
Beberapa
jam kemudian.
telah sampailah rombongan keluarga Abah Umar dikediaman Ulfa.
selama perjalanan yang membutuhkan waktu dua jam tak sepatah kata pun yang keluar dari mulut sang calon pengantin itu.dia diam dan menutup mata.namun dia tidak tidur.
pikirannya melayang jauh kedepan, dia memikirkan bagaimana dia akan menjadi seorang suami yang baik jika ia tak mencintai calon istrinya itu.meskipun dia tau calon istrinya adalah gadis yang baik ,bahkan gadis itu masuk dalam kriteria calon istri idaman.calon istri idaman....?
ya Ulfa memang termasuk salah satu calon istri idaman dilihat dari akhlak, kepribadian dan bibit,bebet sama bobotnya.
Ulfa adalah gadis Sholehah,lemah lembut dan pandai.dia pun adalah putri dari seorang ulama besar.apalagi Ulfa sangat cantik tubuhnya sangat proporsional berbeda dengan himma.
namun entah apa yang dimiliki himma sehingga para pria lebih tertarik dengannya.
kini mobil yang ditumpangi oleh rombongan itu berhenti tepat di depan rumah keluarga Ulfa.
kedatangan mereka disambut dengan suka cita oleh keluarga itu.
mereka turun dari mobil dan Beberapa orang anggota rombongan itu menurunkan barang seserahan yang mereka bawa.
rencananya hari ini adalah lamaran dan ijab Kabul sedangkan resepsi pernikahan akan dilakukan 2 Minggu lagi di sebuah gedung di kota itu.
kini tibalah acara lamaran
__ADS_1
acara lamaran dimulai dengan sambutan dari seorang juru bicara dari kedua keluarga,lalu dilanjutkan dengan acara inti yaitu melamar yang disampaikan oleh Abah Umar.
setelah lamaran selesai kini tiba saatnya akad nikah.dimana sang calon suami mengucapkan janji suci pernikahan.
Dengan menahan air mata Gus Rohman menerima uluran tangan dari ayah Ulfa.
terucaplah ijab itu dari mulut Gus Rohman
sehingga kata sah terucap dari para saksi.
dan sah lah Gus Rohman dan Ulfa menjadi sepasang suami istri.
dengan digandeng oleh ibunya Ulfa menghampiri Gus Rohman sambil tersenyum bahagia diraihnya tangan sang suami lalu dicium dengan takzim.
sambil mencium kening sang istri Gus Rohman membacakan doa.tiba tiba sekelebat bayangan himma yang sedang menangis lewat didepan mata.hal itu membuat hatinya teriris.
tak dapat dipungkiri jika diapun juga sakit, ia menangis dalam diam.
dia merasa bersalah kepada kedua gadis itu.
namun dia bertekad untuk menerima semua ini .jika himma sudah iklas dia pun akan lebih iklas dia tak akan menyakiti hati orang lagi.
dia akan memperlakukan sang istri sebaik mungkin.ia akan belajar mencintai gadis yang saat ini ada disampingnya itu.
Berbeda dengan apa dirasakan oleh Gus Rohman.ulfa yang kini sudah sah menjadi istri Gus Rohman tersenyum bahagia dia akan serahkan jiwa dan raganya kepada sosok pria yang kini telah mereka suaminya itu.
__ADS_1
setelah acara makan bersama Ulfa ijin masuk ke dalam kamarnya ia ingin segera menghubungi sahabatnya untuk mengabarkan bahwa ia sudah sah menjadi istri dari pria yang sangat dia cintai.
sesampainya dikamar ia mengambil ponselnya dan menekan tombol Vidio call ke nomer yang diberi nama " my sweet friend"
"assalamualaikum...." teriak Ulfa saat sambungan telefon di angkat.
sedang diseberang sana himma mengangkat panggilan vidio dan mengalihkan kamera menuju sebuah lemari.ia tak mau ulfa sahabatnya itu tau jika saat ini dia sedang menangis.
" wa'alaikum salam " jawab himma dengan suara serak.himma segera menyeka air mata yang masih dengan setia mengalir dari matanya.
" hai himm mana wajahmu sini apa kamu tak mau lihat wajah ku yang sedang bahagia ini....?" kata Ulfa pura pura marah.
" maaf ul aku sedang ganti baju." bohong himma sambil memoles wajahnya dengan bedak agar matanya yang bengkak dapat dia tutupi.
" oh ... baiklah.himm kamu g mau ngucapin selamat buat aku.sekarang aku udah nikah loh." kata Ulfa semangat
deg.....
jantung himma terasa jatuh begitu saja.
tak dapat dipungkiri meskipun dia berusaha iklas namun tak secepat itu dia bisa menyembuhkan luka dihatinya.
" wah .....wah....sombong sekali si pengantin baru ini ya....." kata himma mengarahkan kamera ponsel kewajahnya.ia berusaha tersenyum meledek pada si sahabat.
" ehm..... selamat ya BESTIE...semoga segala kebaikan dan keberkahan selalu untuk kalian." lanjut himma memberi selamat
__ADS_1
diseberang sana Ulfa tersenyum sambil memamerkan cincin yang melingkar dijari manisnya.
" eh pamer dia.....udah ah aku tutup telfonnya.bikin iri aja." kata himma pura pura ngambek selanjutnya mereka berdua pun tertawa bersama.