Gus ROKHIM,Sang Penutup Luka

Gus ROKHIM,Sang Penutup Luka
BAB 95. CINTA TAK BERALASAN


__ADS_3

Duhai engkau sang belahan jiwa


Namamu terukir dalam pusara


Disetiap langkah aku slalu berdoa


Semoga kita bersama


Duhai engkau tambatan hatiku


labuhkanlah cintamu dihidupku


kuingin kau tau betapa merindu


Hiduplah engkau denganku


Dengarkanlah disepanjang malam aku berdoa


Bersujud dan lalu aku meminta


semoga kita bersama

__ADS_1


Dengarkanlah


disepanjang malam aku berdoa


cintaku untukmu slalu terjaga


Dan aku pasti setia....


Lagu dari Andika Mahesa menggema didalam mobil yang dikendarai oleh Gus Rokhim bersama Himma untuk menghilangkan kebosanan dalam perjalanan jauh.Bahkan tak henti-hentinya mereka berdua bernyanyi bersama,maklum keduanya hobi bernyanyi dengan suara yang sama-sama merdu dan enak didengar oleh telinga.


Disetiap langkah ku slalu berdoa semoga kita bersama.....


Ya sebelum dia tau jika dirinya dan sang kakak jatuh cinta pada gadis yang sama, disetiap langkahnya dia slalu berdoa agar dia bisa bersama dengan gadis pujaan hatinya itu,dan ternyata Allah mengabulkan doanya dengan cara yang tak terduga.Awalnya dia sudah menyerah karena tau jika Kakaknya Gus Rohman juga mencintai Himma,tapi tekatnya kembali membara ketika melihat sang pujaan hati tengah terluka, pucuk dicinta Ulam pun tiba ternyata ketika kita sudah iklas melepaskan apa yang kita cintai maka Allah mempersiapkan kebahagiaan tanpa kita tau dari jalan manakah kebahagiaan itu datang.


Lampu kuning menyala didepan sana , seketika Gus Rokhim mengurangi laju mobilnya yang memang tak terlalu kencang itu.Secara perlahan mobil pun berhenti tepat ketika lampu merah menyala.Setelah mobil berhenti Gus Rokhim meraih tangan himma lalu dikecupnya dengan sayang.


" Capek sayang..." Tanyanya dengan lembut


" Belum Mas ,tapi lapar...!" Rengek Himma seperti biasa sejak dia mengandungnya himma yang semula sangat mandiri berubah menjadi manja sekali apalagi saat bersama sang suami.Tentu saja himma kelaparan karena pas pulang tadi waktu masih sangat pagi,jadi dia belum sempat sarapan dan setelah melakukan perjalanan selama satu jam perutnya merasa kelaparan.


" Sabar ya didepan sana ada Restoran,nanti kita mampir." Ucapnya masih dengan mengecup tangan putih dan halus milik sang istri.

__ADS_1


Himma mengangguk tanda dia setuju." Adakah kenangan tentang lagu yang kita nyanyikan tadi mas....?" Tanya Himma


Gus Rokhim tersenyum lalu mengusap punggung tangan yang sejak tadi dia kecup Berkali - kali.


" Tentu sayang....dulu aku juga selalu berdoa agar cintaku padamu tak bertepuk sebelah tangan.Dan Akhirnya doaku terkabul meski harus melalui ujian dulu." sekali lagi dikecupnya tangan sang istri.


Perlakuan Gus Rokhim yang seperti ini selalu bisa membuat Himma melambung tinggi serta semakin dalam rasa cintanya kepada sang suami.Makin bertambah pula rasa syukur nya kepada Allah karena telah dikaruniai suami luar biasa seperti ini.Sudah baik , Sholeh,tampan ,mapan,sabar dan sangat lembut.Mubgkin jika himma adalah seorang yang suka membagikan cerita hidupnya itu dimedsos mungkin akan membuat heboh dunia Maya dengan ke irian dari para netizen yang maha benar.Untunglah Himma tak suka bermain Sosmed jadi biarlah tak ada yang mengagumi suaminya itu selain dirinya.


" Kenapa mas bisa mencintai aku sebesar itu...?" Tanya Himma lagi


" Sayang aku mencintaimu tak beralasan.Cinta itu datang dengan sendirinya tanpa melihat siapa dan ada apa dirimu.Yang aku tau aku begitu ingin hidup denganmu,menjaga dan melindungi dirimu,kau tau aku lebih sakit saat melihatmu sakit.Dulu pas resepsi pernikahan Bang Rohman aku sangat frustasi karena tak bisa berbuat apapun untukmu sayang,makanya aku hubungi bang Kana agar dia bisa datang setidaknya ada yang memeluk mu dan menjadi sandaran untukmu." Gus Rokhim menjelaskan panjang lebar tentang cintainya kepada wanita yang saat ini tengah mengandung anaknya.


" Terima kasih mas..." Hanya itu yang bisa himma ungkapkan kepada suaminya itu.Karena dia tak tau kata apalagi yang harus ia ucapkan kepada lelaki yang namanya telah memenuhi seluruh relung hatinya itu.


Tin....tin....


Suara klakson dari mobil dibelakang mereka menghancurkan suasana Melo dari sepasang suami istri yang tengah saling mengucapkan terimakasih ini.


Yah.... ternyata lampu lalu lintas sudah berubah menjadi hijau.Makanya membuat mereka yang ada dibelakang Marah - marah dan mengumpat .


Gus Rokhim hanya tersenyum mendengar umpatan dari pengemudi dibelakang nya ,ia pun melepaskan genggaman tangannya dari himma dan memegang stir mobil lagi.Sedangkan Himma hanya terkekeh menyadari kesalahan mereka.

__ADS_1


__ADS_2