
Kana tersenyum melihat Khusnul menyambut kedatangan nya dengan tersenyum yang lebar.Gadis yang menggenakan gaun peach mini itu sedang berdiri dengan malu - malu di dekat ranjang, aroma Vanilla masuk kedalam Indra penciumannya membuat gairahnya mendadak naik.
" Ehm...." Kana berdehem
" Cinta....kamu sudah pulang....?" tanya Khusnul meski saat ini dirinya sedang grogi, apalagi ketika dia mengingat sebuah buku yang dibacanya tadi ,dalam buku yang dikirimkan oleh Himma itu berisi tentang panduan seksual islami.Himma mengirimkan sebuah buku yang beriman pedoman hubungan seksual antara suami istri agar kakak iparnya itu faham etika dalam melayani sang suami.
Khusnul mendekati Kana dengan tersenyum malu.
" You' re beautiful." Seolah faham apa yang ada didalam otak Khusnul Kana langsung memeluk tubuh gadis itu diciumnya puncak kepala gadis itu semakin turun hingga kini bibir ketemu bibir.
__ADS_1
Meski ciuman sudah biasa mereka lakukan namun ini lebih panas dan semakin panas bahkan kedua jantung mereka saling memacu lebih cepat lagi.Beberapa detik pagutan itu berlangsung Kana melepaskan bibirnya dari bibirku Khusnul.
" Aku bersih - bersih dulu.setelah itu kita sholat dua rakaat." Ucap Kana.Tak mau menikmati moment ini dalam keadaan kotor.Khusnul hanya mengangguk sambil mengusap sisa dari pagutan mereka dibibirnya.Sedangkan Kana melangkah menuju Kamar mandi untuk membersihkan diri sambil tersenyum.
Kana yang dulu menikahi Khusnul dengan alasan ingin melindungi gadis itu dengan seiring berjalannya waktu hatinya kini telah mantab menerima Khusnul sebagai wanita yang akan dia cinta selama hidupnya.Sama halnya dengan himma yang bisa mencintai Gus Rokhim karena terbiasa begitu juga Kana bisa mencintai Khusnul karena terbiasa bersama." Tresno jalaran Soko kulino" Kata orang Jawa.
Malam ini adalah malam dimana pasangan Kana dan Khusnul yang sudah menikah tiga bulan yang lalu menikmati yang namanya indahnya malam pengantin yang seharusnya mereka lakukan di malam pertama kali mereka telah sah menjadi pasangan suami-isteri tapi karena banyak hal akhirnya malam yang indah itu baru bisa mereka nikmati malam ini.
" Mas aku gendut banget ya....?" Tanya Himma sembari memperhatikan dirinya didepan cermin.
__ADS_1
Mendengar pertanyaan seperti itu dari bibir seksi sang istri Gus Rokhim yang sedang duduk diatas ranjang langsung berdiri dan menghampiri Himma.Dipeluknya tubuh bulat himma dari belakang, tanganya ia lingkar kan di pinggang Himma hingga mencapai perutnya yang membesar dielus perlahan calon anaknya itu.Calon anak yang diperkirakan berjenis kelamin laki-laki ketika melakukan USG itu.
" Tapi kamu makin cantik dan seksi sayang, kamu makin mempesona." bisiknya di telinga kanan Himma.
" Ih gombal...!" Himma mencubit tangan Gus Rokhim yang mulai nakal meraba daerah sensitifnya.
" Beneran....Aku menginginkan kamu malam ini sayang.!" Tangannya semakin bergerilya menjelajahi tubuh sang istri.Dan apa yang terjadi maka terjadilah peristiwa saling memberi dan mereka kenikmatan dalam balutan cinta.
" I love you sayang...!" Gus Rokhim mengecup kening Himma lalu bangun untuk membersihkan diri.
__ADS_1
Seperti biasa sebelum tidur Gus Rokhim selalu menyapa anaknya yang ada didalam rahim sang istri lalu membacakan do' a.