
Andes menghela nafas,” Mirip muka Keyna yang dulu,, bukan Keyla.. demi Tuhan gue lihat dan gue yakin gue ngak salah lihat. Tapi sekarang dia lebih cantik.. Cuma ya itu kakinya nggak ada, ditutup sama kain, dan dia duduk dikursi roda. Masalah bisa ngelihat gue enggak tau. Soalnya dia juga makek kaca mata item..” ujarnya lagi membuat yang lain memelas..
Pikiran Mike dan lainnya kacau menatap Andes dengan tatapan sulit diartikan. bagaimana bisa Keyna buntung. Mike bahkan menarik kerah bajunya Andes lalu...
Bugh...
ia menonjok mukanya dengan keras membuat Andes limbung dan jatuh memegang pipinya yang dihantam olah Mike. Ia menatap Mike dengan tatapan tajamnya.. " Mike...! Tahan..!" Alex dan lainnya tutun tangan menahan Mike yang ingin menonjok mukanya Andes lagi.
Nafasnya Mike naik turun karena amarah. " Mulut loe jaga ya Des...! Jangan asal bicara lo..!" Ujarnya menekan setiap kata-katanya. Tekunjuknya bahkan mengarah tepat kewajahnya Andes.
Andes bangkit menata Mike datar.. " Kalian tau gue siapa...!" Ujarnya Dingin. ia menahan mati matian jiwanya supaya tidak memukul wajahnya si Mike karena amarah. " Dan sekarang gue tanya. Apa selama ini kalian pernah lihat gue bercanda sama kalian? " Sudut bibirnya tertarik menatap orang didepannya.
Semuanya diam, sebab yang dikatakan Andes ada benarnya. Ia tak pernah berbohong ataupun sejokes itu dengan orang lain. Dialah sosok yang paling berbahaya digeng galaksi ini sebenarnya, meskipun. Mike ketuanya sekalipun. Orang-orang lain bahkan lebih takut dengan Andes.
"Terus menurut Loe gue percaya gitu aja kalo loe bilang kakinya Keyna buntung? Gue nggak bilang loe bohong. Tapi gue nggak percaya kalo yang loe lihat itu adalah Keyna..." Ujar Mike menatap kearah lain karena menghindar tatapan mautnya Andes.
Andes menaikan satu bahunya dengan wajah datarnya. " Kalian taukan kalo mata gue bahkan lebih tajem dari silet?" Ia terkekeh sinis karenanya menatap orang didepannya ini.
" Des plisss....! Jangan bikin gue khawatir...! Jangan ngomong sembarangan..!" Teriaknya Mike kepada Andes.
Andes menggeleng. " Dengan loe enggak denger penjealsan dari gue dan nggak nerima Keyna buntung apa yang loe dapatin ha? coba jelasin kegua?" Tanya Andes dengan sinisnya. Ia menunjuk dadanya Mike yang tingginya dibawahnya 2cm itu. " Cepat atau lambat kita bakal tau juga..!" Ujarnya dengan dinginnya.
ia mundur setelahnya lalu mengusap mukanya kasar. " Gue nggak tau itu Keyna atau bukan. Tapi seenggaknya kita punya Cloue supaya bisa nemuin Keyna nantinya... Moga aja yang gue lihat tadi bukan Keyna..sebab gue juga maunya Keyna baik baik aja... Pahamkan..!" Lanjutnya dengan tenang lalu duduk lagi dengan santainya.
Alex dan lainnya saling tatap saat ini. mereka tak tau harus bicara apa lagi karena apa yang diucapkan oleh Andes terlalu mendadak dan juga terlalu mengejutkan. Mereka bahagia dikalah mendengar Keyna ditemukan, tapi mendengar kabar jika Keyna lumpuh dan juga buta membuat mereka terkejut setengah mati. siapa yang siap mendengar orang yang mereka sayang itu mendapatkan musibah seberat itu?
Andes menghela nafas sembari mengesap minuman besoda berwarna merah itu membuat bibir merahnya tambah merah. " Tunggu apa lagi? Dengan kalian bengong kayak gitu? Duduk...! Kita bagi misi sekarang juga...!" Ujarnya tegas membuat lamunan mereka buyar dan sekarang saling tatap satu sama lainnya.
Mike menendang kursi didepannya keras membuat Andes menghela nafas, Sebab Mike memang tak bisa menjaga kesetabilan amarahnya. Inilah alasannya kenapa Andes lebih dominan memimpin dari pada Mike... Mike menang kekuatan sedangkan Andes memenangkan otak dan juga taktik... Ia terlati dalam semua hal.
" Andes sekarang ubah sistem pencarian untuk Keyna.. Retas sistem mall yang ada dikarangan Xxx dijam 02:58:20... didepan restoran Xxy... sekarang juga... Alex paling ahli jadi gue serahin ke eloo..!" Ujarnya Andes kepada Alex membuat Andes mengangguk. Ia cukup kagum akan Andes, bahkan detiknya saja Andes ingat. Luar biasa emang...
Lalu matanya menatap Mike. " Sekarang rencana loe sama geng sebelah gimana?" Tanyanya dengan dinginnya.
Mike.menatap Andes dengan tatapan dinvin pula. " Kita nggak punya pilihan lain selain nyerang..." Ujarnya dengan santaynya.." Jangan nunggu diserang, soalnya mereka licik, nyerangnya kapan aja mereka mau.. Takutnya nanti mereka nyerang saat kita lengah..." Ujarnya lagi.
Andes mengangguk. " Tapi kenapa enggak kita cari Selin terus jelasin sama Erlos supaya dia tau kalo adiknya nipu kita?" Tanyanya lagi. " Yang namanya perang bakal ada luka dan juga kerugian, Cih...! masalah sepeleh kek gini nggak sebanding sama darah kita semua..." Andea memang selalu memprioritaskan orang orangnya dari pada tahtanya.
Dan pemimpin seperti inilah yang seharusnya diterapkan bukan?
" Nggak bisa..! gue bahkan udah kasih bukti kalo bukan gue yang nyerang adik dia. Tapi dia nggak percaya dan lebih percaya sama adiknya dibanding gue.." Boy angkat bicara dengan nada memelasnya.
Andes menaikan satu alisnya lalu memilih menyesap minuman bersodanya. " Taktik... Karena gue yakin kalo dia udah tau kalo adiknya mengada ngada.. Haha..." Ia tergelak kencang.
"Makasud loe?" Tanya Boy.
Andes mendengus. "Coba ada Key..! jadi gue ada patner ni buat mikirin hal ini..." Gumamnya dalam hati miris, sebab otak Keyna cepat terhubung dengan hal semacam ini.
" Maksud Andes itu kakaknya mamfaain adiknya juga demi tujuannya untuk ngancurin geng Galaksi...! Soalnyakan kita geng yang selalu mereka saingin sejak dulu...!" Alex angkat bicara membuat yang kain menatapnya.
__ADS_1
" Dia udah tau kalo adeknya bukan hamidun anak lu. Tapi ya dibesar besain dan pura pura nggak tau aja supaya lu nya tetep nikah sama adiknya.. Dan setelah itu kita nggak tau apa lagi yang ditencanain mereka... Dan seenggaknya kalo loe nolak, mereka punya alasan buat nama Galaksi hancur dan buruk. Iya... gunain nama loe yang lakik tapi nggak bisa tanggung jawab...!" Lanjut dari Carles juga.
Andes mengangguk " Just Right..!" Ujarnya dalam.
" Tumben otak loe cair?" Tanya Alex pada Carles " Biasanya cuma makan doang...!" Tanyanya lagu.
"Ini efek karena dapet berita baik dari Keyna hehe..!" Ujar Carles membuat yang lain mendengus saja. Alasan..
" Yaudah, sekarang tinggal bagi tim sama bagi tugas oke..! Gue serrahin sama ketua kita aja.." Ujar Andes menatap Mike.
berlanjut acara mereka berbagi tugas, ada yang mencari Keyna, ada yang menghadapi geng sebelah dan ada juga yang melacak keberadaan Keyna dengan khidmad.
Jangan salah..! Meskipun Andes suka menghandel semuanya itu tidak membuat Mike sakit hati. Jujur saja, seharusnya memang Andes jadi ketua geng ini. Tapi karena Andes ketua mafia membuat ia tak bisa memimpin dua pasukan sekaligus, lagipula Andes tidak serakah orangnya..
Lalu dulu juga Keyna sebagai kandidatnya Namun Keyna jawab dengan lantangnya ' Jika masih ada pria untuk memimpin kenapa harus dia? So dia tidak mau geng ini diremehkan hanya karena dia Seorang perempuan yang memimpin. Meskipun kekuatannya tak bisa disepelehkan..!
Makanya Mike yang diangkat. Sebab Mike memiliki kekuatan yang cukup tangguh dan tak bisa diremehkan lagi.
....
Dilain sisi Keyna terbaring lemah diatas brangkarnya. Matanya masih tertutup meskipun sudah satu jam sekalipun. Reyano menatap kakaknya nanar karena teringat ucapan dokter tadi.
"Kakak anda mengalami gangguan disistem pangkal paha dan pinggangnya, sepertinya dia sudah melewati batasnya... Dia terlalu lemah sedangkan ia hanya mengenakan satu ginjal saja, Apalagi keadaanya belum setabil.."
" Kakak anda baik baik saja. Hanya saja ia mengalami infeksi diluka lamanya yang sekarang sobek... "
Reyano memegang tangan kakaknya lembut lalu mengelus pipinya dengan tangan dingin itu. Air matanya jatuh. " Kak... Maafin Nano ya.. Sampek detik ini bahkan Nano nggak bisa jagain kakak..." Ujarnya dengan seraknya...
" Kak bangun kak... Kak... kenapa kakak nyembunyiin sakit kakak selama ini hiks hiks.." Ia.mengusap pipinya yang berair.
" Kakak kamu sangat menyayangi kamu Nano..! Karena itu dia tidak mau kamu bersedih kayak sekarang ini. Dia nggak mau kamu khawatir.." Ujar Alka dibelakang Reyano.
" Tapi Rey tetap aja berhak tau meskipun sulit buat Rey nerimana.." Jawab Reyano tak terima.
" Kamu tau nggak si Rey?" Ujar Alka membuat mata sipitnya Reyano menatap alka. " 99% orang didunia ini kalo dia udah sayang banget sama seseorang, dia nggak bakal mau orang yang dia sayangin itu sedih karena dia... Dia bakal ngutamain hati orang yang dia sayangin melebihi hati dia sendiri." Ujarnya dengan lembut.
"Sama kayak kamu. Kamu nggak ceritakan sama kakak kamu kalo kamu bahkan hampir bunuh diri waktu dia pergi? Kamu bahkan hancur karenanya. Kamu nggak ceritakan?" Tanyanya membuat Reyano bungkam. " Itulah yang dilakuin sama kakak kamu. Sebab dia sudah tau mana yang terbaik dan mana yang enggak... " Lanjutnya lagi...
" Kaki kakak kamu nggak ada apa apanya Rey... Kakak kamu bahkan sempat koma selama 7bulan sepuluh hari... Dan Dia nggak ceritakan sama kamu.?" Tanyanya lagi.
Reyano membulatkan matanya. " Tujuh bulan.? koma?" Gumamnya tidak menyangkah.
Alka mengangguk " dia bahkan saya kira mati waktu itu. Karena saat aku nemuin dia, dia udah mau.mati, urat nadinya udah lemah banget.." Ujarnya dengan serius.
Reyano menatap kakaknya lagi. " Jadi.. Jadi itu alasan kakak hilang selama itu kak?" Tanyanya dengan sendu..
Alka mengangguk " Iya... Dia bahkan dinyatakan mati tiga kali waktu itu karena nadinya sangat lemah. Tapi ia tetap bertahan. Kamu tau nama siapa yang dia sebut?" Tanyanya dengan lembut membuat Reyano menggeleng. " Nama kamu. Nano...! Saya tidak tau jika Nano itu kamu Soalnya setahu saya nama kamu ya Reyano. Saya pikir Nano pacarnya dia..." Lanjutnya lagi.
Reyano menatap kakaknya dengan air mata yang bergelindangan " Kak bangun kak.. Bilang sama aku kalo Kak Alka bohongkan? Kakak bahagiakan selama ini kak? kak." Ia menenggelamkan kepalanya didadanya Keyna karena tak tahan lagi.
__ADS_1
Alka menghela nafas. " Jangan bersedih dan menangis. Sebab Keyna membenci air mata kamu Rey..! Dia benci dengan kesedihan kamu.. Karena itu, bisakah kamu kuat?"
" Nggak... Aku nggk bisa kuat jika nggak ada Nana... aku rapuh..." Ujarnya Reyano menangis.
Alka menghela nafas. " Terserah. Tapi jika Keyna melihat kamu menangis saat dia bangun nanti. Saya yakin hatinya sakit..Sebab kamu adalah hati dan perasaannya dia, Jika kamu bahagia maka dia akan bahagia dan jika kamu kuat maka dia akan kuat. Pilihan ada ditangan kamu.." Ujarnya lagi. Ia tak pandai dalam bujuk membujuk.
Reyano menghapus air matanya. Ternyata cara yang Alka lakukan ampuh untuk meluluhkan Reyano...
Reyano merangkak dan menggeserkan tubuh kakaknya Ia membaringkan tubuhnya dan memposisikan tubuhnya disamping Keyna. meski sempit tapi ia tetap memaksakan keadaan. " Reyano mau bobok sama kakak aja. Boleh ya..." Ujarnya lalu tidur disampingnya Keyna dengan memeluk Keyna sayang dan lembut. Ia menenggelamkan kepalanya diketeknya Keyna. dimana tempat kesukaannya.
Alka menghela nafas. Ada rasa tak rela dihatinya, tapi ia juga tak mau memisahkan kedua kakak beradik itu.. Sebab mereka adalah satu paket dan tak akan terpisahkan. Lagi pula ia juga sangat menyayangi Reyano sebagaimana ia menyayangi adiknya sendiri. Celp calm Alka... sebab mereka juga akan menjadi semangatmu didepannya ya..
Sedangkan Keyna? ia tetap diposisinya dengan wajah pucatnya. Ia memang sangat lelah seharin ini dan entah kenapa rasa lelah itu sama sekali tak terasa membuat ia lupa waktu dan lupa diri. Sampai dengan kondisinya ngedrop seperti ini.
Tanpa ia sadari ada Fiko dipintu dengan memegang dadanya. Ada rasa sakit dan juga haru dikalah mendengar penejalasan tentang Keyna dari alka tadi. Saat ini ia sangat sangat merasa gagal menjadi kakak. Sebab ia tak bisa seperti Keyna. menjalani semua kesulitan dan selalu tersenyum didepan orang orang kesayangannya, nampak baik-baik saja. Ia belum bisa begitu membuat air matanya menetes. Ia gagal menjadi seorang kakak... gagal..
Fiko kembali keruangan adiknya dengan kesedihan mendalam, baru kali ini ia merasa menjadi manusia gagal. Manusia yang paling tak berguna.
" Gimana kak keadaan Keyna?" Tanya Daren saat melihat Fiko datang.
Fiko tersenyum getir pada adiknya itu lalu menggeleng. " Dia belum sadar.."
Daren menghela nafas. " Kenapa ya.. Rasanya kayak ada sesuatu yang bikin gue khawatir sama dia, Padahal dia udah ngehina kita."
" Dia orang yang baik asal loe tau.." Fiko duduk disampingnya Daren " Hanya saja mungkin dulu kita ada masalah sama dia.. kalo dia jahat dia nggak bakal bantu sii Rikokan?" Tanyanya dengan sendu pada adiknya.
" Iya sii kak... " Daren mengakuhi akan hal itu membuat Fiko terkekeh.
" Dara sama Mama udah tidur?"
Daren mengangguk. " Iya.. dilantai..Dara tidur, tadi ada suster yang ngasi karpet soalnya. "
Fiko mengangguk lagi. Air matanya jatuh dikalah ini.
" Lah kok kakak nangis. kenapa? mereka jahatin kakak ya? bilang sama Daren supaya Daren bales..." Daren bangkit dengan mata yang melotot.
Fiko.menahan adiknya sendu. " Bukans Salah siapapun Dar... Ini salah kakak.. Ini kakak yang salah dan gagal... Kakak gagal hiks maaf ya... maafin kakak..." Ia menangis lagi dengan sesegukan didepannya Daren.
Baru kali ini Daren melihat kakaknya yang paling dingin ini menangis semenyedihkan ini membuat ia sedih sekaligus bingung...
.
.
.
.
Yaa... Maaf ya baru up... Sebenernya laptop ini masih punya abangku. Tak punya uang aku membenarkan laptop atau beli lagi.. Mana tugasku banyak bana... sabar ya...
__ADS_1
Jangan lupa semangatin aku... soalnya aku jomblo😭 mana akhir bulan mau ulta lagi... G ada yang ngasih kado dan ngucapin haja
.