nikmat. Ia bahkan lupa kapan terakhir kali memakan makanan semahal dan selezat ini dari restoran ternama...


Dara mendengus dibuatnya, tapi benar semua yang dikatakan oleh uda saudarannya itu. Tapi ia tak suka mereka memuji orang lain selain dirinya, ia mau terlihat unggul dari yang lain. Bisa dikatakan ia iri dengan Keyna.


Riko yang mengunya itupun menatap Daren dengan terkejut.” Loe enggak nanya sama Keyna bisa enggak dia bilang sama Andes buat enggak ngancurin keluarga kita?” Tanyanya nanar dengan adiknya itru,.


Daren mengangguk namun terlihat sendu.” Katanya dia enggk bisa bilang itu karena itu bukan wewenang kita,. seharusnya kita tu harus bersyukur karena Andes Cuma buat hidup kita kayak gini, karena sebenarnya Andes itu pecykopat..”Ujarnya dengan meringis, ia masih ingat ujaran Keyna.” Dan hukuman yang dia kasih kekita ini Cuma hukuman yang paling ringan, karena biasanya Andes kalo kasih hukuman, ya kita bakal dibunuh ecara kejih dan dikasih sama binatang peliharannya atau anjing jalanan.” Ujarnya membuat Dara berhenti makan karena mual akan cerita saudaranya itu.


Rilko diam disana dengan nanar. Jika Fiko sudah bekerja dan Daren yang juga akan bekerja? Terus dirinya bagaimana? Apa karena fisiknya yang begini Keyna tak menawarkan dia pekerjaan, apa karena matanya yang buta sebelah ini...? jadi tidak selera makan lagi.


Kata anak gaulnya Insecure...


“Kak Riko enggak apa-apa?” Tanya Daren membuat Riko menggeleng dan meminum minumannnya karena terasa langsung kenyang.


“Oh iya Daren lupa bilang..”Daren mengerjab sembari meminum minumanya terlebih dahulu membuat Riko terkejut dan menatapnya.” Katanya dia juga sebenarnya mau jadiin kakak kerja dengan dia, Cuma ya gitu, kakak yang paling tegas dan paling rajin dari diantara kita… jadi dia masih mau nguji kesungguhan kakak kerja. Soalnya kakak cocok banget buat jadi tangan kanan dia dikantor pusat milik ayahnya dia yang akan dikelolah sama diknya Reyano. Ya dia masih mantau soalnya dia enggak mau salah pilih.”Ujarnya membuat Riko tersneyum cerah.

__ADS_1


“Yang bener Dar?” Tnayanya semangat.” Jadi.. jadi nanti kakak bakalan juga ada kerjaan enggak jadi pembantu terus?” Tanyanya membuat Draen menggeleng.” Kamu enggak bohongin kakak kan Dar?” Tnayanya semangat dan kepo.


Daren mengeleng sembari meneguk minumnya.”Enggak kak., Cuma ya itu, dia enggak bisa jamin, soalnya dia punya seribu system buat mantau kakak, apakah kakak pantes buat ngisi jabatan itu atau enggak, soalnya dia enggak mau salah pilih, selagi kakak kompenten dan setia, kakak taulah ya. Keyna itu kek gimana dan Alka itu gimana?” Tanyanya membuat Riko tersneyum cerah sembari mengambil nasinya lagi, rasanya ia tak lagi galau memikirkannya.


“Betewe udah lah jangan bahas masalah Keyna muluh. Pusing gue..!” Ujar Dara menaruh nasinya dibawa karena sudah habis, ia menatap suadara saudaranya tajam.” Tapi ngomong-ngomong si Alka itu kenapa ya enggak pernah gue liat dia senyum? Dingin banget sumpah.”Gumamnya kepo.” Tapi ganteng sii.. banget malah.” Ujarnya meringis. Ia membayangkan wajah tegasnya Alka saja tak kuat apalagi ketemu, ia bahkan kadang suka getaran orangnya.


“Loe suka sama Alka?” tanya Riko tajam dengan adiknya membuat Dara menggeleng kaku. Riko menghela nafas dibuatnya.” Dar gue minta tolong sama loe ya. Jangan sampai gara gara loe hidup kita hancur yang kedua kalinya, jangan sampek loe kayak mami ya Dar… kita baru ngerangkai mimpi kita yang udah hancur, masa loe mau hancurin lagi si.”Ujarnya menasehati adiknya itu.


Daren mengangguk setuju dengan kakaknya itu.”Bener kata kak Riko dar, kalo loe kau sama cowok lain aja deh, yang mau sama loe aja dar.. jangan rusakin hubunganya mereka, jujur aja ya, gue juga suka sama Keyna, Cuma ya gue harus sadar diri dan sadar derajat gue. Gue Cuma debu disepatuinya Alka tau nggak..”


Dara mendengus dibuatnya menatap saudara saudaranya itu.” Kan Dara Cuma nanya..”Jawabnya kepada kakak-kakaknya itu.” Tapi kalo Alka mau sama gue enggak apa-apa kan? Lumayan kalo dia mau sama gue kalian enggak usah kerja sama keyna karena kita punya Alka yang bahkan punya kekayaan yang luar biasa.” ;Lanjutnya dengan pede dengan suadara saudaranya itu.


Prankkk....


Riko membanting makannya itu membuat Dara terkejut” jangan jadi mami Dara..!! jangan gila harta kayak gini..!! degan ulah loe yang kayak gini nanti keluarga kita bakal hancur berkeping keping, loe taukan kalo Keyna temennya Andes, dan loe bisa bayangin apa yang terjadi sama keluarga kita nanti?” Tanyanya tajam dnegan adiknya itu.


Dara terkejut dibuatnya.”Inget.. jangan jadi murahan kayak mami, cuma karena harta kita kehilangan segalanya.,!!” Tajamnya lalu pergi dari sana. Ia masih tak bisa menerima kenyataan saat ini. Siapa si yang bisa menerima kenyataan begini? Tak ada bukan? Untung yang dibanting Riko tadi itu Cuma mika pelastik bukan kaca membuat disana tak terlalu kacauu.


“Inget ya Dar.. jangan sampek apa yang loe lakuin nanti bukannya membantu keluarga kita.. tapi malah ngehancurin keluarga kita yang kedua kalinya.. kalo itu sampek terjadi, gue sendiri yang bakal bunuh loe..! meskipun gue sauadara kembar loe.. gue enggak butuh saudara yang murahan dan juga Cuma buat poetaka kayak mami..”Lanjutnya lalu memberesi makananya dna bangkit meninggalkan Dara yang duduk disana sembari meremas mika yang ia genggam erat itu. Daren mengambil baju yang disiapkan Keyna tadi lalu masuk kekamar mandi untuk mandi.


Dara disana meremaskan mikanya itu dengan kuat lalu membantingnya juga, ia menatap sembarangan arah dan mendengus.” Kenapa si Keyna lebih beruntung dari hidup gue?! Kenapa sampek kalian malah dukung dia, kan seharusnya kalian tu dukung gue yang sebagai adik kandung kalian..”Gumamnya kesal dengan keadaan sekarang lalu menendang sisa makanan disana. Dita? Hanya menangis dalam diam disana.


Dan tak disadari oleh mereka bertiga jika semua itu dilihat oleh Keyna, karena salah satu paperbeng yang ada disana terselip cift yang berbentuk kamera kecilnya.


Dibelakangnya ada Alka yang sedang memeluknya dengan selimut yang membungkusi tubuh mereka berdua dan laptop diatasi tubuh merekamembuat Keyna menatap Alka dengan tatapan kekehan..” Sekarang terlihatkan, siapa yang panats aku kasih kesempatan dan siapa yang harus aku singkirkan bukan?” Tanyanya dengan kekehan khasnya.


Alka mengangguk dengan mengusap lenganya Keyna.” Just.. kamu memang wanita cerdas Keyna..” Ujarnya tersenyum lembut membuat Keyna menatap Alka tajam” Dan apa kamu bakal suka sama Dara suatu saat nanti?” Tanyanya dengan selidik yang tajamnya. Itu membuat Alka tergelak kencang.

__ADS_1


__ADS_2