Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Membalas kah?


__ADS_3

“Permisi…!!! Ini Key bajunya..!!” Itu suara dari luar membuat Keyna Dan lainya menatap kearah pintu dan menatap dengan kening yang mengerut karena terkejut. sebab suaranya bagaikan orang yang sedang dikejar anjing saja..


Dan benar saja.. disana ada Dara,, dengan nafas yang naik tutun ia melambaikan bajunya dan memberikan kepada Keyna dengan lelahnya..”Ma-ma-Maaf Key.. tad tadi saya ngambilnya sama aa Reyano agak lama.. huh u..”ujarnya dengan dada naik turun karena nafas yang kembang kempis disana.


Rfghjjkjkffff


Keyna dan lainnya menahan tawanya dibuatnya menatap Dara disana.. sedangkan kakak-kakanya yang baru saja menaruh makanan diatas meja itu datar menatap adiknya disana.. andes bahkan berpaling karena menahan tawa disana..


Dara menunduk malu dibuatnya membuat Keyna mengusap bibirnya “Itu orangnya udah tidur.. jadi enggk usah lagi.. kamu kelamaan..!!”Ujarnya Keyna dengan sinisnya kepada Dara..


Kalian tau bagaimana keadaan Dara? Dara tadi disuruh mencukur bulu keteknya Haikal dan juga Egi.. itulah yang membuat Dara muntah berkali-kali karena jijay.. sedangkan Reyano dan Haikal hanya numpang tawa saja disana.. lalu Daera juga didandan oleh mereka tapi Dara tidka boleh melihat kaca. mangkanya Dara disana juga sangat kacau penampilanya membuat Keyna dan lainya tertawa.


Dan sekarang dengan mudah nya Keyna bilang enggak usah? waww.... Dara menghela nafas dalam dibuatnya.. padahal ia sudah berjuang mati matian sampai ingin mati rasanya.


“Kamu kenapa bisa gini Dar?” Bisiknya Riko kepada adiknya itu meski lucu tapi ia tak terima adiknya begini. Sebab Bola mata Dara dibuat berwarna pink soflen sekarang.. kalo wajahnya berwarna merah pink juga dan beberapa berwarna merah.. ia dijadikan bahan lukisan oleh Rafka yang kelewatan suka gambar itu.. belum lagi Dara mengenakan baju mascopai sekarang, yang ada ekor dan juga bando kelinci itu loh membuat ia terlihat bagaikan badut tak jadi saja


Dara mengeleng cepat.”Tadi habis main sama Reyano.. tapi aku kalah jadi ya gini.”Jawabnya bohong. Sebab jika ia menjawab jujur maka yang mendapatkan dampaknya bukan hanya dirinya. Tapi juga keluarganya.. dan ia lebih menyayangi keluarganya dari pada dirinya sendiri.. ia meremas sisi baju maskopainya itu tegang. Mana bajunya sexy banget lagi.. bahkan roknya itu hanya satu kilan dari atas paha membuat kaki jenjang itu sangat terekspor. Kita Haikal kurang seksi jadi ya gini.. namun menurut Dara ini lebih baik dari pada harus membersihkan kamar Reyano bagaikan kapal tetanik yang menabrak gunung es.. hancur lebur..


Lalu suara dari luar lagi mengintruksi Keyna membuat Keyna dan lainnya menatap kedepan dan disana ada Bik Yanti dan juga Draiver membuat Keyna tersenyum tipis.”Ini Non pesanan non datang… “Ujarnya Bik Yanti disana dengan gugup kepada Keyna.


Riko dan Daren disan tertegun dibuatnya., maksdunya bagaimana ini? Mereka masak buat apa jika begitu? Mereka sudah susah susah masak dan tak dihargai? Maksdunya bagaimana ini? Namun Keyna tak peduli , meskipun Keyna melihat mata mereka saling lirik.” Tarok diatas meja aja bik.. kita akan makan kok.”Ujarnya Keyna memerintah.


“ Baiik Non..”ujar dari bik Yanti dengan gugup lalu masuk meletakkan makanan disana, lalu diikuti oleh draiver makanan yang Keyna pesan. Ada banyak disana dari restoran ternama dan juga berkelas.. itupun sudah disiapkan semua mangkok yang higenis dan sebagainya disana tinggal Keyna makan. Bik Yanti menaruh makananya secraa gugup dan gemetar. Ia bisa merasakan hawa jika sebenarnya Keyna bukanlah orang baik, dan ia juga tau jika Keyna bukanlah orang yang jahat karena sikapnya selama ini. Tapi entah apa yang membuat Bik Yanti tak bisa tenang jika didekatnya itu ia tak tau. Padahal Keyna tak pernah berkata kasar atau menyuruhnya berlebihan. Keyna bahkan jarang sekali meminta bantuan dengannya dan jikapun meminta bantuan pasti diawal perkataan ia akan kata kan’Tolong’ yang artinya ia menghormati dirinya bukan?


“Su sudah Non..”Ujar Bik Yanti ketika setelah menatap semua makanan yang terbuat dari makanan luar separuh dan dalam lokal juga. sebab Andes pemakan makanan luar dan Natan pecinta makanan local. Entah lidah mereka memang berbeda.. diajarkan kan saja sebab Andes memang bukan asli local.

__ADS_1


Keyna mengangguk.”Oke.. makasih bik.. ini uangnya..”Ujarnya Keyna mengeluarkan uang beberapa lembar berwarnah merah itu dengan bik Yanti untuk membayar makanan yang ia pesan itu secara datar dan juga santay namun terjatuh karena.


Andes menatap dompet yang dipegang Keyna teliti lalu mengusap punggungnya. Ia menatap Keyna dengan senyum tak menyangka lalu merebut dompet itu membuat Keyna terkejut.”Oh loe nyolong dompet gue ya..”Ujarnya dengan kekehanya lalu membuka dompetnya yang isinya sudah habis.. ia bahkan menuangkanya dan menokok-nokoknya supaya uang yang tersisah itu jatuh. Namun nyatanya tak ada yang jatuh.. yang ada hanya kartu-jkartunya salah satunya Black card. sebenarnya Andes tak suka Blackcard karena kartu itu adalah kartu kredit. Ia lebih suka belanja dengan cas. Tapi untuk persiapan dan gaya gayaan saja lah baginya ya. Itupun ia punya tiga buah.


Keyna mengerjab dibuatnya menatap Andes lalu mendengus.”Ellah uang segitu doang. Gue juga punya.. tapi gue enggak bisa jalan ngambil kebrangkarnya Des…”Ujarnya Keyna jujur.”Lagiankan loe pada yang mau makan ya kalian lah yang bayar masa gue..!!”Ujarnya Keyna mendengus menatap Andes dengan tatapan delikanya.


Andes menatap Keyna dengan delikannya.”Yey nih cewek…!! Gue kira loe yang neraktik kita karena kita dirumah loe Tung…!!”ujarnya Tung itu artinya Lutung ya…


“Lagipula gue tu bukanya nggak punya uang. Cuma gue males banget nyair uang.. mana yang lain pada sibuk lagi. Loe taukan lah gue gimana?” Tanyanya dengan sinisnya kepada Keyna. Yapps.. Andes jarang memegang uang ces.


Keyna memainkan bibirnya mengejek Andes.”Pelit bilang aja Pelit..!!”Ujarnya mendengus.. “Tinggal masukin,, terus gesek tarik deh uangnya. Gitu aja nggak bisa….”Lanjutnya dengan dengusan kepada Andes.


“Maaf non.. ini abang draivernya mau bayaranya soalnya dia juga mau nganterin pesanan ditempat lain katanya.”Perkatakan Keyna dipotong membuat mereka pokus menatap Keyna dengan tatapan Tanya dan juga gugup.


Keyna menatap Andes dengan tatapan sinisnya.”Gara gara dia nih.”Ujarnya lalu memberikan uang yang tadi tak jadi diambil tukang draiver.”Nih bang uangnya. sisanya ambil aja sama abang..”Ucapnya dengan senyum manisnya kepada draiver.


Setelah draiver pergi dari sana Keyna menatap Daren dan Riko disana dan Dara juga.. ia bertepuk tangan ceria lalu berkata.”Yaudah ayok makan.. “Ujarnya dengan semangat. ”Dan kalian..”Ia menunjuk Daren dan Fiko yang sedari tadi diam menatap mereka itu.”Bawah lagi gih makanan kalian kebawah.. kan makanan kita udah sampek.. kalian makan sendiri aja.”Ujarnya Keyna dengan santaynya tanpa tau apa yang dilakukan oleh mereka disana saat mau masak disana.


Darend an Fiko saling tatap karena tak mengerti lalu menatap Keyna dengan tatapan mengerjabnya.,” Kita? Bawa lagi kebelakang? Makananya?” Tanya Riko dengan mengerjab polos disana menatap Keyna meminta penjelasan dengan teliti.


“Kalian Tuli?!!!”Tanya Andes dengan delikan membuat mereka terdiam.”Kalian bawah makanan sampah kalian kebelakang.. menurut kalian kita mau makan makanan yang kalian bikin?” Tnayanya mendelik membuat Riko dan lainya tertergun.”Bisa-Bisa mati keracunan kita.”Lanjut Andes.


Daren mengepalkan tanganya disana merasa tak dihargai, ia sudah susah paya masak tapi ini yang ia dapatkan.. mereka tak tau saja bagaimana mereka masak tadi.. tangan Riko saja kecipratan minyak panas dikalah masak ikan goreng tadi.. bukan hanya itu. Tangannya juga terkena pisau dikalah ia membersihkan ayam dan juga memotong bawang.. akh.. mengingat bawang tadi ia sempat menangis karena pedihnya bawang yang memasuki matanya itu. Dan dengan mudahnya mereka bilang makanan yang ia masak itu sampah? Ini apa?


Sedangkan Riko menghela nafas supaya tak meluapkan amarahnya sekarang. Ia bukanlah sosok yang pandai memasak. Ia bahkan baru kali ini disuru suru seperti ini.. ia sudah masak dengan telaten. Melihat Youtobe dari HP bik Yanti tadinya dan sekarang makanannya tak dimakan malah dihina.” Tapi makanan kami bukan sampah dan tidak beracun.. kami masaknya sudah benar dan susah paya kok..!!”Jawab Riko dengan menekan kata katanya. Namun tanganya sudah ditahan oleh Dara takut kebablasan saat marah nanti terkena masalah lagi. Dna parahnya kamar Keyna ini barangnya ratusan juta semua.. kan bisa mehong nanti.

__ADS_1


“Kalian bisa diem ngggak si? Gue mau tidur tau nggak..!! berisik..!!”Dengusnya Natan karena mendengar keributan setahunya tadi hanya suara DJ Tapi kenapa sekarang sudah berubah menjadi kicauan manusia yang rebut.


Keyna menatap keluarga Handi dengan helaan nafas.”kalian ngerti bahasa manusia nggak si?” Ujarnya dengan ketusnya.”Kalo gue bilang bawa balik kebelakamng ya bawa balik. enggak usah bela diri lah, bela makanan lah.. gue suruh kalian bawa ya bawa. Susah bawa lagi ha? Lagipula itu juga bisa jadi kalian makan kalian yah kan? Apa mau gue buang sekalian kemuka kalian biar kalian paham sama bahasa manusia ha?” Tanya Keyna dengan mata datarnya itu. “Udah gue baikin juga tapi malah ngeyel lagi…”Lanjut Keyna dengan kecil disana namun mereka bisa mendengarnya.


Riko dan lainnya mengepalkkan tanganya. Bukanya tak berterima kasih. Tapi mereka sudah masak lama lama dan masak dengan penuh perjuangan tapi tidak dihargai itu rasanya sakit. Makan saja sedikit lalu buang jika tidak enak. Tapi ini makanan mereka ditolak mentah mentah oleh mereka.. apakah sejijik itu makanan mereka dimatanya Keyna? Tolong jelaskan kepada mereka jika itu benar adanya.


Dara menahan saudara suadaranya itu lalu berucap.”Oya enggak apa-apa.. thanks atas kebaikan kalian.. ..”Jawabnya sedikit cuek lalu pergi membawa lagi makanan yang dibawa mereka tadi dengan penampilannya begitu… riko dan Daren saling tatap lalu menghela nafas. Mereka tak punya pilihan lain kecuali menuruti kata keyna dan membantu Dara.


Andes dan Keyna menatap mereka dengan tatapan datarnya.. ia tau siapa yang melakukan sesuatu pada Dara. Pasti adiknya, adiknya iitu memang benar-benar, padaha dulu ia selalu mengajarkan adiknya untuk bicara selalu baik dan tidak boleh jahat. Cukup dirinya saja yang menjadi Evil.. jangan adiknya.. ia mau adiknya menjadi Anggel. Tapi apa daya,,, adiknya itu belajar dari dirinya juga kan?


“Gue baru tau alaesan loe mungut mereka Key.”Ujar Andes ketika mereka keluar dari kamar itu dengan membawa lagi makanan mereka itu tanpa lagi banyak kata.


Keyna disana tersenyum sinis saja dibuatnya.”Gue enggak bakal nyakitin mereka kalo mereka nurut kok.. karena memang menurut gue gue enggak ada dendam lagi sama mereka.. mata Riko udah buta sebagai pembalasan bagi gue itu udah cukup.. Dara enggak punya anak sama aja masa depanya udah hancur.. Dita yang tidur diatas kasur aja dengan struk itu sudah balesan dari Tuhan dan Handi udah kalian buat gila.. “Keyna menarik sudut bibirnya.” Udah enggak ada lagi yang harus gue bales lagi… lagipula bagi gue mereka bukan keluarga gue. Jadi selagi mereka baik dirumah ini gue bakal baik. Tergantung sama mereka nya aja.”Lanjutnya Keyna jujur.


Andes mengangguk. “Tapi kalo gue jadi loe si gue enggak bakal lepasin mereka sebelum mukanya Riko rusak.. dan kakinya Dara gue patahin… bagi gue itu adalah pembasannya.. btw Daren juga enak tu gue siram sama Miras kayaknya enak.. haha.”Ujarnya dengan tawa menyeramkanya.”Tapi itu bukan urusan gue kalo memang loe merasa cukup dengan apa yang mereka dapetin.. soo gue enggak bakal campur tangan lebih lanjut lagi..”Lanjutnya.


Keyna mengangguk.”Thanks ya Des,, “Ujarnya membuat Andes memainkan alisnya kepada Keyna.”Yaudah kita makan yuk.. panggil aja Natannya.. nanti basi tu nasi..”Ujarnya kepada Andes.


“Mau gue bantu kemeja makan?” Tanya Andes dengan takut kepada Keyna. Keyna mengangguk membuat Andes mendekat membantu Keyna kemeja makan. Namun ketika dekat Natan ia menarik kaki Natan sampai Natan jatuh.


Biugh…” Awghh… Natan terkejut dibuatnya lalu menatap kedepan.. disana ada Andes yang meggendong Keyna dengan muka tak bersalahnya.”Makan..!”Ujarnya lalu pergi meninggalkan dirinya yang bagaikan orang bodoh disana.. natan bahkan mengerjab karena tak tau apa-apa dibuatnya. Nyawanya baru saja sampai wey tapi sudah ditarik tarik aja.


“Sakit Woy..! enggak bisa bangunin secara baik-baik apa? Dielus gitu? Benjol nih kepala gue..!”Ujarnya Natan dengan delikan tak terima.ia mengusap sikunya yang terasa panas karena terantuk ubin kamar Keyna.


“Lagian ngapain loe tidur disini Bege? Kek enggak ada kamar aja sii..”Ujarnya Andes setelah menaruh Keyna dikursinya. Keyna hanya diam menggeleng saja dibuatnya melihat tingkah mereka berdua ini.. ia tak mau ikut campur.”Ini juga gara-gara loe.. kan Loe yang nyuh gue tengah malem kerumah loe terus ngelacak rumah Keyna. Semalem gue enggak tidur. Jadi wajar lah kalo gue ngantuk..!”Jawab Natan dengan dengusan disana membuat Keyna menggeleng. Andes hanya menulikan teoinganya saja..

__ADS_1


Btw.. bab berikutnya nanti akan ada perang.. siap-siap ya.. btw ada yang bisa kasih ide buat konflik baru enggak? Tapi jangan yang pelakor ya. Soalnya autohor rada bingung kalo bahas pelakor hahaha


__ADS_2